Goa Safarwadi, Magnet bagi Peziarah Jelang Bulan Ramadhan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Lonjakan Kunjungan ke Goa Safarwadi Menjelang Ramadan 2025.

Menjelang bulan suci Ramadan 2025, Goa Safarwadi di Pamijahan, Tasikmalaya, kembali mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah pengunjung. Tradisi tahunan ini menarik ribuan peziarah dari berbagai daerah yang datang untuk berziarah dan mencari berkah spiritual.

Goa Safarwadi memiliki sejarah panjang sebagai tempat spiritual yang dihormati. Goa ini dikenal sebagai tempat Syekh Abdul Muhyi, seorang wali Allah yang berperan penting dalam penyebaran Islam di wilayah Tasikmalaya pada abad ke-17, melakukan ibadah dan meditasi. Syekh Abdul Muhyi lahir pada tahun 1650 di Mataram dan menghabiskan masa mudanya menuntut ilmu di berbagai tempat, termasuk Pondok Pesantren Ampel Denta di Surabaya. Setelah perjalanan spiritual yang panjang, beliau menetap di Pamijahan dan mendirikan pusat dakwah di sana. Goa Safarwadi menjadi tempat beliau mendekatkan diri kepada Allah dan mengajarkan ilmu agama kepada murid-muridnya. Keberadaan goa ini tidak hanya menjadi saksi bisu perjalanan spiritual Syekh Abdul Muhyi, tetapi juga menarik perhatian banyak peziarah yang ingin merasakan kedekatan spiritual dengan sang wali.

- Advertisement -

Para peziarah yang datang ke Goa Safarwadi biasanya memulai kunjungan mereka dengan berziarah ke makam Syekh Abdul Muhyi. Setelah itu, mereka melanjutkan perjalanan ke dalam goa untuk melakukan berbagai aktivitas spiritual, seperti:

  • Salat dan Meditasi: Di dalam goa terdapat ruangan yang diyakini sebagai tempat Syekh Abdul Muhyi beribadah. Peziarah sering memanfaatkan tempat ini untuk salat dan meditasi, mencari ketenangan batin dan kedekatan dengan Sang Pencipta.
  • Pengambilan Air Suci: Di dalam goa terdapat sumber mata air yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai “air zamzam”. Peziarah biasanya membawa botol atau jerigen untuk mengambil air ini, yang diyakini memiliki khasiat khusus.
  • Ritual Khusus: Beberapa peziarah melakukan ritual khusus, seperti memasukkan kepala ke dalam formasi batu yang disebut “peci haji”. Menurut kepercayaan lokal, jika kepala seseorang pas dengan lubang tersebut, maka hajatnya untuk menunaikan ibadah haji akan dimudahkan.

Goa Safarwadi terletak di Kampung Pamijahan, Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Goa ini memiliki panjang sekitar 284 meter dengan lebar mencapai 24,5 meter. Di dalamnya, terdapat formasi stalaktit dan stalagmit yang indah, serta ruangan-ruangan yang diyakini sebagai tempat Syekh Abdul Muhyi beribadah dan bermeditasi. Salah satu fitur unik di dalam goa adalah adanya batu yang menyerupai peci haji di langit-langit goa. Selain itu, terdapat sumber mata air yang terus mengalir sepanjang tahun, yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai “air zamzam”. Goa ini juga memiliki lorong-lorong yang, menurut legenda, dapat menghubungkan ke berbagai tempat, termasuk Mekkah. Namun, lorong-lorong tersebut kini telah ditutup demi keamanan pengunjung.

Untuk kenyamanan pengunjung, pengelola Goa Safarwadi telah menyediakan berbagai fasilitas umum, antara lain:

  • Area Parkir: Tersedia area parkir yang cukup luas untuk menampung kendaraan pribadi maupun bus rombongan.
  • Mushola: Bagi peziarah yang ingin melaksanakan salat, disediakan mushola yang bersih dan nyaman.
  • Toilet Umum: Fasilitas toilet umum tersedia di beberapa titik untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.
  • Pusat Informasi: Peziarah dapat memperoleh informasi seputar sejarah goa dan tata cara ziarah di pusat informasi yang disediakan.
  • Warung Makan dan Kios Souvenir: Di sekitar area goa, terdapat warung makan yang menyajikan berbagai kuliner lokal serta kios yang menjual souvenir khas Pamijahan.

Mengenai tiket masuk, pengunjung dikenakan biaya yang terjangkau. Namun, harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu, terutama menjelang acara atau perayaan tertentu. Disarankan bagi calon peziarah untuk menghubungi pengelola atau pusat informasi sebelum berkunjung untuk mendapatkan informasi terkini mengenai harga tiket dan jadwal operasional.

Untuk mencapai Goa Safarwadi, pengunjung dapat mengikuti rute berikut:

  • Dari Pusat Kota Tasikmalaya: Perjalanan menuju Pamijahan dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi atau transportasi umum dengan jarak sekitar 60 km ke arah selatan.
  • Transportasi Umum: Tersedia angkutan umum dari terminal Tasikmalaya menuju Kecamatan Bantarkalong. Dari sana, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan ojek atau transportasi lokal menuju Desa Pamijahan.

Meskipun akses jalan menuju lokasi cukup menantang dengan medan yang berliku dan menanjak, pemandangan alam sekitar yang asri dan hijau menjadi daya tarik tersendiri bagi para peziarah.

Goa Safarwadi bukan hanya sekadar destinasi wisata religi, tetapi juga simbol kedalaman spiritual dan sejarah penyebaran Islam di Tasikmalaya. Menjelang Ramadan 2025, tempat ini kembali menjadi magnet bagi peziarah. (Lintas Priangan)

[abiba_quick_ads id="38307"]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ciamis Bidik Juara Umum Porsadin Jabar 2026, 28 Peserta Turun di 14 Lomba

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis membidik gelar juara umum...

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

JAWA BARAT

Perizinan Dapur MBG di Depok, Data PBG dan Pengawasan SPPG Perlu Dibuka

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. DEPOK — Perizinan bangunan dapur program...

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Olahraga

Kategori Populer