Beranda blog Halaman 96

Ciamis Berhasil Tekan Stunting Hingga 12,4% di 2024

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis berhasil menurunkan angka stunting secara signifikan dari 25,4 persen menjadi 12,4 persen pada tahun 2024. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triadi, saat menghadiri acara Evaluasi Akhir Tim Percepatan Penurunan Stunting Tingkat Kabupaten Ciamis Tahun 2024 yang digelar di Aula Stikes Muhammadiyah. Senin, (23/12/2024).

Andang menjelaskan bahwa pencapaian tersebut bukan hasil kerja satu pihak saja, melainkan buah dari kolaborasi yang solid antara pemerintah desa, kabupaten, provinsi, hingga pemerintah pusat. Menurutnya, setiap tingkatan pemerintahan telah berkontribusi aktif dalam menangani dan mencegah stunting di wilayah Ciamis.

“Alhamdulillah, penurunan yang signifikan ini merupakan hasil kolaborasi yang luar biasa. Semua pihak, mulai dari pemerintah desa hingga pusat, berperan penting dalam menangani masalah stunting di daerah kita,” ujar Andang dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Andang menekankan pentingnya pembinaan sejak dini, terutama kepada calon pengantin dan keluarga muda. Menurutnya, pencegahan stunting tidak hanya dimulai ketika anak sudah lahir, tetapi jauh sebelum pernikahan dilangsungkan. Ia menyebutkan perlunya edukasi terkait pola makan bergizi, perencanaan keluarga, serta pola pengasuhan anak yang benar.

“Perlu ada pembinaan dan bimbingan, terutama kepada calon pengantin, agar mereka memahami pentingnya perencanaan keluarga yang baik. Termasuk memastikan bahwa calon ibu dalam kondisi sehat dan siap untuk melahirkan anak yang sehat pula,” jelasnya.

Andang juga mengajak keluarga yang memiliki anak stunting untuk tidak merasa malu atau minder. Menurutnya, stigma sosial sering kali menghambat upaya penanganan stunting.

“Kadang-kadang, anak sudah diberikan makanan bergizi tetapi tetap tidak mau makan. Orang tua pun merasa malu dan akhirnya berhenti berusaha. Padahal ini bukan soal kekurangan keluarga, tetapi tentang membangun generasi yang sehat dan cerdas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andang menjelaskan bahwa saat ini terdapat 64 anak di Kabupaten Ciamis yang masih masuk dalam kategori stunting. Namun, ia memastikan bahwa seluruh anak tersebut telah teridentifikasi dengan jelas melalui data berbasis by name by address. Dengan data yang akurat, penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah dan efektif.

Pendataan tersebut melibatkan koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, dan kabupaten untuk memastikan tidak ada anak yang terlewat dari program penanganan. Program ini juga melibatkan tenaga kesehatan, kader posyandu, serta tokoh masyarakat untuk memberikan edukasi dan pendampingan langsung kepada keluarga yang membutuhkan.

“Yang penting adalah adanya data yang jelas. Dengan begitu, kita tahu siapa saja yang membutuhkan bantuan dan bagaimana cara menanganinya secara tepat,” tegas Andang.

Dalam penutup sambutannya, Andang menyampaikan harapannya agar penurunan angka stunting di Kabupaten Ciamis dapat terus dipertahankan dan bahkan diturunkan hingga angka nol. Ia menekankan pentingnya peran semua pihak, termasuk masyarakat, dalam memastikan anak-anak mendapatkan hak tumbuh kembang yang optimal.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tugas kita semua. Kita sedang membangun fondasi untuk generasi penerus yang lebih baik. Generasi yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di era Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

BACA JUGA: MUI Ciamis Gelar LKD 2024 di Islamic Center

Acara evaluasi tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari dinas kesehatan, kader posyandu, serta organisasi masyarakat yang terlibat dalam program penurunan stunting. Diskusi yang berlangsung juga menyoroti pentingnya sinergi berkelanjutan dan peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Melalui kolaborasi yang solid dan pendekatan yang terarah, Kabupaten Ciamis optimis dapat mencapai target penurunan stunting yang lebih baik di masa mendatang. Semua pihak diharapkan terus berperan aktif demi menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. (Eddy, Sari/lintaspriangan.com)

MUI Ciamis Gelar LKD 2024 di Islamic Center

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Ciamis sukses menggelar Latihan Kader Da’i (LKD) selama dua hari, yaitu pada 22–23 Desember 2024 di Islamic Center Ciamis.

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala Pemerintahan dan Kesra, Ketua MUI beserta pengurus, Ketua Baznas, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI), para ulama, Kepala Bapenda, camat, Kepala KUA, serta tokoh-tokoh penting lainnya.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, menekankan peran penting para Da’i dalam kehidupan masyarakat. Menurutnya, seorang Da’i tidak hanya bertugas menyampaikan ajaran agama, tetapi juga berperan aktif dalam membina masyarakat untuk memahami nilai-nilai agama dengan baik.

Budi juga mengatakan, peran Da’i sangat penting sebagai pembinaan hingga menumbuhkan perubahan kepada masyarakat, dalam memahami nilai-nilai agama, sehingga mampu menjadi Muslim yang seutuhnya.

Budi juga menegaskan bahwa seorang Da’i harus mampu menyampaikan pesan dakwah dengan bahasa yang fasih dan mudah dipahami.

“Dakwah bukan sekadar ceramah, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya cinta tanah air sebagai bagian dari iman,” tambahnya. Senin, (23/12/2024)

Dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut, Ketua MUI Ciamis, H. Saeful Ujun, menyampaikan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 81 peserta yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Ciamis. Setiap kecamatan mengirimkan tiga perwakilan yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan. Para peserta yang mengikuti kegiatan ini diutamakan adalah mereka yang belum pernah mengikuti pelatihan serupa sebelumnya.

H. Ujun menjelaskan, pelatihan ini bertujuan untuk membekali para peserta dengan metode dakwah yang baik dan efektif, serta memastikan setiap Da’i dan Da’iyah memiliki pemahaman yang mendalam terhadap materi dakwah. Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa materi dalam pelatihan ini disampaikan oleh 11 ketua komisi MUI yang memiliki keahlian di bidang masing-masing.

Lebih lanjut, H. Ujun menambahkan bahwa era digital saat ini menuntut para Da’i untuk bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Ke depannya, kita akan memperkuat dakwah melalui media sosial seperti YouTube, TikTok, dan platform digital lainnya agar pesan dakwah dapat menjangkau lebih banyak orang,” ungkapnya

Dalam sesi pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai metode dakwah, mulai dari teknik penyampaian materi yang menarik hingga cara membangun komunikasi yang efektif dengan audiens. Tidak hanya teori, peserta juga diajak untuk mempraktikkan langsung cara berdakwah di hadapan peserta lain.

Selain itu, pelatihan ini juga menyoroti pentingnya peran Da’i dalam membangun kesadaran sosial di tengah masyarakat. Melalui dakwah yang efektif, diharapkan kesenjangan ekonomi dapat dikurangi, nilai-nilai keadilan sosial dapat ditegakkan, serta budaya dan tradisi lokal yang positif dapat dilestarikan.

Budi Waluya mengingatkan bahwa dakwah memiliki potensi besar dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat. Menurutnya, seorang Da’i harus mampu merespons isu-isu aktual dengan bijaksana dan menawarkan solusi yang berlandaskan nilai-nilai agama.

BACA JUGA: Tingkatkan Pemahaman KTR, Dinkes Bersama NoTC dan PHRI Gelar Sosialisasi

Para peserta juga menyampaikan rasa syukur dan antusiasme atas ilmu yang telah mereka peroleh selama pelatihan. Mereka berharap pelatihan serupa dapat dilaksanakan secara rutin untuk meningkatkan kualitas para Da’i di Kabupaten Ciamis.

Pelatihan ini sangat penting, karena di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, peran Da’i sebagai penyampai pesan moral dan agama menjadi sangat krusial. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan akan lahir kader-kader Da’i yang tidak hanya cakap dalam menyampaikan dakwah, tetapi juga mampu merespons dinamika sosial dengan bijaksana. Tujuannya jelas, yaitu membangun masyarakat yang religius, adil, dan harmonis demi terwujudnya generasi emas Indonesia pada tahun 2025. (Sari/lintaspriangan.com)

Tingkatkan Pemahaman KTR, Dinkes Bersama NoTC dan PHRI Gelar Sosialisasi

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam rangka meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pelaku usaha mengenai pentingnya penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di tempat usaha, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama bersama No Tobacco Community (NoTC), menggelar sosialisasi terkait implementasi KTR, bagi Retailer, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tingkat kabupaten.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Ciamis pada, Senin (23/12/2024) ini dihadiri oleh para pelaku usaha di sektor ritel, perhotelan, dan restoran. Adanya penerapan KTR tersebut menunjukan komitmen Pemkab Ciamis dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat juga untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Landasan Hukum Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Ciamis yaitu Undang-Undang No.36 Tahun 2009 tentang Kesehatan dan UU No.17 Tahun 2023 mengatur tentang perlindungan kesehatan masyarakat dari zat berbahaya, termasuk rokok. Peraturan Pemerintah No.109 Tahun 2012 mengatur tentang pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau bagi kesehatan. Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2023 tentang Peraturan PelaKsanaan Undang-undang Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.

Peraturan Daerah Kabupaten Ciamis No.4/2021 tentang Kawasan Tanpa Rokok. Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 47 Tahun 2023 tentang Peraturan Pelaksanaan Perda No.4/2021 tentang KTR. Surat Edaran Gubernur Jawa Barat nomor 122/KS.01.01/KESRA tahun 2024 tentang Implementasi Kawasan Tanpa Rokok
Instruksi Bupati Ciamis No.440/843.a-Dinkes/2017 tentang GERMAS dan Surat Edaran Bupati Ciamis tentang Pelaksanaan Penerapan PHBS di 5 Tatanan Kabupaten Ciamis.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), H Edis Herdis, S.Sos.,MM mengatakan, KTR adalah ruangan atau area yang dinyatakan dilarang untuk kegiatan merokok, atau kegiatan memproduksi, menjual, mengiklankan dan/atau mempromosikan rokok. Untuk itu Ia menegaskan penerapan KTR di tempat-tempat umum, khususnya di hotel, restoran, dan toko ritel yang banyak dikunjungi masyarakat sangat penting.

“KTR bukan hanya sekadar kebijakan, tetapi salah satu langkah penting untuk melindungi masyarakat dari bahaya asap rokok, terutama bagi anak-anak, perempuan hamil, dan orang dengan gangguan pernapasan,” katanya.

BACA JUGA: Turunkan Angka Stunting, TPPS Kabupaten Ciamis Gelar Evaluasi Akhir Tahun

Edis juga menjelaskan, Pemkab Ciamis akan terus mendorong para pelaku usaha agar menyediakan area merokok yang terpisah, memasang tanda larangan merokok, dan memastikan karyawan maupun pengunjung mematuhi peraturan tersebut.

Untuk itu pemerintah kabupaten akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap penerapan KTR di fasilitas umum dan memberikan pendampingan lebih lanjut bagi pelaku usaha.

Edis berharap, untuk mewujudkan lingkungan yang sehat dan aman, masyarakat dan para pelaku usaha dapat mendukung penuh penerapan KTR ini.

“Dukungan ini diharapkan dapat mengurangi dampak buruk dari asap rokok terhadap kesehatan masyarakat,”ungkapnya.

Ketua No Tobacco Community (NoTC), Bambang Priyono menambahkan sektor perhotelan dan restoran memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang bebas asap rokok.

“Hotel dan restoran yang menerapkan KTR akan memberikan kenyamanan lebih bagi tamu juga mendukung terciptanya lingkungan yang sehat,” ungkapnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Pemeriksaan Bus dan Pengemudi Jelang Libur Nataru

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, sejumlah pihak yang terdiri dari Kepolisian, Dinas Perhubungan (Dishub), dan petugas Terminal Kota Banjar, melakukan ramp check di Terminal Tipe A Banjar. Senin, (23/13/2024).

Kapolres Banjar, AKBP Danny Yulianto, menjelaskan bahwa pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan bus yang beroperasi dalam kondisi yang layak jalan serta memastikan kesehatan pengemudi. Kegiatan ini dilaksanakan guna mengurangi potensi kecelakaan selama liburan yang panjang.

Kapolres Banjar yang didampingi oleh Wakapolres Banjar, Kompol Dani Prasetya, serta Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Otong Rustandi, turut memantau langsung jalannya pemeriksaan. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek teknis kendaraan dan kesehatan pengemudi.

Otong menyebutkan bahwa untuk memastikan keselamatan penumpang, pihaknya akan memeriksa kondisi kendaraan mulai dari rem, mesin, ban, hingga lampu sen.

“Kami pastikan bahwa semua armada bus yang beroperasi sudah memenuhi standar kelayakan jalan,” ujarnya saat memberikan keterangan.

Pemeriksaan teknis dilakukan dengan memeriksa kelengkapan administrasi kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM), trayek, dan kartu pengawasan.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi fisik kendaraan, seperti rem, mesin, ban, spion, dan lampu sen. Kapolres menambahkan bahwa pemeriksaan ini menjadi salah satu upaya preventif untuk menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas. Ia menekankan pentingnya memastikan kendaraan dalam kondisi prima agar perjalanan liburan berlangsung dengan aman.

Tidak hanya itu, pemeriksaan kesehatan juga dilakukan untuk memastikan pengemudi dalam keadaan fit dan tidak terpengaruh oleh narkoba. Tim dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjar yang dibantu oleh Dokkes Polres Banjar, memeriksa kesehatan serta melakukan tes urin pada 10 pengemudi yang hadir.

Kapolres Banjar juga mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh pengemudi dalam kondisi sehat dan bebas dari narkoba.

“Ini kabar baik karena pengemudi yang sehat tentu lebih fokus dan waspada saat mengemudi,” jelasnya.

Selain memberikan perhatian kepada pengemudi, Kapolres juga mengimbau kepada penumpang untuk lebih berhati-hati dan mempersiapkan perjalanan dengan baik. Ia mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan selama perjalanan serta memastikan barang bawaan dalam kondisi aman.

“Kami juga mengingatkan penumpang untuk memperhatikan situasi jalan dan cuaca. Jika ada hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas terdekat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar menekankan bahwa kegiatan ramp check ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk memastikan keselamatan selama liburan.

