Kerabat Cabuli Kakak Beradik di Taraju, Terbongkar Usai Dipergoki Nenek

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus dugaan kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Kali ini, dua anak yang menjadi korban merupakan kakak beradik di Kecamatan Taraju.

Ironisnya, terduga pelaku berinisial E (29) disebut masih memiliki hubungan kekerabatan dengan keluarga korban dan tinggal tidak jauh dari kediaman mereka.

Kasus tersebut akhirnya terbongkar setelah sang nenek memergoki tersangka bersama salah seorang korban di dalam kamar pada Juni 2026.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Ade Papa Rihi mengatakan terdapat dua korban dalam perkara tersebut. Keduanya masih di bawah umur dan merupakan kakak beradik.

“Korban ada dua orang, yaitu kakak beradik. Keduanya masih di bawah umur,” ujar Ade.

Pencabulan di Taraju Bermula dari Ajakan Belajar Motor

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, dugaan tindak pidana pertama terjadi pada 22 April 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, korban pertama berinisial SAK yang masih berusia 12 tahun diduga diajak tersangka untuk belajar mengendarai sepeda motor.

Setelah berkeliling, korban kemudian diajak masuk ke rumah tersangka. Di dalam rumah, tersangka diduga menawarkan telepon seluler kepada korban untuk menonton YouTube.

Namun, menurut polisi, kesempatan tersebut justru digunakan tersangka untuk melakukan tindakan seksual terhadap korban di dalam kamar.

“Modusnya, korban diajak latihan mengendarai sepeda motor. Setelah itu korban diajak masuk ke rumah dan diiming-imingi akan dipinjami handphone untuk menonton YouTube,” kata Ade.

Polisi menduga tindakan tersebut tidak hanya terjadi sekali. Korban pertama disebut mengalami dugaan kekerasan seksual secara berulang dalam kurun waktu tertentu.

Meski demikian, korban disebut tidak langsung menceritakan kejadian tersebut kepada keluarganya.

Terbongkar Saat Nenek Masuk Kamar

Perkara tersebut kemudian terungkap ketika tersangka kembali datang ke rumah korban pada 13 Juni 2026 sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat itu, tersangka diduga melakukan tindakan serupa terhadap adik korban yang masih berusia 9 tahun.

Situasi berubah ketika nenek korban masuk ke kamar dan melihat tersangka bersama cucunya.

Nenek korban kemudian memarahi tersangka. Peristiwa tersebut menjadi titik awal keluarga mengetahui adanya dugaan kekerasan seksual terhadap kedua anak tersebut.

“Pada saat kejadian kedua, nenek korban masuk ke kamar dan melihat tersangka bersama korban. Nenek kemudian memarahi tersangka,” ujar Ade.

Setelah kejadian itu, korban pertama akhirnya berani menceritakan pengalaman yang dialaminya kepada keluarga.

“Kemudian korban pertama berani menceritakan kejadian yang dialaminya kepada keluarga. Dari situ, pihak keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada kami,” katanya.

Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti jajaran Satreskrim Polres Tasikmalaya.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri mengatakan polisi melakukan penyelidikan dan mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan perkara tersebut.

“Barang bukti yang kami amankan di antaranya selimut, bed cover dan pakaian yang digunakan korban,” ujar Heru.

Tersangka Ditahan, Polisi Masih Dalami Perkara

Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka E diamankan dan kini menjalani penahanan di Mapolres Tasikmalaya.

Penyidik masih melakukan pendalaman untuk melengkapi proses penyidikan perkara tersebut.

Polisi juga mengingatkan orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak, terlebih karena ancaman kekerasan seksual dapat datang dari lingkungan yang dikenal korban.

Menurut Heru, perubahan perilaku anak perlu menjadi perhatian orang tua. Anak juga perlu diberikan ruang yang aman untuk menceritakan pengalaman maupun kejadian yang membuat mereka merasa tidak nyaman.

“Orang tua perlu meningkatkan pengawasan terhadap anak. Kalau ada kejadian atau perubahan perilaku pada anak, harus segera ditanyakan dan diberikan perhatian,” katanya.

Heru menekankan pentingnya komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Menurutnya, anak harus merasa aman ketika hendak menceritakan sesuatu yang dialaminya.

“Anak harus diberikan ruang untuk bercerita. Jangan sampai anak merasa takut atau malu untuk menyampaikan apa yang dialaminya,” jelas Heru.

Kasus pencabulan di Taraju tersebut kini masih dalam proses hukum. Status E adalah tersangka dan proses penyidikan masih berjalan, sehingga seluruh dugaan dalam perkara tersebut tetap harus dibuktikan melalui proses hukum yang berlaku. (HS)

[td_block_2 limit="7" offset="1" category_id=""]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

INU Ciamis Tekankan Mutu Pascasarjana: Kuliah S2 Terjangkau, Lulusan Harus Kompeten

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis...

KondisiJembatan Ciangir Tasikmalaya, Anak Sekolah dan Warga Bertaruh Keselamatan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kondisi Jembatan Ciangir yang menghubungkan...

PAN Usulkan Asep Rahmat Jadi Wakil Bupati Ciamis, PKB Belum Berikan Rekomendasi Resmi

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ciamis...

Peserta BPJS Kesehatan Garut Berkurang 60 Ribu, Anggaran Justru Naik Jadi Rp196 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Jumlah peserta BPJS Kesehatan Garut yang iurannya...

Peta Politik Wabup Ciamis, Asep Rahmat Dapat Respons PKB

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peta politik pengisian kursi Wabup...

JAWA BARAT

Sindikat Pecah Kaca di Cianjur Terungkap, Kerugian Korban Rp4,1 Miliar dari 15 Lokasi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polres Cianjur mengungkap sindikat pecah kaca...

Polisi Temukan 27 Batang Ganja di Atap Rumah Bandung, Bibit Disebut Dibawa dari Amerika Serikat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Polrestabes Bandung mengungkap kasus penanaman ganja...

Pilkades 47 Desa di Cianjur Ditunda hingga November 2026, Jadwal Baru Tunggu Perbup

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Pelaksanaan Pilkades 47 desa di Cianjur,...

Pilkades Digital Sumedang Digelar di 424 TPS, Pemkab Siapkan 92 Tim Teknis

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pemerintah Kabupaten Sumedang menyiapkan 424 tempat pemungutan...

65 RSUD di Jawa Barat Jalin Kerja Sama, Warga Bisa Berobat Lintas Daerah

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sebanyak 65 Rumah Sakit Umum...

Petani Pebayuran Hadapi Ancaman Kekeringan, Pemkab Bekasi Prioritaskan Normalisasi Irigasi BKG 22–38

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pemerintah Kabupaten Bekasi memprioritaskan normalisasi irigasi...

Warga Lima Kecamatan di Majalengka Kekurangan Air Bersih, 26 Truk Tangki Dikerahkan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Warga di lima kecamatan Kabupaten Majalengka,...

Kecelakaan Tol Cipularang Libatkan 15 Kendaraan, Satu Orang Luka Berat dan Seluruh Lajur Sempat Tertutup

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Kecelakaan Tol Cipularang yang melibatkan 15...

Olahraga

Popular Categories