Curanmor di Cipatujah Dibongkar, Tiga Sahabat Diringkus Aparat

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kasus curanmor di Cipatujah dibongkar Tim Reaksi Cepat Unit Resmob Satreskrim Polres Tasikmalaya. Tiga pemuda yang disebut sudah bersahabat sejak kecil kini harus berurusan dengan hukum setelah diduga menjadi komplotan pencuri sepeda motor yang meresahkan warga Tasikmalaya Selatan.

Ketiganya berinisial A, M, dan S. Mereka diamankan polisi setelah penyelidikan atas laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat silver bernomor polisi D-6035-ZFO milik Lina Lintawati, warga Sukahening. Motor itu hilang saat diparkir di area sirib ikan Kampung Alur, Desa Ciheras, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, pada 28 Maret 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.

Terbongkar dari Laporan Kehilangan Motor di Ciheras

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Heru Samsul Bahri membenarkan penangkapan tiga terduga pelaku tersebut. Menurut dia, ketiganya bukan orang asing satu sama lain. Mereka merupakan teman sepermainan dan satu tongkrongan.

- Advertisement -

“Benar, kami amankan tiga tersangka berinisial A, M, dan S. Mereka satu tongkrongan dan sudah beroperasi di beberapa kecamatan,” ujar AKP Heru Samsul Bahri, Rabu 10 Juni 2026.

Dari hasil penyelidikan, polisi menduga para pelaku mengincar sepeda motor yang diparkir di lokasi sepi. Target mereka umumnya kendaraan yang berada di depan rumah atau tempat terbuka tanpa pengamanan tambahan.

Modus yang digunakan terbilang klasik dalam kasus pencurian motor, tetapi tetap berbahaya karena sering berhasil saat pemilik lengah. Pelaku merusak bagian kunci kontak menggunakan kunci letter T dan kunci T palsu.

“Pelaku mengincar motor yang parkir di tempat sepi. Kunci kontak dirusak pakai kunci letter T dan kunci T palsu merek Astag. Begitu nyala langsung tancap gas,” terang AKP Heru.

Polisi menyebut, kasus di Ciheras menjadi pintu masuk untuk membongkar rangkaian aksi lain yang diduga dilakukan komplotan tersebut. Setelah diperiksa, ketiganya mengaku sudah beraksi sebanyak 10 kali.

Lokasi pencurian tersebar di sejumlah wilayah Tasikmalaya Selatan, mulai dari Cipatujah, Karangnunggal, Bantarkalong, hingga Cibalong. Sasaran mereka diduga didominasi sepeda motor matic, terutama Honda Beat dan Honda Vario.

Motor Curian Dijual, Uangnya Disebut untuk Miras

Dalam pemeriksaan, para tersangka mengaku menjual motor hasil curian. Uang hasil penjualan digunakan untuk kebutuhan pribadi sehari-hari. Namun, salah satu tersangka juga mengaku sebagian uang tersebut dipakai untuk patungan membeli minuman keras.

“Motifnya ekonomi. Uangnya dipakai jajan sehari-hari,” kata AKP Heru.

Saat diperiksa penyidik, tersangka A mengaku sebagian uang hasil kejahatan digunakan untuk kebutuhan dan membeli miras secara patungan.

“Pake kebutuhan ada, pake patungan beli miras,” ucap tersangka A.

Pengakuan itu membuat kasus ini tidak hanya menjadi perkara pencurian kendaraan bermotor biasa. Ada potret lain yang muncul, yakni pergaulan tongkrongan yang berujung kejahatan. Dari teman kecil menjadi komplotan curanmor, alurnya terasa seperti salah pilih jalan hidup. Bedanya, ini bukan film; ujungnya bukan kredit penutup, melainkan jeruji besi.

Dari tangan para pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya 1 unit Honda Beat warna merah, STNK, surat keterangan BPKB dari Adira Finance, 1 kunci letter T, serta 1 kunci T palsu.

Ketiganya kini ditahan di Mapolres Tasikmalaya untuk proses hukum lebih lanjut. Polisi menjerat mereka dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukumannya maksimal 7 tahun penjara.

