Beranda blog Halaman 105

Warga Desa Neglasari Yakin Calon Wali Kota Banjar Nana Suryana Bawa Perubahan

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Setelah mendengar paparan dari Calon Wali Kota Banjar nomor urut 1, Nana Suryana, warga Dusun Cipariuk, Desa Neglasari, merasa yakin bahwa sosok Nana Suryana akan membawa perubahan positif bagi Kota Banjar, Jawa Barat.

Kekaguman mereka muncul setelah mendengar paparan dari Nana Suryana yang pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Banjar periode 2018-2023.

Nana Suryana tiba di Dusun Cipariuk pukul 16.15 WIB, ditemani oleh tim kampanyenya yang dipimpin oleh Ujang Solihan serta relawan dari tim “Surya Gemilang. Kamis, (17/10/2024).

Warga yang hadir menyambutnya dengan antusias, mengingat Nana Suryana dikenal dekat dengan masyarakat, baik saat menjabat sebagai Wakil Wali Kota maupun sebelum terjun ke dunia politik.

Dalam sambutannya, Nana Suryana mengingat kembali masa mudanya yang penuh dengan kenangan di Desa Neglasari, terutama ketika ia aktif bermain bola voli.

“Neglasari adalah desa yang membuat saya kembali ke masa lalu, saat saya masih aktif bermain voli. Ketika kembali ke sini, rasanya seperti berada di lingkungan sendiri,” ucapnya sambil mengenang masa-masa tersebut.

Sebagai calon Wali Kota Banjar, Nana Suryana dikenal sebagai sosok visioner dan sederhana, namun memiliki kepedulian yang tinggi terhadap masyarakat.

Salah satu fokus utama dalam pencalonannya adalah meningkatkan taraf hidup warga dan membuka lapangan pekerjaan.

“Ketika menjadi Wakil Wali Kota, saya tidak bisa berbuat banyak karena kebijakan ada di tangan kepala daerah. Namun, jika dipercaya memimpin Kota Banjar, target utama saya adalah membawa investor untuk membuka lapangan pekerjaan,” ungkap Nana Suryana.

Nana Suryana juga menekankan pentingnya memanfaatkan potensi lokal, termasuk generasi muda atau yang sering disebut sebagai Gen Z.

Menurutnya, generasi muda memiliki keterampilan dalam teknologi informasi yang dapat digunakan untuk memajukan perekonomian dan memperkenalkan Kota Banjar ke luar daerah.

“Kita bisa merangkul mereka dan menjadikan mereka duta wisata Kota Banjar dengan keahlian mereka. Kita tinggal mengarahkan saja,” tegas Nana Suryana.

Paparan tersebut mendapat apresiasi dari Rizal, perwakilan dari generasi muda, yang merasa antusias dengan rencana melibatkan generasi muda dalam program pembangunan.

BACA JUGA: Cagub Jawa Barat Jeje Wiradinata Dukung Pemekaran di Priangan Timur

“Saya salut dan sangat setuju dengan apa yang disampaikan oleh Pak Nana. Saya yakin generasi muda akan berkembang dengan kepemimpinan beliau. Selain merakyat, Pak Nana adalah sosok yang visioner,” ujar Rizal.

Tujuan Nana Suryana mencalonkan sebagai wali Kota Banjar untuk membawa perubahan yang nyata, dengan melibatkan semua elemen masyarakat, termasuk generasi muda, dalam memajukan kota tersebut.

Cagub Jawa Barat Jeje Wiradinata Dukung Pemekaran di Priangan Timur

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH.
Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, Jeje Wiradinata, menghadiri konsolidasi dengan kader PDI Perjuangan di Kota Tasikmalaya.

Pada acara yang berlangsung di Hotel Aston, Rabu siang, 16 Oktober 2024, Jeje menyampaikan komitmennya untuk mendukung pemekaran wilayah di Priangan Timur jika ia terpilih sebagai gubernur.

“Saya keliling Jabar selatan, dan situasinya sangat memprihatinkan,” ujar Jeje di hadapan para wartawan.

Jeje, yang akan berpasangan dengan Ronal Surapradja, menjelaskan bahwa ia siap memimpin langsung proses pembentukan Daerah Otonom Baru (DOB) di wilayah Tasikmalaya, Garut, dan Cianjur.

Tujuan utama dari pemekaran ini adalah untuk mempercepat pembangunan di wilayah tersebut.

“Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Tasikmalaya rendah karena wilayah selatannya belum berkembang,” kata Jeje.

Menurutnya, ketimpangan pembangunan di Jawa Barat, terutama di bagian selatan, harus segera diatasi. Jeje menekankan bahwa pemekaran wilayah merupakan salah satu solusi untuk mengatasi permasalahan tersebut.

“Saya memiliki pengalaman dalam memperjuangkan pemekaran wilayah di pelosok Jawa Barat,” tegasnya. Ia yakin, dengan pemekaran, pembangunan di daerah-daerah tertinggal bisa lebih cepat dilakukan.

Jeje juga menekankan pentingnya memanfaatkan potensi besar yang dimiliki oleh wilayah Priangan Timur. Ia mengakui bahwa wilayah tersebut belum sepenuhnya diberdayakan, padahal potensi ekonominya sangat besar.

“Kami ingin wilayah Priangan Timur bisa berkembang seperti wilayah lainnya di Jawa Barat,” ujarnya.

Menurut Jeje, hal ini penting agar pembangunan tidak hanya terpusat di Bandung atau wilayah sekitarnya.

Lebih lanjut, Jeje menjelaskan bahwa dirinya akan mengawal proses pemekaran dengan serius dan memastikan bahwa pelaksanaannya sesuai dengan keinginan masyarakat.

Ia berjanji untuk mendengar aspirasi warga di wilayah Priangan Timur dan wilayah lain yang membutuhkan perhatian khusus.

“Saya akan memimpin langsung pemekaran ini agar sesuai dengan harapan masyarakat Jawa Barat,” katanya dengan tegas.

Jeje juga mencontohkan keberhasilan pembangunan di Kabupaten Pangandaran, yang menurutnya dapat menjadi model bagi daerah lain yang baru dimekarkan.

Ia menyebut bahwa warga Tasikmalaya selatan menginginkan kemajuan yang sama seperti yang telah dirasakan oleh masyarakat Pangandaran.

“Warga Tasikmalaya selatan ingin maju seperti Pangandaran,” tambahnya.

Jeje menegaskan bahwa konsep “Jabar untuk Semua” harus diwujudkan dengan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Jawa Barat. Ia tidak ingin pembangunan hanya fokus pada wilayah-wilayah tertentu seperti Bandung.

“Jabar untuk Semua artinya tanpa ketimpangan, tanpa daerah yang tertinggal,” jelasnya. Menurut Jeje, kesejahteraan masyarakat Jawa Barat hanya bisa tercapai jika semua wilayah mendapat perhatian yang sama.

BACA JUGA: Pesta Miras di Pangandaran Sejumlah Remaja Ditangkap Polisi

Di akhir pertemuan, Jeje optimis bahwa pemekaran wilayah akan memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.

“Pemekaran wilayah akan membawa kemajuan di berbagai sektor,” katanya.

Jeje juga menegaskan bahwa dirinya akan terus berjuang untuk memastikan bahwa pemekaran di wilayah Priangan Timur dapat terealisasi jika ia terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat.

Pesta Miras di Pangandaran Sejumlah Remaja Ditangkap Polisi

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Sekelompok remaja di Desa Babakan, Pangandaran, ditangkap Polisi, setelah terlibat pesta minuman keras (miras).

Penangkapan dilakukan oleh polisi dan TNI, yang mendapat laporan dari masyarakat mengenai aktivitas yang melanggar ketertiban. Rabu, (16/10/2024).

Berdasarkan laporan tersebut Kapolsek Pangandaran, AKP Nandang Rokhmana, bersama anggota segera mendatangi lokasi kejadian dan melakukan tindakan .
“Petugas langsung bergerak ke lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat,” ujarnya kepada wartawan.

Saat penggerebekan yang dipimpin langsung Kapolsek Pangandaran dan Danramil Pangandaran, Kapten Inf. Yanyan Mulyana, menemukan sembilan remaja yang sedang menikmati miras di lokasi.

Barang bukti berupa botol minuman keras, jaket berandalan motor, dan dua sepeda motor berknalpot brong turut diamankan.

“Kami langsung mengamankan mereka tanpa menunda waktu,” tambah AKP Nandang. Ia juga menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan demi menjaga ketertiban wilayah.

Operasi ini juga berhasil mengungkap penjualan miras jenis ciu yang melibatkan jaringan hingga ke Jawa Tengah. Selain itu Polisi Juga berhasil menyita 15 plastik miras jenis ciu dan dua jerigen berisi ciu siap edar.

“Pengembangan kasus ini menunjukkan jaringan yang lebih luas,” kata AKP Nandang.

Penegakan hukum terhadap pelanggaran miras, katanya, akan terus ditingkatkan, terutama menjelang Pilkada 2024 di Pangandaran.

AKP Nandang juga menambahkan bahwa kendaraan bermotor yang digunakan para pelaku juga disita untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

“Kendaraan yang digunakan saat pesta miras turut kami amankan,” ujarnya.

Menurutnya, tindakan tegas akan terus dilakukan untuk mencegah terjadinya pelanggaran serupa di masa mendatang.

Langkah ini, katanya, bagian dari upaya polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tindakan kepolisian dan TNI ini mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, yang selama ini khawatir dengan meningkatnya penyalahgunaan miras di kalangan remaja.

Menurut seorang warga yang tidak ingin disebutkan namanya, pesta miras sering kali menjadi sumber masalah, termasuk tindakan kriminal.

“Kami berterima kasih kepada pihak berwajib yang bertindak cepat,” kata warga tersebut.

Kapolsek Pangandaran juga menegaskan bahwa para pelaku akan diberikan pembinaan dan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatan mereka.

“Kami berharap para remaja ini bisa menyadari kesalahan mereka dan tidak mengulangi lagi di kemudian hari,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa proses pendataan dan pemeriksaan terhadap para pelaku masih berlangsung. Mereka akan dipanggil untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di hadapan hukum.

Sebagai langkah preventif, AKP Nandang juga menyatakan bahwa patroli rutin akan terus dilakukan, terutama di tempat-tempat yang rawan terhadap aktivitas ilegal seperti pesta miras.

“Kami akan terus melakukan patroli dan tindakan tegas terhadap pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Hal ini, katanya, juga merupakan bagian dari upaya menciptakan suasana yang aman dan kondusif menjelang Pilkada 2024.

BACA JUGA: Nana Suryana-Mujamil Lanjutkan Kampanye Tatap Muka di Sukarame

Operasi ini menunjukkan komitmen polisi dan TNI dalam menegakkan hukum dan menjaga ketertiban di Kabupaten Pangandaran.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak untuk menjaga keamanan,” tutup AKP Nandang.

Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dalam melaporkan aktivitas mencurigakan agar tindakan preventif dapat dilakukan lebih awal.

Nana Suryana-Mujamil Lanjutkan Kampanye Tatap Muka di Sukarame

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana-Mujamil, melanjutkan kampanye tatap muka mereka di Sukarame, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar. Dengan didampingi tokoh-tokoh masyarakat, Nana Suryana disambut antusias oleh warga, memperkuat dukungan bagi pasangan nomor urut 1 tersebut.

Nana Suryana memaparkan visi misinya, menekankan bahwa masalah utama di Kota Banjar adalah minimnya lapangan pekerjaan. Menurutnya, ekonomi masyarakat belum stabil karena banyak yang masih menganggur.

“Fokus utama saya adalah menciptakan lapangan pekerjaan dengan mendatangkan investor,” tegas Nana.

Ia juga membahas dua isu lain yang menjadi perhatian penting, yaitu kesehatan dan pendidikan. Pada Rabu. (16/10/2024).

Nana menyatakan bahwa pemerintah telah bekerja maksimal di sektor ini, namun masih perlu peningkatan.

“Kesehatan dan pendidikan harus berlandaskan agama, karena ilmu tanpa agama itu berbahaya,” jelasnya.

Dalam sektor kesehatan, Nana menekankan pentingnya mempertahankan kebijakan yang membantu masyarakat miskin, seperti SKTM (Surat Keterangan Tidak Mampu). Ia mengatakan bahwa kebijakan ini sangat penting untuk kesejahteraan masyarakat.

“Saya berjuang agar SKTM tidak dihapus,” katanya kepada warga.

Selain fokus pada lapangan pekerjaan, Nana juga berencana memaksimalkan potensi lokal, terutama UMKM dan generasi muda. Ia ingin mengadakan berbagai event yang melibatkan anak muda, khususnya Generasi Z, untuk mempromosikan wisata dan kuliner Banjar.

“Potensi Banjar harus dimanfaatkan dengan maksimal,” tegas Nana.

Sementara itu, Ivan Oktapian, salah satu tokoh pemuda yang hadir, menyatakan bahwa ia sangat terkesan dengan program-program yang dipaparkan oleh Nana Suryana.

“Saya yakin Kota Banjar akan lebih maju di bawah kepemimpinan Nana Suryana,” ujarnya.

BACA JUGA: Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada 2024 di Ciamis

Nana Suryana menegaskan bahwa peningkatan ekonomi, daya beli, dan kesejahteraan masyarakat adalah tanggung jawab pemerintah.

Ia berjanji untuk tidak membebani masyarakat dengan kebijakan yang tidak realistis.

“Jangan bebani masyarakat, pemerintah harus bertanggung jawab untuk kesejahteraan mereka,” pungkasnya.

Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada 2024 di Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar rapat koordinasi tingkat kabupaten untuk mempersiapkan Pilkada serentak yang dijadwalkan pada 27 November 2024.

Acara tersebut berlangsung di Aula Setda Kabupaten Ciamis dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Penjabat (Pj) Bupati Ciamis Engkus dan unsur Forkopimda.

Acara tersebut juga dihadiri oleh seluruh kepala desa yang ada di Kabupaten Ciamis serta perwakilan dari kelurahan. Rabu, (16/10/2024),

Pada rakor tersebut ada berbagai informasi terkait kesiapan Pilkada, termasuk tentang tata kelola pemilihan, logistik, keamanan, serta pentingnya partisipasi aktif dari masyarakat.

Pj Bupati Ciamis mengatakan rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa semua pihak yang terlibat memahami tugas dan tanggung jawabnya sehingga pelaksanaan Pilkada berjalan lancar dan aman.

Engkus jugq menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak mendatang. Ia mengungkapkan bahwa keterlibatan aktif warga menjadi kunci utama dalam kesuksesan Pilkada.

“Saya sangat berharap masyarakat Ciamis dapat menggunakan hak pilihnya pada tanggal 27 November 2024. Dengan demikian, kita semua turut berperan dalam menentukan masa depan daerah kita tercinta ini,” ujar Engkus Sutisna.

Engkus juga menyatakan bahwa Pilkada merupakan momen penting untuk memastikan keberlanjutan pembangunan di Ciamis.

Lebih lanjut, Engkus Sutisna memberikan imbauan kepada para kepala desa yang hadir untuk turut mengajak masyarakat di wilayahnya masing-masing agar menggunakan hak pilih mereka.

“Saya meminta bapak-bapak dan ibu-ibu kepala desa untuk membantu menyosialisasikan pentingnya Pilkada ini. Dengan hadirnya masyarakat di tempat pemungutan suara, kita bisa memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik,” tuturnya.

Tak hanya itu, Engkus juga menyinggung soal pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban selama masa kampanye dan saat pelaksanaan Pilkada.

Ia mengingatkan semua pihak agar bekerja sama dengan aparat keamanan, seperti Polres dan TNI, untuk memastikan situasi kondusif di setiap wilayah.

“Keamanan menjadi prioritas kita semua, jangan sampai ada gangguan yang menghambat pelaksanaan Pilkada,” tegasnya.

Di lain pihak, Said Attanjani, Koordinator Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Sosialisasi Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Sumber Daya Manusia (Sosdiklih Parmas SDM) KPU Ciamis, dalam kesempatan terpisah memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan. Ia menyampaikan bahwa alat peraga kampanye (APK) serta bahan kampanye (BK) akan segera disebarkan ke seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

“Hari ini, kami akan mulai menyebarkan alat peraga kampanye, seperti spanduk, umbul-umbul, dan baliho di setiap kecamatan,” ujar Said.

Said juga  menjelaskan bahwa pemasangan APK tersebut merupakan bagian dari strategi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap Pilkada dan pentingnya berpartisipasi dalam pemilihan.

KPU Ciamis kata Said. telah melakukan berbagai persiapan teknis dan administratif guna memastikan seluruh kebutuhan logistik Pilkada terpenuhi tepat waktu.

“Kami berupaya semaksimal mungkin agar tidak ada hambatan dalam distribusi logistik. Ini penting agar proses pemungutan suara nanti bisa berjalan lancar,” jelasnya.

Selain itu, Said menekankan bahwa sosialisasi kepada masyarakat akan terus ditingkatkan, terutama di daerah-daerah yang tingkat partisipasi pemilihnya rendah.

“Kami ingin memastikan semua lapisan masyarakat terlibat, termasuk mereka yang tinggal di wilayah-wilayah terpencil. Hak pilih mereka harus dijaga dan dihormati,” ungkapnya.

Rapat koordinasi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut diakhiri dengan diskusi terbuka, di mana para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan atau memberikan masukan terkait persiapan Pilkada.

Beberapa kepala desa mengungkapkan kekhawatiran tentang masalah teknis di lapangan, seperti distribusi logistik dan pengamanan di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kabupaten.

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman menegaskan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI untuk mengatasi setiap potensi kendala yang muncul di lapangan.

BACA JUGA: Sepeda Motor Matic Hantam Dump Truk di Padaherang Satu Orang Tewas Ditempat

“Kami sudah memiliki rencana kontingensi untuk mengatasi masalah-masalah tersebut, dan akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” tutupnya.

Dengan adanya rapat koordinasi ini, Andang berharap seluruh komponen yang terlibat dalam pelaksanaan Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Ciamis dapat menjalankan tugasnya dengan baik demi kelancaran proses demokrasi tersebut.

Sepeda Motor Matic Hantam Dump Truk di Padaherang Satu Orang Tewas Ditempat

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa di Kabupaten Pangandaran, tepatnya di Dusun Nagrak, RT 03/04, Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang.

Kejadian na’as ini terjadi pada hari ini sekitar pukul 14.00 WIB, ketika sebuah sepeda motor Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi Z 2660 UL terlibat dalam kecelakaan dengan sebuah dump truk pengangkut batu.

Truk tersebut sedang berhenti di tepi jalan karena sopirnya, yang berasal dari luar daerah, sedang beristirahat dan makan.

Berdasarkan keterangan dari sejumlah warga yang berada di lokasi kejadian, sepeda motor tersebut melaju dengan kecepatan sedang dari arah Pangandaran menuju Padaherang. Rabu, (16/10/2024).

Saat melewati jalan yang cukup padat kendaraan, pengendara sepeda motor tampaknya tidak menyadari keberadaan truk yang berhenti di bahu jalan.

Kondisi jalan yang mungkin tidak ideal dan minimnya tanda-tanda peringatan membuat pengendara sepeda motor terlambat bereaksi, sehingga langsung menabrak bagian belakang truk tersebut.

Tabrakan ini terjadi dengan keras, mengakibatkan kerusakan parah pada bagian depan sepeda motor.

Akibat dari kecelakaan ini, satu orang pengendara sepeda motor, yang diketahui berinisial DM dan berusia 24 tahun, meninggal dunia di tempat.

Menurut laporan sementara, DM merupakan warga Kawasen, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, mengalami luka serius di bagian kepala yang mengakibatkan kematian seketika.

Rekan DM yang dibonceng di sepeda motor, yang identitasnya belum diungkapkan oleh pihak kepolisian, mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Luka yang di alami teman korban mengalami luka serius namun hingga kini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai perkembangan kesehatannya.

Petugas kepolisian dari Polsek Padaherang segera tiba di lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan dari warga setempat. Mereka langsung mengamankan lokasi kecelakaan untuk mencegah kemacetan lebih lanjut, serta mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi.

Sopir truk yang terlibat dalam kecelakaan tersebut juga sudah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil investigasi awal, truk tersebut berada dalam kondisi berhenti di tempat yang seharusnya aman, namun minimnya tanda-tanda peringatan di sekitarnya diduga menjadi salah satu faktor yang berkontribusi pada terjadinya kecelakaan ini.

Menurut warga yang sering melintasi jalur tersebut, kondisi jalan di lokasi kejadian memang cukup ramai dengan lalu lintas truk pengangkut material seperti batu dan pasir.

Selain itu, beberapa warga menyebutkan bahwa bahu jalan sering digunakan sebagai tempat parkir sementara bagi truk yang sedang berhenti, terutama sopir yang ingin beristirahat.

Namun, tidak semua kendaraan yang berhenti dilengkapi dengan rambu peringatan atau lampu hazard yang memadai, sehingga membuat pengendara lain, khususnya sepeda motor, tidak menyadari keberadaan kendaraan yang berhenti.

Pihak kepolisian menyarankan agar para pengemudi, terutama sopir kendaraan besar seperti truk, lebih memperhatikan keselamatan saat memutuskan berhenti di pinggir jalan.

Penggunaan rambu peringatan atau tanda bahaya harus menjadi kewajiban untuk mencegah kecelakaan serupa di masa mendatang.

