lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. PSGC Ciamis dijadwalkan menghadapi Persekabpas Pasuruan dalam pertandingan uji coba di Yogyakarta, Sabtu, 29 Agustus 2026. Laga tersebut menjadi bagian dari persiapan Laskar Singacala sebelum menjalani kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.
Tim pelatih membawa sekitar 21–22 pemain ke Yogyakarta. Sejumlah pemain tidak ikut karena masih mengalami cedera, sehingga kekuatan yang dibawa PSGC tidak sepenuhnya lengkap untuk uji tanding tersebut.
PSGC Fokus Matangkan Taktik
Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Eka Ramdani, menyebut latihan terakhir sebelum keberangkatan diarahkan pada pemahaman taktikal. Materi latihan mencakup organisasi permainan ketika menyerang maupun bertahan.
Rombongan bertolak dari Ciamis menuju Yogyakarta pada Jumat, 28 Agustus 2026. Lawatan ini bukan pemusatan latihan jangka panjang. Tim datang untuk menjalani rangkaian pertandingan uji coba sebelum kembali melanjutkan persiapan kompetisi.
Pertandingan melawan Persekabpas menjadi laga pertama dalam rangkaian tersebut. Setelah pertandingan Sabtu, agenda PSGC berlanjut dengan uji coba menghadapi Persijap Jepara pada Minggu, 30 Agustus 2026.
Tim pelatih menggunakan rangkaian uji coba itu untuk melihat penerapan skema permainan yang telah diberikan selama latihan. Kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian karena PSGC harus menjalani dua agenda pertandingan dalam waktu berdekatan.
Selain pemain yang telah berlatih bersama tim, PSGC juga menunggu seorang pemain asing asal Korea Selatan untuk bergabung di Yogyakarta. Eka mengatakan pemain tersebut berpeluang dicoba dalam pertandingan, tetapi keputusan bermain tetap bergantung pada kondisi fisiknya setelah tiba.
PSGC dan Persekabpas Pernah Bertemu di Kompetisi
Pertemuan PSGC Ciamis dengan Persekabpas bukan yang pertama. Data operator liga mencatat kedua tim dua kali bertemu pada Liga Nusantara musim 2024/2025.
Persekabpas menang 2-1 ketika menjadi tuan rumah pada 9 Februari 2025. PSGC kemudian membalas dengan kemenangan 3-2 di Stadion Galuh, Ciamis, pada 21 Februari 2025. Dengan demikian, masing-masing tim meraih satu kemenangan dari dua pertemuan kompetitif tersebut.
Pertandingan pada 29 Agustus kali ini berbeda karena berstatus uji coba. Fokus PSGC bukan mengejar poin, melainkan mengukur kesiapan tim menjelang musim baru setelah beberapa pekan menjalani latihan dan penyusunan skuad.
Bagi tim pelatih, laga melawan Persekabpas juga menjadi kesempatan untuk mengevaluasi organisasi permainan sebelum PSGC menghadapi lawan berikutnya sehari kemudian. Hasil evaluasi dari dua uji coba di Yogyakarta dan Jepara akan menjadi bagian dari persiapan terakhir Laskar Singacala menuju Liga 2 2026/2027. (NS/AS)







