Ahmadiyah di Tasikmalaya “Barebas”, Ke Mana Fungsi Legislasi DPRD?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Isu Ahmadiyah di Tasikmalaya kembali menguat setelah ratusan ulama dan tokoh agama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Peduli Aqidah (FUIPA) Kabupaten dan Kota Tasikmalaya menggelar audiensi dengan pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Tasikmalaya. Pertemuan yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kamis, 15 Januari 2026, itu menjadi titik temu antara kegelisahan masyarakat dan sikap negara yang dinilai belum memberikan kepastian.

Di tengah keberadaan berbagai regulasi yang melarang aktivitas Jemaat Ahmadiyah, audiensi tersebut justru memunculkan satu pertanyaan besar: mengapa aktivitas Ahmadiyah di Tasikmalaya masih dinilai berjalan bebas di sejumlah wilayah.

Ulama Datangi DPRD Kabupaten Tasikmalaya

Ratusan ulama, kyai, ustadz, dan tokoh agama yang tergabung dalam Forum Umat Islam Peduli Aqidah (FUIPA) Kabupaten dan Kota Tasikmalaya mendatangi Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya pada Kamis, 15 Januari 2026. Audiensi yang digelar di aula rapat paripurna DPRD itu berlangsung dengan pengawalan ketat aparat kepolisian dan Satpol PP. Sejak pagi, situasi di sekitar gedung DPRD terpantau dijaga ketat, mencerminkan tingginya sensitivitas isu Ahmadiyah di Tasikmalaya yang dibawa para ulama.

- Advertisement -

Audiensi tersebut dihadiri langsung Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya Drs. Budi Ahdiat bersama para wakil ketua. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya diwakili oleh Asisten Daerah III Yayat yang hadir mewakili Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin. Selain itu, forum juga dihadiri perwakilan dari Kejaksaan Negeri Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya, serta Kodim 0612/Tasikmalaya. Kehadiran lintas institusi ini menunjukkan bahwa persoalan yang dibahas tidak berdiri sendiri, melainkan menyangkut fungsi pemerintahan daerah secara menyeluruh.

Berita menarik lainnya, baca juga: Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, Jago Konstruksi dan Pengalaman Mendunia

Dalam audiensi tersebut, FUIPA menyampaikan aspirasi dan tuntutan secara terbuka. Ketua FUIPA, Ustadz Yayan Hanafi, menegaskan bahwa audiensi ini digelar sebagai bentuk keprihatinan atas aktivitas Jemaat Ahmadiyah yang dinilai kembali marak di wilayah Tasikmalaya. Para ulama berharap DPRD tidak hanya menjadi ruang penampung aspirasi, tetapi juga mengambil peran nyata dalam mendorong kepastian sikap dan kebijakan pemerintah daerah.

Meski berlangsung dalam forum resmi, suasana audiensi sempat memanas ketika perwakilan pemerintah daerah dan kejaksaan menyampaikan bahwa persoalan Ahmadiyah masih dalam tahap kajian. Jawaban tersebut memicu reaksi dari peserta audiensi yang menilai regulasi terkait Ahmadiyah sudah lama ada dan seharusnya bisa dijadikan dasar tindakan.

Dari ruang audiensi itulah muncul istilah yang terus diulang oleh para ulama untuk menggambarkan kondisi di lapangan—bahwa aktivitas Ahmadiyah di Tasikmalaya dinilai berlangsung “barebas”, atau bebas tanpa hambatan berarti.

Halaman selanjutnya: Aktivitas Ahmadiyah yang Dinilai “Barebas”


JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

Musabaqah Hari Santri 2026 Kota Tasikmalaya Jadi Ajang Pengembangan Kemampuan Santri

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya menggelar Musabaqah Hari...

JAWA BARAT

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Insentif Rp100 Ribu Sebulan, Ribuan Guru PAUD Indramayu Menanti

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Ribuan guru Pendidikan Anak Usia Dini...

Olahraga

Kategori Populer