BACA JUGA: Pj Bupati Ciamis: ASN Dilarang Tunjukkan Dukungan kepada Paslon dalam Foto

Di sisi lain, mereka juga mengimbau para pengendara sepeda motor untuk selalu waspada dan memperhatikan kondisi jalan serta kendaraan di sekitarnya, terutama di jalur yang ramai dengan kendaraan besar.

Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga. Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini.

Pj Bupati Ciamis: ASN Dilarang Tunjukkan Dukungan kepada Paslon dalam Foto

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, H. Engkus Sutisna, menegaskan pentingnya netralitas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) selama proses Pilkada 2024.

Dalam arahannya pada acara Rapat Konsolidasi persiapan Pilkada serentak di Aula Setda Kabupaten Ciamis pada Rabu, 16 Oktober 2024, Engkus mengingatkan ASN untuk tidak lagi menunjukkan gestur atau simbol yang bisa diartikan sebagai dukungan terhadap pasangan calon (paslon) tertentu.

“Sebagai ASN, misalkan dalam foto bersama, jangan lagi menunjukkan angka-angka dengan jari yang bisa ditafsirkan sebagai dukungan untuk salah satu pasangan calon,” ujarnya secara tegas.

Menurutnya, hal semacam ini sangat penting guna menjaga netralitas ASN di mata masyarakat selama berlangsungnya pemilu.

Engkus menekankan bahwa netralitas ASN adalah salah satu kunci untuk memastikan Pilkada berjalan dengan baik, tanpa adanya anggapan keberpihakan dari aparatur pemerintah. Ia mencontohkan bagaimana sering kali dalam berbagai acara, ASN secara tidak sadar atau sengaja menunjukkan dukungan terhadap paslon melalui gestur tangan yang menyimbolkan nomor urut kandidat.

“Cari pose dan gaya yang netral, ASN harus berhati-hati dalam segala tindakan mereka di ruang publik,” kata Engkus.

Selain soal netralitas, Engkus juga mengingatkan bahwa pelaksanaan Pilkada tahun 2024 harus berlangsung dengan aman, tertib, dan efisien.

“Kesiapan pelaksanaan Pilkada yang aman, tentram, tertib, dan jangan lupa, efektif dan efisien,” ujarnya.

Engkus menekankan pentingnya penggunaan anggaran yang tepat, sesuai dengan alokasi yang telah ditentukan. Ia memperingatkan agar tidak ada pengeluaran di luar yang telah dianggarkan dan disepakati.

“Jangan sampai ada pengeluaran anggaran yang tidak dianggarkan. Jauhkan penggunaan anggaran untuk kepentingan-kepentingan lain di luar yang sudah diatur dan disepakati,” imbuhnya.

Dalam arahannya, Engkus juga menyoroti pentingnya kerja sama semua pihak dalam menciptakan suasana kondusif di Kabupaten Ciamis, baik sebelum, selama, maupun sesudah Pilkada berlangsung.

Hal ini, menurutnya, sangat penting agar tidak ada gangguan atau masalah yang bisa mengganggu stabilitas daerah selama masa pemilu.

“Saya mengajak seluruh pihak untuk berkomitmen menciptakan situasi kondusif di Kabupaten Ciamis,” tegasnya.

Engkus, mengimbau seluruh elemen masyarakat, khususnya para pejabat daerah, untuk mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban selama Pilkada.

Acara rapat konsolidasi ini dihadiri oleh berbagai pihak penting di Kabupaten Ciamis, termasuk Sekretaris Daerah (Sekda) dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta kepala desa dari seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan Pilkada 2024 dengan baik dan memastikan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, para kepala desa juga diberi pengarahan terkait peran mereka dalam menjaga stabilitas di tingkat akar rumput.

Sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kepala desa dianggap memiliki peran penting dalam menjaga netralitas dan memastikan proses Pilkada berjalan lancar di wilayah mereka masing-masing.

Sekda Kabupaten Ciamis, yang turut hadir dalam acara tersebut, juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah dalam memfasilitasi kelancaran Pilkada.

Ia menyatakan bahwa seluruh perangkat daerah telah disiapkan untuk menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk dalam hal pengawasan dan pelaporan jika terjadi potensi kecurangan atau pelanggaran di lapangan.

“Kami siap untuk menjaga dan mengawal proses Pilkada ini agar berlangsung sesuai aturan,” ungkap Sekda.

Pada akhir acara, Pj Bupati kembali menegaskan bahwa Pilkada adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata. Ia mengingatkan bahwa keterlibatan masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan tokoh agama juga sangat penting untuk menjaga persatuan dan kesatuan selama masa pemilu.

“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ciamis. Ini adalah tanggung jawab kita semua,” tuturnya, mengakhiri arahannya dengan pesan kebersamaan dan persatuan.

BACA: Supermoon Oktober 2024 Fenomena Bulan Purnama Dekat

Rapat Konsolidasi ini diharapkan mampu membangun sinergi yang baik antara pemerintah, aparatur sipil negara, dan masyarakat dalam menyongsong Pilkada serentak 2024, sehingga pesta demokrasi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan adil.

Engkus menekankan bahwa keberhasilan Pilkada di Kabupaten Ciamis akan menjadi cerminan dari komitmen bersama untuk menciptakan masa depan yang lebih baik bagi daerah dan seluruh warganya.

Supermoon Oktober 2024 Fenomena Bulan Purnama Dekat

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Pada tanggal 17 Oktober 2024, akan terjadi fenomena Bulan Purnama (Full Moon) pada pukul 18:26 WIB, dengan jarak antara Bumi dan Bulan sekitar 357.364 km.

Fenomena ini memiliki keistimewaan karena bertepatan dengan titik terdekat Bulan dengan Bumi (Perigee), yang akan terjadi sehari setelahnya, yakni pada tanggal 18 Oktober 2024 pukul 20:26 WIB, dengan jarak yang sama.

Saat Bulan mencapai titik Perigee dan berada dalam fase purnama, fenomena ini dikenal dengan istilah Supermoon atau Purnama Perigee. Secara visual, Bulan akan tampak lebih besar dan lebih terang dari biasanya karena kedekatannya dengan Bumi.

Supermoon atau Bulan Purnama Perigee memiliki dampak yang tidak hanya pada penampakannya, tetapi juga pada kondisi alam di Bumi, khususnya yang berkaitan dengan pasang surut air laut.

Seperti yang diketahui, gravitasi Bulan memiliki pengaruh besar terhadap fenomena pasang surut air laut di Bumi. Ketika Bulan berada pada fase purnama, gaya gravitasi yang ditimbulkannya menyebabkan air laut di bagian Bumi yang menghadap Bulan mengalami kenaikan permukaan yang lebih tinggi, atau yang dikenal dengan istilah pasang maksimum.

Sebaliknya, di sisi Bumi yang membelakangi Bulan, air laut mengalami penurunan yang signifikan, atau surut maksimum.

Pada saat Supermoon terjadi, gaya gravitasi Bulan terhadap Bumi akan lebih kuat dibandingkan biasanya, mengingat jarak Bulan yang lebih dekat. Akibatnya, fenomena pasang surut air laut akan lebih ekstrem dibandingkan pada fase purnama biasa.

Hal ini dapat meningkatkan potensi terjadinya banjir pesisir, atau yang lebih dikenal dengan istilah rob. Rob adalah fenomena di mana air laut meluap ke daratan, terutama di wilayah pesisir, akibat pasang air laut yang tinggi.

Kejadian ini biasanya terjadi saat fase purnama, namun pada saat Supermoon, risiko rob akan lebih tinggi karena tarikan gravitasi Bulan yang lebih kuat.

Berdasarkan data dan pengalaman sebelumnya, potensi banjir pesisir akibat Supermoon biasanya dapat terjadi dalam rentang waktu mulai dari tiga hari sebelum hingga tiga hari sesudah fase purnama.

Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir dihimbau untuk waspada dan melakukan antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya banjir pesisir selama periode tersebut.

Antisipasi ini penting mengingat rob dapat berdampak signifikan pada aktivitas sehari-hari, seperti merusak infrastruktur, membanjiri lahan pertanian, dan mengganggu transportasi di wilayah pesisir.

Salah satu wilayah yang paling rentan terhadap dampak rob adalah kawasan pesisir rendah, di mana ketinggian daratan hanya sedikit di atas permukaan laut. Di wilayah-wilayah ini, banjir rob dapat dengan mudah masuk ke permukiman dan menyebabkan kerusakan.

Selain itu, faktor cuaca seperti angin kencang dan badai yang sering terjadi di sekitar waktu Supermoon juga dapat memperparah dampak rob. Angin kencang dapat mendorong air laut lebih jauh ke daratan, meningkatkan tinggi pasang, dan menyebabkan air laut meluap lebih cepat.

Untuk mengurangi dampak banjir pesisir atau rob, berbagai langkah antisipasi dapat diambil oleh masyarakat dan pemerintah setempat.

Beberapa di antaranya termasuk memantau kondisi pasang surut air laut melalui sistem peringatan dini, memperkuat tanggul dan infrastruktur di wilayah pesisir, serta menginformasikan masyarakat mengenai langkah-langkah evakuasi jika banjir terjadi.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di wilayah pesisir sebaiknya mengamankan barang-barang berharga dan barang-barang penting dari potensi genangan air, serta memperhatikan situasi cuaca yang dapat memperparah kondisi pasang surut.

Selain dampaknya terhadap pasang surut air laut, Supermoon juga merupakan fenomena yang menarik bagi para pengamat langit. Karena jaraknya yang lebih dekat dengan Bumi, Bulan akan terlihat sekitar 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang dibandingkan saat Bulan berada pada titik terjauh dari Bumi (Apogee).

Hal ini menjadikan Supermoon sebagai momen yang sangat dinanti oleh para astronom amatir dan fotografer untuk menangkap keindahan Bulan dengan lebih jelas.

Pada malam Supermoon, jika kondisi cuaca cerah dan langit bebas dari polusi cahaya, Bulan akan tampak spektakuler di langit malam.

BACA JUGA: SIPD Banjar Gelar Sosialisasi RPJPD dan RPJMD

Fenomena Supermoon ini bukan hanya peristiwa astronomis yang menarik, tetapi juga pengingat akan keterkaitan antara pergerakan benda-benda langit dan kehidupan di Bumi.

Efeknya yang nyata pada pasang surut air laut dan potensi banjir pesisir menunjukkan betapa kuatnya pengaruh Bulan terhadap planet kita, dan pentingnya bagi manusia untuk memahami dan mengantisipasi dampaknya. (Sumber: BMKG)

SIPD Banjar Gelar Sosialisasi RPJPD dan RPJMD

infopriangan.com, BERITA DAERAH. Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (BAPELITBANG) Kota Banjar mengadakan kegiatan Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) di Aula Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mensosialisasikan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) kepada masyarakat di empat kecamatan di Kota Banjar.

