TASIKMALAYA, LintasPriangan.com – Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai memberlakukan uji coba Car Free Day (CFD) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Rabu (15/4/2026).
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis untuk menekan penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil sekaligus mendorong efisiensi energi di lingkungan perkantoran.
Program uji coba ini difokuskan terlebih dahulu bagi ASN di lingkup Pemkot Tasikmalaya. Para pegawai dianjurkan menggunakan moda transportasi ramah lingkungan seperti sepeda, kendaraan listrik, maupun berjalan kaki, khususnya bagi yang berdomisili dekat dengan tempat kerja.
Selain kebijakan CFD, Pemkot Tasikmalaya juga telah lebih dulu menerapkan sistem Work From Home (WFH) setiap hari Jumat. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam penghematan energi dan efisiensi operasional pemerintahan.
Asisten Daerah (Asda) III Setda Kota Tasikmalaya, Asep Maman Permana, menjelaskan bahwa kebijakan CFD khusus ASN ini masih dalam tahap uji coba hingga akhir April 2026.
“Program ini masih tahap uji coba. Kami ingin melihat sejauh mana dampaknya, baik dari sisi efisiensi anggaran maupun efektivitas pelayanan publik,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Menurut Asep, evaluasi menyeluruh belum dapat dilakukan karena program masih berjalan dalam tahap awal. Namun, hasil dari uji coba ini nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan skema kebijakan yang lebih tepat ke depan.
“Evaluasi tentu akan dilakukan, tetapi saat ini belum bisa disimpulkan karena programnya masih baru,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan upaya efisiensi tidak hanya difokuskan pada pengurangan penggunaan kendaraan dinas, tetapi juga telah diterapkan secara menyeluruh di berbagai perkantoran di lingkungan Pemkot Tasikmalaya.
Salah satunya melalui pengendalian penggunaan listrik dan air secara lebih bijak dan terukur.
Penghematan listrik dilakukan dengan membatasi penggunaan perangkat elektronik yang tidak mendesak, mengoptimalkan pencahayaan alami, serta memastikan peralatan listrik dimatikan saat tidak digunakan.
Baca Juga : HPN 2026 PWI Ciamis Gelar Aksi Nyata Peduli Lingkungan
Sementara itu, penghematan air diterapkan melalui pengawasan penggunaan air bersih agar tidak berlebihan, serta mendorong budaya hemat di kalangan ASN.
“Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Tasikmalaya dalam membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan,” imbuhnya
Selain berdampak pada pengurangan beban anggaran, Asep berharap kebijakan tersebut mampu meningkatkan kesadaran kolektif ASN terhadap pentingnya menjaga sumber daya energi di tengah tantangan global saat ini.
“Melalui kebijakan ini diharapkan dapat membangun budaya kerja yang lebih ramah lingkungan sekaligus menjaga efektivitas pelayanan publik tetap optimal,” pungkas Asep

