lintaspriangan.com,ย BERITA GARUT.ย Persigar Garut membawa misi besar ke panggung nasional. Setelah menembus babak 64 besar Liga 4 Nasional, kontingen kebanggaan warga Garut itu resmi dilepas Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, untuk bertolak ke Pasuruan, Jawa Timur.
Prosesi pelepasan berlangsung di Halaman Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (25/5/2026). Sebanyak 32 pemain Persigar Garut diberangkatkan dengan harapan mampu menjaga marwah sepak bola Garut dan melangkah lebih jauh di putaran nasional.
Bagi Kabupaten Garut, keberangkatan Persigar bukan sekadar agenda olahraga. Ada kebanggaan daerah yang ikut dibawa. Ada harapan publik yang menempel di pundak para pemain. Dan tentu saja, ada gengsi sepak bola lokal yang kini mulai kembali menemukan denyutnya.
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Persigar yang berhasil menjadi salah satu wakil Jawa Barat di putaran nasional. Menurutnya, sepak bola memiliki daya tular energi yang besar bagi masyarakat dan mampu menjadi pemantik semangat daerah.
Bupati Garut Minta Pemain Jaga Kondisi dan Mental
Dalam pelepasan tersebut, Bupati Garut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Garut untuk terus mendukung perjuangan Persigar Garut di kancah nasional. Ia berharap kiprah Persigar menjadi bukti bahwa Garut memiliki talenta sepak bola yang layak diperhitungkan.
Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial tim. Ia meminta kontingen Persigar menjaga kondisi fisik, istirahat cukup, serta tidak meninggalkan doa selama menjalani kompetisi.
โKepada seluruh tim, lakukan persiapan yang semestinya, istirahat yang secukupnya, dan jangan lupa untuk selalu berdoa agar mampu mencapai hasil yang maksimal,โ pesan Bupati Garut.
Pesan itu menjadi penting karena Persigar Garut akan memasuki fase yang tidak ringan. Di level nasional, setiap laga bukan hanya soal teknik, tetapi juga kesiapan mental, kedisiplinan, kekompakan, dan kemampuan menjaga fokus dari menit awal hingga peluit akhir.
Panggung Liga 4 Nasional tentu berbeda dengan fase sebelumnya. Lawan yang dihadapi datang dari berbagai daerah dengan karakter permainan masing-masing. Satu kelengahan kecil bisa menjadi muasal kekalahan. Sebaliknya, satu kemenangan bisa membuka jalan menuju babak yang lebih tinggi.
Persigar Garut Bersaing dengan Wakil Aceh, Sulut, dan Jawa Timur
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Asep Mulyana, menjelaskan bahwa 32 pemain terbaik telah disiapkan untuk memperkuat Persigar Garut di Pasuruan. Tim ini akan bersaing dalam grup yang dihuni empat kesebelasan.
Persigar berada satu grup dengan klub asal Kabupaten Pidie, Aceh; Persibom Bolaang Mongondow dari Sulawesi Utara; serta klub Pasuruan dari Jawa Timur. Komposisi grup ini menjadi ujian serius bagi Persigar untuk membuktikan kapasitasnya sebagai wakil Jawa Barat.
Asep Mulyana menyebut Persigar saat ini sudah berhasil masuk 64 besar nasional. Dari fase tersebut, tim akan berjuang untuk menembus babak 32 besar, kemudian 16 besar, hingga peluang menuju final.
โPersigar ini sekarang masuk 64 besar nasional yang akan diluncurkan ke 32 besar, lalu 16 besar. Mudah-mudahan nanti Kabupaten Garut bisa menembus target untuk masuk ke Divisi 3 Liga Nasional,โ ujar Asep.
Target itu tentu tidak sederhana. Namun, keberhasilan Persigar Garut menembus 64 besar nasional sudah menjadi sinyal bahwa sepak bola Garut memiliki ruang tumbuh yang menjanjikan.
Kini, bola ada di kaki para pemain. Dukungan pemerintah, doa masyarakat, dan semangat warga Garut sudah mengiringi langkah mereka ke Pasuruan. Tinggal bagaimana Persigar menjawabnya di lapangan: bermain tenang, bertarung penuh harga diri, dan pulang membawa kabar baik untuk Garut.
Sebab dalam sepak bola, mimpi besar sering dimulai dari perjalanan jauh, tas perlengkapan yang penuh, dan satu keyakinan sederhana: selama peluit belum berhenti, peluang selalu hidup. (AI/AS)
Baca Berita Garut lainnya di Google News





