Menurutnya, kegiatan ini rutin dilakukan setiap kali menjelang periode libur panjang. “Kami tidak ingin ada insiden yang merugikan penumpang atau pengemudi hanya karena kelalaian dalam perawatan kendaraan atau kesehatan pengemudi,” ujar Kepala Dishub.

Para pengemudi bus yang hadir dalam kegiatan tersebut mengungkapkan apresiasi mereka terhadap upaya pemeriksaan yang dilakukan.

Salah satu pengemudi mengatakan bahwa pemeriksaan semacam ini sangat membantu mereka untuk lebih sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.

“Kadang ada bagian kendaraan yang luput dari perhatian kami, jadi pemeriksaan seperti ini sangat membantu,” kata salah seorang pengemudi.

BACA JUGA: Turunkan Angka Stunting, TPPS Kabupaten Ciamis Gelar Evaluasi Akhir Tahun

Dengan adanya pemeriksaan seperti ini, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan selama musim libur Natal dan Tahun Baru.

Kapolres Banjar menambahkan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan hingga puncak arus balik, untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang bepergian menggunakan angkutan umum.

“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tegasnya. (Johan/lintapriangan.com)

Turunkan Angka Stunting, TPPS Kabupaten Ciamis Gelar Evaluasi Akhir Tahun

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam rangka menurunkan angka stunting secara signifikan agar mencapai target di bawah standar nasional, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Ciamis menggelar evaluasi akhir tahun 2024.

Kegiatan yang digelar di Gedung KH Ahmad Dahlan STIKes Muhammadiyah Ciamis, Senin (23/12/2024) itu dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Dr. H Andang Firman Triyadi, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Dr. Dian Budiyana dan Kepala Dinas Pencatatan Sipil dan Kependudukan.

Dalam kesempatan itu Sekda Ciamis, Dr. H Andang Firman Triyadi mengatakan, pada awal tahun 2024, angka stunting sempat meningkat tajam mencapai 25,4% dari angka sebelumnya 14%. Namun, atas kerja keras dan upaya kolaboratif berbagai pihak, mulai dari pemerintah kabupaten hingga desa, harus berperan aktif dalam penanganan dan pencegahan stunting, sehingga angka tersebut berhasil ditekan sampai mencapai 12,4% di bulan Desember 2024.

“Ini adalah bukti nyata, kerja keras kita memberikan hasil. Tetapi, tugas kita belum selesai. Angka stunting harus terus ditekan agar sesuai dengan standar nasional,” .

Menurutnya, perlunya pemetaan akurat terhadap anak-anak yang masuk kategori stunting. Kepala desa dan perangkat kecamatan diharapkan mampu mengenali kondisi warganya untuk memberikan intervensi yang tepat.

“Data yang akurat menjadi kunci. Selain itu, edukasi calon pengantin tentang pola hidup sehat juga penting untuk mencegah stunting sejak dini,” jelasnya.

Dijelaskannya, berdasarkan data survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2024, Kabupaten Ciamis mencatat sebanyak 64 anak balita masuk kategori stunting. Untuk itu diperlukan pendekatan humanis dalam memberikan bantuan kepada keluarga yang terdampak dan jangan mempermalukan mereka.

“Kita harus memberikan edukasi dan dukungan agar keluarga dapat memberikan asupan bergizi kepada anak-anaknya. Yang penting ada lokusnya data by name by address nya jadi ketahuan dan bagaimana penanganannya. Termasuk pencegahan yakni para calon pengantin nanti diberikan pembinaan.

Diakui Andang, saat ini di Ciamis ada 64 orang kategorikan stunting tapi masih proses. Ia juga meminta kepada orang tua yang memiliki anak stunting agar tidak malu.

“Kadang-kadang dikasih makanan bergizi juga ga mau, dianggapnya macem-macem. Ini bukan menceritakan kekurangan keluarga tapi bagaimana membangun generasi yang hebat menuju Indonesia Emas,” ungkapnya.

Dijelaskan Andang, upaya penanganan stunting dilakukan melalui berbagai program, seperti pemberian makanan bergizi, sosialisasi, dan pendampingan langsung ke keluarga terdampak. Penurunan angka stunting ini menunjukkan hasil nyata dari kerja keras semua pihak.

“Fokus kita adalah mendeteksi secara akurat anak-anak yang terdampak stunting untuk memberikan intervensi tepat,” jelasnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A), Dr. Dian Budiyana mengatakan, perlunya sinkronisasi program di tingkat kabupaten, kecamatan, dan desa. Pihaknya juga telah melakukan berbagai inovasi, termasuk pencegahan pernikahan dini dan program penundaan anak pertama bagi calon pengantin muda.

“Semoga semua ini diharapkan bisa mempercepat penurunan angka stunting di Ciamis,” jelasnya.

Dian menjelaskan perlunya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kementerian Agama, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD).

BACA JUGA: Peringatan HKSN 2024, PJ Bupati Ciamis: Solidaritas Kuat Kunci Mencapai Tujuan Bangsa

“Kami ingin semua pihak memiliki visi yang sama untuk menghasilkan anak-anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” katanya.

Saat ini, survei masih berlangsung untuk memetakan lebih detail wilayah dan keluarga yang terdampak stunting. Hasil akhir survei akan menjadi acuan bagi pemerintah dalam menetapkan kebijakan strategis di tahun mendatang.

Upaya percepatan ini diharapkan dapat menjadi model bagi daerah lain dalam menurunkan angka stunting secara efektif dan berkelanjutan.

“Kami optimis angka stunting di Ciamis bisa terus menurun, sesuai target yang telah ditetapkan,” harapnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Peringatan Dini BMKG Senin, 23 Desember: Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Diprediksi Terjadi di 15 Wilayah

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca untuk sejumlah wilayah di Indonesia pada Senin, 23 Desember 2024.

Prediksi ini berlaku mulai pukul 07.00 WIB pada Senin (23/12) hingga pukul 07.00 WIB pada Selasa (24/12).
Melalui akun Instagram resminya pada Minggu (22/12), BMKG menyebutkan bahwa hujan ringan diperkirakan akan terjadi di wilayah Gorontalo dan Kepulauan Riau.

BMKG memperakirakan hujan dengan intensitas sedang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Riau, Banten, DKI Jakarta, dan Maluku.
Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat diprediksi mengguyur 15 wilayah di Indonesia, seperti Aceh, DI Yogyakarta, Sulawesi Selatan, dan Jawa Timur.

Berikut daftar lengkap wilayah yang berpotensi mengalami hujan mulai dari intensitas ringan hingga ekstrem pada Senin, 23 Desember 2024.

Hujan dengan Intensitas Ringan
Kepulauan Riau
Gorontalo

Hujan dengan Intensitas Sedang;
Riau
Kepulauan Bangka Belitung
Banten
DKI Jakarta
Bali
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Selatan
Kalimantan Timur
Kalimantan Utara
Sulawesi Utara
Sulawesi Barat
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku

Hujan dengan Intensitas Lebat;
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Jawa Barat
Jawa Tengah
DIY Yogyakarta
Jawa Timur
Nusa Tenggara Barat
Sulawesi Selatan
Papua Barat
Papua

Hujan dengan Intensitas Sangat Lebat;
Bengkulu

Hujan dengan Intensitas Ekstrem;
Nihil

Perlu diketahui, informasi prakiraan cuaca yang disampaikan ini mengacu pada model Digital Forecast BMKG dan berlaku secara umum di tingkat kecamatan.

Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih lengkap dan detail, masyarakat dapat mengakses melalui website resmi BMKG di www.bmkg.go.id atau melalui aplikasi mobile InfoBMKG.

Cuti Bersama Natal 2024 Resmi Ditetapkan, Ini Jadwalnya

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kemenko PMK, Warsito. Ia menegaskan bahwa tidak ada penambahan cuti bersama untuk tahun 2024, meskipun banyak pihak mengusulkan penambahan cuti pada Jumat, 27 Desember 2024.

“Sudah ada 10 hari cuti bersama yang ditetapkan secara nasional, dan masih tersisa dua hari cuti yang bisa diajukan secara bebas. Oleh karena itu, tidak memungkinkan untuk menambah cuti bersama,” jelas Warsito.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan cuti bersama Natal 2024 yang berdekatan dengan jadwal libur nasional. Keputusan ini tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani oleh Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, serta Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dengan Nomor 236, 1, dan 2 Tahun 2024. Lalu, kapan saja cuti bersama Natal ini berlaku? Simak jadwalnya dalam keputusan resmi tersebut.

Pemerintah telah menetapkan cuti bersama Natal 2024 selama satu hari, yaitu pada Kamis, 26 Desember 2024. Cuti ini melengkapi libur nasional Natal yang jatuh sehari sebelumnya, pada Rabu, 25 Desember 2024.

Kebijakan ini memberikan tambahan waktu libur bagi masyarakat, khususnya para pekerja, untuk merayakan Natal bersama keluarga dan kerabat terdekat. Berikut jadwal lengkap libur Natal 2024:
Rabu, 25 Desember 2024: Libur Nasional
Kamis, 26 Desember 2024: Cuti bersama

Tanggal 27 Desember 2024 sempat diusulkan sebagai tambahan cuti bersama Natal karena dianggap sebagai “hari kejepit nasional” (harpitnas). Namun, pemerintah memastikan bahwa tanggal tersebut tidak akan menjadi bagian dari cuti bersama.

Hal ini disampaikan oleh Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Moderasi Beragama Kemenko PMK, Warsito. Ia menegaskan bahwa tidak ada penambahan cuti bersama untuk tahun 2024, meskipun banyak pihak mengusulkan penambahan cuti pada Jumat, 27 Desember 2024.

“Sudah ada 10 hari cuti bersama yang ditetapkan secara nasional, dan masih tersisa dua hari cuti yang bisa diajukan secara bebas. Oleh karena itu, tidak memungkinkan untuk menambah cuti bersama,” jelas Warsito.

Peringatan HKSN 2024, PJ Bupati Ciamis: Solidaritas Kuat Kunci Mencapai Tujuan Bangsa

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Solidaritas yang kuat adalah kunci dalam mencapai tujuan bangsa, hal itu dikatakan Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya ketika menjadi inspektur upacara Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) tahun 2024.

Selain upacara HKSN, Pemerintah Kabupaten Ciamis juga menggelar upacara Hari Ibu ke-96 dan Hari Bela Negara ke-76 tingkat Kabupaten Ciamis, Minggu (22/12/2024) di Taman Lokasana, Ciamis.

Dengan tema “Memupuk Solidaritas Menuju Indonesia Maju,” Budi mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dan solidaritas di tengah keberagaman.

Solidaritas yang kuat adalah kunci dalam mencapai tujuan bangsa, hal ini menjadi ajang untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat Kabupaten Ciamis.

“Ini juga sebagai refleksi nilai-nilai perjuangan, kebersamaan, dan kepedulian sosial yang menjadi fondasi menuju masa depan bangsa yang lebih baik,” ungkapnya.

Dengan peringatan HKSN 2024 Budi menyoroti makna dari kesetiakawanan yang merupakan suatu amanah kepada kita untuk memupuk kembali semangat solidaritas di tengah keberagaman suku bahasa dan budaya.

“Kita juga harus meningkatkan kepedulian sosial kepada sesama khususnya dilingkungan sekitar, karena pada hakekatnya dengan solidaritas yang kuat tujuan bangsa akan tercapai,” jelasnya.

Budi Waluya juga menekankan pentingnya memperingati Hari Ibu sebagai penghormatan atas peran perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dan membangun generasi penerus bangsa.

Dijelaskannya, momentum Hari Ibu bukan hanya seremonial, tetapi ajang untuk mengingatkan pentingnya peran perempuan Indonesia yang berjalan seiring dengan laki-laki dalam membangun bangsa.

“Khususnya melalui pendidikan karakter generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Budi juga menyoroti makna Hari Bela Negara ke-76, yang mengingatkan kembali pada perjuangan mempertahankan Yogyakarta dari agresi militer Belanda tanggal 11 Desember 1948.

“Semangat perjuangan para pahlawan tersebut harus kita implementasikan saat ini dalam upaya mewujudkan bangsa Indonesia yang lebih maju,” katanya.

Usai upacara, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Eka Permana Oktavia mengatakan, pada peringatan HKSN 2024 tingkat Nasional ini, semua pilar Kementrian Sosial (Kemensos) RI seperti Taruna Siaga Bencana (Tagana), Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pendamping Rehabilitasi Sosial (Rehsos) dapat ikut serta dalam upacara peringatan ini.

BACA JUGA: Ai Sofiati Bangga Jadi Komandan Upacara Hari Ibu

Menurutnya, rangkaian peringatan HKSN 2024 Tingkat Kabupaten Ciamis telah dimulai sejak hari Jumat (20/12/2024) dengan beberapa kegiatan Bakti Sosial (Baksos) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis.

“Kita melakukan Baksos dilokasi bencana di Lakbok, membantu perbaikan beberapa rumah dan membersihkan lokasi bencana,” jelasnya.

Eka juga menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Ciamis agar momentum HKSN ini jangan hanya seremonial saja, namun diharapkan tetap menjaga budaya gotong royong.

“Mari kita bersama menjaga budaya gotongroyong, bahu membahu dalam membantu masyarakat,” ungkapnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Ai Sofiati Bangga Jadi Komandan Upacara Hari Ibu

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Ai Sofiati mengaku bangga ketika dipercaya menjadi komandan upacara pada peringatan Hari Ibu ke-96, Hari Bela Negara ke-76, dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Banjarsari, Minggu (22/12/2024).

Upacara ini menjadi simbol penghormatan terhadap peran perempuan dalam pembangunan bangsa.

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, beberapa perempuan hebat dari Kecamatan Banjarsari juga dilibatkan sebagai petugas upacara. Penunjukan ini menunjukkan bahwa perempuan mampu menjalankan berbagai tugas dengan baik, termasuk dalam posisi kepemimpinan di acara resmi seperti ini.

Ai Sofiati menyampaikan rasa bangganya atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. “Ini merupakan pengalaman pertama saya menjadi komandan upacara setelah berstatus sebagai seorang ibu. Tentu ini menjadi momen yang sangat berharga dan membanggakan bagi saya,” ujarnya dengan penuh semangat.

Menurut Ai, kepercayaan yang diberikan kepadanya adalah bukti bahwa perempuan, terutama para ibu, memiliki kemampuan dan kepercayaan diri untuk mengambil peran penting dalam berbagai bidang. Ia berharap peringatan Hari Ibu ini dapat menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya untuk terus maju dan berkontribusi di masyarakat.

