lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kecelakaan maut di Manonjaya menewaskan pasangan suami istri asal Kabupaten Pangandaran di Jalan Raya Banjar–Manonjaya, Kampung Galonggong, Desa Cilangkap, Kecamatan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu, 25 Juli 2026.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun dari sejumlah unggahan warga, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Peristiwa tersebut dilaporkan melibatkan satu mobil dan dua sepeda motor.
Dua korban yang mengendarai salah satu sepeda motor disebut meninggal dunia di tempat kejadian. Keduanya dikabarkan baru pulang setelah mengantar anak mereka yang bersekolah di Tasikmalaya.
Korban Dikabarkan Warga Pangandaran
Informasi mengenai korban salah satunya beredar melalui grup Facebook Info Ciamis. Unggahan tersebut menyebut kedua korban merupakan pasangan suami istri asal Kabupaten Pangandaran.
“Suami istri meninggal di tempat. Mereka warga Pangandaran. Pulang nganterin anaknya yang kuliah di Tasik,” demikian keterangan dalam unggahan tersebut.
Berdasarkan keterangan itu, anak korban disebut sedang menempuh pendidikan tinggi di Tasikmalaya. Namun, identitas anak, perguruan tinggi, serta alamat lengkap keluarga belum diketahui.
Informasi perjalanan korban tersebut juga belum dikonfirmasi secara resmi oleh keluarga maupun kepolisian. Karena itu, keterangan tersebut masih bersumber dari laporan awal warga.
Melibatkan Mobil dan Dua Sepeda Motor
Laporan mengenai kecelakaan maut di Manonjaya juga disampaikan akun warga @kangyudhieaida89, kemudian diteruskan akun informasi lokal Tasik Undercover atau Kiwarinesia.
Dalam keterangannya, kecelakaan disebut terjadi di Jalan Raya Banjar–Manonjaya, tepatnya di Kampung Galonggong, Desa Cilangkap.
Peristiwa itu dilaporkan melibatkan satu kendaraan roda empat dan dua kendaraan roda dua. Mobil disebut datang dari arah barat, sedangkan sepeda motor melaju dari arah timur.
Meski demikian, belum diperoleh keterangan mengenai urutan benturan maupun posisi masing-masing kendaraan beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi.
Belum diketahui pula apakah kedua sepeda motor mengalami benturan langsung dengan mobil atau salah satunya terdampak setelah benturan pertama.
Mobil dan Sepeda Motor Rusak Parah
Foto yang beredar memperlihatkan sebuah mobil berwarna gelap mengalami kerusakan berat pada bagian depan kanan. Kap mesin tampak terangkat, sedangkan lampu dan sejumlah komponen bagian depan pecah.
Satu sepeda motor terlihat tergeletak di dekat bagian depan mobil. Sepeda motor tersebut juga mengalami kerusakan cukup parah.
Dua korban meninggal diperkirakan berusia sekitar 50 tahun ke atas. Namun, nama, usia pasti, dan alamat lengkap kedua korban belum dipublikasikan secara resmi.
Kondisi pengendara sepeda motor lainnya yang dilaporkan terlibat juga belum diketahui.
Penyebab Kecelakaan Masih Diselidiki
Hingga berita ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi kepolisian mengenai penyebab kecelakaan maut di Manonjaya tersebut.
Karena itu, belum dapat dipastikan apakah kecelakaan dipicu kendaraan keluar jalur, upaya mendahului, gangguan teknis, kondisi jalan, atau faktor lainnya.
Kerusakan kendaraan tidak dapat dijadikan satu-satunya dasar untuk menentukan pihak yang menyebabkan kecelakaan. Kepastian kronologi harus menunggu olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan kendaraan, dan keterangan saksi.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari Unit Penegakan Hukum Satlantas Polres Tasikmalaya Kota mengenai identitas korban, kondisi korban lainnya, kendaraan yang terlibat, serta kronologi resmi kejadian.
Masyarakat yang melintasi Jalan Raya Banjar–Manonjaya diimbau meningkatkan kewaspadaan. Ruas tersebut merupakan jalur penghubung Kabupaten Tasikmalaya, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran dengan lalu lintas kendaraan yang cukup beragam. (NS/AS)


