lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Lima personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Kabupaten Bandung diterjunkan untuk membantu penanganan Karhutla Gunung Ciremai di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Mereka ditugaskan selama lima hari, sementara pemantauan pada Sabtu, 24 Oktober 2026, tidak lagi mendeteksi titik api dan operasi berlanjut dengan pendinginan area terbakar.
BAZNAS Kabupaten Bandung melaporkan personelnya bergabung dalam operasi penanganan kebakaran di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC). Selain mengirim tim, lembaga tersebut menyalurkan bantuan logistik untuk mendukung kebutuhan petugas dan relawan yang bekerja di lapangan.
Lima Personel Ditugaskan Lima Hari
BAZNAS Kabupaten Bandung mengumumkan pengerahan lima personel BTB pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Tim tersebut mendapat penugasan selama lima hari untuk membantu operasi darurat Karhutla Gunung Ciremai.
Berdasarkan laporan lapangan yang dikutip BAZNAS, salah satu lokasi kebakaran berada di Blok Sipenpen Batu Arca pada ketinggian sekitar 1.000 meter di atas permukaan laut. Vegetasi di kawasan tersebut antara lain semak belukar, alang-alang, dan pohon pinus.
Dalam penanganannya, tim darat menggunakan penyekatan untuk menghambat perambatan api. BAZNAS menyebut kawasan Balong Gede digunakan sebagai titik koordinasi lapangan sekaligus lokasi pendukung pasokan air. Logistik yang disalurkan diarahkan untuk menunjang kebutuhan personel yang berada di posko bawah.
Personel BTB juga disebut berkoordinasi dengan BPBD, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai, serta jaringan relawan BAZNAS di Jawa Barat. Penugasan tersebut merupakan bagian dari respons bersama BAZNAS kabupaten dan kota di Jawa Barat terhadap kebakaran Ciremai.
Titik Api Tak Terdeteksi, Pendinginan Dilanjutkan
Perkembangan terbaru menunjukkan penanganan Karhutla Gunung Ciremai memasuki tahap pendinginan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan Indra Bayu menyatakan pemantauan pada Sabtu tidak mendeteksi titik api, tetapi masih ditemukan kepulan asap tipis sehingga petugas melanjutkan pendinginan.
Pendinginan difokuskan di tiga lokasi, yakni Blok Bintangot, Karang Dinding, dan Bukit Seribu Bintang. Status tersebut tidak berarti seluruh operasi telah selesai karena petugas masih menangani sisa kebakaran hingga asap hilang.
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat melaporkan sekitar 100 personel gabungan terlibat dalam penanganan kebakaran. Unsurnya terdiri atas BPBD Kabupaten Kuningan, BPBD Jawa Barat, Balai TNGC, Masyarakat Peduli Api, TNI-Polri, Satpol PP, Damkar Kabupaten Kuningan, relawan komunitas pecinta alam, serta warga.
Tim gabungan melakukan pemadaman sekaligus membuat sekat bakar di sepanjang tepi api untuk mencegah kebakaran menjalar ke vegetasi yang lebih rapat. Medan terjal menjadi salah satu tantangan dalam operasi penanganan. (NS/AS)