Menurut Andi Bastian, Kepala BAPELITBANG Kota Banjar, kegiatan ini sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat, terutama perangkat desa, kelurahan, dan kecamatan, memahami rencana pembangunan jangka panjang Kota Banjar.

“Saya rasa ini dipandang perlu disosialisasikan, terutama tentang rencana pembangunan jangka panjang dan menengah,” ungkapnya.

Kegiatan ini diawali dengan sosialisasi RPJPD yang diselenggarakan secara bergilir di setiap kecamatan. Langensari menjadi salah satu dari empat kecamatan yang menjadi tuan rumah sosialisasi ini.

RPJPD sendiri merupakan rencana pembangunan jangka panjang untuk 20 tahun ke depan. Sementara itu, RPJMD adalah rencana pembangunan jangka menengah yang mencakup periode lima tahun dan menjadi landasan pembangunan tahunan di seluruh perangkat daerah, termasuk kecamatan, desa, dan kelurahan.

Andi Bastian menjelaskan bahwa rencana pembangunan jangka panjang dan menengah tersebut disusun agar selaras dengan visi pembangunan Kota Banjar, yaitu “Madani, Maju, dan Berkelanjutan”.

Menurutnya, “Madani” berarti memiliki peradaban yang maju, didukung oleh sumber daya manusia berkualitas dan religius. Dengan demikian, visi ini mencakup pembangunan berkesinambungan yang diharapkan dapat mengangkat kualitas hidup masyarakat Banjar.

Lebih lanjut, Andi juga menegaskan bahwa visi RPJPD berbeda dengan visi RPJMD, meskipun keduanya saling berhubungan.

“Visi pembangunan jangka menengah nanti memang berbeda dengan visi RPJPD, namun tetap menginduk pada RPJPD,” jelasnya.

Dalam hal ini, RPJPD menjadi panduan utama yang mencakup visi besar pembangunan jangka panjang, sementara RPJMD lebih fokus pada pelaksanaan pembangunan di setiap periode pemerintahan lima tahunan.

Salah satu tujuan utama dari sosialisasi ini, menurut Andi, adalah untuk memastikan bahwa pembangunan di tingkat desa, kecamatan, dan kota akan berjalan seiring dengan pembangunan di tingkat provinsi dan nasional.

Ia berharap agar seluruh perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dapat beririsan dan berkesinambungan di berbagai tingkatan pemerintahan. “Kami berharap pembangunan di Banjar bisa selaras dengan pembangunan provinsi maupun pusat, sehingga ada kesinambungan dari waktu ke waktu,” katanya.

Selain itu, Andi juga menekankan pentingnya pembangunan yang berfokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, baik dari segi ekonomi, sosial, maupun budaya.

Ia berharap Kota Banjar dapat menjadi kota yang maju secara ekonomi, tetapi tetap mempertahankan nilai-nilai religius dan sosial yang kuat. Menurutnya, hal ini hanya bisa dicapai jika seluruh komponen masyarakat, mulai dari pemerintah hingga warga, terlibat aktif dalam proses pembangunan.

Salah satu perangkat desa yang hadir dalam kegiatan tersebut, Sukirman, mengungkapkan bahwa ia merasa terbantu dengan adanya sosialisasi ini.

“Kami jadi lebih paham tentang arah pembangunan yang akan dilaksanakan, dan ini memudahkan kami untuk mendukung program-program pemerintah di desa,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan perangkat di lapangan.

Sementara itu, Lilis, seorang peserta dari Kecamatan Langensari, juga menyampaikan harapannya agar pembangunan di Banjar dapat berjalan lebih cepat dan merata di semua wilayah.

“Kami berharap pembangunan tidak hanya berfokus di pusat kota, tetapi juga menjangkau wilayah-wilayah yang jauh dari pusat pemerintahan,” kata Lilis.

Ia menganggap penting bagi pemerintah untuk terus melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan, sehingga kebutuhan setiap wilayah dapat terakomodasi dengan baik.

Andi menutup sosialisasi dengan harapan bahwa seluruh perangkat daerah yang hadir dapat memahami dan mengimplementasikan rencana pembangunan jangka panjang dan menengah ini dengan baik.

BACA JUGA: Disdikpora Pangandaran Gelar Acara Tarkam Kemenpora

“Kami berharap ke depan pembangunan di Banjar bisa berjalan dengan lebih baik dan terarah, sehingga visi ‘Madani, Maju, dan Berkelanjutan’ bisa tercapai,” pungkasnya.

Kegiatan SIPD ini merupakan salah satu langkah konkret yang diambil oleh pemerintah Kota Banjar untuk memastikan bahwa perencanaan pembangunan tidak hanya diketahui oleh segelintir orang di pemerintahan, tetapi juga dipahami oleh masyarakat luas. Dengan demikian, diharapkan akan ada sinergi yang lebih kuat antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang lebih baik di masa depan

Disdikpora Pangandaran Gelar Acara Tarkam Kemenpora

infopriangan com. BERITA DAERAH. Acara Tarkam Kemenpora yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Pangandaran untuk kedua kalinya menjadi sorotan karena upayanya dalam melestarikan seni dan budaya Nusantara.

Acara ini bukan hanya sekedar hiburan, tetapi juga sebagai bentuk edukasi bagi pelajar dan masyarakat tentang pentingnya menjaga keberagaman budaya Indonesia.

Kepala Seksi Analisis Kepemudaan Disdikpora Kabupaten Pangandaran, Igis Yazid, menjelaskan bahwa acara ini bertujuan untuk memperkuat eksistensi seni dan budaya Nusantara yang diwariskan oleh para leluhur.

Menurutnya, pelestarian seni dan budaya merupakan tanggung jawab semua pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan pelajar.

“Seni dan budaya yang sudah ada sejak lama perlu kita jaga agar tidak punah,” kata Igis.

Ia juga menambahkan bahwa acara seperti ini sangat penting untuk mengedukasi generasi muda tentang nilai-nilai budaya Indonesia.

Igis percaya bahwa dengan semakin mengenal budaya mereka sendiri, para pelajar akan lebih mencintai dan menghargai warisan leluhur.

“Acara ini menjadi sarana untuk menanamkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sejak dini,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, para siswa dari SMP Negeri 2 Sidamulih menampilkan berbagai tarian tradisional dari berbagai daerah di Indonesia.

Para pelajar ini menari dengan penuh semangat, menunjukkan dedikasi mereka dalam mempertahankan warisan budaya bangsa.

Penjabat Bupati Pangandaran, Benny Bahtiar, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan apresiasi kepada para pelajar atas penampilan mereka.

Menurutnya, melestarikan seni dan budaya bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga masyarakat secara keseluruhan.

“Kami berpesan kepada seluruh pelajar, guru, dan masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan warisan leluhur,” kata Benny.

Ia menegaskan bahwa seni dan budaya tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga merupakan bagian dari identitas bangsa yang harus terus dipertahankan.

Benny juga menyampaikan bahwa seni dan budaya merupakan jati diri bangsa yang membedakan Indonesia dari negara-negara lain.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk melestarikan seni dan budaya karena ini adalah warisan berharga dari para leluhur kita. Dengan melestarikannya, kita juga menjaga identitas bangsa agar tetap kuat dan tidak tergerus oleh pengaruh budaya asing,” tegasnya.

Menurutnya, pendidikan di sekolah merupakan salah satu langkah penting untuk menjaga dan melestarikan budaya lokal.

Ia menekankan bahwa kegiatan seperti Tarkam Kemenpora ini tidak hanya melibatkan para pelajar dalam menampilkan seni budaya, tetapi juga mengajarkan mereka tentang nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.

“Dengan adanya kegiatan seperti ini, para pelajar dapat lebih mengenal dan mencintai budaya mereka sendiri. Ini juga menjadi bagian penting dari pembentukan karakter generasi muda yang bangga akan identitas bangsa,” jelasnya.

Lebih lanjut, Benny mengungkapkan bahwa pelestarian seni dan budaya tidak dapat dilakukan oleh pemerintah saja. Ia mengatakan bahwa peran serta masyarakat dalam mendukung dan berpartisipasi dalam acara-acara kebudayaan sangat penting.

“Tentu, masyarakat juga diharapkan untuk lebih aktif dalam mengikuti dan mendukung acara-acara kebudayaan yang diselenggarakan di daerah mereka,” katanya.

Menurutnya, dengan partisipasi yang aktif, seni dan budaya Indonesia akan semakin dikenal oleh generasi muda dan terus berkembang.

Salah satu guru dari SMP Negeri 2 Sidamulih yang terlibat dalam acara tersebut menyatakan kebanggaannya atas penampilan para siswa. Ia menyebut bahwa para siswa sudah berlatih selama berminggu-minggu untuk mempersiapkan tarian tradisional yang mereka tampilkan.

“Kami sangat bangga dengan semangat para siswa dalam mempelajari dan menampilkan tarian-tarian ini. Mereka benar-benar memahami bahwa seni budaya ini adalah bagian penting dari sejarah dan identitas bangsa kita,” ujarnya.

Pada akhirnya, acara Tarkam Kemenpora di Kabupaten Pangandaran ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat sangat penting dalam melestarikan seni dan budaya Nusantara.

Seni dan budaya merupakan salah satu kekayaan terbesar yang dimiliki oleh Indonesia, mencerminkan sejarah, tradisi, dan nilai-nilai yang diwariskan oleh para leluhur.

BACA JUGA:

“Melalui kegiatan seperti ini, kita bisa melihat bagaimana seni dan budaya Indonesia tetap hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda,” ungkap Igis.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan budaya di sekolah memiliki peran penting dalam menjaga seni dan budaya Nusantara tetap lestari.

“Dengan edukasi yang tepat, harapan agar seni budaya Nusantara tetap lestari dan tidak punah bisa terwujud,” tutupnya.

Aksi Pelemparan Kaca Mobil di Malangbong Ditangkap Warga

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Di wilayah Malangbong, Kabupaten Garut, dua pemuda yang diduga melakukan aksi pelemparan kaca mobil dengan batu berhasil ditangkap oleh warga.

Aksi tersebut telah beberapa kali terjadi di jalur Malangbong, dan sering kali membuat para pengemudi yang melintas merasa cemas.

Salah satu pelaku, yang mengenakan kemeja putih-biru, hampir dihakimi massa sebelum akhirnya berhasil diamankan oleh warga setempat. Selasa. (15/10/2024).

Seorang pengemudi bernama Eman Sulaeman mengaku sering merasa khawatir ketika melewati jalur tersebut. Eman mengatakan bahwa tindakan tersebut sangat meresahkan pengemudi yang melintas di Malangbong, terutama karena pelemparan bisa saja melukai penumpang di dalam mobil.

“Setiap kali melewati jalur ini, saya selalu menutup kaca samping kendaraan untuk berjaga-jaga,” ujar Eman.