Momentum Bersejarah bagi Perempuan Indonesia

Ketua PGRI Kecamatan Banjarsari, Nono, menekankan pentingnya peringatan Hari Ibu sebagai bentuk apresiasi terhadap peran perempuan di berbagai sektor kehidupan. Ia menyampaikan bahwa perempuan tidak hanya berperan dalam keluarga tetapi juga memiliki kontribusi besar di masyarakat dan pemerintahan.

“Peringatan Hari Ibu bukan sekadar seremonial tahunan, tetapi juga pengingat akan perjuangan panjang kaum perempuan dalam mencapai kesetaraan dan pengakuan hak-haknya,” ujar Nono. Ia berharap peringatan seperti ini dapat terus memotivasi para ibu untuk lebih percaya diri dalam menjalankan peran penting di berbagai bidang.

Sementara itu, Emas Kurniasih, selaku Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Banjarsari, juga memberikan pandangannya. Menurutnya, Hari Ibu bukan hanya tentang merayakan peran perempuan di rumah tangga tetapi juga tentang mengakui kontribusi mereka dalam pembangunan bangsa.

“Saat ini, banyak ibu yang menjalankan peran ganda. Mereka tidak hanya menjadi pilar keluarga, tetapi juga turut serta dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di masyarakat,” ungkap Emas. Ia berharap semangat perempuan Indonesia terus tumbuh untuk membawa perubahan positif di berbagai sektor.

Peringatan Hari Ibu di Banjarsari

Peringatan Hari Ibu di Kecamatan Banjarsari tahun ini berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Upacara tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh perempuan, pemimpin daerah, serta organisasi masyarakat. Dengan tema yang menekankan pentingnya peran perempuan dalam keluarga, masyarakat, dan pembangunan bangsa, acara ini menjadi momentum refleksi bagi semua pihak.

Ai Sofiati berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya dengan melibatkan lebih banyak perempuan dari berbagai latar belakang. “Hari Ibu bukan hanya tentang memberikan apresiasi kepada para ibu, tetapi juga tentang mengingat sejarah perjuangan perempuan Indonesia yang turut membangun bangsa ini,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa semangat Hari Ibu harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda agar mereka memahami pentingnya peran perempuan dalam membangun bangsa yang lebih baik.

Makna Hari Ibu Bagi Masyarakat Banjarsari

Bagi masyarakat Kecamatan Banjarsari, Hari Ibu bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk merefleksikan peran penting perempuan di tengah masyarakat. Banyak pihak berharap peringatan ini dapat menginspirasi lebih banyak perempuan untuk terlibat aktif dalam kegiatan sosial, pendidikan, dan pembangunan ekonomi di tingkat lokal maupun nasional.

“Peringatan Hari Ibu ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga pengingat bahwa perempuan memiliki kekuatan dan potensi besar untuk membangun bangsa,” ujar Nono.

BACA JUGA: Keamanan Stasiun Tasikmalaya Ditingkatkan Saat Nataru

Acara ini diakhiri dengan berbagai kegiatan tambahan, seperti pemberian penghargaan kepada tokoh perempuan inspiratif di Kecamatan Banjarsari serta penampilan seni budaya yang melibatkan partisipasi aktif dari ibu-ibu setempat.

Melalui peringatan Hari Ibu ke-96 ini, masyarakat Banjarsari diharapkan dapat terus mendukung peran aktif perempuan dalam berbagai aspek kehidupan, menjadikan mereka pilar penting dalam membangun keluarga, masyarakat, dan bangsa yang lebih maju. (Rizky/lintaspriantan.com)


Keamanan Stasiun Tasikmalaya Ditingkatkan Saat Nataru

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Tasikmalaya, Polres Tasikmalaya Kota meningkatkan patroli keamanan di Stasiun Kereta Api Tasikmalaya. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para penumpang yang mulai memadati stasiun menjelang libur panjang. Perayaan Nataru di Tasikmalaya selalu menjadi momen meningkatnya mobilitas masyarakat, sehingga pengamanan ekstra menjadi prioritas utama.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono, melalui Kasat Samapta AKP Hartono, menegaskan bahwa patroli di fasilitas publik seperti stasiun menjadi perhatian serius setiap kali perayaan Nataru di Tasikmalaya tiba. Ia menjelaskan bahwa lonjakan penumpang menjelang liburan sering kali membawa risiko gangguan keamanan yang perlu diantisipasi dengan baik.

“Kami ingin memastikan situasi selama Nataru di Tasikmalaya tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat bisa bepergian dengan nyaman dan tenang,” ujar AKP Hartono saat ditemui di lokasi patroli, Minggu (22/12/2024).

Patroli ini tidak hanya melibatkan pemantauan di area stasiun, tetapi juga koordinasi intensif dengan pihak stasiun dan instansi terkait di Tasikmalaya. Menurut AKP Hartono, sinergi yang baik antara kepolisian dan pihak terkait akan memastikan perayaan Nataru di Tasikmalaya berjalan lancar dan aman.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak stasiun untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan selama perayaan Nataru di Tasikmalaya,” tambahnya.

Dalam kegiatan patroli, petugas difokuskan untuk memantau area-area rawan seperti loket tiket, ruang tunggu, dan tempat parkir stasiun.

AKP Hartono menjelaskan bahwa titik-titik tersebut sering menjadi lokasi rawan tindak kriminal, terutama saat perayaan Nataru di Tasikmalaya ketika jumlah penumpang meningkat drastis.

“Kami terus memantau setiap sudut stasiun untuk memastikan keamanan tetap terjaga sepanjang perayaan Nataru di Tasikmalaya,” kata AKP Hartono.

Tidak hanya patroli, petugas juga aktif berdialog dengan penumpang dan petugas stasiun untuk memberikan imbauan terkait keamanan selama liburan Nataru di Tasikmalaya.

Penumpang diingatkan untuk selalu menjaga barang bawaan dan segera melapor jika melihat aktivitas mencurigakan.

“Kami mengimbau para penumpang agar lebih waspada terhadap aksi pencurian dan penipuan, terutama di tengah keramaian selama Nataru di Tasikmalaya,” ujarnya.

Selain stasiun kereta api, Polres Tasikmalaya Kota juga berkomitmen meningkatkan patroli di titik-titik strategis lainnya selama perayaan Nataru di Tasikmalaya. Beberapa lokasi yang menjadi perhatian khusus meliputi tempat ibadah, pusat perbelanjaan, dan kawasan transportasi umum lainnya.

“Patroli di berbagai titik penting ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian perayaan Nataru di Tasikmalaya berjalan aman dan lancar,” tegas AKP Hartono.

Salah seorang penumpang, Neni Haryani (32), mengungkapkan apresiasinya terhadap kehadiran polisi yang meningkatkan patroli di Stasiun Tasikmalaya menjelang Nataru. Menurutnya, kehadiran petugas memberikan rasa aman di tengah keramaian yang semakin meningkat.

“Kami merasa lebih tenang dengan adanya patroli polisi di stasiun, terutama saat liburan Nataru di Tasikmalaya yang selalu ramai,” ujar Neni.

BACA JUGA: Amankan Natal, Polres Tasikmalaya Sterilisasi Gereja

Upaya Polres Tasikmalaya Kota dalam meningkatkan patroli di Stasiun Tasikmalaya diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan kondusif sepanjang perayaan Nataru di Tasikmalaya. Masyarakat diimbau untuk tetap mematuhi peraturan, menjaga barang bawaan, dan aktif melapor jika melihat hal-hal yang mencurigakan.

Secara keseluruhan, intensifikasi patroli ini merupakan bagian dari komitmen Polres Tasikmalaya Kota dalam menjaga keamanan selama perayaan Nataru di Tasikmalaya. Dengan sinergi antara kepolisian, pihak stasiun, dan masyarakat, diharapkan libur Nataru di Tasikmalaya dapat berjalan aman, tertib, dan penuh kenyamanan bagi semua pihak. (AA Fauzy/lintaspriangan.com)


Cuaca Buruk Menghantui Libur Nataru, Banyak Tamu Hotel Batalkan Pemesanan

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Jelang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, sejumlah hotel di Jawa Timur mulai menerima lonjakan pemesanan. Namun, cuaca buruk yang melanda berbagai daerah di Indonesia sepanjang Desember ini menyebabkan beberapa tamu, khususnya di destinasi wisata alam, membatalkan reservasi. Meski begitu, para pengusaha hotel tetap optimis menghadapi masa liburan ini.

Fenomena La Nina yang lemah menjadi salah satu pemicu meningkatnya intensitas hujan di sejumlah wilayah di Indonesia. Dan BMKG telah mengeluarkan peringatan tentang potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan melanda wilayah Sumatra dan Jawa bagian selatan selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. 

Ketua PHRI Jawa Timur, Dwi Cahyono, menyebut bahwa prakiraan cuaca ekstrem ini berdampak pada keputusan masyarakat untuk membatalkan sejumlah pemesanan, terutama di daerah wisata alam. “Kendala cuaca juga dan pemberitaan terkait cuaca ekstrem itu memengaruhi. Ada pembatalan di beberapa wilayah meski tidak signifikan,” ungkapnya, Kamis (19/12/2024).

Meski demikian, pengelola hotel tetap berupaya menarik minat wisatawan dengan menggelar berbagai acara, terutama bagi sektor MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition). “Hotel dan restoran mengadakan event tahun baru, serta menawarkan paket bundling dengan objek wisata dan merchandise,” tambah Dwi.

Beberapa destinasi wisata di Jawa Timur seperti Malang, Batu, Pasuruan, dan Banyuwangi mulai menunjukkan peningkatan okupansi. “Sudah mulai ramai booking. Kalau liburan dan Natal, kebanyakan tamu memang memilih tempat wisata,” pungkasnya.

(DikSa)

Amankan Natal, Polres Tasikmalaya Sterilisasi Gereja

lintaspriangan.com BERITA TASIKMALAYA. Menjelang perayaan Natal 2024, Polres Ciamis mengambil langkah tegas dengan melakukan sterilisasi gereja Ciamis untuk memastikan keamanan umat Kristiani dalam menjalankan ibadah. Kegiatan ini dilakukan di beberapa gereja utama di wilayah Ciamis dengan melibatkan tim dari Satuan Samapta Polres Ciamis yang dipimpin langsung oleh AKP Hartono.

Dalam keterangannya, menyampaikan bahwa sterilisasi gereja Ciamis adalah bagian dari langkah preventif untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan.

“Kami memastikan setiap sudut gereja, dari pintu masuk hingga altar, diperiksa dengan cermat menggunakan alat pendeteksi logam,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa timnya bekerja sama dengan pengurus gereja untuk memastikan tidak ada benda mencurigakan yang luput dari pemeriksaan.

Selama proses sterilisasi gereja Ciamis, petugas menyisir area strategis seperti kursi jemaat, panggung koor, serta area pohon Natal. Setiap ruangan diperiksa satu per satu untuk memastikan tidak ada potensi ancaman. AKP Hartono menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi sebagai bentuk nyata dari komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan selama masa ibadah Natal.

Selain pemeriksaan fisik, sterilisasi gereja Ciamis juga melibatkan koordinasi intensif antara pihak kepolisian dan pengurus gereja. Petugas memberikan arahan agar pihak gereja segera melapor jika menemukan aktivitas yang mencurigakan.

“Kami mengimbau pengurus gereja untuk selalu waspada dan segera berkoordinasi dengan kami jika ada hal yang tidak biasa,” ujar AKP Hartono.

Tak hanya berhenti pada sterilisasi gereja Ciamis, Polres Ciamis juga menyiapkan personel khusus untuk berjaga di sekitar gereja selama rangkaian ibadah Natal berlangsung. Penempatan petugas di titik-titik strategis diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada para jemaat yang hadir. Selain itu, patroli rutin juga akan dilakukan di area sekitar gereja dan lokasi-lokasi publik yang rawan gangguan keamanan.

Langkah proaktif berupa sterilisasi gereja Ciamis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pengurus gereja. Salah seorang pengurus gereja di Ciamis menyampaikan apresiasi atas kesigapan pihak kepolisian.

“Kami merasa lebih tenang dengan adanya pengamanan ini. Kehadiran aparat membuat kami lebih fokus dalam menjalankan ibadah,” ungkapnya.

AKP Hartono juga menekankan pentingnya kerja sama antara semua pihak dalam menjaga keamanan selama perayaan Natal. Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi juga tanggung jawab bersama.

“Sinergi antara kepolisian, pengurus gereja, dan masyarakat sangat penting. Dengan demikian, kita bisa menciptakan suasana Natal yang aman dan kondusif,” tegasnya.

Selain melakukan sterilisasi gereja Ciamis, Polres juga memastikan akan terus meningkatkan pengawasan di berbagai titik strategis. Upaya ini bertujuan untuk memastikan perayaan Natal berjalan lancar dan bebas dari gangguan keamanan.

“Kami akan terus melakukan pemantauan di lapangan untuk memastikan semuanya berjalan sesuai rencana,” tambah AKP Hartono.

Dengan dilaksanakannya sterilisasi gereja Ciamis, diharapkan seluruh umat Kristiani di Ciamis dapat merayakan Natal dengan penuh kedamaian dan kebahagiaan. Langkah ini bukan hanya sekadar formalitas, melainkan upaya nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua pihak.

BACA JUGA:

Polres Ciamis menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru. Dengan kerja sama yang baik antara kepolisian, pengurus gereja, dan masyarakat, diharapkan situasi di wilayah Ciamis tetap kondusif dan penuh kedamaian.

“Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar perayaan Natal tahun ini berjalan aman dan lancar,” tutup AKP Hartono. (AA Fauzy/lintaspriangan.com)

Kapolsek Banjarsari AKP Rahmad Fanani Siap Amankan Nataru

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, Polsek Banjarsari meningkatkan kesiapsiagaan dengan menempatkan personel di Pos Pengamanan. Langkah ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat selama periode liburan. Kapolsek Banjarsari, AKP Rahmat Fanani, menyatakan bahwa kesiapan personel sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. “Kami memastikan seluruh personel siap siaga untuk menjaga keamanan selama liburan Natal dan Tahun Baru,” ujarnya.

Rahmat Fanani menjelaskan bahwa arus lalu lintas menjadi perhatian penting bagi Polsek Banjarsari. Pihaknya memprediksi kemacetan akan terjadi di beberapa ruas jalan utama, terutama menuju lokasi wisata. Oleh karena itu, personel akan disiagakan untuk mengatur lalu lintas guna menghindari kemacetan yang berlebihan. “Kami akan fokus pada pengaturan lalu lintas agar masyarakat dapat bepergian dengan aman dan nyaman,” kata Rahmat Fanani.

