Korupsi Pupuk di Tasikmalaya: 3 Tersangka, Kerugian Negara Rp16 Milyar

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus korupsi pupuk di Tasikmalaya menyeret tiga orang distributor ke meja hukum. Kejaksaan Negeri Kabupaten Tasikmalaya mengumumkan penetapan tersangka setelah tim penyidik menemukan bukti kuat penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi. Kerugian negara ditaksir mencapai Rp16 miliar, dan nilainya bisa bertambah setelah audit resmi dilakukan.

Modus Korupsi Pupuk

Tiga tersangka berinisial EN, ES, dan AH. Ketiganya memimpin perusahaan yang bergerak di bidang distribusi pupuk bersubsidi. Sejak 2021, mereka menjalankan skema penyelewengan dengan memanfaatkan celah regulasi dan lemahnya pengawasan.

Tim penyidik menemukan sejumlah modus. Pertama, para tersangka menggunakan Kartu Tani milik petani untuk transaksi fiktif. Pupuk yang seharusnya diterima petani justru dialihkan ke jalur non-subsidi dan dijual dengan harga lebih tinggi. Kedua, mereka merekayasa laporan bulanan agar seolah-olah distribusi berjalan sesuai aturan. Padahal, laporan itu hanya menjadi kamuflase untuk menutupi penyimpangan. Ketiga, mereka menyalurkan pupuk bersubsidi kepada pihak yang tidak berhak.

Rangkaian rekayasa tersebut melanggar aturan resmi dalam peraturan menteri perdagangan. Akibatnya, banyak petani di Tasikmalaya tidak memperoleh pupuk bersubsidi sesuai jatah, sementara distributor menikmati keuntungan berlipat.

Kejaksaan memeriksa 63 saksi dari kalangan distributor, kios pupuk lengkap, BUMN penyalur pupuk, hingga pejabat dinas terkait. Dari keterangan para saksi, penyidik menemukan keterlibatan langsung ketiga tersangka. Setelah menggelar perkara, Kejari Tasikmalaya menahan mereka di Lapas Kelas IIB Tasikmalaya untuk proses hukum lebih lanjut.

Kerugian Negara dan Komitmen Penegakan Hukum

Kasi Intel Kejari Tasikmalaya, Bobbi Muhamad Ali Akbar, menegaskan bahwa praktik korupsi pupuk di Tasikmalaya menggerus keuangan negara hingga Rp16 miliar. Ia menyebut angka itu masih bersifat sementara karena BPKP sedang menghitung ulang untuk menentukan nilai pasti kerugian.

Bobbi juga membuka peluang penambahan tersangka. Menurutnya, jika penyidik menemukan bukti baru, pihak lain yang terlibat bisa langsung masuk daftar tersangka. Untuk memperkuat penyidikan, kejaksaan memblokir sejumlah aset perusahaan yang terkait agar para pelaku tidak bisa memindahkan atau menyembunyikan kekayaan hasil korupsi.

Kepala Kejari Tasikmalaya, Agus Khausal Alam, menekankan bahwa lembaganya berkomitmen menuntaskan kasus ini. Ia menilai korupsi pupuk tidak hanya merugikan negara, tetapi juga merampas hak petani kecil yang menggantungkan hidup pada subsidi pemerintah. Karena itu, ia memastikan penanganan perkara berlangsung transparan dan tegas.

Para tersangka kini menghadapi jeratan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001. Dengan pasal tersebut, mereka bisa terancam hukuman penjara hingga 20 tahun.

Kasus korupsi pupuk di Tasikmalaya menunjukkan rapuhnya sistem distribusi pupuk bersubsidi. Aparat hukum kini dituntut membongkar seluruh jaringan yang bermain dalam skema ini. Sementara itu, petani berharap pemerintah memperbaiki tata kelola distribusi agar mereka tidak lagi menjadi korban penyalahgunaan wewenang. (AC)

Berita lainnya:

Longsor Salawu Kembali Terjadi, Jalur Tasikmalaya–Garut Lumpuh Tadi Malam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa longsor Salawu kembali terjadi dan menutup jalur utama penghubung Tasikmalaya–Garut pada Senin malam (03/05/2026). Kejadian ini...

Gelombang Cuti Haji Pejabat Tasikmalaya: Siapa Pegang Kendali Birokrasi?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Tasikmalaya menghadapi dinamika tidak biasa pada Mei 2026. Sejumlah pejabat kunci, mulai dari Wali Kota Viman Alfarizi...

May Day di Tasikmalaya: Buruh dan Wali Kota Duduk Bersama, Ini yang Dibahas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan May Day di Tasikmalaya tahun 2026 berlangsung berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tidak ada aksi unjuk rasa di...

Terbaru

Update Data Pensiunan PNS, Disdukcapil Ciamis Jalankan Layanan LANTIP

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

Bupati Ciamis Dampingi Dedi Mulyadi Kirab Binokasih di Kawali

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mendampingi Gubernur...

Prediksi Skor Persib vs PSIM: Analisis Laga Penentuan di Tengah Tekanan Juara

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Prediksi skor Persib vs PSIM menjadi salah satu...

Wali Kota Banjar Hadiri Kirab Mahkota Binokasih di Kawali

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono,...

Polisi Selidiki Mayat Pria Mengapung di Green Canyon

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Warga Dusun Cidahu, Desa Batukaras, Kecamatan...

Dedi Mulyadi Pimpin Kirab Binokasih, Warga Tetap Padati Kawali Meski Hujan Deras

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Kawali,...

Link Nonton Persib vs PSIM Hari Ini: Jangan Sampai Ketinggalan Laga Penentuan!

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Bagi para Bobotoh, link nonton Persib hari ini...

Longsor Salawu Kembali Terjadi, Jalur Tasikmalaya–Garut Lumpuh Tadi Malam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa longsor Salawu kembali terjadi dan menutup...

Skor Inter vs Parma 2-0! Nerazzurri Selangkah Lagi Kunci Juara Serie A

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Skor Inter vs Parma berakhir 2-0 dalam...

Prediksi MU vs Liverpool Pasca Rilis Line-Up: Duel Panas di Old Trafford

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Manchester, 3 Mei 2026 — Pertandingan...

Priangan Timur

Update Data Pensiunan PNS, Disdukcapil Ciamis Jalankan Layanan LANTIP

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

Bupati Ciamis Dampingi Dedi Mulyadi Kirab Binokasih di Kawali

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mendampingi Gubernur...

Wali Kota Banjar Hadiri Kirab Mahkota Binokasih di Kawali

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono,...

Polisi Selidiki Mayat Pria Mengapung di Green Canyon

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Warga Dusun Cidahu, Desa Batukaras, Kecamatan...

Dedi Mulyadi Pimpin Kirab Binokasih, Warga Tetap Padati Kawali Meski Hujan Deras

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Kawali,...

Longsor Salawu Kembali Terjadi, Jalur Tasikmalaya–Garut Lumpuh Tadi Malam

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa longsor Salawu kembali terjadi dan menutup...

Gelombang Cuti Haji Pejabat Tasikmalaya: Siapa Pegang Kendali Birokrasi?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Tasikmalaya menghadapi dinamika tidak biasa pada Mei...

May Day di Tasikmalaya: Buruh dan Wali Kota Duduk Bersama, Ini yang Dibahas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan May Day di Tasikmalaya tahun 2026 berlangsung...

Perspektif

Popular Categories