lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Tikungan Sumadra Garut kembali menjadi lokasi kecelakaan lalu lintas. Sebuah truk Hino bermuatan material bangunan seberat sekitar lima ton terguling di Jalan Raya Cisandaan, Kampung Cisandaan, Desa Pananjung, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut, Jumat (17/7/2026). Kecelakaan diduga terjadi akibat rem kendaraan tidak mampu menahan laju truk saat melintasi jalan menurun dan menikung.
Kapolsek Pamulihan, IPTU Dadi Supriyadi, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, truk kehilangan kendali saat melintasi turunan tajam di Tikungan Sumadra sebelum akhirnya masuk ke selokan dan terguling.
“Truk kehilangan kendali saat melintas jalan menurun dan menikung, kemudian keluar jalur, masuk selokan, lalu terguling,” ujar IPTU Dadi Supriyadi saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Tikungan Sumadra Garut Dikenal Rawan Kecelakaan
Truk tersebut diketahui melaju dari arah Cikajang menuju Pakenjeng-Bungbulang dengan tujuan Cijayana, Kecamatan Bungbulang.
Kendaraan mengangkut material bangunan berupa Aplus Plank ukuran 8 mm x 200 mm x 3050 mm sebanyak 65 lembar serta Aplus Pasta ALC seberat 40 kilogram sebanyak 120 sak. Total muatan diperkirakan mencapai lima ton.
Menurut Kapolsek Pamulihan, kontur jalan yang menurun dan menikung menjadi salah satu faktor yang membuat kendaraan sulit dikendalikan ketika sistem pengereman tidak bekerja secara optimal.
Begitu memasuki Tikungan Sumadra, pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraan hingga akhirnya truk terguling dan material bangunan berhamburan menutupi sebagian badan jalan.
Truk Bermuatan Lima Ton Terguling di Pamulihan
Kecelakaan tersebut mengundang perhatian warga sekitar yang langsung berdatangan ke lokasi kejadian.
Sebagian warga membantu proses evakuasi pengemudi dan kernet, sementara yang lainnya membantu mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan panjang.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Pengemudi truk, Herman (47), dan kernetnya, Muhamad Aria Erlangga (24), yang keduanya merupakan warga Kabupaten Tangerang, hanya mengalami luka ringan.
Keduanya langsung dilarikan ke Puskesmas Cisandaan untuk mendapatkan penanganan medis.
Polisi Imbau Pengemudi Periksa Kondisi Rem Kendaraan
Kapolsek Pamulihan menyebut kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai Rp50 juta yang meliputi kerusakan kendaraan, muatan, dan dampak terhadap bahu jalan.
Petugas dari Polsek Pamulihan juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi, mengamankan barang bukti, serta membantu proses evakuasi kendaraan bersama masyarakat.
Proses evakuasi berlangsung cukup lama mengingat posisi kendaraan yang terperosok ke selokan serta muatan yang cukup berat.
IPTU Dadi Supriyadi mengingatkan para pengemudi kendaraan angkutan barang untuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan sebelum melintasi jalur Pamulihan-Bungbulang yang dikenal memiliki sejumlah turunan dan tikungan tajam.
“Jangan paksakan kendaraan melintasi turunan dan tikungan apabila kondisi rem maupun kendaraan tidak prima,” tegasnya.
Kecelakaan ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan kendaraan sebelum perjalanan, khususnya bagi kendaraan bermuatan berat yang melintasi jalur rawan kecelakaan di wilayah Kabupaten Garut.(KRS/AHOL)
