BPS 2025: Segini Jumlah Penduduk Miskin di Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tasikmalaya merilis data terbaru terkait kondisi kemiskinan per Maret 2025. Hasilnya, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tasikmalaya tercatat 185,99 ribu orang atau setara 10,15 persen dari total penduduk. Angka ini menunjukkan adanya penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Secara statistik, penurunan tersebut terlihat kecil. Namun bagi sebagian warga Tasikmalaya, angka-angka itu bukan sekadar persentase di atas kertas. Di baliknya, ada cerita tentang dapur yang harus tetap ngebul, biaya sekolah anak yang terus naik, serta harga kebutuhan pokok yang tak pernah benar-benar turun.

BPS mencatat, dibandingkan Maret 2024, jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tasikmalaya berkurang sekitar 760 orang. Persentasenya juga turun 0,08 persen poin, dari 10,23 persen menjadi 10,15 persen. Data ini bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2025 yang menjadi rujukan resmi pemerintah dalam memotret kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Kemiskinan Turun Sangat Perlahan

Jika ditarik ke belakang, tren kemiskinan di Kabupaten Tasikmalaya mengalami dinamika yang cukup panjang. Pada periode 2020 hingga 2021, angka kemiskinan sempat melonjak akibat pandemi Covid-19. Banyak warga kehilangan pekerjaan, usaha kecil terpukul, dan pendapatan rumah tangga menurun drastis.

Namun sejak 2022, grafik kemiskinan mulai menunjukkan tren menurun. Hingga Maret 2025, penurunan tersebut masih berlanjut, meski dengan laju yang relatif melambat. Ini menandakan bahwa pemulihan ekonomi memang berjalan, tetapi belum sepenuhnya merata.

BPS juga membandingkan kondisi Tasikmalaya dengan Provinsi Jawa Barat. Persentase penduduk miskin Jawa Barat pada Maret 2025 tercatat 7,02 persen, lebih rendah dibandingkan Kabupaten Tasikmalaya. Artinya, secara regional, Tasikmalaya masih menghadapi tantangan yang lebih berat dalam menekan angka kemiskinan.

Garis Kemiskinan Naik, Beban Hidup Kian Berat

Di sisi lain, ada fakta penting yang patut dicermati. Garis kemiskinan di Kabupaten Tasikmalaya pada Maret 2025 naik menjadi Rp413.178 per kapita per bulan. Angka ini meningkat sekitar Rp13.030 dibandingkan Maret 2024, atau naik sebesar 3,15 persen.

Kenaikan garis kemiskinan ini mencerminkan meningkatnya biaya hidup masyarakat. Garis kemiskinan sendiri dihitung dari kebutuhan minimum makanan dan non-makanan, mulai dari kebutuhan pangan setara 2.100 kilokalori per hari, hingga kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan perumahan.

Bagi warga yang berada sedikit di atas garis kemiskinan, kondisi ini bisa menjadi situasi yang rawan. Sedikit saja pendapatan berkurang atau harga kebutuhan melonjak, mereka berpotensi kembali masuk dalam kategori miskin.

Jurang Kemiskinan Melebar

Data BPS juga mengungkap sisi lain yang jarang dibahas, yakni kedalaman dan keparahan kemiskinan. Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di Kabupaten Tasikmalaya naik dari 1,01 pada Maret 2024 menjadi 1,54 pada Maret 2025. Sementara itu, Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga meningkat dari 0,15 menjadi 0,38.

Kenaikan dua indikator ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah penduduk miskin berkurang, kondisi mereka yang masih berada dalam kemiskinan justru semakin berat. Jarak antara pengeluaran penduduk miskin dengan garis kemiskinan makin lebar, dan ketimpangan di antara sesama penduduk miskin juga meningkat.

Tantangan Kebijakan di Tingkat Lokal

Data ini menjadi catatan penting bagi pemerintah daerah. Penurunan jumlah penduduk miskin patut diapresiasi, tetapi belum cukup. Tantangan ke depan bukan hanya soal mengurangi angka, melainkan memastikan kualitas hidup masyarakat benar-benar membaik.