Selain itu, Polsek Banjarsari juga telah menyiapkan Pos Pengamanan di Alun-Alun Kecamatan Banjarsari sebagai pusat layanan masyarakat. Pos ini berfungsi untuk memberikan berbagai bantuan seperti informasi perjalanan, bantuan medis, dan tempat istirahat. Rahmat Fanani menambahkan bahwa Pos Pengamanan ini melibatkan sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan tenaga medis. “Pos ini bukan hanya untuk pengamanan, tetapi juga sebagai pusat pelayanan terpadu bagi masyarakat,” jelas Rahmat Fanani.

Rahmat Fanani mengungkapkan bahwa Pos Pengamanan telah direnovasi untuk memberikan kenyamanan lebih baik bagi petugas dan masyarakat. Renovasi ini dilakukan agar pos tersebut dapat digunakan kembali saat pengamanan hari raya lainnya, seperti Idul Fitri. “Kami memastikan fasilitas di Pos Pengamanan ini nyaman dan dapat bertahan lama untuk digunakan kembali di masa mendatang,” ungkapnya.

Tidak hanya fokus pada keamanan fisik, Polsek Banjarsari juga merencanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat. Rahmat Fanani menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar. “Kami akan memberikan edukasi dan sosialisasi tentang pentingnya menjaga keamanan serta kewaspadaan di tengah suasana perayaan,” kata Rahmat Fanani.

Selain pengamanan di pos, Polsek Banjarsari juga akan menggelar patroli rutin di titik-titik rawan kejahatan. Patroli ini bertujuan untuk memastikan wilayah Kecamatan Banjarsari tetap kondusif selama liburan berlangsung. Rahmat Fanani menegaskan bahwa patroli akan dilakukan secara berkala, terutama di malam pergantian tahun. “Kami akan meningkatkan patroli untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” tegasnya.

BACA JUGA: Safari Pembangunan 2024: Transparansi dan Akuntabilitas

Di akhir keterangannya, Rahmat Fanani mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat merayakan Natal dan Tahun Baru. Ia meminta masyarakat untuk tidak lengah dan selalu waspada, terutama saat berada di tempat ramai atau di jalan raya. “Kami harap masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga keamanan bersama demi kenyamanan bersama,” tutup Rahmat Fanani.

Dengan kesiapan yang matang dari Polsek Banjarsari, diharapkan perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah tersebut dapat berjalan dengan aman, lancar, dan penuh kebahagiaan. Rahmat Fanani memastikan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (Rizky, Revan/lintaspriangan.com)

Safari Pembangunan 2024: Transparansi dan Akuntabilitas

0

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON.  Pj Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya, bersama Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, serta jajaran pejabat pemerintah daerah, melaksanakan Safari Pembangunan 2024 pada Sabtu (21/12/2024). Kegiatan ini bukan sekadar agenda formalitas, melainkan langkah konkret untuk memastikan proyek pembangunan berjalan sesuai rencana. Safari politik yang dijalankan melalui kegiatan ini juga menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal transparansi dan akuntabilitas pembangunan di Kabupaten Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Wahyu dan rombongan mengunjungi sejumlah titik penting di wilayah Cirebon Barat, termasuk peningkatan infrastruktur jalan di Kecamatan Arjawinangun, penataan kawasan permukiman kumuh di Desa Waruroyom, dan pembangunan gedung perpustakaan Kecamatan Sumber. Selain itu, mereka juga meninjau revitalisasi Pasar Minggu Palimanan, normalisasi Kali Soka Plered, serta pembangunan TPS 3R. Wahyu menegaskan bahwa Safari Pembangunan 2024 adalah bagian dari safari politik untuk membangun kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah. “Kami ingin memastikan bahwa pembangunan berjalan sesuai standar dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Wahyu di sela-sela peninjauan.

Saat meninjau revitalisasi Pasar Minggu Palimanan, Wahyu menemukan beberapa catatan penting, termasuk perlunya percepatan penyelesaian proyek yang kontraknya berakhir pada 26 Desember 2024. Ia menekankan pentingnya koordinasi antara kontraktor dan pemerintah daerah agar tidak ada keterlambatan. Wahyu juga menyoroti pentingnya lelang dini untuk proyek lanjutan pada Januari 2025. Menurutnya, safari politik dalam bentuk peninjauan langsung seperti ini adalah upaya nyata untuk meminimalkan kendala teknis di lapangan. “Kalau lelang dilakukan dini, masyarakat tidak perlu menunggu lama untuk menikmati hasil pembangunan,” jelasnya.

Dalam kunjungan ke lokasi pembangunan TPS 3R, Wahyu menyoroti perlunya alat pendukung yang memadai agar fasilitas tersebut dapat berfungsi optimal. Ia meminta jajaran terkait untuk segera menindaklanjuti kebutuhan tersebut. Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, yang turut hadir dalam safari pembangunan, menegaskan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. “Kami di DPRD siap mendukung penuh setiap program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya. Safari politik yang dijalankan melalui agenda ini diharapkan dapat semakin mempererat kolaborasi antara pemerintah daerah dan DPRD.

Selain infrastruktur dan fasilitas publik, perhatian khusus juga diberikan pada rehabilitasi bangunan sekolah seperti SDN 3 Kenanga, SMPN 1 Dukupuntang, dan SDN 2 Palimanan Barat. Wahyu mengingatkan agar struktur bangunan sekolah dibuat lebih kokoh dan aman untuk menghindari insiden di masa depan. “Gunakan material berkualitas dan pastikan setiap detail diperiksa dengan teliti sebelum pengerjaan berlanjut,” pesannya. Safari politik dalam sektor pendidikan ini bertujuan memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi siswa.

BACA JUGA: Polres Pangandaran Gelar Jumat Curhat di Desa Cimerak

Di akhir safari pembangunan, Wahyu menyampaikan optimisme bahwa berbagai proyek strategis yang tengah berjalan dapat selesai tepat waktu dan sesuai harapan. Ia menegaskan bahwa safari politik ini bukan sekadar simbolis, tetapi langkah nyata untuk membangun komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. “Kami akan terus memantau dan memastikan setiap proyek berjalan sesuai rencana. Harapannya, hasil pembangunan ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

Melalui Safari Pembangunan 2024, Pemerintah Kabupaten Cirebon berharap dapat membangun sinergi yang kuat antar pihak terkait serta memastikan transparansi dalam setiap tahapan pembangunan. Safari politik yang melekat dalam kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon. (Fii/lintaspriangan.com)

Polres Pangandaran Gelar Jumat Curhat di Desa Cimerak

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Polres Pangandaran menggelar kegiatan Jumat Curhat di Desa Cimerak sebagai upaya untuk mendengarkan langsung keluhan, aspirasi, dan saran dari masyarakat. Acara yang dipimpin oleh Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., turut dihadiri oleh Kapolsek Cimerak IPTU Ridwan, Kasat Binmas AKP Didi Sutardi, Kasat Lantas AKP Asep Nugraha, S.H., M.H., Kasat Narkoba AKP Dadang, S.H., M.H., serta Kepala Desa Cimerak.

Sejak dimulainya Jumat Curhat, warga tampak antusias menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi. Salah seorang warga menyoroti minimnya penerangan di kawasan Pantai Madasari yang sering menjadi tujuan wisatawan. Menurutnya, kondisi gelap di malam hari dapat membuat wisatawan merasa tidak aman.

“Pantai Madasari itu sering dikunjungi wisatawan, tapi kalau malam gelap gulita. Ini bisa bikin orang takut datang ke sini,” ungkapnya. Sabtu, (22/12/2024).

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Mujianto menegaskan bahwa meskipun penerangan bukan tanggung jawab langsung kepolisian, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait untuk mencari solusi terbaik.

“Kami akan sampaikan keluhan ini kepada instansi yang berwenang. Keamanan wisatawan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Selain masalah penerangan, pada acara Jumat Curhat warga juga menyampaikan kekhawatiran tentang potensi penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka. Salah seorang warga mengungkapkan keresahannya terkait insiden penyelundupan narkoba di Pantai Cimerak beberapa tahun lalu.

“Kami khawatir kejadian seperti dulu terulang lagi. Penyalahgunaan narkoba bisa merusak generasi muda,” katanya dengan nada cemas.

Kapolres Mujianto mengakui bahwa ancaman narkoba masih menjadi persoalan serius. Ia mengingatkan masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan cara melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan.

“Tanpa bantuan masyarakat, sulit bagi kami untuk mengawasi semua titik rawan. Jika ada hal mencurigakan, segera laporkan kepada kami,” tegasnya.

Di sisi lain, masalah keselamatan berkendara juga menjadi perhatian warga. Seorang pemuda Desa Cimerak mengeluhkan banyaknya anak di bawah umur yang mengendarai sepeda motor tanpa helm.

“Banyak anak SMP yang bawa motor ke sekolah tanpa helm. Orang tua sepertinya kurang peduli soal ini,” keluhnya.

Kasat Lantas AKP Asep Nugraha menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan edukasi keselamatan berkendara di sekolah-sekolah. Ia menegaskan bahwa kepolisian akan terus meningkatkan sosialisasi agar kesadaran masyarakat terkait keselamatan berlalu lintas semakin meningkat.

“Kami rutin turun ke sekolah untuk mengedukasi siswa tentang pentingnya memakai helm dan mematuhi aturan lalu lintas,” jelasnya.

Selain itu, isu keamanan di malam hari juga disampaikan oleh warga. Beberapa titik di desa dianggap rawan tindak kriminalitas akibat minimnya patroli malam.

“Kami jarang melihat patroli polisi di beberapa titik rawan saat malam hari,” kata seorang warga.

Kapolres Mujianto menanggapi dengan berjanji akan meningkatkan frekuensi patroli di wilayah-wilayah yang dianggap rawan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat.

BACA JUGA: Angin Puting Beliung di Pangandaran, Wisatawan Panik

Di akhir acara Jumat Curhat Kapolres Mujianto kembali mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan warga dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

“Jumat Curhat ini adalah salah satu cara kami untuk mendengar langsung suara masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan Jumat Curhat di Desa Cimerak ini diharapkan menjadi wadah yang efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi warga sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap kepolisian. (KMP/lintaspriangan.com)

Angin Puting Beliung di Pangandaran, Wisatawan Panik

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Suasana mencekam menyelimuti kawasan Kampung Turis, Pangandaran, pada Sabtu (21/12/2024) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Angin puting beliung yang datang tiba-tiba menghantam Blok Pamugaran, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran. Kejadian ini membuat warga setempat panik dan berlarian menyelamatkan diri dari amukan angin kencang.

Menurut keterangan Kasat Polairud Polres Pangandaran, IPTU Anang, tiga rumah warga mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Salah satu rumah milik Ibu Siti mengalami kerusakan cukup parah di bagian dapur karena tertimpa pohon besar. Sementara itu, dua rumah lainnya rusak akibat angin puting beliung

“Rumah yang rusak itu salah satunya milik Ibu Siti, sedangkan dua rumah lainnya kosong saat kami periksa. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini,” ujar IPTU Anang saat memberikan keterangan kepada wartawan.

Kerusakan Akibat Angin Puting Beliung

Angin puting beliung tidak hanya merusak atap dan bagian dapur rumah, tetapi juga merobohkan beberapa pohon di sekitar lokasi kejadian. Warga yang melihat langsung kejadian tersebut menggambarkan betapa cepat dan kuatnya angin menerjang kawasan mereka.

Seorang saksi mata, Rahmat, yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian, mengatakan bahwa angin datang tiba-tiba dengan suara gemuruh yang menakutkan. “Awalnya cuma mendung gelap, terus tiba-tiba angin kencang berputar-putar. Pohon di belakang rumah Ibu Siti langsung tumbang dan menimpa dapurnya,” ungkapnya.

Beruntung, saat kejadian datang angin puting beliung tidak ada aktivitas berarti di sekitar lokasi terdampak. Sebagian besar warga berada di dalam rumah dan langsung mencari perlindungan saat angin mulai terasa semakin kencang.

Penanganan Cepat oleh BPBD Pangandaran

Setelah kejadian, tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pangandaran segera datang ke lokasi untuk melakukan penanganan. Mereka memeriksa kerusakan, membersihkan sisa puing, serta memotong pohon tumbang yang menghalangi akses jalan.

IPTU Anang menegaskan bahwa kondisi saat ini sudah terkendali, dan tidak ada tanda-tanda angin puting beliung susulan. Namun, ia tetap mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap perubahan cuaca yang tiba-tiba.

“Kondisi di Pantai Pangandaran saat ini aman. Ketinggian gelombang hanya sekitar dua meter, tidak ada ancaman tsunami atau gangguan lain yang berpotensi membahayakan wisatawan,” jelas IPTU Anang.

Selain itu, pihak kepolisian dan BPBD juga berkoordinasi untuk memastikan wisatawan tetap merasa aman selama berada di kawasan wisata Pangandaran.

Imbauan untuk Warga dan Wisatawan

Dalam situasi seperti ini, pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tidak panik namun tetap waspada. Cuaca ekstrem seperti angin puting beliung sering kali datang secara tiba-tiba, sehingga kesiapsiagaan menjadi hal yang penting.

IPTU Anang mengingatkan agar warga segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan tanda-tanda cuaca buruk yang berpotensi membahayakan. “Tetap waspada, tapi jangan panik. Ikuti arahan dari petugas dan pastikan keluarga dalam keadaan aman,” pesannya.

Bagi wisatawan yang sedang berlibur di Pantai Pangandaran, disarankan untuk tidak terlalu mendekati bibir pantai ketika angin terasa kencang. Meskipun kondisi saat ini dinyatakan aman, kewaspadaan tetap diperlukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kesiapan Menghadapi Cuaca Ekstrem

Bencana angin puting beliung ini menjadi pengingat bagi semua pihak tentang pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama di daerah pesisir seperti Pangandaran. Pemerintah daerah bersama BPBD terus berupaya meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana serupa di masa mendatang.

Hingga saat ini, proses pembersihan puing-puing rumah dan pohon tumbang masih berlangsung. Bantuan darurat untuk korban terdampak pun sudah mulai disalurkan oleh pihak terkait.

BACA JUGA:

Dengan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat, diharapkan pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan cepat dan efektif. Sementara itu, warga diminta tetap memantau perkembangan cuaca dan tidak mengabaikan peringatan dari pihak berwenang.

