Efisiensi Anggaran di Salah Satu SKPD Kota Tasikmalaya Ini Menuai Sorotan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kebijakan efisiensi anggaran yang digaungkan oleh pemerintah pusat seharusnya menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Kota Tasikmalaya. Namun tampaknya, dalam tataran pelaksanaan, masih saja ada indikasi-indikasi kegiatan yang tidak sejalan dengan semangat efisiensi anggaran.

Menurut Diki Samani, seorang peminat masalah sosial dan pemerintahan, latar belakang kebijakan efisiensi anggaran ini salah satunya adalah karena besarnya potensi kebocoran anggaran di tubuh pemerintah daerah.

“Kebocoran anggaran ini bukan hanya soal pemborosan, tapi juga soal bagaimana anggaran yang seharusnya digunakan untuk kepentingan publik malah mengalir ke tempat yang tidak seharusnya,” ujarnya.

Terkait kebijakan efisiensi anggaran, beberapa mata anggaran yang diduga menjadi celah kebocoran telah dipangkas habis-habisan. Salah satu mata anggaran yang sering jadi sorotan adalah kegiatan yang berhubungan dengan perjalanan dinas dan studi banding, yang pada kenyataannya memang kerap disalahgunakan. Namun meski demikian, di lingkungan Pemkot Tasikmalaya, masih saja ada SKPD yang melaksanakan kegiatan ini.

Diki menyoroti kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan bulan lalu. Dinas tersebut melaksanakan kegiatan Belanja Jasa Event Organizer/ Study Komparatif Peningkatan SDM Petugas Peternakan, yang memancing berbagai pertanyaan, terlebih jika dikaitkan dengan konteks kebijakan efisiensi anggaran yang sedang berlaku.

Dalam dokumen uraian singkat pekerjaan menunjukkan bahwa kegiatan ini melibatkan 13 orang, dengan tujuan Yogyakarta selama empat hari. Meskipun diklaim sebagai kegiatan studi banding, beberapa hal patut jadi pertanyaan besar.

“Pertama. Apakah kegiatan ini benar-benar mendesak? Seberapa pentingkah ini untuk peningkatan kapasitas petugas peternakan di Tasikmalaya sampai harus berangkat ke Yogyakarta selama 4 hari?” ujar Diki, mempertanyakan urgensi kegiatan tersebut di tengah kebijakan penghematan anggaran.

Yang kedua, Diki mempertanyakan jumlah yang berangkat sampai 13 orang. Jumlah ini tentu berdampak pada biaya tiket eksekutif, sewa hotel, konsumsi, hingga transportasi selama empat hari. “Apa tidak mungkin yang berangkat misalnya 3-5 orang saja. Toh nanti yang berangkat bisa berbagi ilmu yang didapat di sana ke rekan-rekannya di sini,” tanya Diki.

Yang ketiga, bahkan Diki berfikir, kenapa tidak narasumbernya saja yang diundang ke Tasikmalaya. Misalnya 3 orang diundang. Akan jauh menekan anggaran. Untuk materi pembelajaran kan sekarang jaman digital, bisa pakai materi audio visual.

Lalu yang keempat, dalam dokumen uraian singkat yang ditandatangani oleh Ir. Hj. Ely Suminar, M.P. sebagai Pejabat Pembuat Komitmen, terdapat anggaran untuk jasa porter (tukang angkut di stasiun) sebanyak 4 orang. Sambil tertawa, Diki mengatakan mata anggaran ini. “Jajauheun kana efisiensi. Ini apa tukang porter. Emang rombongan dari Tasikmalaya bawa barang apa saja ke sana? Apa tas masing-masing harus diangkut sama porter? Ini terlalu mengada-ngada!”

Tak hanya jasa porter. Anggaran pengadaan kaos dan tas sebagai sarana penunjang juga tak lepas dari sorotan. “Kalau kaos masih mending, mungkin biar keliatan seragam lah. Tapi tas? Heran saya, di tengah efisiensi anggaran masih ada yang berfikir begini. Semoga peristiwa beberapa hari lalu yang mempertontonkan kemarahan rakyat bisa jadi pelajaran untuk penyelenggara negara yang masih berfikir begini nih”.

Saat ditanya apakah Diki akan mencoba mempertanyakan ke dinas terkait, ia menjawab sepertinya tidak. “Tidak ada urgensinya untuk dikonfirmasi ke dinas. Sering juga saya kirim surat tapi tidak direspon. Jadi langsung ke media saja. Toh kalau mereka mau klarifikasi, mereka juga bisa manfaatkan media,” jelas Diki.

Terakhir, Diki berharap Wali Kota Tasikmalaya dan Wakil Wali Kota lebih ketat dalam memantau jajaran di bawahnya. “Pak Wali dan Pak Wawali harus lebih ketat. Faktanya, meski kebijakan efisiensi anggaran sudah sangat mendengung di negeri ini, masih saja ada pihak yang nggak tahan kalau nggak jalan-jalan,” pungkas Diki. (Lintas Priangan/AA)

Wisuda OHAN

H. Aslim: Wisuda OHAN Bukan Sekadar Mencetak Hafidz, tapi Menyiapkan Masa...

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim menghadiri Wisuda OHAN (One Kelurahan One Hafidz) di Kota Tasikmalaya, Jumat (4/9/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali...

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Pelantikan GEKRAFS Kota Tasikmalaya, H. Aslim: Ekonomi Kreatif Harus Naik Kelas

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pelantikan GEKRAFS Kota Tasikmalaya bukan sekadar menambah satu...

H. Aslim: Wisuda OHAN Bukan Sekadar Mencetak Hafidz, tapi Menyiapkan Masa Depan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ketua DPRD Kota Tasikmalaya H. Aslim menghadiri...

Ohan Hafiz Tasikmalaya Wisuda 44 Peserta, 26 Tuntaskan Hafalan 30 Juz

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sebanyak 44 peserta Ohan Hafiz Tasikmalaya Angkatan I...

Pendakian Gunung Garut Ditutup Sementara Selama Musim Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Kebijakan penutupan sementara pendakian gunung Garut memasuki...

Pangandaran Air Show 2026 Dimulai Hari Ini, Pesta Rakyat Gratis Digelar Malam

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pangandaran Air Show 2026 mulai digelar Jumat,...

JAWA BARAT

Kasus Kematian Wanita Cianjur, Pelaku ditangkap di Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR – Misteri kematian Imas Maska, perempuan...

PGRI Jabar Kawal Kasus Oknum Wartawan Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kasus dugaan intimidasi terhadap Kepala SDN...

Sopir Pikap Cium Bau Aneh, Kardus Berisi Mayat Perempuan di Bandung Terbongkar

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Misteri penemuan jasad perempuan berinisial SM...

Dua ASN Disnaker Cimahi Ditahan, Dugaan Korupsi Program Pelatihan Kerja

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Program pelatihan dan produktivitas tenaga...

SIM Keliling Bandung 2 September Buka di ITC Kebon Kalapa dan Tenth Avenue

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Layanan SIM Keliling Bandung tersedia di dua...

Wanita dalam Kardus di Bandung, Tersangka Ditangkap Kurang dari Enam Jam

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Perkembangan kasus wanita dalam kardus di Kota...

Tak Diberi Pulus, Pria Mengaku Wartawan Ngamuk di SD Sukabumi

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Permintaan uang Rp100 ribu berujung keributan...

Misteri Kematian Perempuan di Mes Peternakan Ayam Cianjur

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Misteri kematian seorang perempuan yang ditemukan...

Olahraga

Popular Categories