lintaspriangan.com, PIALA DUNIA 2026. Argentina nyaris pulang lebih cepat dari Piala Dunia 2026. Menghadapi Mesir di babak 16 besar, Argentina harus melewati laga yang sangat menegangkan sebelum akhirnya menang 3-2.
Kemenangan Argentina ini tidak datang dengan mudah. Lionel Messi dan kawan-kawan sempat tertinggal 0-2 lebih dulu dari Mesir. Bahkan, Messi sempat gagal mengeksekusi penalti pada babak pertama.
Mesir mengejutkan Argentina saat laga baru berjalan 15 menit. Yasser Ibrahim membawa Mesir unggul 1-0 setelah memanfaatkan umpan Marwan Attia di dalam kotak penalti.
Argentina sebenarnya memiliki peluang besar untuk segera menyamakan kedudukan. Pada menit ke-21, Messi maju sebagai eksekutor penalti. Namun, tendangannya berhasil dibaca dengan baik oleh kiper Mesir, Mostafa Shobeir.
Kegagalan itu membuat tekanan untuk Argentina semakin besar. Messi sempat kembali mengancam melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-31, tetapi bola masih membentur tiang gawang.
Argentina terus menekan. Alexis Mac Allister dan Julian Alvarez juga mendapat peluang, namun penyelesaian akhir Argentina belum cukup untuk menaklukkan pertahanan Mesir. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Mesir.
Mesir Sempat Unggul 2-0
Pada babak kedua, Mesir sempat kembali menggetarkan gawang Argentina pada menit ke-58 lewat Mostafa Ziko. Namun, gol tersebut dianulir setelah wasit Francois Letexier meninjau VAR dan menilai ada pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Meski gol itu tidak disahkan, Mesir tetap mampu menambah keunggulan pada menit ke-67. Mostafa Ziko benar-benar mencatatkan namanya di papan skor setelah menyelesaikan serangan balik cepat Mesir.
Skor berubah menjadi 2-0 untuk Mesir. Pada titik ini, Argentina berada dalam situasi sangat berbahaya. Tim peringkat pertama FIFA itu terancam tersingkir oleh Mesir yang tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Pelatih Argentina kemudian melakukan beberapa perubahan. Nicolas Gonzalez, Lautaro Martinez, dan Gonzalo Montiel masuk untuk memberi tenaga baru. Pergantian itu perlahan mengubah arah pertandingan.
Comeback Argentina Dimulai Menit 79
Argentina akhirnya memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79. Cristian Romero mencetak gol lewat sundulan setelah menerima umpan Lionel Messi. Skor berubah menjadi 1-2 dan harapan Argentina kembali hidup.
Empat menit kemudian, Argentina benar-benar menyamakan kedudukan. Messi menebus kegagalan penaltinya dengan mencetak gol pada menit ke-83 setelah memanfaatkan umpan Gonzalo Montiel.
Gol itu membuat tekanan berbalik ke Mesir. Argentina yang sejak awal lebih banyak menguasai bola semakin agresif menekan pertahanan lawan.
Drama mencapai puncaknya pada masa injury time. Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan Argentina pada menit 90+2 setelah menyambut umpan Lautaro Martinez. Argentina berbalik unggul 3-2.
Mesir semakin frustrasi pada menit-menit akhir. Mostafa Shobeir dan Hamdi Fathy mendapat kartu kuning setelah situasi pertandingan memanas.
Secara statistik, Argentina memang tampil dominan. Argentina mencatat 64 persen penguasaan bola, 19 tembakan, 7 tembakan tepat sasaran, dan 6 peluang besar. Sementara Mesir hanya membuat 5 tembakan dengan 2 yang mengarah ke gawang.
Namun, Mesir sempat membuat Argentina benar-benar berada di tepi jurang. Keunggulan 2-0 membuat laga ini menjadi salah satu pertandingan paling menegangkan di babak gugur Piala Dunia 2026.
Argentina akhirnya selamat. Messi gagal penalti, Argentina tertinggal dua gol, tetapi gol Romero, Messi, dan Enzo Fernandez membawa Argentina menang 3-2 atas Mesir. (AS)
Kuis Piala Dunia 2026
Tebak dua tim finalis dan skor akhir. Tiga tebakan akurat dan tercepat berhak mendapatkan hadiah uang tunai. Total hadiah jutaan rupiah.