Eman juga menghimbau sesama pengemudi untuk melakukan hal yang sama demi keselamatan.

Aksi pelemparan kaca mobil ini diduga dilakukan oleh sekelompok pemuda yang merupakan bagian dari geng motor lokal. Meskipun demikian, motif pasti dari aksi ini belum diketahui secara jelas.

Saat ditangkap, salah satu pelaku mengakui bahwa dirinya berasal dari daerah Cibunar, Kecamatan Malangbong, namun tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai alasan di balik pelemparan tersebut.

Warga berharap agar pihak kepolisian segera mengambil tindakan tegas terhadap kasus ini karena banyak pengemudi merasa resah setiap kali harus melintasi jalur Malangbong, terutama karena mereka khawatir akan keselamatan diri dan kendaraannya.

“Kami sangat berharap polisi segera turun tangan dan mengamankan pelaku-pelaku lainnya,” kata seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Warga juga menyarankan agar polisi melakukan patroli lebih sering di wilayah rawan ini untuk mencegah aksi serupa terulang kembali.

Tokoh masyarakat di Malangbong turut menyatakan kekhawatirannya. Mereka mengatakan bahwa situasi ini, jika dibiarkan, akan berdampak buruk terhadap keamanan wilayah dan aktivitas ekonomi setempat.

“Kita tidak bisa membiarkan hal ini terus terjadi. Ini jalur penting, dan kita harus memastikan keselamatan semua orang yang melewatinya,” ujar salah seorang tokoh masyarakat.

Selain itu, beberapa warga juga mengusulkan adanya program pembinaan untuk para remaja di wilayah tersebut. Mereka percaya bahwa tindakan kenakalan seperti ini bisa dicegah melalui edukasi dan kegiatan positif bagi pemuda.

BACA JUGA: Lobi AKD Murni Pembagian Peran Strategis, Tidak Terkait Pilkada atau Politik

“Remaja butuh arahan yang benar. Jika mereka dibiarkan tanpa pengawasan, mereka akan mencari kesenangan dengan cara yang salah,” ujar seorang tokoh masyarakat lainnya.

Pihak berwajib diharapkan dapat segera bertindak untuk menangani kasus ini, baik dengan melakukan penindakan hukum terhadap pelaku maupun memberikan pembinaan kepada remaja di wilayah tersebut.

Sementara itu, warga diimbau untuk tetap waspada dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak berwenang.

Lobi AKD Murni Pembagian Peran Strategis, Tidak Terkait Pilkada atau Politik

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Dalam konteks politik, isu pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) sering menjadi perhatian publik. Baru-baru ini, sejumlah spekulasi muncul terkait adanya lobi-lobi di balik proses pembentukan AKD, terutama yang melibatkan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran, Otang Tarlian, menegaskan bahwa lobi-lobi yang terjadi adalah bagian dari proses politik yang wajar dan murni berfokus pada pembagian peran strategis di parlemen.

“Kami ingin memastikan bahwa PKB dapat menjalankan tugas-tugas legislatifnya dengan baik,” jelasnya Oang.

Juru bicara tersebut juga menekankan bahwa tidak ada hubungan antara lobi-lobi ini dengan Pilkada atau bentuk campur tangan politik lainnya.

Dalam pernyataan yang lebih rinci, Otang menjelaskan bahwa setiap partai memiliki tanggung jawab dan tugas untuk memastikan bahwa wakil-wakilnya di parlemen mampu berperan secara efektif.

“Tugas kami di parlemen adalah memastikan peran strategis kami berjalan lancar, dan hal itu yang kami perjuangkan dalam pembentukan AKD,” kata Otang.

Dia menegaskan, proses ini merupakan hal yang umum terjadi di setiap periode legislatif dan bukanlah sesuatu yang harus dikaitkan dengan agenda politik di luar parlemen, seperti Pilkada.

Terkait Pilkada, PKB sudah menentukan arah dukungannya sejak awal. Pihak PKB memastikan bahwa partainya tetap konsisten mendukung pasangan HUDANG.

“Kami tegaskan bahwa dukungan PKB untuk pasangan HUDANG sudah final. Fokus kami sekarang adalah memenangkan mereka dalam Pilkada mendatang,” ujar Otang.

Hal ini menjadi penegasan terhadap rumor yang berkembang bahwa PKB mungkin mengubah arah dukungannya.

Lebih jauh, spekulasi bahwa PKB dan Partai Golkar telah “mencuri kesempatan” dari PDI Perjuangan juga disinggung dalam pernyataan tersebut.

Juru bicara PKB dengan tegas membantah isu tersebut, menyatakan bahwa dinamika politik memang selalu berubah dan hal semacam ini merupakan bagian dari proses politik yang wajar. Selasa, (15/10/2024).

“Dalam politik, tentu ada dinamika yang terjadi. Namun, kami tegaskan bahwa tujuan utama kami adalah mendukung dan memperjuangkan kemenangan pasangan HUDANG,” katanya.

Dengan demikian, PKB ingin memperlihatkan bahwa kerja sama politik dan strategi yang diambil partainya tetap berada dalam koridor yang sesuai dengan tujuan utamanya.

Juru bicara PKB juga berharap agar masyarakat dapat memahami konteks sebenarnya dari isu yang beredar dan tidak terbawa arus spekulasi yang tidak mendasar.

Menurutnya, komitmen PKB terhadap pasangan HUDANG adalah prioritas utama, dan segala isu lain hanyalah bagian dari dinamika politik yang tidak semestinya dibesar-besarkan.

“Kami berharap penjelasan ini dapat meluruskan persepsi yang berkembang di masyarakat dan menegaskan kembali komitmen kami dalam mendukung pasangan HUDANG,” pungkasnya.

Ketika dimintai pendapatnya mengenai bagaimana PKB akan menghadapi tantangan politik di masa mendatang, salah seorang petinggi PKB menyatakan bahwa partainya siap menghadapi setiap dinamika yang ada dengan kepala dingin.

“Kami sudah terbiasa dengan perubahan-perubahan dalam politik. Yang penting bagi kami adalah tetap fokus pada tujuan utama, yaitu memperjuangkan kepentingan rakyat dan memastikan kemenangan calon yang kami dukung,” jelasnya.

Otang  menambahkan bahwa PKB akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa strategi yang telah disusun dapat dijalankan dengan baik, baik di parlemen maupun dalam konteks Pilkada.

Di akhir pernyataannya, PKB menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam koalisi yang telah terbentuk. Menurut juru bicara tersebut, PKB berkomitmen untuk menjaga keharmonisan dalam kerja sama politik dengan partai-partai lain, terutama dalam menghadapi Pilkada mendatang.

“Kami ingin semua pihak bekerja sama dengan baik demi kemenangan bersama. Kami yakin bahwa dengan kerja keras dan kebersamaan, pasangan HUDANG akan memenangkan Pilkada ini,” tegasnya.

Secara keseluruhan, PKB menegaskan bahwa lobi-lobi pembentukan AKD yang terjadi saat ini adalah bagian dari proses politik yang normal dan tidak ada kaitannya dengan Pilkada.

BACA JUGA: Konsolidasi Demokrat Ciamis Dukung Herdiat-Yana di Pilkada Ciamis 2024

Fokus utama PKB, seperti yang dinyatakan berkali-kali, adalah memenangkan pasangan HUDANG dalam Pilkada mendatang.

Melalui klarifikasi ini, PKB berharap dapat meluruskan persepsi publik dan mempertegas komitmen partainya untuk berjuang secara maksimal demi kemenangan calon yang mereka dukung.

Konsolidasi Demokrat Ciamis Dukung Herdiat-Yana di Pilkada Ciamis 2024

lintaspriangan.BERITA DAERAH. DPC Partai Demokrat Kabupaten Ciamis menggelar acara Pendidikan Politik Konsolidasi dan Sukses Pilkada 2024 pada Selasa, 15 Oktober 2024. Acara ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya untuk menggalang dukungan dan memenangkan pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya dan Yana D. Putra, yang diusung oleh Partai Demokrat dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Ciamis 2024.

Ketua DPC Demokrat Ciamis, Anjar Asmara, menyampaikan bahwa konsolidasi ini menjadi langkah strategis untuk memastikan kemenangan pasangan calon nomor urut 2, Herdiat-Yana, bersama tim sukses mereka.

Dalam sambutannya, Anjar menekankan pentingnya konsolidasi sebagai bagian dari strategi untuk mencapai kemenangan di Pilkada Ciamis. Menurutnya, konsolidasi struktural yang melibatkan seluruh kader partai, mulai dari tingkat DPC hingga ranting, sangat diperlukan agar kekuatan partai dapat dikerahkan secara maksimal.

“Konsolidasi ini diperlukan untuk meraih kemenangan. Kita harus memulai dari jalur struktural, yaitu DPC, ranting, dan anggota. Alhamdulillah, hingga saat ini prosesnya sudah solid. Kami berharap situasi ini tetap terjaga hingga pelaksanaan pemilihan, meskipun akan ada berbagai dinamika di lapangan,” ujar Anjar.

Lebih lanjut, Anjar menegaskan bahwa DPC Demokrat Ciamis yakin pasangan Herdiat-Yana memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada Ciamis 2024. Dia menyatakan bahwa seluruh kader Partai Demokrat akan bekerja keras untuk mengamankan kemenangan pasangan calon ini, dengan target perolehan suara sebesar 80 persen.

“Kita akan bekerja keras, semua kader akan bergerak secara maksimal hingga ke lapisan masyarakat paling bawah. Tujuan kita adalah mencapai kemenangan 80 persen untuk pasangan Herdiat-Yana,” katanya.

Selain itu, Anjar juga memberikan instruksi kepada seluruh kader Partai Demokrat agar mengajak seluruh pemilih untuk hadir di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada hari pemilihan.

Anjar juga mengingatkan pentingnya untuk menghindari pilihan kotak kosong, yang kerap menjadi tantangan dalam Pilkada dengan calon tunggal.

“Ajak semua hak pilih untuk datang ke TPS masing-masing pada tanggal 27 November 2024. Abaikan kotak kosong,” tegasnya.

Acara konsolidasi tersebut juga dimaksudkan untuk mengkomunikasikan visi dan misi pasangan Herdiat-Yana kepada seluruh kader dan masyarakat.

Pasangan ini memiliki lima misi utama yang mereka yakini dapat membawa perubahan positif bagi Kabupaten Ciamis jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Misi pertama adalah peningkatan sumber daya manusia (SDM), terutama di bidang kesehatan dan pendidikan. Menurut Herdiat, SDM yang berkualitas menjadi salah satu aspek paling penting dalam memajukan daerah. Dia menyadari bahwa saat ini tenaga medis di Ciamis masih perlu diperkuat, terutama dalam hal sertifikasi spesialis. Oleh karena itu, mereka akan fokus pada peningkatan kualitas SDM di berbagai bidang, termasuk pendidikan dan teknologi.

