Kebakaran Gunung Guntur dan Cikuray Tak Masuk Cagar Alam

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebakaran Gunung Guntur dan Gunung Cikuray di Kabupaten Garut dipastikan tidak masuk kawasan cagar alam. Kepastian itu disampaikan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat pada Minggu, 6 September 2026, setelah tim gabungan mengendalikan titik-titik api di dua kawasan tersebut.

Di Gunung Guntur, kebakaran terjadi di sekitar Desa Rancabango, Kecamatan Tarogong Kaler, sedangkan kebakaran Gunung Cikuray berada di sekitar Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang. Tim gabungan melakukan pemadaman dan pemantauan untuk mencegah api meluas ke kawasan konservasi maupun permukiman.

Api di Gunung Guntur Berjarak Sekitar 60 Meter dari Cagar Alam

BBKSDA Jawa Barat menyatakan kebakaran Gunung Guntur berada di area penggunaan lain di Desa Rancabango. Salah satu lokasi kebakaran tercatat berjarak sekitar 60 meter dari batas kawasan Cagar Alam Kamojang kompleks Gunung Guntur.

- Advertisement -

Petugas BBKSDA bersama unsur lain melakukan pemadaman meski titik api berada di luar kawasan konservasi karena kebakaran berpotensi menjalar ke cagar alam.

Berdasarkan pembaruan BBKSDA hingga pukul 17.49 WIB, dua titik kebakaran yang ditangani berhasil dikendalikan. Luas lahan terbakar pada lokasi tersebut diperkirakan sekitar 1,8 hektare dan berada di luar kawasan cagar alam.

Sementara itu, kepolisian sebelumnya mencatat sejumlah titik api di kawasan kaki Gunung Guntur. Pemadaman kebakaran Gunung Guntur dilakukan menggunakan peralatan portabel dan penyekatan karena kendaraan pemadam tidak dapat menjangkau langsung medan kebakaran. Pengawasan tetap dilakukan setelah api dikendalikan untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru.

BBKSDA belum memastikan penyebab kebakaran. Dugaan sementara yang disampaikan lembaga tersebut mengarah pada aktivitas pembakaran tanaman di lahan kebun, tetapi penyebab pasti masih memerlukan kepastian lebih lanjut.

Sekitar Lima Hektare Lahan di Kaki Cikuray Terbakar

Kebakaran lain terjadi di kaki Gunung Cikuray, tepatnya di Desa Mekarjaya, Kecamatan Cikajang, pada Sabtu malam, 5 September 2026. Luas lahan yang terdampak diperkirakan sekitar lima hektare dan berada di kawasan yang dikelola Perhutani.

Akses menuju lokasi menjadi salah satu kendala penanganan. Titik kebakaran disebut membutuhkan perjalanan kaki sekitar dua jam melalui medan yang berat. Petugas kemudian melakukan pelokalisiran dengan membuat batas tanah di sekitar sisi api untuk mencegah kebakaran meluas.

Api di kawasan Cikuray dilaporkan telah dapat dikendalikan menjelang tengah malam. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian tersebut, sementara pemantauan dilanjutkan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.

BBKSDA menyatakan lokasi kebakaran di Gunung Cikuray juga tidak berada di dalam kawasan cagar alam. Kondisi vegetasi yang kering pada musim kemarau membuat kewaspadaan tetap diperlukan karena api dapat lebih cepat menyebar ketika dipengaruhi panas dan angin. (NS/AS)

[abiba_quick_ads id="38307"]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Ciamis Bidik Juara Umum Porsadin Jabar 2026, 28 Peserta Turun di 14 Lomba

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis membidik gelar juara umum...

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

Upacara Hari Jadi Pangandaran ke-14 Digelar 24 Oktober di Lapangan Parigi, Ini Rangkaian Acaranya

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pemerintah Kabupaten Pangandaran menjadwalkan upacara Hari...

Pangandaran Fest 2026 Berlangsung hingga 24 Oktober, Puluhan Stan UMKM Disiapkan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Fest 2026 dijadwalkan berlangsung hingga...

JAWA BARAT

Perizinan Dapur MBG di Depok, Data PBG dan Pengawasan SPPG Perlu Dibuka

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. DEPOK — Perizinan bangunan dapur program...

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Pinjaman Pemprov Jabar Tak Direstui Kemendagri, Pemborong Pekerjaan 2026 Siap-Siap Gigit Jari

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Rencana pinjaman Pemprov Jabar sebesar Rp3,4...

Olahraga

Kategori Populer