lintaspriangan.com.ย BERITA โCIAMIS.ย Di atas kertas, kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis tampak nyaris sempurna. Dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP) tahun 2025, sejumlah indikator menunjukkan capaian 100 persen, bahkan melampaui target. Namun, ketika data tersebut disandingkan dengan kondisi lapangan, muncul pertanyaan mendasar: apakah capaian itu mencerminkan realitas, atau sekadar kosmetik laporan?
Aktivis kebijakan publik Ciamis, Prima Pribadi, menilai adanya ketidaksinkronan antara capaian administratif dan kondisi riil di lapangan perlu menjadi perhatian serius.
โKalau kita lihat laporan kinerja, hampir semua indikator terlihat sempurna. Tapi ketika dibaca bersama data lain, justru terlihat banyak persoalan yang belum terselesaikan,โ ujar Prima kepada Lintas Priangan.
Dinkes Ciamis dan Angka Kinerja yang Nyaris Tanpa Cela
Dokumen resmi Dinkes Ciamis menunjukkan performa yang impresif. Umur Harapan Hidup tercatat mencapai 104 persen dari target. Nilai pelaporan keuangan bahkan menyentuh 132,6 persen. Kepuasan masyarakat dinyatakan 100 persen dengan kategori โsangat baikโ. Nilai SAKIP pun berada pada capaian maksimal.
Secara administratif, capaian ini membentuk satu kesimpulan: kinerja Dinkes Ciamis berjalan optimal.
Namun, menurut Prima, justru di titik itulah publik perlu lebih kritis.
โDalam evaluasi kebijakan, angka yang terlalu sempurna tanpa variasi itu justru patut diuji. Karena di lapangan, hampir tidak mungkin semua indikator berjalan ideal,โ katanya.
Berita Ciamis lainnya: Bupati Ciamis: โWajib Hukumnya Bela PPPK!โ
Halaman selanjutnya: Imunisasi, Angka Kematian dan Fasilitas Kesehatan