Misi kedua adalah mendorong pertumbuhan ekonomi yang belum optimal, terutama melalui sektor peternakan dan perikanan. Kedua sektor ini, menurut Herdiat, memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian daerah. Dia berharap dapat mengoptimalkan sumber daya alam yang dimiliki Ciamis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Misi ketiga adalah peningkatan infrastruktur. Pasangan Herdiat-Yana akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah penghasil produksi. Herdiat mengakui bahwa beberapa daerah masih belum memiliki akses infrastruktur yang memadai. Namun, dia optimis dalam lima tahun mendatang, infrastruktur di seluruh wilayah Ciamis akan semakin kuat dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi.

Misi keempat adalah mewujudkan pemerintahan daerah yang baik, demokratis, dan berkinerja tinggi. Herdiat memuji kinerja pemerintah daerah dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang selama ini telah bekerja dengan baik. Namun, dia juga mengingatkan agar tidak cepat berpuas diri dengan penghargaan-penghargaan yang telah diraih, dan terus berupaya meningkatkan kinerja di semua level pemerintahan, mulai dari OPD hingga tingkat desa.

Misi kelima adalah peningkatan kualitas lingkungan hidup dan penanggulangan bencana. Herdiat menyadari bahwa tantangan lingkungan hidup semakin besar, terutama dengan meningkatnya kerusakan hutan dan lingkungan. Dia berkomitmen untuk bekerja sama dengan masyarakat dalam menjaga dan melestarikan lingkungan, termasuk mengusulkan beberapa kawasan hutan untuk dijadikan hutan lindung guna mencegah degradasi lingkungan lebih lanjut.

BACA JUGA: Belasan Unit Komputer SMK Negeri 1 Padaherang Digondol Maling

Dengan lima misi ini, pasangan Herdiat-Yana berharap dapat membawa perubahan nyata bagi Kabupaten Ciamis.

Mereka berjanji akan bekerja keras untuk mewujudkan visi tersebut dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung mereka dalam Pilkada 2024. Dukungan dari Partai Demokrat dan kader-kadernya menjadi salah satu kekuatan utama dalam upaya memenangkan kontestasi politik ini.

Belasan Unit Komputer SMK Negeri 1 Padaherang Digondol Maling

infopriangan.com, BERITA DAERAH. Kejadian mengejutkan dan meresahkan terjadi di SMK Negeri 1 Padaherang pada Senin, 14 Oktober 2024. Sebanyak 14 unit komputer yang seharusnya digunakan untuk kegiatan belajar mengajar hilang diduga dicuri oleh maling. Kejadian ini mengganggu proses pembelajaran di sekolah tersebut dan memicu kekhawatiran di kalangan guru serta siswa.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas dan Hubungan Industri, Yudi Yuswandi, mengungkapkan bahwa kehilangan tersebut pertama kali diketahui saat sejumlah siswa memasuki laboratorium untuk melakukan praktik.

“Kami baru menyadari ada yang hilang pagi ini. Ketika siswa masuk, mereka melihat kondisi laboratorium yang tidak seperti biasanya. Semua perlengkapan komputer sudah tidak ada,” kata Yudi.

Menurut Yudi, laboratorium yang kehilangan komputer tersebut terdiri dari dua ruangan. Saat petugas sekolah melakukan pemeriksaan, mereka menemukan bahwa tralis dan kaca jendela laboratorium sudah dalam kondisi terbuka. Hal ini menandakan adanya pembobolan dari luar.

“Kami kehilangan 14 unit komputer yang seharusnya ada di dalam dua ruangan laboratorium. Kami tidak tahu pasti kapan kejadian ini terjadi, tetapi kami menduga pencurian ini terjadi malam sebelumnya,” ungkapnya.

Yudi juga menjelaskan bahwa terdapat bekas kotor di jendela laboratorium, yang mungkin diakibatkan oleh hujan. Ia mencatat bahwa hujan tidak terjadi pada malam sebelum kejadian, sehingga ada keanehan yang perlu ditelusuri lebih lanjut.

“Bisa jadi ini merupakan tanda bahwa pelaku melakukan pencurian ketika malam hari, saat tidak ada aktivitas di sekolah,” imbuhnya.

Kejadian pencurian ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian setempat. Kanit Reskrim Polsek Padaherang, Aiptu Casim, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan tersebut dan telah melakukan pengecekan di lokasi kejadian.

“Kami sudah ke TKP, tetapi belum membuat laporan resmi karena saya menyarankan pihak SMK untuk mendata terlebih dahulu barang-barang yang hilang,” jelasnya.

Dalam proses penyidikan, pihak kepolisian akan melakukan berbagai langkah untuk mengumpulkan informasi yang relevan.

“Kami akan memeriksa saksi-saksi yang ada, serta mencari tahu apakah ada informasi lain yang bisa membantu kami mengungkap kasus ini. Sayangnya, meskipun di sekolah ini ada CCTV, perangkat tersebut tidak berfungsi saat kejadian. Ini tentu menjadi kendala bagi kami dalam penyelidikan,” ungkap Aiptu Casim.

Kehilangan 14 unit komputer ini tentu memberikan dampak besar bagi aktivitas belajar mengajar di SMK Negeri 1 Padaherang. Sekolah ini sebelumnya mengandalkan komputer tersebut untuk berbagai kegiatan praktik yang sangat penting bagi siswa, terutama dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi.

“Kami sangat berharap agar kasus ini cepat terungkap. Selain kehilangan peralatan, kami juga khawatir siswa tidak bisa melakukan praktik yang sudah dijadwalkan,” kata Yudi.

Selain itu, pihak sekolah juga mengimbau kepada seluruh siswa dan orang tua untuk lebih waspada terhadap keamanan sekolah.

“Kami akan meningkatkan pengawasan di lingkungan sekolah, termasuk memeriksa dan memperbaiki sistem keamanan yang ada. Kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih menjaga aset sekolah,” tambahnya.

Pihak sekolah juga akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat untuk mencari solusi terbaik guna menggantikan komputer yang hilang. Mereka berharap, dengan dukungan dari pemerintah dan masyarakat, kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin agar proses belajar mengajar tidak terganggu. Kami juga meminta masyarakat untuk memberikan informasi jika melihat aktivitas mencurigakan di sekitar sekolah,” tutup Yudi.

BACA JUGA: Warga Banjarsari Dihebohkan Modus Penipuan WhatsApp

Dengan adanya kejadian ini, diharapkan semua pihak dapat lebih waspada dan menjaga lingkungan sekolah agar tetap aman. Kasus pencurian di lembaga pendidikan merupakan hal yang sangat merugikan, tidak hanya bagi sekolah tetapi juga bagi siswa yang berhak mendapatkan fasilitas yang memadai untuk belajar.

Pihak kepolisian juga diharapkan segera menemukan pelaku dan mengembalikan komputer yang hilang agar aktivitas belajar mengajar di SMK Negeri 1 Padaherang dapat kembali normal.

Warga Banjarsari Dihebohkan Modus Penipuan WhatsApp

lintaspriangan,com, BERITA DAERAH. Warga Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, baru-baru ini dihebohkan oleh pesan WhatsApp yang mencatut nama dan foto Camat Banjarsari, Dedi Iwa Saputra.

Orang tidak dikenal menggunakan modus penipuan dengan berpura-pura menjadi Camat Banjarsari dan menawarkan bantuan kepada calon korbannya.

Pesan tersebut dikirim dari nomor WhatsApp +62895 2044 2653, dan dalam pesan itu, pelaku memperkenalkan diri sebagai Camat Banjarsari dengan tujuan untuk mendapatkan informasi pribadi, seperti nomor rekening, dari masyarakat.

Kasus ini bermula ketika beberapa warga dan lembaga di Kecamatan Banjarsari menerima pesan yang mengaku dari Camat Banjarsari. Isi pesan tersebut berfokus pada tawaran bantuan yang disampaikan dengan cara yang meyakinkan.

Pelaku, yang menggunakan identitas palsu, seolah-olah ingin memberikan bantuan dalam bentuk donasi uang, tetapi syaratnya adalah korban harus memberikan nomor rekening terlebih dahulu. Dalam beberapa kasus, pelaku juga meminta sejumlah uang dengan dalih administrasi atau alasan lainnya.

Saat ditemui di kantor Kecamatan Banjarsari pada Senin, 14 Oktober 2024, Dedi Iwa Saputra menegaskan bahwa nomor WhatsApp yang digunakan oleh pelaku bukanlah miliknya. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah mengirim pesan yang meminta uang atau nomor rekening, apalagi menggunakan media sosial seperti WhatsApp untuk keperluan pribadi yang melibatkan uang. D

edi dengan tegas mengklarifikasi bahwa segala bentuk komunikasi resmi yang berkaitan dengan pemerintahan Kecamatan Banjarsari dilakukan melalui saluran yang sah dan tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk uang secara pribadi.

“Itu bukan saya, apalagi meminta uang atau nomor rekening. Saya tegaskan sekali lagi, itu bukan saya,” ujar Dedi dengan tegas.

Dedi juga menyampaikan pesan penting kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap upaya penipuan semacam ini. Ia mengimbau seluruh warga di Kecamatan Banjarsari, terutama lembaga-lembaga pendidikan dan yayasan, untuk tidak mudah percaya jika ada pesan yang meminta uang atau nomor rekening melalui media sosial.

Menurutnya, hal terbaik yang bisa dilakukan ketika menerima pesan mencurigakan adalah mengabaikannya atau segera mengonfirmasi ke pihak yang berwenang, seperti pemerintah desa atau aparat penegak hukum.

“Bila perlu, lebih baik abaikan saja jika ada yang memberi pesan tidak jelas, apalagi meminta uang,” tambahnya.

Sasaran penipuan ini ternyata adalah lembaga pendidikan dan yayasan yang ada di wilayah Kecamatan Banjarsari. Salah satu korbannya adalah RA PUI (Raudatul Athfal Persatuan Umat Islam) Banjarsari. Kepala RA PUI, Nur Hayati, mengonfirmasi bahwa dirinya menerima pesan WhatsApp dari orang yang mengaku sebagai Camat Banjarsari pada hari Minggu, sekitar pukul sepuluh pagi.

“Iya, saya mendapat chat dari orang yang mengaku Camat Banjarsari kemarin, hari Minggu, sekitar pukul sepuluh pagi,” terangnya.

Nur Hayati mengaku langsung curiga karena ia mengenal Dedi Iwa Saputra secara pribadi dan merasa tidak mungkin camat menghubunginya melalui pesan semacam itu. Kecurigaannya semakin kuat ketika pelaku mulai meminta nomor rekening dan berbicara tentang donasi.