Puting beliung di Pangandaran ini mungkin sudah berlalu, namun kewaspadaan harus tetap dijaga. Cuaca ekstrem bisa datang kapan saja, dan kesiapsiagaan adalah kunci untuk meminimalkan dampak bencana. (KMP/lintaspriangan.com)

l

Gelar Reses di Ciamis, Rokhmat Ardian Serap Aspirasi Masyarakat

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Anggota DPR RI Komisi XII Fraksi Gerindra, Rokhmat Ardyan, menggelar kegiatan reses di Kantor DPC Partai Gerindra Ciamis, Jumat (20/12/2024).

Reses bertujuan untuk berinteraksi dan menyerap aspirasi masyarakat. Komunikasi intensif antara pemerintah dan masyarakat itu penting agar program yang dirancang pemerintah pusat dapat memberikan manfaat ke daerah. Ia juga memaparkan sejumlah informasi terkait program pemerintah pusat.

“Masa reses adalah momentum penting bagi anggota legislatif untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan harapan masyarakat. Setiap desa memiliki persoalan masing-masing. Umumnya masalah yang mereka hadapi berkaitan dengan sektor ekonomi, pertanian, kesehatan, dan pendidikan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Rokhmat mengatakan, Gunung Sawal merupakan salah satu kekayaan alam yang memiliki peran vital bagi masyarakat sekitar. Untuk itu sangat penting menjaga ekosistem Taman Nasional Gunung Sawal.

“Jika ekosistem Gunung Sawal terjaga, manfaatnya akan dirasakan oleh semua masyarakat Kabupaten Ciamis. Udara tetap bersih, kualitas air bagus, dan lingkungan menjadi sehat,” jelasnya.

Menurutnya untuk merealisasikan agar ekosistem di Taman Nasional Gunung Sawal tetap terjaga, maka diperlukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Pemkab Ciamis dan DPRD setempat.

“Kita berencana akan berkolaborasi dengan pemerintahan terkait untuk memastikan aspirasi masyarakat terkait pelestarian Gunung Sawal dapat diwujudkan,” katanya

Rokhmat menjelaskan, sinergi semua pihak sangat penting demi keberlangsungan kawasan Gunung Sawal agar tetap lestari dan bermanfaat bagi generasi mendatang.

“Kami akan berkolaborasi dengan Pemkab Ciamis terutama Bupati dan DPRD Ciamis, agar keinginan masyarakat terkait air dan udara bersih tercipta,” ungkapnya.

Terkait program makan bergizi gratis, Ia menjelaskan, sistem tata kelola ini tengah dibangun agar kebutuhan pokok 60 juta rakyat yang berhak mendapatkan makanan bergizi dapat terpenuhi, program ini akan dimulai pada pertengahan tahun 2025.

“Program seperti kedaulatan energi, hilirisasi, dan industrialisasi juga terus dikawal oleh Pak Prabowo untuk mendukung kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

BACA JUGA: Peringatan Hari Jalan, DPUPRP Ciamis Terima Penghargaan dari Kementerian PUPR-RI

Pihaknya juga menjelaskan rencana pemerintah menaikan pajak sebesar 12 persen hanya berlaku untuk barang-barang mewah, jadi tidak akan terdampak terhadap kebutuhan pokok, sektor pendidikan, kesehatan, dan pertanian

Rokhmat juga membahas terkait kenaikan gaji guru, terutama guru honorer dan program makan bergizi gratis yang merupakan program Presiden Prabowo Subianto.

“Kenaikan gaji merupakan langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para guru, sehingga kualitas pendidikan pun dapat meningkat. Pemerintah pusat juga sedang mempersiapkan program-program lainnya untuk dunia pendidikan,” ucapnya.

Selain sektor pendidikan, Rokhmat pun mendukung sektor pertanian, sebagai salah satu upaya swasembada pangan melalui pembangunan irigasi baru, distribusi pupuk yang merata, serta penyediaan alat-alat pertanian modern.

“Kita targetkan dalam 3-4 tahun kedepan, Indonesia bisa mandiri pangan,” ujarnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Ciamis Sabet Penghargaan Nasional Bidang Jalan Terbaik

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis berhasil meraih penghargaan di bidang kebinamargaan untuk penyelenggaraan jalan kategori pemerintah kabupaten tingkat nasional. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, kepada Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, Budi Waluya, pada puncak acara Hari Jalan Tahun 2024 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta. Jumat malam, (20/12/2024).

Dalam acara tersebut, Diana menyampaikan apresiasi kepada Kabupaten Ciamis yang dinilai berhasil meningkatkan kualitas jalan dan pelayanan infrastruktur.

“Kami berharap prestasi ini bisa dipertahankan dan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan infrastruktur jalan,” ujarnya.

Kabupaten Ciamis dinilai unggul dalam berbagai aspek, mulai dari regulasi, inovasi, hingga implementasi penyelenggaraan jalan. Ciamis juga mencatat tingkat kemantapan jalan yang mencapai 90,09 persen dari total panjang jalan 1.098,13 kilometer. Angka ini menandakan adanya peningkatan signifikan dalam kualitas infrastruktur transportasi di daerah tersebut.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Ciamis, Taufik Gumelar, menjelaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras semua pihak yang terlibat.

Ia mengungkapkan bahwa salah satu faktor utama yang dinilai adalah respons cepat terhadap aduan masyarakat. “Kami memiliki unit reaksi cepat yang tersebar di tujuh wilayah UPTD. Unit ini memungkinkan kami untuk menangani kerusakan jalan skala kecil dengan lebih efektif dan efisien,” katanya.

Taufik juga menyoroti penggunaan teknologi Cold Paving Hot Mix Asphalt (CPHMA) sebagai salah satu inovasi dalam perbaikan jalan. Menurutnya, teknologi ini terbukti lebih efektif dan efisien dalam menjaga kondisi jalan tetap baik.

“Teknologi ini membantu kami dalam menangani jalan yang rusak dengan lebih cepat dan berkualitas,” ujarnya.

Selain teknologi dan unit reaksi cepat, Taufik menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan infrastruktur jalan.

“Setiap keluhan dari masyarakat kami anggap sebagai peluang untuk berbenah. Semua masalah kami tindak lanjuti agar dapat diselesaikan dengan baik,” tegasnya.

Penghargaan ini juga disertai dengan hadiah dana sebesar Rp 40 miliar dari Kementerian PUPR. Dana tersebut akan digunakan untuk peningkatan kualitas ruas jalan di Kabupaten Ciamis.

Sementara itu, Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya, mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini. Menurutnya, penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol prestasi, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan ditingkatkan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR atas apresiasi ini. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, termasuk dukungan masyarakat Kabupaten Ciamis,” katanya.

Budi juga berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus bekerja keras dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di Ciamis. Ia juga mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga kondisi jalan yang sudah dibangun dengan baik.

“Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat infrastruktur jalan ini agar manfaatnya dapat dirasakan oleh semua pihak,” ajaknya.

Lebih lanjut, Budi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur jalan bukan hanya soal fisik, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat. Infrastruktur yang baik akan membuka akses yang lebih luas bagi perekonomian lokal, pendidikan, dan layanan kesehatan.

BACA JUGA: Tiba-Tiba Pilot Pingsan Saat Penerbangan

Taufik Gumelar menambahkan bahwa masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Meskipun tingkat kemantapan jalan sudah mencapai 90,09 persen, masih ada beberapa ruas jalan yang memerlukan perhatian lebih lanjut.

“PR kita ke depan adalah bagaimana mempertahankan bahkan meningkatkan kemantapan jalan ini meskipun dengan berbagai keterbatasan,” jelasnya.

Penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa upaya dan kerja keras Pemkab Ciamis dalam membangun infrastruktur jalan telah membuahkan hasil yang membanggakan. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan Kabupaten Ciamis dapat terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan infrastruktur yang berkelanjutan dan inklusif.

Tiba-Tiba Pilot Pingsan saat Penerbangan

0

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. Suatu hari, seorang pengusaha tambang harus melakukan survei ke sebuah pulau terpencil. Lokasi ini tak bisa ditempuh oleh moda lain selain pesawat terbang. Karena tak ada rute penerbangan komersil ke lokasi yang dituju, ia kemudian menyewa pesawat kecil, pesawat baling-baling paling sederhana yang biasa dicarter secara pribadi.

Sekitar tengah hari, ia pun berangkat. Karena pesawat kecil, ia duduk berdekatan dengan pilot. Si Pengusaha terlihat berdoa ketika pesawat kecil itu mulai bergerak. Tak lama kemudian, pesawat tersebut lepas landas dan terbang ke angkasa.

Namun baru mengudara sekitar 15 menit, wajah pilot tiba-tiba saja terlihat panik. Pilot yang tadi sempat melihat Si Pengusaha berdoa, meminta Si Pengusaha untuk kembali berdoa.

“Kenapa?” Si Pengusaha terlihat heran.

“Di depan akan ada badai. Saya pernah trauma dengan badai. Dan trauma itu sering membuat saya pingsan. Bantu saya dengan doa, semoga saya tidak pingsan!”

Sontak, wajah Si Pengusaha pun turut panik.

“Kenapa memaksakan terbang?!” sergah Si Pengusaha.

“Tadi saya lihat di aplikasi ramalan cuaca, hari ini harusnya cuaca aman. Tapi entah kenapa ternyata tiba-tiba ada badai,” jelas Si Pilot.

Tanpa berkata lagi, Si Pengusaha langsung mengambil sikap khusyu, dia akan berdoa, sesuai permintaan Si Pilot. Sudut matanya sempat melihat langit mulai menghitam, pertanda pesawatnya akan segera memasuki area badai.

Namun belum juga ia berdoa, kepala Si Pilot tiba-tiba terkulai, menunduk hingga dagunya menyentuh dada. Pilot itu keburu pingsan!

Bayangkan, Anda sedang berada dalam sebuah pesawat terbang, tapi kemudian pilotnya pingsan. Dan tidak ada orang lain selain Anda dan Si Pilot dalam pesawat tersebut.

Mendapati Si Pilot yang keburu pingsan, Si Pengusaha spontan menarik mic radio.

“Mayday! Mayday! Pilot saya pingsan! Tolong saya!” teriaknya. Berulang kali ia lakukan panggilan darurat.

Beruntung, sinyal radio pesawat tersebut tertangkap oleh pesawat cargo yang lintasan penerbangannya tak jauh dari pesawat Si Pengusaha. Pilot Cargo bertanya, apa yang terjadi?

“Pilot saya pingsan, Pak! Tolong!” Teriak Si Pengusaha.

“Tunggu, saya akan hubungkan Anda dengan menara bandara terdekat,” jawab Pilot Cargo.

Tak lama kemudian, Si Pengusaha mendengar suara Air Traffic Controller (ATC) dari menara bandara terdekat.

“Kami dari menara bandara terdekat. Dan kami sudah menangkap sinyal panggilan darurat Anda. Apa yang terjadi dan bagaimana kondisinya?” tanya Si ATC.

“Pesawat saya sekarang memasuki area badai dan pilot saya pingsan! Tidak ada orang lain selain saya dan pilot!” Jelas Si Pengusaha, masih dengan nada berteriak.

“Baik. Bapak tolong kendalikan diri, jangan terlalu panik. Saya sekarang sudah memegang buku manual jenis pesawat yang Anda tumpangi. Saya akan pandu Bapak untuk menurunkan pesawat tersebut,” terang Si ATC.

Polres Tasikmalaya Gencar Patroli Minimarket Jelang Nataru

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Polres Tasikmalaya Kota gencar menggelar patroli dialogis di sejumlah minimarket. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan masyarakat, terutama di lokasi yang kerap menjadi pusat aktivitas warga. Patroli tersebut berlangsung pada Jumat (20/12/2024) sore, melibatkan personel dari Satuan Samapta.

Kasat Samapta Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hartono, mengungkapkan bahwa patroli ini bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami rutin melakukan patroli di minimarket untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, terutama menjelang akhir tahun,” katanya kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa minimarket kerap menjadi lokasi rawan tindak kejahatan, terutama saat suasana ramai. Dalam patroli tersebut, petugas tak hanya berjaga, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan keamanan kepada karyawan minimarket dan warga yang berbelanja.

“Kami selalu mengingatkan karyawan untuk meningkatkan kewaspadaan. Selain itu, kami juga meminta pengelola memastikan CCTV di dalam dan luar minimarket berfungsi dengan baik,” imbuhnya.

Patroli yang dilakukan petugas kepolisian ini juga mencakup pengecekan langsung terhadap lingkungan sekitar minimarket. Menurut AKP Hartono, keberadaan polisi yang terlihat aktif dapat memberikan efek jera bagi pelaku kriminal.

“Pelaku kejahatan biasanya mencari celah di tempat-tempat yang ramai namun kurang pengawasan. Oleh karena itu, kehadiran kami di lapangan adalah upaya pencegahan yang efektif,” ujarnya.

Selain itu, petugas juga mengimbau warga yang berbelanja agar selalu berhati-hati. Warga diingatkan untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan serta memarkir kendaraan di tempat yang aman.

Salah seorang karyawan minimarket di wilayah Tasikmalaya mengaku senang dengan adanya patroli ini. “Kami merasa lebih tenang bekerja karena tahu ada polisi yang mengawasi. Apalagi menjelang akhir tahun, biasanya pengunjung lebih ramai,” katanya.

Untuk mendukung pengamanan, polisi juga menjalin kerja sama dengan para pengelola minimarket. Koordinasi ini mencakup pembenahan sistem keamanan, seperti pemasangan CCTV tambahan, pengelolaan parkir yang lebih baik, serta peningkatan jumlah personel keamanan di jam-jam sibuk.

“Kami mengapresiasi pengelola minimarket yang proaktif dalam mendukung pengamanan. Langkah ini menunjukkan bahwa keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujar AKP Hartono.

Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian akan terus memantau situasi, terutama di area yang berpotensi menjadi sasaran kejahatan, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan perampokan.

“Keberadaan patroli ini tidak hanya untuk keamanan, tetapi juga memberikan rasa nyaman kepada masyarakat yang berbelanja di minimarket,” katanya.

Patroli intensif ini menjadi salah satu bagian dari pengamanan menjelang Nataru, di mana aktivitas masyarakat meningkat signifikan. AKP Hartono menegaskan bahwa momen akhir tahun sering kali menjadi waktu yang rawan untuk tindak kriminal.