Program pengentasan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, hingga pengendalian harga kebutuhan pokok menjadi kunci agar penduduk miskin di Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berkurang secara statistik, tetapi juga berkurang dalam realitas kehidupan sehari-hari.

Angka boleh turun, grafik boleh membaik. Namun bagi warga Tasikmalaya, yang paling penting adalah satu hal sederhana: hidup yang terasa lebih ringan dari hari ke hari. (HS)

Berita lainnya:

Bupati Pertegas Peran Pemda dalam Program MBG Tasikmalaya

lintaspriangan com. BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mempertegas perannya dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui rapat koordinasi...

Gembira, Siswa di Tasikmalaya Sambut Kursi Baru Dari CSR

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Suasana bahagia terlihat di Pondok Pesantren Assalafiyyatul Huda Tasikmalaya (YASHUDA), Sukahurip, Kecamatan Sukaratu, saat para siswa...

Kyai di Tasikmalaya Dianiaya, Santri dan Warga Tersulut

Lintas Priangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kabar tentang kyai di Tasikmalaya dianiaya menyebar cepat dan memicu gelombang reaksi yang tidak kecil. Peristiwa ini...

Terbaru

Diduga DPO, Anggota DPRD Kota Banjar Mangkir 10x Paripurna

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Publik dibuat bertanya-tanya. Seorang anggota DPRD Kota...

Mencekam! Siswa SD di Pangandaran Dibacok Lansia saat Belajar di Kelas

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Suasana belajar yang seharusnya tenang mendadak berubah...

LPM Kelurahan Ciamis Ditantang Mandiri, Fokus Ekonomi Warga

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pelantikan Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)...

Diserang Jam Istirahat, Satu Siswa SD Pangandaran Terluka

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Insiden kekerasan mengejutkan terjadi di lingkungan...

Mangkir Paripurna 10X, Begini Nasib Anggota DPRD Banjar

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Banjar...

Bupati Pertegas Peran Pemda dalam Program MBG Tasikmalaya

lintaspriangan com. BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mempertegas perannya...

Gembira, Siswa di Tasikmalaya Sambut Kursi Baru Dari CSR

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Suasana bahagia terlihat di Pondok Pesantren...

Kyai di Tasikmalaya Dianiaya, Santri dan Warga Tersulut

Lintas Priangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kabar tentang kyai di Tasikmalaya dianiaya menyebar...

SPMB 2026 Gunakan Sistem Baru, Disdik Ciamis Mulai Persiapan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis...

Disiplin ASN Diuji di Era WFH, Pemkab Ciamis Terapkan Absensi Ketat Tiga Kali Sehari

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Kebijakan Work From Home (WFH) yang...

Priangan Timur

Diduga DPO, Anggota DPRD Kota Banjar Mangkir 10x Paripurna

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Publik dibuat bertanya-tanya. Seorang anggota DPRD Kota...

Mencekam! Siswa SD di Pangandaran Dibacok Lansia saat Belajar di Kelas

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Suasana belajar yang seharusnya tenang mendadak berubah...

LPM Kelurahan Ciamis Ditantang Mandiri, Fokus Ekonomi Warga

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pelantikan Pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM)...

Diserang Jam Istirahat, Satu Siswa SD Pangandaran Terluka

lintaspriangan.com. BERITA PANGANDARAN. Insiden kekerasan mengejutkan terjadi di lingkungan...

Mangkir Paripurna 10X, Begini Nasib Anggota DPRD Banjar

lintaspriangan.com. BERITA BANJAR. Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Banjar...

Bupati Pertegas Peran Pemda dalam Program MBG Tasikmalaya

lintaspriangan com. BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya mempertegas perannya...

Gembira, Siswa di Tasikmalaya Sambut Kursi Baru Dari CSR

lintaspriangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Suasana bahagia terlihat di Pondok Pesantren...

Kyai di Tasikmalaya Dianiaya, Santri dan Warga Tersulut

Lintas Priangan.com. BERITA TASIKMALAYA. Kabar tentang kyai di Tasikmalaya dianiaya menyebar...

Perspektif

Popular Categories