“Saya kenal dengan Pak Dedi, jadi ketika ada chat seperti itu saya langsung curiga, ini bukan Pak Camat. Makanya saya abaikan saja,” ucap Nur Hayati.

Nur Hayati juga mengungkapkan bahwa setelah ia membagikan tangkapan layar percakapan tersebut ke grup sekolah di Kecamatan Banjarsari, terungkap bahwa pesan serupa juga diterima oleh sekolah lain, termasuk Yayasan Persis dan Kober Mekarsari Cibadak.

Modus yang digunakan tetap sama, di mana pelaku mengaku akan memberikan bantuan berupa donasi uang yang akan dikirimkan melalui rekening bank.

“Chat yang serupa seperti ini ternyata ada juga ke sekolah lain, seperti ke Yayasan Persis dan Kober Mekarsari Cibadak. Adapun isi chatnya yaitu menawarkan donasi berupa uang yang akan diberikan melalui rekening bank,” tambahnya.

Dedi Iwa Saputra sangat berharap agar masyarakat di Kecamatan Banjarsari semakin berhati-hati dan tidak menjadi korban dari tipu daya pelaku.

Ia menyarankan bahwa setiap kali menerima pesan yang mencurigakan, masyarakat sebaiknya segera mengonfirmasi kebenarannya ke pihak terkait, baik itu pemerintahan desa atau aparat penegak hukum.

Selain itu, Dedi juga meminta agar warga tidak membagikan informasi pribadi, terutama nomor rekening, kepada pihak yang tidak dikenal, terutama jika diminta melalui media sosial.

Penipuan semacam ini memang semakin marak di era digital, dan Dedi berharap dengan meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan, masyarakat dapat terhindar dari modus-modus penipuan yang merugikan.

BACA JUGA: PT KAI, Bus Damri, dan Grand Pangandaran, Segera Luncurkan Fasilitas Shuttle Bus

Kasus ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar selalu kritis terhadap setiap informasi yang diterima melalui media sosial, terutama jika menyangkut permintaan uang atau donasi.

Dengan adanya kasus ini, pemerintah Kecamatan Banjarsari akan terus melakukan sosialisasi dan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya waspada terhadap penipuan digital serta menjaga kerahasiaan informasi pribadi.

PT KAI, Bus Damri, dan Grand Pangandaran, Segera Luncurkan Fasilitas Shuttle Bus

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kabar gembira bagi para penumpang Kereta Api (KA) Pangandaran! Dalam upaya meningkatkan layanan transportasi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Pantai Pangandaran, Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Perhubungan, berkolaborasi dengan PT KAI, Bus Damri, dan Grand Pangandaran, segera meluncurkan fasilitas Shuttle Bus yang akan mengantar jemput para penumpang dari Stasiun Banjar menuju Pantai Pangandaran.

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran, Ghaniyy Fahmi Basya, layanan Shuttle Bus ini direncanakan untuk mempermudah akses bagi wisatawan yang hendak berlibur ke Pangandaran.

“Shuttle Bus ini diharapkan dapat mengurangi kendala transportasi yang sering dihadapi para wisatawan, sehingga mereka bisa lebih nyaman dan mudah dalam mencapai lokasi wisata,” ujarnya saat konferensi pers pada hari Senin, 14 Oktober 2024.

Ghaniyy menjelaskan, tiket kereta yang dipesan nantinya akan mencakup tiket untuk angkutan bus. Hal ini tentunya akan memberikan kemudahan bagi wisatawan, karena mereka tidak perlu lagi repot-repot memesan tiket terpisah. “Pemesanan bisa dilakukan melalui aplikasi KAI Access, sehingga semua bisa diakses secara digital,” tambahnya.

Program ini merupakan langkah strategis yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah pengunjung ke Pangandaran, yang dikenal dengan pantai-pantainya yang memukau. Dalam kerjasama ini, semua pihak berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi yang terintegrasi.

“Tiket tersebut akan terintegrasi dengan tiket kereta api, tiket bus, tiket masuk pantai, serta parkir. Dengan cara ini, wisatawan tidak perlu khawatir tentang proses perjalanan mereka,” ungkap Ghaniyy.

Pemberhentian akhir untuk Shuttle Bus ini direncanakan berada di ruko dekat KFC Grand Pangandaran, yang merupakan lokasi strategis bagi para wisatawan yang akan melanjutkan perjalanan ke pantai. “Dengan lokasi yang dekat dengan tempat-tempat lain, diharapkan para wisatawan bisa langsung melanjutkan aktivitas mereka di Pangandaran,” jelas Ghaniyy.

Saat ini, pihak terkait sedang dalam tahap perhitungan biaya tiket untuk layanan Shuttle Bus ini. “Kami akan memulai dengan menyediakan satu perjalanan dari Banjar ke Pangandaran,” ujarnya. Jadwal keberangkatan Shuttle Bus direncanakan sekitar pukul 16.30, dan waktu keberangkatan ini disesuaikan dengan jadwal habisnya bus umum. Dengan pengaturan waktu yang baik, diharapkan layanan ini dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan bagi para wisatawan.

Ghaniyy juga menyebutkan bahwa kemungkinan besar layanan ini akan diluncurkan bertepatan dengan perayaan ulang tahun Pangandaran, yang merupakan momen spesial bagi masyarakat setempat dan para wisatawan.

“Dengan peluncuran layanan ini di waktu yang tepat, kami berharap dapat menarik lebih banyak pengunjung untuk datang dan menikmati keindahan Pantai Pangandaran,” kata Ghaniyy.

Penting untuk dicatat bahwa Shuttle Bus ini tidak akan menaikkan penumpang di tengah perjalanan atau berhenti di luar rute yang telah ditentukan. “Kami ingin memastikan bahwa semua berjalan sesuai dengan rencana. Shuttle Bus ini beroperasi berdasarkan tiket terintegrasi, sehingga penumpang dapat merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” tegasnya.

Ghaniyy juga menjelaskan bahwa KA Pangandaran memiliki beberapa jadwal pemberhentian di Stasiun Banjar setiap harinya. “Kami memahami bahwa meski hanya ada dua atau tiga penumpang, Shuttle Bus tetap akan berangkat dari Stasiun Banjar. Ini adalah komitmen kami untuk meningkatkan layanan, khususnya bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Kabupaten Pangandaran,” tambahnya.

BQCQ

Dengan hadirnya fasilitas Shuttle Bus ini, diharapkan dapat memberikan kemudahan akses transportasi bagi wisatawan, serta mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di Pangandaran.

BACA JUGA: Kadin Tasikmalaya Kolaborasi dengan BI untuk Dukung Investasi Asing di Sektor Kreatif

“Kami percaya bahwa dengan pelayanan yang baik, Pangandaran akan semakin dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di Indonesia,” pungkas Ghaniyy.

Shuttle Bus ini bukan hanya sebuah layanan transportasi, tetapi juga merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan di Pangandaran. Dengan dukungan semua pihak, semoga layanan ini dapat segera terlaksana dan membawa manfaat bagi masyarakat serta industri pariwisata setempat.

Kadin Tasikmalaya Kolaborasi dengan BI untuk Dukung Investasi Asing di Sektor Kreatif

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tasikmalaya, bersama Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya, berhasil menarik investor asing dari China, Qatar, dan Malaysia dalam acara Forum Tepang Juragan yang berlangsung di Hotel Santika, Kota Tasikmalaya, pada Senin, 14 Oktober 2024. Acara ini merupakan bagian dari upaya untuk mendongkrak industri kreatif di wilayah Priangan Timur, yang mencakup berbagai daerah seperti Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut, dan Pangandaran.

Forum ini bertujuan untuk mempertemukan pelaku usaha lokal dengan investor asing dalam rangka mendorong kerja sama dan memperluas peluang bisnis di sektor industri kreatif.

Penjabat (PJ) Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah, dan investor untuk mewujudkan pengembangan industri kreatif di Priangan Timur.

Cheka menyatakan bahwa acara seperti Tepang Juragan merupakan wadah penting bagi pelaku usaha untuk bertemu dengan investor dan pemangku kepentingan lainnya. Ia juga menekankan bahwa kolaborasi yang baik adalah fondasi penting dalam setiap langkah investasi.

“Semua ini tidak akan terwujud tanpa adanya kolaborasi yang baik,” kata Cheka.

Pemerintah Kota Tasikmalaya, lanjutnya, telah berkolaborasi dengan berbagai sektor, salah satunya dengan Bank Indonesia Tasikmalaya, untuk menciptakan peluang bisnis yang mendorong pengembangan ekonomi lokal.

Salah satu contoh kolaborasi ini adalah program Ayam Paranje, yang telah tersebar di 11 titik, serta program Setaman Cinta, yang mendistribusikan 219.500 bibit cabai dan tanaman hortikultura.

Selain itu, Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saefuloh, menyampaikan bahwa acara Tepang Juragan tahun ini menandai kali ketiga penyelenggaraannya di Kota Tasikmalaya. Asep menjelaskan bahwa forum ini diadakan bertepatan dengan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Tasikmalaya pada bulan Oktober dan telah menjadi platform penting bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada investor asing.

“Tepang Juragan adalah ajang pertemuan antara investor luar negeri, pengusaha lokal, dan pelaku industri kreatif dari berbagai daerah di Priangan Timur,” ujar Asep.

Ia menambahkan bahwa tahun ini, investor dari China, Qatar, dan Malaysia hadir untuk bertemu langsung dengan pelaku industri kreatif dari Priangan Timur. Acara ini dihadiri oleh berbagai pemimpin daerah, termasuk Penjabat (Pj) Bupati dan Wali Kota dari daerah Tasikmalaya, Ciamis, Banjar, Garut, dan Pangandaran.

Produk-produk unggulan daerah diperkenalkan kepada para investor asing, dan beberapa pengusaha bahkan berhasil menandatangani kontrak kerja di lokasi acara. Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah produk kerajinan bambu dari Kota Tasikmalaya, yang sudah mendapatkan pesanan dari investor asal Malaysia.

“Sebelum acara selesai, produk kreatif bambu dari Kota Tasikmalaya sudah mendapatkan pesanan dari Malaysia,” kata Asep. Ia juga menambahkan bahwa investor dari Malaysia memesan produk meubel dan kerajinan bambu yang menjadi salah satu produk unggulan dari daerah tersebut.

Asep optimistis bahwa acara Tepang Juragan akan membuka jalan bagi investasi asing yang lebih besar ke wilayah Priangan Timur.

Dengan semakin banyaknya minat dari investor asing, ia berharap industri kreatif lokal dapat tumbuh dan berkembang lebih pesat.

“Kami yakin acara ini akan mampu menarik investasi dalam jumlah besar dari luar negeri,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Tasikmalaya, Laura Rulida Eka Sari, mengungkapkan bahwa inisiatif untuk menggelar Tepang Juragan bertujuan untuk meningkatkan perekonomian wilayah Priangan Timur dengan menggaet minat investor terhadap produk unggulan lokal.