BACA JUGA: Peringatan Hari Jalan, DPUPRP Ciamis Terima Penghargaan dari Kementerian PUPR-RI

“Minimarket adalah tempat yang ramai dikunjungi, apalagi saat libur panjang. Hal ini tentu meningkatkan risiko kerawanan, sehingga butuh pengawasan lebih ketat,” tuturnya.

Menurutnya, tujuan utama dari patroli ini adalah meminimalisir potensi kejahatan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang sedang berbelanja kebutuhan akhir tahun. Dengan langkah ini, diharapkan suasana Nataru dapat dirayakan dengan tenang dan aman.

“Ini adalah bagian dari upaya kami menjaga keamanan selama libur akhir tahun. Kami ingin memastikan masyarakat dapat menikmati momen ini tanpa rasa khawatir,” pungkas AKP Hartono. (AA Fauzy/lintaspriangan.com)


Peringatan Hari Jalan, DPUPRP Ciamis Terima Penghargaan dari Kementerian PUPR-RI

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam puncak acara peringatan Hari Jalan tahun 2024, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Ciamis, menerima penghargaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) bidang Kebinamargaan dalam Penyelenggaraan Jalan.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Pekerjaan Umum RI, Dody Hanggodo kepada Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya didampingi Kepala Dinas PUPUR Kabupaten Ciamis, Dr. H Taufik Gumelar di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum, Jl.Patimura No. 20 Jakarta Selatan, Jumat (20/12/2033) malam.

Kabupaten Ciamis masuk enam besar dalam nominasi tersebut dan menyandang predikat penyelenggara jalan terbaik kategori Pemerintah Daerah. Prestasi ini diraih dari hasil penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Kebinamargaan dalam Penyelenggaraan Jalan.

Kepala DPUPRP Kabupaten Ciamis, Dr. H Taufik Gumelar mengucapkan rasa syukur atas diraihnya penghargaan tersebut. Banyak parameter yang dinilai dari mulai Regulasi, inovasi, implementasi dalam penyelenggaraan jalan. Penghargaan ini diberikan karena Kabupaten Ciamis dinilai memiliki kinerja Bidang Kebinamargaan yang baik.

“Alhamdulillah, dengan segala kerendahan hati dan atas ijin Allah, Kita mendapatkan takdir diberikan amanah sebagi juara satu terbaik se-Indonesia dalan kinerja pengelolaan jalan. Konsentrasi kebijakan penanganan infrastruktur jalan di Kabupaten Ciamis sangat diutamakan,” ungkapnya.

Dijelaskan Taufik, salah satu indikasinya adalah kemantapan jalan yang mencapai 90,09 persen dari total panjang Jalan 1.098,13 kilometer. Kedepannya pihaknya juga akan melaksanakan program dan strategi untuk mengoptimalkan potensi yang ada di Kabupaten Ciamis.

“Hal demikian tentunya menjadi tugas kita bersama agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan, meskipun dengan segala keterbatasan,” katanya.

Menurutnya, penghargaan yang diraih merupakan hasil terbaik dari kolaborasi dan sinergitas dari seluruh jajaran penyelenggara jalan di Kabupaten Ciamis juga dukungan dari masyarakat.

Dikatakannya, penilaian lainnya adalah faktor kecepatan respon mengatasi aduan. Untuk memudahkan penanganan kerusakan jalan dalam skala kecil cepat tertangani, Dinas PUPRP Kabupaten Ciamis memiliki Unit Reaksi Cepat (URC) yang dibentuk di tujuh wilayah UPTD.

“Adanya inovasi penggunaan CPHMA oleh unit reaksi cepat dalam mengatasi kerusakan jalan dinilai cukup efektif untuk menjaga kemantapan jalan,” jelasnya.

Taufik menyampaikan, setiap masukan, aspirasi, dan masalah yang ada di lapangan merupakan peluang untuk melakukan perbaikan, tidak boleh diabaikan. Untuk itu Ia akan menindaklanjuti dan memperbaikinya sehingga semua dapat terselesaikan dengan baik.

“Penghargaan ini merupakan hasil terbaik dari kolaborasi dan sinergitas seluruh jajaran penyelenggara jalan di Kabupaten Ciamis yang didukung oleh seluruh Masyarakat,” jelasnya.

Dijelaskannya, DPUPRP Kabupaten Ciamis secara bertahap akan terus melengkapi segala kekurangan dalam Bidang Kebinamargaan sehingga masyarakat bisa terlayani dan merasakan manfaatnya.

“Alhamdulillah Kementrian PUPR memberikan reward begitu besar senilai Rp.40 milyar, berupa peningkatan ruas jalan Kabupaten,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras mengupayakan penyelenggaraan jalan di Kabupaten Ciamis. Menurutnya, tanpa kerja keras bersama, penghargaan ini tidak akan ada.

“Terima kasih kepada Kementerian PUPR atas penghargaan ini. Saya yakin, ini semua bisa terwujud atas kerja keras teman-teman DPUPRP dan dukungan masyarakat di Kabupaten Ciamis,” katanya.

BACA JUGA: Sat-Reskrim Polres Ciamis, Amankan Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak

Budi menegaskan, penghargaan yang diterima tentunya menjadi motivasi kepada seluruh pihak untuk tetap berkarya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga berharap agar masyarakat Kabupaten juga selalu peduli dan ikut serta menjaga kondisi jalan.

“Adanya sarana komunikasi untuk pelaporan dan pengaduan masyarakat (Website Aplikasi Online LAPOR) bisa dijadikan sarana untuk berbagi informasi semisal ada jalan yang rusak,” pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian PUPR, telah melakukan penilaian awal dengan mempertimbangkan kondisi pengembangan wilayah pada sektor infrastruktur di setiap daerah, kondisi kemantapan jalan, panjang jalan, jumlah penduduk, luasan wilayah, dan harga kontruksi pada masing-masing provinsi, kabupaten dan kota.

Adapun kabupaten/kota yang diikutsertakan dalam penilaian kinerja tentang pengelolaan jalan tersebut berjumlah 514 kabupaten/kota, terdiri dari 416 kabupaten dan 98 kota dari 34 provinsi di Indonesia

Kabupaten yang masuk enam besar nominasi tersebut adalah Kabupaten Musi Rawas (Sumatera Selatan), Kabupaten Sitaro (Sulawesi Utara), Kabupaten Padang Pariaman (Sumatera Barat), Kabupaten Sidenreng (Sulawesi Selatan), Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Bandung (Jawa Barat),

Untuk kota yang lolos adalah Bandar Lampung, Medan, Sorong (Papua Barat), Probolinggo dan Madiun (Jawa Timur) serta Ternate (Maluku Utara).

Sedangkan provinsi yang lolos untuk penilaian infrastruktur jalan ini adalah Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Jawa Barat, Sulawesi Tenggara dan Provinsi Sulawesi Barat. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Sat-Reskrim Polres Ciamis, Amankan Pelaku Perbuatan Cabul Terhadap Anak

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Satuan Reserse Kriminal (Sat-Reskrim) Polres Ciamis berhasil mengamankan pelaku pencabulan terhadap anak dibawah umur.

Pelaku berinisial CK (50) warga Dusun Ciwahangan Desa Baregbeg Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, berhasil diamankan pada Kamis 12 Desember 2024. Penangkapan pelaku berawal dari laporan keluarga korban pencabulan pada, Senin (09/12/2024). Namun berdasarkan hasil penyidikan, penyelidikan dan pengembangan, ternyata korban perbuatan cabul pelaku bukan hanya satu anak tetapi ada 8 orang anak.

Kapolres Ciamis Polda Jabar AKBP Akmal SH., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim Polres Ciamis, AKP Joko Prihatin, SH., Kasi Humas Polres Ciamis, Iptu Haryanto dan Kasi Propam Polres Ciamis, Iptu Zezen Zaenal dalam Konferensi Pers di Mapolres Ciamis mengatakan, tindak pidana perbuatan cabul yang dilakukan CK berhasil diungkap berkat laporan dari salah satu keluarga korban.

“Hasil pengembangan kasus CK, ternyata ada 8 orang anak dibawah umur yang menjadi korban pencabulan pelaku,” katanya, Jumat (20/12/2024) di Mapolres Ciamis.

Dijelaskan Kapolres, para korban adalah HN (9), MS (14), ID (14) DB (13), FR (14), RD (13), DK (14), dan ZJ (27). ZJ merupakan salah seorang korban CK yang saat ini sudah berusia 27 tahun, namun ketika kejadian korban masih di bawah umur.

Kapolres juga mengungkapkan, pelaku yang telah mempunyai istri tersebut di rumahnya membuka warung dan menjual voucher internet wifi, sehingga banyak anak-anak yang membeli voucher tersebut.

Pelaku beraksi karena tidak kuat menahan nafsu ketika melihat anak-anak tersebut memakai celana pendek dan kencing dirumahnya. Sehingga ada keinginan untuk mencabuli mereka.

“Sebelum melakukan aksinya pelaku melakukan bujuk rayu kepada setiap korbannya dengan memberikan makanan dan uang Rp.7 ribu,” ucapnya.

Menurutnya, semua korban CK adalah anak laki-laki, dan pelaku melakukan aksinya sejak 2022 di rumah dan sekitar rumahnya. Namun kemungkinan pelaku melakukan perbuatan cabul sudah sekitar 20 tahun, karena ada korban yang sekarang sudah berusia dewasa..

“Korban ada yang berulang kali dicabuli oleh pelaku. Tidak ada ancaman, semua korban di manipulatif oleh pelaku sehingga mereka bersedia,” jelasnya.

BACA JUGA: Puluhan Siswa Fiktif Terungkap di PAUD Cisompet

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 82 ayat (1) UU No 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak dan Pasal 76C Jo Pasal 80 ayat (2) UU No. 35 Tahun 2014 Tentang Perubahan Atas UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Pelaku diancam dengan hukuman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda paling banyak Rp.5.000.000.000,” tandasnya.

Atas kasus tersebut, Kapolres pun menghimbau kepada warga Ciamis untuk mengawasi anak-anaknya, bila keluar rumah. Orangtua atau masyarakat harus peka terhadap tingkah laku dan kelainan warga.

“Apabila ada yang mencurigakan segera laporkan ke aparat terdekat,” pungkasnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Gus Farkhan Jadi Sorotan Usai Gus Miftah Mundur

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.  Nama Gus Farkhan mendadak melejit setelah pengunduran diri Gus Miftah dari jabatan Utusan Khusus Presiden. Sosok Gus Farkhan kini ramai diperbincangkan sebagai kandidat pengganti posisi strategis tersebut. Salah satu yang turut angkat bicara adalah Moch Abdullah, S.Ag, Founder Sakolah Rahayat Padjajaran, yang mengaku terkejut melihat antusiasme masyarakat terhadap tokoh yang ia kenal dekat.

“Saya kaget mendengar nama Gus Farkhan ramai diperbincangkan untuk menggantikan Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden. Beliau salah satu tokoh yang menginspirasi berdirinya Sakolah Rahayat Padjajaran,” ungkap Abdullah.

Gus Farkhan dan Inspirasi Berdirinya Sakolah Rahayat

Abdullah menjelaskan bahwa Gus Farkhan memiliki peran penting dalam menginspirasi terbentuknya Sakolah Rahayat Padjajaran. Sosok Gus Farkhan dinilainya sangat low profile dan memiliki wawasan yang luas dalam berbagai disiplin ilmu. Namun, yang paling ia kagumi dari Gus Farkhan adalah bagaimana tokoh tersebut selalu mengedepankan adab dalam memperlakukan umat.

“Gus Farkhan bukan hanya seorang intelektual, tetapi juga tokoh yang menjunjung tinggi etika. Ini yang menjadikannya sangat dekat di hati masyarakat,” tambah Abdullah.

Selain itu, Gus Farkhan dikenal sebagai sosok yang memiliki hubungan baik dengan para ulama dan tokoh lintas agama. Menurut Abdullah, kemampuan ini sangat penting untuk menjalankan tugas sebagai Utusan Khusus Presiden, terutama dalam menjaga harmoni dan keberagaman di Indonesia.

“Beliau dekat dengan banyak ulama dan tokoh lintas agama. Itu syarat penting untuk tugas strategis seperti ini,” jelasnya.

Karakteristik Gus Farkhan yang Menonjol

Abdullah memaparkan bahwa Gus Farkhan memiliki kepribadian yang unik dan berbeda dari kebanyakan tokoh lainnya. Ia adalah seseorang yang tidak pernah mengutamakan popularitas, tetapi lebih fokus pada substansi dalam pelayanan kepada umat. Menurutnya, karakter ini membuat Gus Farkhan menjadi figur yang diterima di berbagai kalangan, baik di tingkat akar rumput maupun elit.

“Sikap rendah hati dan adab yang ditunjukkan Gus Farkhan menjadi salah satu kekuatannya. Itu yang membuatnya dihormati oleh semua lapisan masyarakat,” ujar Abdullah.

Tidak hanya itu, Gus Farkhan juga dikenal memiliki wawasan yang mendalam tentang berbagai isu sosial dan keagamaan. Keahlian ini, menurut Abdullah, menjadi modal besar untuk melanjutkan peran yang sebelumnya diemban oleh Gus Miftah.

Respons Masyarakat yang Antusias

Antusiasme masyarakat terhadap Gus Farkhan pun menjadi sorotan. Banyak yang menilai bahwa ia adalah figur yang layak untuk menjadi pengganti Gus Miftah. Hal ini tidak lepas dari rekam jejaknya yang konsisten dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“Masyarakat melihat Gus Farkhan sebagai sosok yang tepat. Ini bukan hanya soal kemampuan akademis, tetapi juga soal karakter dan pengaruhnya di masyarakat,” kata Abdullah.

BACA JUGA: Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di Pangandaran

Namun, Abdullah juga mengingatkan bahwa tugas sebagai Utusan Khusus Presiden bukanlah hal yang mudah. Menurutnya, dibutuhkan sosok yang tidak hanya memiliki kapasitas intelektual, tetapi juga kemampuan membangun dialog dan menjembatani perbedaan.

Harapan untuk Masa Depan

Abdullah berharap, siapa pun yang nantinya terpilih sebagai Utusan Khusus Presiden, dapat menjalankan tugas dengan baik dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat. Ia juga menyampaikan bahwa peran tersebut sangat strategis dalam menjaga stabilitas sosial dan politik di Indonesia.

“Harapan saya, Gus Farkhan atau siapa pun yang terpilih, dapat membawa misi kebangsaan yang kuat. Karena tugas ini bukan hanya tentang agama, tetapi juga tentang menjaga persatuan,” tutup Abdullah.

