lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Kondisi Mbappe sempat memunculkan kecemasan menjelang pertandingan Prancis vs Spanyol pada semifinal Piala Dunia 2026. Kapten Timnas Prancis itu tidak mengikuti seluruh bagian latihan terakhir karena masih merasakan gangguan ringan pada pergelangan kakinya.
Kylian Mbappe bahkan sempat mendapatkan porsi latihan lebih ringan daripada pemain Prancis lainnya. Namun, pelatih Didier Deschamps menegaskan masalah tersebut tidak diperkirakan menghalangi sang penyerang untuk tampil dalam pertandingan hidup mati menghadapi Spanyol.
Kondisi Mbappe Dipantau sebelum Semifinal
Gangguan pada pergelangan kaki Mbappe didapat ketika Prancis mengalahkan Maroko dengan skor 2-0 pada babak perempat final. Pemain Real Madrid tersebut kemudian ditarik keluar menjelang pertandingan berakhir.
Reuters melaporkan Mbappe hanya menjalani sekitar 10 menit dalam salah satu bagian latihan yang biasanya berlangsung selama 15 menit. Keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan agar kondisinya tidak memburuk sebelum semifinal.
Deschamps tidak menunjukkan kepanikan ketika ditanya mengenai kondisi Mbappe. Menurut dia, pemain berusia 27 tahun tersebut tetap mengikuti sebagian latihan dan diperkirakan siap menghadapi Spanyol.
Kabar itu tentu menjadi angin segar bagi Prancis. Mbappe bukan hanya pemimpin di dalam ruang ganti, tetapi juga tumpuan utama dalam membongkar pertahanan lawan.
Kecepatan, pergerakan tanpa bola, dan ketajamannya di depan gawang akan sangat dibutuhkan. Apalagi, Spanyol merupakan salah satu tim dengan pertahanan paling disiplin sepanjang Piala Dunia 2026.
FIFA mencatat Mbappe menjadi tokoh penting dalam perjalanan Prancis menuju fase akhir turnamen. Ia juga mencetak gol ketika Prancis menyingkirkan Maroko dan memastikan tempat di semifinal.
Meski diperkirakan tampil, kondisi fisik Mbappe tetap akan menjadi perhatian hingga susunan pemain resmi diumumkan. Gangguan kecil pada pergelangan kaki dapat memengaruhi akselerasi maupun keberanian seorang penyerang dalam melakukan duel.
Karena itu, tim pelatih Prancis tampaknya tidak ingin mengambil risiko berlebihan dalam sesi latihan terakhir. Energi Mbappe disimpan untuk pertandingan yang menentukan langkah Prancis menuju final ketiga secara beruntun.
Prancis Dapat Tambahan Kekuatan di Lini Tengah
Selain kabar mengenai kondisi Mbappe, Prancis mendapatkan tambahan kekuatan dengan kembalinya Aurelien Tchouameni. Gelandang Real Madrid tersebut dinyatakan tersedia meskipun kondisinya disebut belum sepenuhnya pulih.
Deschamps kini memiliki pilihan untuk memainkan Tchouameni atau mempertahankan kombinasi Manu Kone dan Adrien Rabiot. Pilihan tersebut penting karena Spanyol dikenal mampu menguasai pertandingan melalui tekanan tinggi dan pergerakan cepat di lini tengah.
Prancis tidak ingin hanya bertahan dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik. Deschamps meminta para pemainnya berani memperebutkan penguasaan bola agar Spanyol tidak leluasa mengatur tempo.
Pertandingan ini diprediksi berlangsung ketat. Prancis dan Spanyol belum pernah tertinggal sepanjang perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Namun, hanya satu tim yang dapat melanjutkan langkah menuju pertandingan final.
Semifinal Prancis vs Spanyol akan berlangsung di Dallas Stadium, Arlington, Texas, pada Selasa, 14 Juli 2026 waktu setempat atau Rabu, 15 Juli 2026 pukul 02.00 WIB.
Bagi Prancis, kesiapan Mbappe merupakan salah satu kunci terbesar. Kabar terbaru menunjukkan sang kapten masih berada di jalur yang tepat untuk bermain.
Namun, kepastian terakhir tetap menunggu keputusan Deschamps menjelang pertandingan. Pendukung Prancis kini berharap gangguan kecil tersebut benar-benar tidak mengurangi ledakan Mbappe di panggung semifinal. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
