Pengerukan Pasir Sungai: Kencang di Larangan, Sunyi di Solusi

Pengerukan Pasir Sungai: Antara Larangan dan Kebutuhan Solusi

Di titik inilah kritik menjadi relevan. Kebijakan yang hanya berfokus pada pelarangan pengerukan pasir sungai tanpa menawarkan solusi menyeluruh menunjukkan pemahaman yang tidak utuh.

Melarang pengerukan pasir sungai tanpa mengatasi pendangkalan sama saja dengan menghapus gejala, tapi membiarkan masalah utama tetap berjalan. Sungai tetap dangkal, risiko tetap tinggi, dan warga tetap berada dalam posisi rentan.

Ironisnya, dalam praktik kebijakan, pengerukan pasir sungai justru kerap dilakukan sebagai bagian dari solusi resmi. Di Sungai Citarum, misalnya, pengerukan sedimentasi dilakukan untuk mengembalikan kapasitas sungai dan mengurangi risiko banjir. Hal ini menunjukkan bahwa pengerukan pasir sungai bukan sepenuhnya masalah, melainkan soal bagaimana pengelolaannya.

Yang dibutuhkan bukan sekadar larangan, tetapi pengelolaan.

Di hilir, pengerukan pasir sungai perlu dilakukan secara terukur, terencana, dan diawasi, sebagai bagian dari normalisasi sungai, bukan sekedar direcoki lalu dilarang. Penguatan tebing, pengendalian sedimentasi, dan sistem mitigasi banjir harus menjadi bagian dari solusi jangka pendek.

Namun itu saja tidak cukup.

Perbaikan harus dimulai dari hulu. Reboisasi, pengendalian alih fungsi lahan, dan pengelolaan daerah aliran sungai secara terpadu adalah langkah mendasar yang tidak bisa ditunda. Tanpa itu, pengerukan pasir sungai hanya akan menjadi solusi sementara yang terus diulang. Abai terhadap masalah di hulu, pada faktanya hanya melahirkan pahlawan-pahlawan kesiangan.

Sungai tidak bisa diselamatkan dari satu titik saja. Ia adalah sistem yang saling terhubung, dari hulu hingga hilir.

Dan di tengah semua itu, warga tidak seharusnya dibiarkan memilih antara melanggar aturan atau menghadapi banjir.

Ketika mereka melakukan pengerukan pasir sungai, itu bukan sekadar pelanggaran. Itu adalah tanda bahwa solusi belum benar-benar hadir.

Jika pendangkalan dibiarkan dan pengerukan pasir sungai hanya dilarang, maka yang tersisa hanyalah satu kepastian: sungai akan tetap dangkal, dan risiko akan terus mengalir ke permukiman. Memangnya sungai bakal jadi kembali normal cuma karena gara-gara anggota legislatif teriak-teriak di koran?

Seharusnya, teriakan kencang mereka digaungkan sejak dulu, dan itu ketika perusahakan terjadi di hulu!

Berita lainnya:

Terima Kasih RSUD KHZ Musthafa Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Kami, Redaksi Lintas Priangan, harus jujur sejak awal. Kami tidak mengenal keluarga korban. Tidak punya hubungan apa pun...

Wow! Laskar Gibran Resmi Terbentuk di 34 Provinsi

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Pembentukan Laskar Gibran di 34 provinsi resmi dimulai. Dewan Pimpinan Pusat (DPP) organisasi relawan ini melantik jajaran...

“Di Tengah Dunia yang Semakin Retak, Indonesia Harus Tetap Tegak”

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS.  Saat banyak negara di dunia sibuk dengan perang dan konflik yang tak kunjung reda, kita justru sering...

Terbaru

Ternyata Ada Pesan Menggetarkan di Balik Lagu “Jikalau Kau Cinta – Judika”

lintaspriangan.com, INSPIRATIF.  Tahun 1999 saya mulai bekerja sebagai wartawan. Ketika itu...

Tak Hanya Ditertibkan, PKL Sekitar PA Ciamis Diberi Opsi Lapak Usaha

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penataan pedagang kaki lima (PKL) di...

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan...

Wali Kota Ngotot Cairkan Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Program Rp100 Juta per RW di Bekasi kembali...

10 Fakta di Balik Konflik UNMA: dari Aksi Mahasiswa Hingga Diambil-Alih

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Konflik UNMA di Universitas Majalengka memasuki...

Ini Susunan Pemain Persib vs Arema Malam Ini: Lumayan Bikin Deg-degan!

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA. Laga panas Liga 1 antara Persib Bandung...

Literasi Ciamis Melejit, Digitalisasi Perpustakaan dan Peran Bunda Literasi Kian Diperkuat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Transformasi layanan perpustakaan berbasis digital dan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Priangan Timur

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Polsek Sukaraja Perketat Pengamanan Bank BJB, Jamin Keamanan Nasabah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Sukaraja meningkatkan pengamanan di objek...

Polsek Cikatomas Gencarkan Patroli 24 Jam, Titik Rawan Disisir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Cikatomas meningkatkan patroli siang dan...

Jelang Libur Panjang, Polsek Bantarkalong Sisir Wisata Religi Pamijahan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur panjang,...

Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Aipda Arif Bagikan Kitab dan Al-Qur’an di Tanjungjaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tak hanya menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek...

Perspektif

Popular Categories