Dengan banyaknya dukungan dan kepercayaan masyarakat, Gus Farkhan semakin diperhitungkan sebagai kandidat kuat. Meski belum ada keputusan resmi, nama Gus Farkhan terus menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. (Rizal Nurdiana)




Ribuan Botol Miras Dimusnahkan di Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Sebanyak 3.500 botol minuman keras dari berbagai merek dimusnahkan Polres Pangandaran pada Jumat, 20 Desember 2024. Pemusnahan ini dilakukan setelah pelaksanaan apel kesiapan Operasi Lilin Lodaya 2024 yang digelar di depan Mako Polres Pangandaran.

Kapolres Pangandaran, AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa ribuan botol minuman keras ini merupakan hasil razia Operasi Pekat Lodaya yang berlangsung dari tanggal 9 hingga 18 Desember 2024. Razia dilakukan di berbagai lokasi, termasuk tempat hiburan malam, warung kelontong, dan lokasi yang diduga menjadi pusat distribusi.

“Minuman keras ini tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga sering menjadi pemicu berbagai tindak kriminal dan gangguan keamanan,” ujar Mujianto saat memberikan keterangan kepada awak media.

Mujianto juga menegaskan bahwa pemberantasan penyakit masyarakat, termasuk peredaran miras, adalah prioritas pihak kepolisian menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

Operasi Pekat Lodaya, menurut Mujianto, bertujuan menciptakan suasana aman dan nyaman bagi masyarakat Pangandaran. Operasi ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai bentuk gangguan keamanan yang kerap meningkat saat libur panjang.

“Kami tidak akan berhenti di sini. Polres Pangandaran akan terus meningkatkan pengawasan dan razia terhadap peredaran minuman keras, terutama di tempat-tempat yang rawan,” tambahnya.

Selain itu, Kapolres juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam membantu kepolisian memberantas peredaran miras.

“Jika masyarakat mengetahui adanya penjualan atau distribusi miras di lingkungannya, segera laporkan kepada kami. Ini adalah tanggung jawab bersama demi kebaikan kita semua,” katanya.

Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, memberikan apresiasi kepada Polres Pangandaran atas upayanya dalam memberantas peredaran minuman keras. Menurutnya, pemusnahan ini menunjukkan keseriusan aparat dalam melindungi masyarakat dari bahaya miras.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Kita semua harus mendukung langkah ini agar Pangandaran menjadi daerah yang lebih aman dan nyaman,” ungkap Jeje di sela-sela acara.

Jeje juga menambahkan bahwa peredaran minuman keras tidak hanya membahayakan kesehatan, tetapi juga bisa merusak moral masyarakat. Oleh karena itu, ia berharap ada sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk memerangi peredaran barang terlarang ini.

Pemusnahan ribuan botol minuman keras dilakukan dengan cara digilas menggunakan alat berat. Botol-botol yang sudah dikumpulkan dari berbagai lokasi razia dihancurkan di hadapan peserta apel dan masyarakat yang hadir. Proses ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa pemerintah dan aparat penegak hukum benar-benar berkomitmen dalam memberantas penyakit masyarakat.

“Kami ingin masyarakat melihat bahwa pemerintah daerah dan Polres Pangandaran serius dalam menjaga keamanan mereka,” ujar Mujianto.

Mujianto berharap pemusnahan ini menjadi peringatan bagi para pelaku yang masih nekat menjual atau mengedarkan miras di wilayah hukum Pangandaran.

Minuman keras, menurut Mujianto, tidak hanya berbahaya bagi individu yang mengonsumsinya, tetapi juga berdampak luas pada lingkungan sosial. Ia menyebutkan bahwa sebagian besar kasus kriminal, seperti perkelahian dan kekerasan, seringkali dipicu oleh konsumsi minuman keras.

“Minuman keras ini adalah akar dari banyak masalah. Jika kita bisa memberantasnya, kita akan mengurangi banyak potensi gangguan keamanan di masyarakat,” katanya.

Polres Pangandaran berkomitmen untuk terus memberantas peredaran minuman keras melalui berbagai operasi rutin. Selain itu, edukasi kepada masyarakat juga menjadi fokus penting.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa miras bukan hanya pelanggaran hukum, tetapi juga ancaman bagi kehidupan sosial mereka,” jelas Mujianto.

Sementara itu, Bupati Jeje mengingatkan bahwa masyarakat juga harus aktif mendukung langkah ini.

“Kesadaran masyarakat sangat diperlukan. Kita tidak bisa hanya mengandalkan aparat, tetapi juga harus membangun budaya sadar hukum di tengah masyarakat,” tegasnya.

BACA JUGA: Puluhan Siswa Fiktif Terungkap di PAUD Cisompet

Dengan pemusnahan ini, Polres Pangandaran berharap momentum Natal dan Tahun Baru dapat dirayakan dengan damai tanpa gangguan dari peredaran minuman keras. Kapolres juga menutup acara dengan menyatakan bahwa Polres akan terus hadir untuk melindungi dan melayani masyarakat Pangandaran.

“Kami berkomitmen menjaga keamanan dan kenyamanan warga Pangandaran, tidak hanya di momen khusus seperti ini, tetapi juga di hari-hari lainnya,” pungkasnya. (KMP/lintaspriangan.com)


Puluhan Siswa Fiktif Terungkap di PAUD Cisompet

0

lintaspriangan.com, BERITA GARUT Sebuah kasus manipulasi data siswa terungkap di salah satu di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut. Berdasarkan data Dapodik (Data Pokok Pendidikan), PAUD tersebut melaporkan memiliki 40 siswa. Namun, setelah diverifikasi, ternyata jumlah siswa aktif hanya 15 orang.

Penilik PLS dan PAUD Kecamatan Cisompet, Nurul Agustiana, S.Pd, membenarkan adanya data fiktif tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihak pengelola PAUD mengaku mendaftarkan semua anak usia 0-6 tahun di sekitar lokasi ke dalam sistem. Menurut pengelola, ini dilakukan karena mereka menganggap semua anak di rentang usia tersebut otomatis menjadi bagian dari PAUD.

“Tidak mungkin anak yang baru lahir atau berusia satu bulan disatukan untuk belajar bersama anak enam tahun,” kata Nurul saat ditemui di kantornya pada Jumat, 20 Desember 2024.

Ia menambahkan, meskipun usia siswa PAUD memang berkisar antara 0 hingga 6 tahun, pengelola seharusnya memahami aturan yang berlaku. Data siswa yang dimasukkan ke Dapodik harus berdasarkan kenyataan, bukan sekadar asumsi atau alasan teknis.

Nurul menduga ada dua alasan utama di balik manipulasi data ini. Pertama, ketidaktahuan pengelola tentang aturan yang benar. Kedua, dorongan untuk mendapatkan lebih banyak Dana Operasional Pendidikan (DOP).

“Semakin banyak siswa yang terdaftar, semakin besar bantuan DOP dari pemerintah. Ini bisa menjadi motivasi bagi beberapa pengelola untuk memanipulasi data,” jelas Nurul.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan segera melakukan evaluasi dan pembenahan terhadap semua PAUD di wilayahnya. Nurul mengaku yakin kasus serupa mungkin terjadi di PAUD lain yang menjadi tanggung jawabnya.

“Kasus seperti ini tidak bisa dibiarkan. Kami akan memastikan seluruh data PAUD diverifikasi agar sesuai dengan kenyataan di lapangan,” ujarnya tegas.

Selain persoalan manipulasi data, Nurul menyoroti rendahnya pemahaman masyarakat tentang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Banyak orang tua masih menganggap PAUD sama dengan Taman Kanak-Kanak (TK), padahal keduanya berbeda.

Ia menjelaskan bahwa TK dan RA (Raudhatul Athfal) termasuk pendidikan formal. TK berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan, sedangkan RA dikelola oleh Kementerian Agama. Sementara itu, PAUD mencakup pendidikan nonformal seperti Kelompok Bermain (KB), Satuan PAUD Sejenis (SPS), dan Tempat Penitipan Anak (TPA).

“PAUD itu lebih luas cakupannya. TK dan RA memang bagian dari PAUD, tapi PAUD juga mencakup pendidikan nonformal yang dikelola masyarakat atau lembaga tertentu,” kata Nurul.

Menurut Nurul, kurangnya informasi ini menyebabkan masyarakat sering salah memahami fungsi dan peran masing-masing lembaga pendidikan. Ia menilai, edukasi tentang perbedaan antara PAUD, TK, dan RA sangat penting untuk mencegah kesalahan pengelolaan maupun penyalahgunaan data.

Terkait temuan siswa fiktif ini, Nurul berjanji akan meningkatkan pengawasan terhadap seluruh PAUD di wilayahnya. Ia berharap pengelola PAUD bisa lebih memahami aturan yang berlaku dan tidak hanya fokus pada keuntungan finansial.

“Kami akan terus berupaya memberikan pembinaan kepada pengelola PAUD agar kejadian seperti ini tidak terulang. PAUD seharusnya menjadi tempat yang benar-benar mendukung perkembangan anak, bukan sekadar alat untuk mencari bantuan dana,” tutup Nurul.

BACA JUGA: 1.334 Sertifikat Tanah Dibagikan untuk Warga Banten

Kasus ini menunjukkan pentingnya peran semua pihak dalam memastikan pendidikan anak usia dini berjalan sesuai aturan. Pemerintah harus lebih tegas dalam melakukan verifikasi data, sementara masyarakat perlu lebih peduli terhadap lembaga pendidikan di sekitar mereka.

Dengan langkah pembenahan yang dijanjikan, diharapkan kejadian manipulasi data siswa tidak lagi terjadi, dan PAUD bisa menjalankan perannya secara maksimal untuk mendukung tumbuh kembang anak-anak usia dini. (Liklik S/lintaspriangan.com)

1.334 Sertifikat Tanah Dibagikan untuk Warga Banten

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menyerahkan 1.334 sertifikat tanah kepada masyarakat Provinsi Banten pada Jumat, (20/12/2024). Penyerahan dilakukan secara simbolis di Masjid Raya Al-Bantani, Kota Serang, dengan 12 sertipikat diberikan langsung kepada perwakilan penerima. Sisanya didistribusikan ke berbagai wilayah Banten, termasuk Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Tangerang Selatan.

Dalam sambutannya, Nusron Wahid menekankan pentingnya mempercepat sertifikasi tanah wakaf, khususnya untuk masjid, musala, pondok pesantren, dan rumah ibadah lainnya. Menurutnya, tanah wakaf adalah aset umat yang harus dilindungi.

“Yang paling penting, sertifikat wakaf harus segera ditingkatkan. Ini aset umat yang harus diselamatkan,” ujar Nusron.

Nusron juga menyampaikan bahwa proses sertipikasi tanah wakaf kini dapat dilakukan secara gratis melalui Kementerian ATR/BPN.

Nusron mengaku telah menginstruksikan kepada Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) dan Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) di seluruh Indonesia agar mempercepat sertifikasi tanah wakaf.

“Saya sudah perintahkan, kinerja kantor salah satunya dinilai dari jumlah sertifikasi wakaf yang berhasil dilakukan,” katanya.

Untuk mendukung percepatan ini, Menteri ATR/BPN menggandeng pemerintah daerah dan organisasi keagamaan di berbagai wilayah. Di hadapan Gubernur Banten terpilih, Nusron mengusulkan pembentukan tim pendamping wakaf di tingkat provinsi dan kabupaten. Tim ini, menurutnya, akan membantu masyarakat yang belum terbiasa mengurus sertifikasi tanah wakaf agar prosesnya lebih cepat dan mudah.

“Supaya yang tidak terbiasa urus wakaf ke Kantah didampingi dan bisa cepat. Jangan sampai di masa depan ada masjid, musala, atau madrasah yang tanahnya dicaplok oleh jalan tol, pengembang, atau perumahan,” tegasnya.

Nusron menambahkan bahwa tanah wakaf merupakan amal jariah yang harus dijaga demi kepentingan umat.

Ia juga mengimbau pengurus organisasi keagamaan untuk aktif menyosialisasikan program percepatan sertifikasi tanah wakaf kepada masyarakat.

“Kami mohon doa restu sekaligus bantuan dari bapak-bapak sekalian. Tolong sosialisasikan ini agar program sertifikasi wakaf bisa berjalan lebih cepat,” pintanya.

Penyerahan sertifikat tanah ini merupakan hasil dari beberapa program unggulan Kementerian ATR/BPN. Di antaranya adalah Redistribusi Tanah, Sertifikasi Wakaf, Sertipikasi Aset Barang Milik Negara/Daerah (BMN/D), Program Lintas Sektor, dan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Sebanyak 1.009 sertifikat diserahkan langsung dalam acara di Masjid Raya Al-Bantani, sementara 325 lainnya didistribusikan secara terpisah di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan. Sertipikat yang diberikan mencakup tanah milik warga, tanah wakaf, hingga aset milik pemerintah.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN, termasuk Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama, serta Kepala Kanwil BPN Provinsi Banten. Hadir pula Gubernur Banten terpilih, Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Banten, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten.

Dalam pidatonya, Nusron menyampaikan bahwa program sertifikasi ini diharapkan dapat memberikan kepastian hukum bagi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan di daerah.

“Dengan sertifikat ini, masyarakat tidak hanya punya kepastian hukum, tetapi juga bisa memanfaatkan tanahnya untuk hal yang lebih produktif,” tuturnya.

BACA JUGA: Warga Australia Yang Sudah Mengkonsumsi Indomie Diminta Jalani Perawatan Medis

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen melindungi aset umat agar tidak terjadi penyalahgunaan di masa depan. Sertifikasi tanah, khususnya tanah wakaf, menurut Nusron, merupakan langkah strategis untuk mewujudkan keamanan dan kenyamanan umat dalam beribadah.

Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, Menteri ATR/BPN berharap program ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

Warga Australia yang Sudah Mengonsumsi Indomie Diminta Jalani Perawatan Medis

0

lintaspriangan.com, BERITA DUNIA. Pemerintah Australia melalui Badan Standarisasi Pangan (Food Standards Australia and New Zaeland – FSANZ) meminta kepada warga negara mereka yang sudah membeli produk Indomie yang ditarik, untuk segera mengembalikan ke toko. Otoritas Australia bidang pangan ini memastikan, warga yang mengembalikan produk Indomie akan diberikan ganti rugi (refund). Tak hanya itu, untuk konsumen yang khawatir mengenai kondisi kesehatannya pasca mengonsumsi produk Indomie, diminta untuk segera menjalani perawatan medis.

