BPBD Kota Tasikmalaya Tanpa Kalak, Viman Tak Sepakati Usulan BKPSDM

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Di tengah peringatan keras Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai ancaman bencana hidrometeorologi sepanjang Desember, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya justru berjalan tanpa Kepala Pelaksana (Kalak) definitif. Kekosongan jabatan ini terjadi setelah Ucu Anwar resmi memasuki masa pensiun pada awal Desember, tepat ketika masa rawan bencana dimulai.

Fenomena janggal ini memantik sorotan dari aktivis Albadar Institute, Diki Samani, yang menilai keputusan Pemerintah Kota Tasikmalaya tidak sensitif terhadap situasi krisis yang mengancam keselamatan warga.


โ€œAneh, Bulan Rawan Justru Tanpa Kalakโ€

Dalam wawancara dengan Lintas Priangan pada Sabtu (06/12/2025), Diki menyebut kondisi tersebut sangat tidak ideal. Menurutnya, ketika BMKG telah memberi peringatan dini terkait potensi banjir, longsor, dan cuaca ekstrem, kehadiran pemimpin definitif di BPBD bukan sekadar keharusan, tetapi kebutuhan mendesak.

โ€œRasanya aneh, ketika memasuki bulan rawan, justru posisi Kalak BPBD dibiarkan kosong,โ€ ujarnya.
Ia menegaskan bahwa persoalan ini semakin mengherankan karena pensiun bukanlah peristiwa mendadak.
โ€œPadahal pensiun itu bukan urusan yang tiba-tiba, sudah jelas perhitungan waktunya. Seharusnya pemetaan jabatan memperhitungkan ini,โ€ kata Diki.

Ia menilai, BPBD sebagai garda terdepan penanganan bencana membutuhkan figur komando yang kuat agar koordinasi, kebijakan lapangan, dan respons cepat dapat berjalan optimal.

Kini, posisi Kalak BPBD hanya diisi oleh Pelaksana Tugas (Plt), yakni Asisten Daerah II, Hanafi. Diki mengaku cukup mengenal karakter kerja Hanafi dan yakin sosok tersebut mampu mengemban tanggung jawab dengan baik.

โ€œPak Hanafi itu salah satu pejabat andalan dan saya yakin beliau mampu dan mau all out. Tapi bagaimanapun, dalam jabatannya sebagai Plt, dia tidak akan seleluasa pimpinan definitif,โ€ tegasnya.

Diki kemudian menegaskan, persoalan utama yang ia soroti bukan pada siapa yang ditunjuk menjadi Plt, tetapi pada absennya kebijakan proaktif Pemkot Tasikmalaya dalam mengisi jabatan vital di momen kritis.

โ€œIni urusan keselamatan warga. Penempatan jabatan semestinya jadi prioritas ketika daerah memasuki bulan rawan bencana,โ€ ujarnya.


Apresiasi untuk Langkah Wali Kota

Meski melayangkan kritik, Diki tetap memberi apresiasi terhadap langkah terbaru Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan. Berdasarkan pemberitaan media hari ini, Wali Kota disebut telah memutuskan untuk segera mengisi jabatan Kalak BPBD, termasuk empat posisi eselon II lain yang juga masih lowong.

โ€œSaya baca hari ini di media, bagus. Saya apresiasi Pa Wali yang katanya tidak mau mengikuti saran BKPSDM yang menyarankan agar pengisian jabatan dilakukan awal tahun. Masa rawan itu desember,โ€ ungkap Diki. Pernyataan yang dimaksud Diki adalah pernyataan wali kota yang dimuat di media Insiden24.

Menurutnya, kebijakan mempercepat pengisian jabatan merupakan langkah tepat untuk memastikan fungsi pelayanan publik dan kesiapsiagaan bencana tidak terganggu. Dalam situasi cuaca ekstrem seperti sekarang, kepemimpinan definitif dianggap sangat penting agar arah kebijakan dan komando di lapangan lebih kuat.

โ€œGaskeun Pak Wali. Sudah waktunya Wali Kota Viman berani mengambil kebijakan-kebijakan strategis,โ€ kata Diki.

Kekosongan posisi strategis di Pemkot Tasikmalaya memang menjadi sorotan dalam beberapa bulan terakhir, terutama karena sampai hari ini masih saja belum bisa dipenuhi. Selain BPBD, sejumlah jabatan eselon II belum terisi, memengaruhi stabilitas kinerja birokrasi di berbagai sektor.

Dengan ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi berlangsung hingga akhir bulan, publik kini menunggu langkah konkret Pemkot Tasikmalaya untuk segera menetapkan Kalak BPBD definitif. Sebab, saat berhadapan dengan potensi bencana, kesiapsiagaan membutuhkan struktur komando yang jelas, kuat, dan responsif, bukan sekadar kebijakan sementara di masa kritis. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Galunggung untuk Pemula: Pilih 510 atau 620 Anak Tangga?

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Akhir pekan pada Minggu, 2 Agustus 2026,...

38 Tahun Tirta Galuh Ciamis, Menjaga Air Tetap Mengalir

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS. Perumda Air Minum Tirta Galuh Ciamis memasuki...

Hilang Sejak Sore, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Bendungan Panawangan Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Harapan keluarga untuk menemukan Eman (81)...

Lansia 70 Tahun Tolak Pengakuan Bersalah, Sidang Dugaan Penipuan Rumah di Banjar Memanas

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Sidang perdana kasus dugaan penipuan rumah...

Lolos Enam Lapis Seleksi, Dua Pelajar Kota Tasikmalaya Menuju Paskibraka Jabar

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Enam lapis seleksi telah dilewati. Kini, Muhammad...

JAWA BARAT

Agustus Jadi Puncak Kemarau, Daerah Mana di Jabar Paling Rawan?

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR. Memasuki Sabtu, 1 Agustus 2026, Jawa Barat...

Sekolah Rakyat Cirebon Resmi Beroperasi, 540 Anak dari Empat Daerah Mulai Tempati Asrama

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Program Sekolah Rakyat Cirebon resmi memasuki...

127.206 Mahasiswa PTS Nonaktif, Alarm Serius Jabar-Banten

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR. Sebanyak 127.206 mahasiswa PTS nonaktif masih...

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar Hari Ini, Mana Saja?

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR. Hujan lebat dan angin kencang di Jabar...

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com,ย BERITAย KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com,ย BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

Olahraga

Popular Categories