AKP Heru menegaskan, penangkapan ini merupakan bagian dari Operasi Jaran Lodaya 2026. Operasi tersebut digelar untuk menekan angka pencurian kendaraan bermotor, termasuk di wilayah rawan Tasikmalaya Selatan.

“Penangkapan ini bagian dari Operasi Jaran Lodaya 2026 untuk menekan curanmor. Kami imbau masyarakat waspada, gunakan kunci ganda dan jangan parkir sembarangan,” ujar AKP Heru.

Polisi juga masih mengembangkan kasus tersebut. Penyidik memburu pihak penadah dan menelusuri keberadaan motor hasil curian lain yang belum ditemukan.

Masyarakat diminta lebih waspada saat memarkir kendaraan, terutama pada malam hingga dini hari. Kendaraan yang diparkir di depan rumah tanpa pagar, tanpa kunci ganda, dan minim pengawasan menjadi sasaran empuk pelaku curanmor.

Kasus curanmor di Cipatujah ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keamanan kendaraan tidak bisa hanya mengandalkan kunci bawaan pabrik. Dalam urusan curanmor, lengah sebentar bisa berubah menjadi laporan kehilangan. (DH-AI/AS)

Abiba Booster
Produk

Abiba Booster

Abiba Booster – Bikin Website WordPress Lebih Ringan, Cepat, dan Hemat Penyimpanan! Hosting cepat penuh? Website terasa berat?…

Rp119.000Beli Sekarang
Abiba SEO
Produk

Abiba SEO

Abiba SEO – Optimalkan Website WordPress agar Lebih Siap Bersaing di Google! Ingin website dan artikel lebih mudah…

Rp199.000Beli Sekarang
WAStore
Produk

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kecelakaan di Kalipucang, Truk Mundur Tabrak Dua Mobil

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kecelakaan di Kalipucang melibatkan sebuah truk...

Hari Jadi Pangandaran ke-14, Jejak Pemekaran dari Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Hari Jadi Pangandaran ke-14 jatuh pada...

Tahfidz Supercamp Tasikmalaya Dijadwalkan 24–25 Oktober di Parung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tahfidz Supercamp Tasikmalaya yang digagas Forum...

Promo Tirta Sukapura hingga 25 Oktober, Sambungan Baru Rp639 Ribu

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Promo Tirta Sukapura untuk sambungan baru...

Pangan Murah Tawang Dijadwalkan 25 Oktober di Depan Disnaker

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Gerakan Pangan Murah Tawang dijadwalkan berlangsung...

JAWA BARAT

Karhutla Gunung Ciremai, 5 Personel BAZNAS Bandung Ditugaskan Lima Hari

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Lima personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB)...

Bandung Heritage Run 5K Dijadwalkan Pagi Ini di Laswi Heritage

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Heritage Run dijadwalkan berlangsung di...

Sedekah Bumi Sirandu Dijadwalkan 25 Oktober, Gratis untuk Umum

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sedekah Bumi Sirandu dijadwalkan berlangsung di RW...

Pangan Murah Bandung Barat Dijadwalkan 25 Oktober di Weninggalih

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gerakan Pangan Murah Bandung Barat dijadwalkan...

Majalengka Creative Festival 2026 Masuki Hari Terakhir, UMKM hingga Karya Digital Dipamerkan

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Majalengka Creative Festival 2026 dijadwalkan memasuki...

Festival Nyawang Bulan Bandung Digelar 24 Oktober 2026, Hadirkan Kuliner Tradisional dan Kesenian Sunda

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Festival Nyawang Bulan Bandung edisi Oktober...

Pawai Jampana Bandung 2026 Digelar Hari Ini, Libatkan 30 Kecamatan dengan Rute 1,3 Kilometer

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Pawai Jampana Bandung dijadwalkan berlangsung pada...

Kebakaran Gunung Ciremai Belum Padam Total, Petugas Buat Sekat Bakar dan Siapkan Pemadaman Udara

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Kebakaran Gunung Ciremai di kawasan Taman...

Olahraga

Kategori Populer