85 Warga Dawagung Terima Sertifikat Tanah Melalui Program PTSL

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Desa Dawagung, Kecamatan Rajapolah, Kabupaten Tasikmalaya, menyerahkan sertifikat tanah kepada 85 warga melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) pada Jumat (27/12/2024). Acara yang digelar di GOR Desa Dawagung ini dihadiri langsung oleh warga penerima sertifikat dengan penuh antusias.

Kepala Desa Dawagung, H. Trio Wibowo Budi, dalam sambutannya menjelaskan bahwa program ini merupakan upaya pemerintah pusat untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah bagi masyarakat. Menurutnya, sertifikat tanah ini memiliki banyak manfaat, mulai dari administrasi hingga akses permodalan.

“Kami berharap dengan adanya sertifikat ini, masyarakat bisa lebih tenang dan memanfaatkannya untuk kepentingan ekonomi maupun kebutuhan lainnya,” ujar H. Trio Wibowo.

Ia juga menambahkan bahwa program ini tidak hanya sebatas pemberian sertifikat, tetapi juga sebagai upaya pencegahan konflik lahan yang sering terjadi akibat tumpang tindih kepemilikan.

Diketahui, awalnya terdapat 95 bidang tanah yang diajukan dalam program PTSL tahun ini. Namun, hanya 85 bidang yang berhasil mendapatkan sertifikat. Sisanya masih terkendala masalah teknis seperti ketidaksesuaian data bidang tanah, tumpang tindih sertifikat, atau dokumen yang belum lengkap.

“Kami terus berupaya menyelesaikan kendala yang ada agar pengajuan yang tersisa bisa diselesaikan dengan baik di tahap berikutnya,” jelas Kepala Desa Dawagung.

Proses penerbitan sertifikat melalui program PTSL memang memerlukan waktu yang cukup panjang. Namun, berkat kerja sama antara pemerintah desa, Badan Pertanahan Nasional (BPN), dan partisipasi aktif warga, proses tersebut akhirnya berhasil diselesaikan dengan baik untuk sebagian besar pengajuan.

Yudi (45), salah satu warga penerima sertifikat, mengungkapkan rasa syukur atas kepemilikan dokumen legalitas tanah miliknya. “Alhamdulillah, sekarang tanah saya sudah memiliki sertifikat resmi. Ini membuat kami lebih tenang dan merasa aman,” ujarnya dengan wajah penuh senyum.

Senada dengan itu, Ibu Siti (50), warga lainnya, juga merasa lega setelah menerima sertifikat yang telah lama dinantikan. “Dulu kami sering merasa was-was soal kepemilikan tanah ini. Tapi sekarang semuanya sudah jelas dan ada buktinya,” katanya sambil menunjukkan sertifikat miliknya.

H. Trio Wibowo menegaskan bahwa Program PTSL adalah bagian dari upaya mendukung reforma agraria yang dicanangkan oleh pemerintah pusat. Program ini diharapkan mampu mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah serta memberikan kejelasan hukum bagi masyarakat.

Lebih lanjut, Kepala Desa Dawagung berharap program ini dapat terus berjalan dan mencakup lebih banyak bidang tanah yang belum bersertifikat di masa mendatang. “Kami akan terus bekerja sama dengan pihak terkait agar program ini berjalan lancar dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Desa Dawagung,” tutupnya.

Acara penyerahan sertifikat diakhiri dengan penyerahan simbolis kepada beberapa perwakilan warga. Momen tersebut menjadi simbol keberhasilan Program PTSL di Desa Dawagung.

BACA JUGA: Minibus Nyaris Masuk Jurang di Jalur Batukaras

Dengan adanya sertifikat tanah ini, diharapkan masyarakat lebih percaya diri dalam memanfaatkan aset tanah mereka untuk keperluan produktif. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih tertib dalam administrasi pertanahan di wilayah Desa Dawagung.

Program PTSL di Desa Dawagung bukan sekadar seremonial belaka, melainkan menjadi tonggak penting dalam memberikan kepastian hukum dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Harapan besar kini disematkan agar program ini terus berlanjut dan lebih banyak warga dapat merasakan manfaatnya di masa depan. (Ipan/lintaspriangan.com)

PRIANGAN TIMUR

Galunggung untuk Pemula: Pilih 510 atau 620 Anak Tangga?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Akhir pekan pada Minggu, 2 Agustus 2026,...

38 Tahun Tirta Galuh Ciamis, Menjaga Air Tetap Mengalir

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Perumda Air Minum Tirta Galuh Ciamis memasuki...

Hilang Sejak Sore, Seorang Kakek Ditemukan Meninggal di Bendungan Panawangan Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Harapan keluarga untuk menemukan Eman (81)...

Lansia 70 Tahun Tolak Pengakuan Bersalah, Sidang Dugaan Penipuan Rumah di Banjar Memanas

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Sidang perdana kasus dugaan penipuan rumah...

Lolos Enam Lapis Seleksi, Dua Pelajar Kota Tasikmalaya Menuju Paskibraka Jabar

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Enam lapis seleksi telah dilewati. Kini, Muhammad...

JAWA BARAT

Agustus Jadi Puncak Kemarau, Daerah Mana di Jabar Paling Rawan?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Memasuki Sabtu, 1 Agustus 2026, Jawa Barat...

Sekolah Rakyat Cirebon Resmi Beroperasi, 540 Anak dari Empat Daerah Mulai Tempati Asrama

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Program Sekolah Rakyat Cirebon resmi memasuki...

127.206 Mahasiswa PTS Nonaktif, Alarm Serius Jabar-Banten

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Sebanyak 127.206 mahasiswa PTS nonaktif masih...

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar Hari Ini, Mana Saja?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hujan lebat dan angin kencang di Jabar...

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

Olahraga

Popular Categories