lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN. Pucuk pimpinan kejaksaan negeri di tiga wilayah Priangan Timur akan berganti secara bersamaan. Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, dan Kota Banjar segera memiliki kepala kejaksaan negeri baru.
Tiga pejabat yang mendapat penugasan tersebut adalah Aka Kurniawan sebagai Kajari Kabupaten Tasikmalaya, Heru Kamarullah sebagai Kajari Ciamis, serta Erianto N sebagai Kajari Kota Banjar. Mereka menjadi bagian dari 90 Kajari yang masuk gerbong mutasi Kejaksaan Agung.
Pergantian itu tertuang dalam Keputusan Jaksa Agung RI Nomor KEP-IV-10122/C/07/2026 tertanggal 29 Juli 2026. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna menyebut rotasi tersebut sebagai bagian dari promosi dan penyegaran organisasi untuk meningkatkan pelayanan serta penegakan hukum kepada masyarakat.
Dua Datang dari Daerah, Satu dari Kejagung
Kursi Kajari Kabupaten Tasikmalaya akan ditempati Aka Kurniawan. Sebelum mendapat penugasan baru di Priangan Timur, ia menjabat Kajari Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Aka menggantikan Jemmy Novian Tirayudi. Pejabat lama tersebut tidak sekadar bergeser ke daerah lain, melainkan memperoleh promosi sebagai Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat.
Pergantian berikutnya terjadi di Kabupaten Ciamis. Jabatan Kajari Ciamis akan diemban Heru Kamarullah, yang sebelumnya memimpin Kejaksaan Negeri Bima, Nusa Tenggara Barat.
Heru menggantikan Nova Fuspitasari. Setelah meninggalkan Ciamis, Nova mendapat tugas baru sebagai Asisten Pembinaan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung.
Sementara itu, kursi Kajari Kota Banjar akan ditempati Erianto N. Berbeda dari dua pejabat baru lainnya yang datang dari kejaksaan negeri di daerah, Erianto sebelumnya bertugas sebagai Jaksa Ahli Madya pada Biro Hukum dan Hubungan Luar Negeri Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan.
Erianto menggantikan Lukman Hakim, yang selanjutnya dipercaya menjadi Asisten Pengawasan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tenggara. Rincian perpindahan ketiga pejabat dan pendahulunya juga tercantum dalam rangkuman mutasi wilayah Jawa Barat.
Tugas Penegakan Hukum Menanti
Pergantian serentak ini membawa tiga latar pengalaman berbeda ke Priangan Timur. Aka Kurniawan dan Heru Kamarullah telah memiliki pengalaman memimpin kejaksaan negeri, sedangkan Erianto N membawa pengalaman dari lingkungan pembinaan serta hubungan hukum di tingkat pusat.
Kedatangan mereka bukan sekadar pergantian nama pada papan jabatan. Kajari memegang peran penting dalam penuntutan perkara pidana, penanganan dugaan korupsi, pemulihan aset negara, pendampingan hukum pemerintah daerah, hingga pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pengadilan.
Menariknya, ketiga pejabat yang meninggalkan Priangan Timur sama-sama memperoleh penugasan lebih tinggi pada level kejaksaan tinggi. Fakta tersebut menunjukkan pergantian di Tasikmalaya, Ciamis, dan Banjar berada dalam rangkaian promosi dan penyegaran organisasi, bukan informasi mengenai pemberian sanksi.
Setelah proses pelantikan dan serah terima jabatan dilaksanakan, publik akan menunggu gebrakan tiga Kajari Priangan Timur tersebut. Kursinya berganti, tetapi pekerjaan rumah penegakan hukum tentu tidak ikut berkemas. (NS/AS)