Himbauan FSANZ merupakan tindak lanjut dari aksi mereka minggu lalu, yang menarik beberapa produk Indomie. Setidaknya ada empat varian produk Indomie yang secara resmi diumumkan ditarik dari peredaran di wilayah hukum Australia dan New Zaeland. Keempat varian tersebut adalah Indomie Goreng Rasa Rendang, Indomie Mi Goreng Aceh, Indomie Rasa Soto Mie dan Indomie Rasa Ayam Bawang.

Keempat varian yang ditarik dari peredaran tersebut umumnya dijual di toko-toko khusus yang menjual produk Asia, atau di Supermarket Laguna Oriental yang berlokasi di Melbourne, Victoria, Australia. Belakangan, kekhawatiran terhadap produk Indomie yang notabene merupakan produk Indonesia ini juga dialami oleh Hong Kong. Saat ini Pusat Keamaan Pangan Hong Kong (CFS) tengah menerjunkan petugasnya untuk meneliti lebih jauh produk-produk Indomie yang beredar di negaranya.

Lantas, apa penyebab utamanya hingga produk Indomie tersebut ditarik oleh Pemerintah Australia? Menurut informasi resmi yang dirilis oleh fihak PT. Indofood Sukses Makmur (produsen Indomie), ternyata alasannya karena pada kemasan Indomie yang ditarik, tidak tercantum adanya informasi mengenai alergen.

Alergen adalah bahan pangan yang dapat menyebabkan alergi. Tentunya, alergen ini hanya berdampak pada mereka yang memiliki alergi tertentu.

Produk Indomie mengandung beberapa bahan alergen. Tapi di kemasannya tidak terdapat keterangan adanya bahan tersebut. Karena alasan inilah Otoritas Pangan di Australia akhirnya menarik peredaran beberapa produk Indomie.

Lalu bagaimana bisa perusahaan sebesar Indofood abai terhadap regulasi alergen? Menurut keterangan resmi yang dirilis Indofood, ternyata kisruh Indomie di Australia ini gara-gara ulah ekportir nakal, yang mengirim Indomie dari Indonesia ke Australia. Eksportir ini bukan eksportir resmi dan tidak memiliki hubungan langsung dengan Indofood.

Ketika Indomie versi Indonesia dijual ke luar negeri, boleh jadi rasanya mungkin sama, tapi bahasa yang digunakan pada kemasannya tentu Bahasa Indonesia. Dan sebenarnya sudah ada penjelasan tentang alergen pada kemasan tersebut, tapi menggunakan Bahasa Indonesia.

Lantas alergen apa saja yang dikandung Indomie dan membuat Negeri Kanguru itu heboh? Ternyata ini rinciannya…

Indomie Rasa Soto Mie tidak mencantumkan adanya kandungan susu, padahal susu merupakan salah satu jenis pangan alergen. Artinya, ada orang yang alergi saat mengonsumsi susu.

Lalu Indomie Ayam Bawang, mengandung alergen telur. Indomie Rasa Rendang, mengandung alergen susu. Dan yang terakhir, Indomie Mi Goreng Aceh, mengandung alergen berupa kandungan udang, ikan, susu dan telur.

Jaga Kondusifitas Jelang Nataru, Polres Ciamis Gelar Apel Operasi Lilin Lodaya 2024

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Dalam rangka menjaga kondusifitas di wilayah Ciamis menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru), Polres Ciamis menggelar Apel Gelar Pasukan ‘Operasi Lilin Lodaya 2024’ di Halaman Pendopo Bupati Ciamis, Jumat (20/12/2024).

Operasi Lilin Lodaya dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025, melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, BPBD, dan instansi terkait lainnya.

Bertindak sebagai inspektur upacara Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, SH., S.I.K., M.H., dalam amanatnya menyampaikan, Operasi Lilin Lodaya 2024 bertujuan untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru.

Dijelaskan Kapolres, Operasi Lilin Lodaya 2024 melibatkan 310 personel gabungan yang akan ditempatkan pada lima pos pengamanan, lima pos pelayanan dan satu pos terpadu.

“Fokus pengamanan meliputi gereja, objek wisata, pusat perbelanjaan, terminal, dan stasiun kereta api,” katanya.

Menurutnya, potensi gangguan yang harus diantisipasi selama operasi adalah ancaman terorisme, kelangkaan bahan pokok, antrian bahan bakar minyak, kejahatan konvensional, intoleransi, aksi vandalisme, serta ancaman bencana alam seperti banjir dan longsor. Untuk itu Kapolres juga menekankan pentingnya kesiapan fisik dan mental seluruh personel.

“Lakukan deteksi dini terhadap dinamika yang berkembang, dan siapkan kekuatan di titik-titik rawan kriminalitas, kemacetan, serta objek wisata. Niatkan setiap tugas sebagai ibadah kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelasnya.

Kapolres juga mengapresiasi sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung kelancaran operasi ini. Langkah persiapan telah dilakukan melalui berbagai operasi sebelumnya, seperti operasi pekat dan penegakan aturan lalu lintas, dan memfokuskan pengamanan di tengah kota.

“Malam tahun baru nanti, titik keramaian akan dipusatkan di Alun-Alun Ciamis. Kami harap masyarakat mematuhi aturan demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman,” ungkapnya.

Kapolres berharap, adanya Operasi Lilin Lodaya 2024 dapat menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru di Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA: Hasil 36 Kali Penindakan, Sat Pol-PP Ciamis Amankan 91.352 Batang Rokok Ilegal

Sementara itu Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya menjelaskan, operasi pengamanan akan berlangsung selama 13 hari, mulai 21 Desember 2024 sampai 02 Januari 2025.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi pergerakan wisatawan yang melintasi Ciamis serta menjaga keamanan dan ketertiban, terutama di tempat ibadah agar umat Kristiani dapat melaksanakan ibadah dengan khidmat,” jelasnya.

Budi menghimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dalam mengantisipasi cuaca ekstrem, juga mengingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seperti banjir dan longsor.

“Saya harap masyarakat dapat menjaga diri menjaga kesehatan melihat cuaca ekstrim saat ini, kemungkinan dapat terjadi bencana maka kita perlu antisipasi semua pihak,” pungkasnya. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Hasil 36 Kali Penindakan, Sat Pol-PP Ciamis Amankan 91.352 Batang Rokok Ilegal

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Ciamis berhasil mengamankan 91.352 Batang Rokok Ilegal setelah melakukan 36 kali penindakan.

Demikian disampaikan Kepala Seksi (Kasi) Kepatuhan Internal dan Penyuluhan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tasikmalaya, Budi Irawan dalam Evaluasi pengelolaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) di Aula Hotel Larissa Ciamis, Kamis (19/12/2024).

“Kami mencatat Satpol-PP Ciamis telah 36 kali melakukan penindakan, dan berhasil mengamankan 91.352 batang rokok ilegal, 18 liter minuman beralkohol, dan 120 butir narkotika psikotropika,” jelasnya

Dalam penindakan tersebut Satpol-PP didukung oleh tim Cyber Crawling yang membantu mendeteksi pelanggaran, termasuk terkait vape. Penggunaan teknologi informasi menjadi salah satu andalan dalam pengawasan.

“Info dari cyber crawling sering menjadi sumber utama hasil penindakan kami,” ucapnya.

Kepala Satpol-PP Kabupaten Ciamis, Uga Yugaswara, mengatakan ada beberapa kendala dalam pengumpulan informasi, salah satunya keterbatasan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Keterbatasan SDM menjadi salah satu tantangan utama, namun kami berupaya melakukan perbaikan dan inovasi, sehingga informasi yang dikumpulkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam pelaksanaan operasi bersama ini akan lebih aktual,” ujarnya.

Uga juga mengungkapkan dalam tiga tahun terakhir hasil dari operasi bersama menunjukkan tren penurunan. Hasil operasi ini diharapkan dapat mengurangi peredaran rokok ilegal di Kabupaten Ciamis.

“Kami juga akan selalu mengevaluasi berbagai aspek lain, termasuk implementasi program Kawasan Industri Hasil Tembakau (KIHT) yang saat ini masih dalam tahap kajian,” ungkapnya.

Kabag Ekonomi Kabupaten Ciamis, Amin Mabruri menyampaikan, meski realisasi DBH CHT belum mencapai target, namun kinerja penegakan hukum menunjukkan hasil yang signifikan.

“Jika dilihat dari kinerja, capaian sebenarnya jauh lebih tinggi meski realisasinya masih di bawah target,” ujarnya.

Dengan sinergi antara Satpol PP, Bea Cukai, dan pemerintah daerah, pengelolaan dana ini diharapkan lebih efektif dalam memberantas peredaran rokok ilegal serta mendukung stabilitas hukum dan ekonomi masyarakat.

“Kami berharap adanya evaluasi ini dapat memperbaiki strategi pelaksanaan DBH CHT di Kabupaten Ciamis pada masa mendatang menjadi lebih baik lagi,” harapnya.

Sementara itu Ketua Pelaksana, Muhammad Ramdani, menjelaskan, DBH CHT di bidang penegakan hukum diarahkan untuk memberantas peredaran rokok ilegal, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan cukai, serta melindungi kesehatan masyarakat.

“Evaluasi ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan program agar berjalan optimal dan tepat sasaran. Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci dalam pengelolaan DBH CHT,” ungkapnya.

Ramdani juga memaparkan metode evaluasi yang melibatkan presentasi, diskusi panel, dan studi kasus. Pendekatan ini memastikan keterlibatan aktif peserta untuk mengidentifikasi keberhasilan dan hambatan, sekaligus merumuskan rekomendasi kebijakan yang relevan.

BACA JUGA: Proyek Rp.1,6 Miliar di Ciamis Tertunda, Warga dan Aktivis Geram

Evaluasi ini juga diharapkan mampu menjawab tantangan dalam implementasi program, seperti pengendalian peredaran rokok ilegal dan pelaksanaan sosialisasi peraturan cukai.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah meningkatkan efektivitas program dan menciptakan sistem penegakan hukum yang lebih baik bagi masyarakat,” tandasnya.

Ramdani berharap hasil evaluasi ini menjadi dasar untuk memperbaiki pengelolaan DBH CHT, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Kegiatan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait seperti dari Bea Cukai, Kabag Ekonomi Setda Ciamis dan lainnya. Kehadiran mereka untuk menilai efektivitas penggunaan DBH CHT sekaligus merumuskan rekomendasi perbaikan untuk tahun-tahun mendatang. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Proyek Rp.1,6 Miliar di Ciamis Tertunda, Warga dan Aktivis Geram

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Proyek revitalisasi SMP IT Miftahul Huda II di Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Ciamis, mengalami keterlambatan signifikan, meskipun memiliki anggaran sebesar Rp.1,673 miliar dari Dana Alokasi Khusus (DAK) APBD 2024. Proyek yang seharusnya selesai pada 15 November 2024 itu hingga pertengahan Desember masih jauh dari target penyelesaian.

Masyarakat Peduli Ciamis, Prima Pribadi, mengatakan pemerintah harus bersikap tegas terhadap kontraktor yang tidak menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.

“Kalau terus dibiarkan, pemerintah akan terlihat lemah dan tidak serius. Jangan sampai kontraktor merasa kebal sanksi,” katanya, Kamis (19/12/2024).

Ia menyarankan proyek yang mengalami keterlambatan dihentikan dan diberikan kepada pihak lain yang lebih mampu. Menurut Prima, memberikan tambahan waktu kepada kontraktor tanpa alasan yang jelas akan merusak kepercayaan publik.

“Kalau dalam kondisi normal saja mereka tidak bisa menyelesaikan proyek, lebih baik dihentikan daripada makin merugikan masyarakat,” tegasnya.

Prima juga mengkritisi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Ciamis. Ia pun mendesak agar Disdik Ciamis segera mem-blacklist kontraktor yang tidak mampu bekerja sesuai kontrak.

“Sekarang adalah era keterbukaan. Kalau kontraktor tidak profesional, blacklist saja. Jangan ragu,” tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, CV Restu Ibu selaku kontraktor proyek, dan konsultan pengawas, CV Mega Utama Karyawa Nusantara, belum memberikan tanggapan terkait keterlambatan tersebut.

Ketidakhadiran respons ini semakin memperkuat desakan agar pemerintah segera mengambil langkah tegas.

Sekretaris Dinas Pendidikan Ciamis, Uned, saat dihubungi melalui WhatsApp, menyatakan tidak dapat memberikan keterangan lebih lanjut.

Ia mengatakan bahwa Kepala Dinas Pendidikan, Erwan, adalah pihak yang berwenang memberikan pernyataan resmi.

“Maaf, untuk hal ini Kepala Dinas yang lebih berhak memberikan penjelasan,” katanya singkat.

Sementara itu, warga sekitar sekolah turut menyampaikan kekecewaannya. Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan bahwa keterlambatan ini mengganggu aktivitas belajar-mengajar di sekolah tersebut.

“Anak-anak jadi kesulitan belajar karena fasilitasnya belum selesai. Kami harap pemerintah segera bertindak,” ungkapnya.

Proyek ini awalnya direncanakan untuk meningkatkan fasilitas pendidikan di SMP IT Miftahul Huda II. Namun, alih-alih mendukung kelancaran proses belajar, keterlambatan justru menimbulkan berbagai permasalahan.

Beberapa tokoh pendidikan di Ciamis menyatakan bahwa pengawasan proyek pemerintah harus diperketat untuk mencegah kejadian serupa terulang.

BACA JUGA: Proyek Revitalisasi SMP IT Miftahul Huda Mangkrak

“Kalau proyek seperti ini tidak diawasi ketat, dampaknya langsung dirasakan siswa dan guru. Pengawasan yang baik adalah kunci agar semua berjalan sesuai rencana,” ujar salah satu tokoh pendidikan.

Masyarakat Jatinegara berharap pemerintah Kabupaten Ciamis bersikap lebih transparan dan tegas. Mereka mendesak pemerintah memastikan sanksi diberikan kepada kontraktor yang gagal memenuhi target.

Revitalisasi SMP IT Miftahul Huda II diharapkan bisa segera rampung agar siswa dan guru dapat menikmati fasilitas yang memadai. Namun, keberhasilan proyek ini tidak hanya bergantung pada kontraktor, tetapi juga pengawasan dari dinas terkait dan ketegasan pemerintah daerah.

“Jika masalah ini tidak segera diselesaikan, kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah bisa semakin tergerus,” tegas Prima. (Engkus/Nank Irawan/lintaspriangan.com)