Bawa 395 Lembar Uang Palsu, Pria Asal Serang Diciduk Polisi di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang pria asal Kabupaten Serang, Banten, berinisial EN (62), ditangkap jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota pada Sabtu, 10 Mei 2025, setelah kedapatan membawa ratusan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu. Penangkapan dilakukan di area parkir minimarket Jalan Ir. H. Juanda, Kelurahan Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan EN, warga Kampung Cijeruk, Desa Cijeruk, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Banten, atas dugaan kepemilikan dan rencana peredaran uang palsu. Penangkapan berlangsung pada pukul 18.30 WIB, saat EN berada di parkiran sebuah minimarket di kawasan Indihiang.

Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moh Faruk Rozi, dalam konferensi pers pada Senin (19/5), menjelaskan bahwa kasus ini terungkap berkat laporan warga yang mencurigai adanya transaksi mencurigakan yang melibatkan uang palsu.

“Petugas kami mengamankan tersangka di lokasi bersama uang palsu pecahan Rp100 ribu sebanyak 395 lembar, yang hendak dijual kepada seseorang di Tasikmalaya,” ungkap AKBP Faruk Rozi.

Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, termasuk uang palsu senilai hampir Rp40 juta, sebuah ponsel Oppo A15 hitam, dan tas yang digunakan untuk membawa uang tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, EN mengaku menyimpan uang palsu itu sejak tahun 2022. Uang tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial A yang ditemuinya saat mengikuti praktik ritual penggandaan uang di Bogor.

Tersangka diketahui berniat menjual uang palsu itu seharga Rp5 juta kepada calon pembeli. Namun, rencana transaksi tersebut berhasil digagalkan petugas sebelum sempat terjadi.

“Saat ini EN sudah ditahan di Mapolres Tasikmalaya Kota untuk penyidikan lebih lanjut,” jelas Kapolres.

EN dijerat dengan Pasal 36 ayat (2) juncto Pasal 26 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara dan denda hingga Rp10 miliar.

Pihak kepolisian juga tengah menelusuri keberadaan A dan mendalami potensi keterlibatan pihak lain dalam jaringan uang palsu ini.

“Kami akan terus mengembangkan penyidikan,” tegas AKBP Faruk.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Tasikmalaya, Laura Rulida ESP, membenarkan bahwa seluruh lembar uang yang diamankan merupakan uang palsu berdasarkan hasil pemeriksaan pihak BI.

“Setelah kami teliti, seluruh 395 lembar tersebut terbukti palsu. Kualitas cetaknya sangat buruk, tidak ada benang pengaman, berbahan kertas biasa, dan nomor serinya tidak berubah warna di bawah sinar ultraviolet,” jelas Laura.

Ia mengimbau masyarakat untuk mengenali keaslian uang dengan metode 3D — Dilihat, Diraba, dan Diterawang — guna menghindari peredaran uang palsu.

Bank Indonesia pun mengapresiasi langkah cepat yang diambil kepolisian dan berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi kepada masyarakat dalam mencegah tindak pidana pemalsuan uang. (Lintas Priangan/AB)

PRIANGAN TIMUR

38 Tahun Tirta Galuh Ciamis, Menjaga Air Tetap Mengalir

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Perumda Air Minum Tirta Galuh Ciamis memasuki...

Hilang Sejak Sore, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Bendungan Panawangan Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Harapan keluarga untuk menemukan Eman (81)...

Lansia 70 Tahun Tolak Pengakuan Bersalah, Sidang Dugaan Penipuan Rumah di Banjar Memanas

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Sidang perdana kasus dugaan penipuan rumah...

Lolos Enam Lapis Seleksi, Dua Pelajar Kota Tasikmalaya Menuju Paskibraka Jabar

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Enam lapis seleksi telah dilewati. Kini, Muhammad...

Hamil 5 Bulan, Dugaan Perkosaan Anak di Pangandaran Terbongkar

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kasus dugaan perkosaan anak di Pangandaran...

JAWA BARAT

Agustus Jadi Puncak Kemarau, Daerah Mana di Jabar Paling Rawan?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Memasuki Sabtu, 1 Agustus 2026, Jawa Barat...

Sekolah Rakyat Cirebon Resmi Beroperasi, 540 Anak dari Empat Daerah Mulai Tempati Asrama

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Program Sekolah Rakyat Cirebon resmi memasuki...

127.206 Mahasiswa PTS Nonaktif, Alarm Serius Jabar-Banten

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Sebanyak 127.206 mahasiswa PTS nonaktif masih...

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar Hari Ini, Mana Saja?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hujan lebat dan angin kencang di Jabar...

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

Olahraga

Popular Categories