Memasuki Kemarau, Ancaman Bencana Kota Tasikmalaya Tertinggi di Jabar, Waspada!

lintaspriangan.com.ย BERITA TASIKMALAYA.ย Musim kemarau mulai memasuki fase awal di sejumlah wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan, periode kemarau terjadi secara bertahap sejak April dan meluas hingga Juni.

Khusus wilayah Jawa Barat, termasuk Kota Tasikmalaya, BMKG memproyeksikan awal musim kemarau umumnya berlangsung pada periode Mei hingga Juni, dengan puncaknya diperkirakan terjadi pada Juli hingga Agustus.

BMKG juga mengingatkan, kondisi kemarau berpotensi lebih kering dan berdurasi lebih panjang, terutama jika dipengaruhi fenomena El Niรฑo. Kondisi ini menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan peningkatan potensi bencana di berbagai wilayah, termasuk bencana Kota Tasikmalaya.

Di tengah kondisi tersebut, data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melalui sistem InaRISK tahun 2025 menunjukkan, potensi bencana Kota Tasikmalaya tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Barat berdasarkan indeks risiko.

Namun, ancaman bencana Kota Tasikmalaya ini tidak muncul secara tiba-tiba.


Musim kemarau tidak hanya berdampak pada meningkatnya suhu udara, tetapi juga memicu perubahan kondisi lingkungan secara bertahap. Penurunan curah hujan menyebabkan kelembaban tanah menurun, vegetasi mulai mengering, serta ketersediaan air menjadi semakin terbatas.

Dalam kondisi tersebut, lingkungan menjadi lebih rentan terhadap berbagai potensi gangguan yang dapat berkembang seiring aktivitas manusia dan faktor alam yang semakin kering. Karena itu, kemarau menjadi fase penting dalam membaca potensi bencana Kota Tasikmalaya secara lebih menyeluruh.


Dalam sistem InaRISK BNPB, potensi bencana Kota Tasikmalaya tidak dilihat dari satu jenis ancaman saja. Setiap wilayah dianalisis berdasarkan berbagai kemungkinan risiko yang dapat terjadi secara bersamaan.

Kategori yang dipetakan meliputi banjir, tanah longsor, kekeringan, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem dan abrasi, serta berbagai bentuk ancaman lainnya.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa bencana Kota Tasikmalaya merupakan hasil dari kombinasi berbagai faktor risiko yang saling berkaitan, bukan hanya satu jenis kejadian tunggal.


Berdasarkan pemodelan InaRISK 2025, ancaman bencana di Kota Tasikmalaya dipengaruhi oleh sejumlah faktor utama, seperti kepadatan penduduk, pola penggunaan lahan, aktivitas masyarakat, serta kondisi lingkungan yang berubah saat memasuki musim kemarau.

Indeks risiko ini bukan menggambarkan kejadian yang sedang berlangsung, melainkan potensi yang dapat terjadi berdasarkan kondisi yang terukur.


Lanjut ke Halaman 2: Jenis bencana apa yang paling potensial di Kota Tasikmalaya?


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ade Hendar: Generasi Muda yang Hebat Bukan Ditakuti di Jalan, tapi Berguna bagi Lingkungan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.ย Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kasatpol PP Kota Tasikmalaya: Menjaga Ketertiban Itu Amanat Pancasila

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.ย Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2026,...

Kepala Kesbangpol Ciamis: Ormas Mengajarkan Bangsa Ini Arti Persatuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

Data Stunting Ciamis Berbeda, Pemkab Sebut Survei 20,23 Persen dan Pendataan Daerah 4,4 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Data stunting Ciamis menjadi perhatian Pemerintah...

Polisi Dalami Dugaan Perundungan SMAN 3 Tasikmalaya, Enam Siswa Senior Diduga Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polisi mendalami dugaan perundungan SMAN 3...

JAWA BARAT

Ribuan Rokok Ilegal Beredar di Cianjur, 7.000 Batang Disita dari Tiga Kecamatan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Peredaran rokok ilegal di Kabupaten Cianjur...

Ruliadi: Dulu Pemuda Menjaga Indonesia dengan Darah, Hari Ini dengan Kesadaran Politik

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Momentum Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober...

PMI Asal Majalengka Pulang dari Yordania Bersama Lima Anak, Pemkab Siapkan Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Seorang PMI asal Majalengka yang bekerja...

Virtual Job Fair Bandung Buka 359 Lowongan dari Enam Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Ketenagakerjaan...

Revitalisasi Pasar Ciroyom Siapkan 1.045 Ruang Dagang, Pedagang Minta Kepastian Harga

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perumda Pasar Juara Kota Bandung menyiapkan...

Kebakaran TPA Cikundul Belum Padam, 400 Personel Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran TPA Cikundul Sukabumi belum sepenuhnya...

Layanan RSUD Kabupaten Bekasi Kembali Normal Usai Kebakaran Panel Listrik

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pelayanan RSUD Kabupaten Bekasi kembali berjalan...

Kasus Lapas Cibinong Masuk DPR, 13 Rumah Dinas Belum Tercatat sebagai Aset Negara

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.โ€“ Kasus Lapas Cibinong memasuki babak baru...

Olahraga

Popular Categories