lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gerakan Pangan Murah Bandung Barat dijadwalkan berlangsung di Lapangan Bola Palawijo, Desa Weninggalih, Kecamatan Sindangkerta, Minggu, 25 Oktober 2026. Jadwal dan lokasi tersebut diumumkan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat melalui akun media sosialnya.
Pelayanan dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai. Dalam pengumumannya, DKPP mengajak masyarakat membeli aneka kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Informasi tersebut masih mengacu pada agenda yang dipublikasikan penyelenggara, bukan konfirmasi bahwa kegiatan telah berlangsung di lokasi.
Harga dan Stok Perlu Dipastikan
Rincian harga setiap komoditas, jumlah persediaan, serta batas pembelian khusus Pangan Murah Bandung Barat di Weninggalih belum dapat diverifikasi dari informasi resmi yang berhasil diakses. Ketentuan penggunaan kupon, persyaratan pembeli, dan metode pembayaran juga belum terkonfirmasi.
Warga yang berencana berbelanja perlu memastikan rincian layanan kepada penyelenggara sebelum berangkat. Informasi yang perlu diperhatikan mencakup barang yang tersedia, ukuran kemasan atau satuan penjualan, harga, serta jumlah maksimal yang dapat dibeli.
DKPP menggunakan media sosialnya sebagai kanal informasi pelaksanaan GPM. Dalam publikasi mengenai program tersebut pada 15 Oktober 2025, dinas mengarahkan masyarakat untuk memantau akun DKPP Jawa Barat agar mengetahui informasi kegiatan. Kanal ini dapat menjadi rujukan untuk memeriksa pengumuman lanjutan.
Program Memperpendek Rantai Pasok Pangan
Sebagai latar program, DKPP menjelaskan bahwa GPM melibatkan pelaku usaha, pedagang, dan petani untuk mendekatkan pasokan kepada konsumen. Dalam penjelasan yang dipublikasikan pada Oktober 2025 itu, pemangkasan rantai distribusi menjadi salah satu cara yang digunakan untuk menawarkan harga lebih terjangkau.
Dinas juga menyebut penggunaan panel harga sebagai pembanding harga pangan di masyarakat. Pemantauan tersebut menjadi dasar untuk menentukan harga penjualan dalam kegiatan GPM. Penjelasan ini merupakan gambaran mekanisme program, bukan daftar harga khusus untuk pelayanan di Weninggalih.
Dalam uraian program yang diterbitkan pada Maret 2025, DKPP menyebut pasokan GPM dapat berasal dari petani, distributor, Perum Bulog, ID FOOD, serta pelaku usaha lainnya. Pelaksanaannya melibatkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan penyedia pangan untuk menjaga ketersediaan serta keterjangkauan kebutuhan pokok.
Komoditas yang menjadi perhatian program secara umum mencakup beras, gula, minyak goreng, bawang, cabai, telur, dan daging. Namun, cakupan program tersebut tidak berarti seluruh barang dipastikan tersedia dalam Pangan Murah Bandung Barat pada 25 Oktober. Jenis komoditas dan stok di Weninggalih tetap memerlukan informasi khusus dari penyelenggara. (NS/AS)