“Kami akan terus mendukung berbagai upaya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat daerah dengan memanfaatkan produk unggulan khas dari tiap daerah di Priangan Timur,” ungkap Laura.

Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antara berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem bisnis yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal.

Acara Tepang Juragan juga menjadi kesempatan bagi para pelaku industri kreatif untuk memamerkan berbagai inovasi dan produk unggulan mereka. Produk-produk kreatif berbasis bahan baku lokal, seperti kerajinan bambu, meubel, dan produk hortikultura, mendapatkan perhatian besar dari para investor.

BACA JUGA: Mahasiswa KKN Edukasi Cegah Kekerasan di Karyamukti

Kerja sama yang terjalin di acara ini diharapkan tidak hanya berdampak positif bagi industri kreatif di Tasikmalaya, tetapi juga mampu mengangkat perekonomian seluruh wilayah Priangan Timur.

Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, Kadin, BI Tasikmalaya, dan para pelaku industri, acara ini berhasil menarik minat investasi asing yang diyakini akan memberikan dorongan besar bagi sektor industri kreatif lokal.

Dengan fokus pada potensi lokal dan inovasi kreatif, Priangan Timur diharapkan dapat menjadi pusat industri kreatif yang tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.

Mahasiswa KKN Edukasi Cegah Kekerasan di Karyamukti

lintasprriangan.com, BERITA DAERAH. Mahasiswa dari Kelompok Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh, Kabupaten Ciamis, menggelar kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa Karyamukti, Kecamatan Banjaranyar, Jawa Barat.

Kegiatan ini diadakan di aula kantor desa sebagai upaya edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya kekerasan yang sering terjadi terhadap perempuan dan anak.

Saat ini, kekerasan terhadap kelompok rentan tersebut menjadi isu yang semakin mengkhawatirkan, sehingga diperlukan langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran dan tindakan pencegahan.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, mahasiswa KKN Universitas Galuh mendatangkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yakni Ketut Sukmoro S. Kep, Ners dari UPTD Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P5A) Kecamatan Banjarsari dan Banjaranyar.

Sebagai seorang profesional yang bekerja di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Ketut Sukmoro menyampaikan materi terkait dengan upaya pencegahan kekerasan, memberikan pemahaman mendalam tentang berbagai bentuk kekerasan, dampaknya terhadap korban, dan cara-cara untuk mencegah serta melaporkan kejadian tersebut.

Yogi, salah satu mahasiswa KKN yang terlibat dalam kegiatan ini, menyampaikan bahwa tujuan utama dari sosialisasi ini adalah untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Desa Karyamukti mengenai pentingnya mencegah kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Menurutnya, kegiatan ini diharapkan dapat membentuk karakter masyarakat yang lebih peduli dan responsif terhadap isu-isu kekerasan, sehingga lingkungan yang lebih aman dan nyaman dapat tercipta bagi semua lapisan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan dan anak-anak.

“Kami sebagai mahasiswa Universitas Galuh merasa memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, terutama dalam hal yang sangat penting seperti ini. Dengan memberikan pengetahuan yang benar tentang bahaya kekerasan, kami berharap masyarakat Desa Karyamukti semakin sadar dan mampu mencegah tindakan kekerasan sebelum terjadi,” jelas Yogi, Senin (14/10/2024).

Selama masa penugasannya di Desa Karyamukti, mahasiswa KKN dari Universitas Galuh telah melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Selain sosialisasi mengenai kekerasan terhadap perempuan dan anak, mereka juga telah mengadakan penyuluhan di bidang pertanian, bekerja sama dengan para petani setempat.

Dalam penyuluhan ini, mereka berbagi pengetahuan tentang teknik-teknik pertanian yang lebih efisien dan ramah lingkungan untuk meningkatkan hasil panen serta mendukung ketahanan pangan desa.

Selain itu, mahasiswa KKN juga aktif dalam kegiatan lain seperti kunjungan ke lembaga-lembaga pendidikan yang ada di Desa Karyamukti, memberikan dukungan dan pendampingan kepada siswa dan guru. Mereka juga terlibat dalam pembuatan pupuk organik cair bersama masyarakat setempat.

Pupuk organik cair ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif yang ramah lingkungan untuk mendukung pertanian yang berkelanjutan di desa tersebut. Selain di bidang pertanian, mereka juga memberikan pendampingan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Desa Karyamukti, dengan melakukan beberapa kali kunjungan ke pelaku UMKM untuk memberikan ide-ide pengembangan usaha.

Kepala Desa Karyamukti, Andri Suwandi, mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasinya terhadap kontribusi yang telah diberikan oleh para mahasiswa KKN dari Universitas Galuh.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa KKN di desanya telah membawa banyak hal positif yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi upaya dan kerja keras para mahasiswa KKN ini. Mereka telah melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat, mulai dari sosialisasi pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak hingga kegiatan-kegiatan yang mendukung bidang pertanian dan UMKM di desa kami. Hal ini tentu sangat membantu kami dalam memajukan Desa Karyamukti,” ujar Andri.

Andri juga menambahkan bahwa hingga saat ini, pihak desa belum menerima laporan mengenai adanya tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Desa Karyamukti.

Meskipun demikian, ia menyadari pentingnya melakukan upaya pencegahan melalui edukasi kepada masyarakat.

BACA JUGA: Polres Tasikmalaya Kota Gelar Operasi Zebra Lodaya 2024: Meningkatkan Kesadaran dan Kedisiplinan Lalu Lintas
as/

Dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan bahaya kekerasan terhadap perempuan dan anak serta mampu melakukan langkah-langkah preventif untuk mencegah terjadinya kekerasan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap kesadaran masyarakat mengenai bahaya kekerasan semakin meningkat, sehingga kasus-kasus kekerasan dapat diantisipasi sejak dini. Kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi perempuan dan anak-anak di Desa Karyamukti,” pungkas Andri.

Polres Tasikmalaya Kota Gelar Operasi Zebra Lodaya 2024: Meningkatkan Kesadaran dan Kedisiplinan Lalu Lintas

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), Polres Tasikmalaya Kota melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2024.

Operasi yang berlangsung mulai 14 Oktober hingga 27 Oktober 2024 ini bertujuan menjaga ketertiban lalu lintas serta mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024.

Operasi ini ditandai dengan apel gelar pasukan pada Senin pagi, 14 Oktober 2024, di halaman Mapolres Tasikmalaya Kota.

Apel dipimpin oleh Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Rizki Syawaludin Akbar, dan dihadiri oleh perwira jajaran Polres Tasikmalaya Kota, pejabat utama (PJU) Polres, perwakilan dari Kodim 0612/Tasikmalaya, Subdenpom, PJ Walikota, serta beberapa instansi terkait seperti Dishub dan Satpol PP Kota Tasikmalaya.

Personel gabungan dari berbagai satuan fungsi kepolisian dan instansi lain juga terlibat dalam operasi ini untuk memastikan pelaksanaan berjalan dengan lancar.

Operasi Zebra Lodaya 2024 digelar sesuai dengan amanat Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang mengatur tentang keselamatan dan keamanan dalam berlalu lintas.

Operasi ini mengedepankan pendekatan yang preemtif, preventif, dan represif dalam penegakan hukum di jalan raya, dengan harapan dapat menurunkan angka kecelakaan dan pelanggaran lalu lintas.

Dalam sambutannya, Kasatlantas Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Riki Kustiawan, menjelaskan bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Zebra Lodaya 2024.

“Kesiapan ini sangat penting agar pelaksanaan operasi dapat berjalan maksimal dan lancar, serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” kata Iptu Riki.

Ia menambahkan bahwa Operasi Zebra Lodaya ini akan melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta TNI, dalam mengamankan arus lalu lintas di wilayah hukum Kota Tasikmalaya. Koordinasi lintas sektor ini dilakukan untuk menjamin kamseltibcarlantas tetap terjaga selama operasi berlangsung.

“Operasi ini tidak hanya sekadar menindak pelanggaran, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas. Dengan adanya operasi ini, diharapkan masyarakat lebih memahami aturan lalu lintas dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Iptu Riki.

Salah satu target utama dari Operasi Zebra Lodaya 2024 adalah menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Tasikmalaya.

Menurut data yang dimiliki Polres Tasikmalaya Kota, angka kecelakaan lalu lintas di wilayah ini masih cukup tinggi, sehingga diperlukan upaya penegakan hukum yang lebih intensif untuk menekan jumlah insiden tersebut.

Iptu Riki juga menyebutkan bahwa operasi ini akan dilakukan secara humanis dan berfokus pada edukasi masyarakat.

“Kami tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memberikan edukasi kepada pengguna jalan mengenai pentingnya mematuhi rambu lalu lintas, menggunakan helm, serta tidak menggunakan handphone saat berkendara,” tambahnya.

Dalam Operasi Zebra Lodaya 2024, Polres Tasikmalaya Kota akan mengoptimalkan penggunaan teknologi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), baik secara mobile maupun statis. Dengan sistem ETLE, pelanggaran lalu lintas seperti tidak menggunakan helm, menerobos lampu merah, dan pelanggaran lainnya akan terdeteksi secara otomatis oleh kamera pengawas di beberapa titik strategis.

Hal ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penegakan hukum, sekaligus mengurangi kontak langsung antara petugas dan pelanggar.

Lebih lanjut, Iptu Riki menjelaskan bahwa Operasi Zebra Lodaya 2024 ini juga bertujuan untuk mendukung pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih 2024 yang akan berlangsung dalam waktu dekat. Kondisi lalu lintas yang aman dan kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas selama proses pelantikan.

“Kami, bersama dengan instansi terkait lainnya, memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tidak hanya di jalan raya tetapi juga dalam konteks yang lebih luas menjelang pelantikan nasional. Dengan adanya operasi ini, kami berharap masyarakat bisa ikut berpartisipasi dalam menjaga ketertiban dan kedamaian,” jelas Iptu Riki.

Iptu Riki juga menegaskan bahwa kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas harus terus ditingkatkan. Banyak pelanggaran lalu lintas yang terjadi karena kurangnya pemahaman atau kesadaran masyarakat akan pentingnya mematuhi aturan. Oleh karena itu, melalui Operasi Zebra Lodaya 2024, Polres Tasikmalaya Kota juga akan mengadakan kegiatan sosialisasi dan kampanye keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat.

BACA JUGA: Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Banjar

“Kami akan terus mengedukasi masyarakat, baik melalui media sosial, spanduk, maupun langsung di lapangan, tentang pentingnya keselamatan dalam berkendara. Semoga operasi ini tidak hanya menurunkan angka kecelakaan, tetapi juga meningkatkan kedisiplinan dan kepedulian masyarakat dalam menjaga keselamatan di jalan,” pungkasnya.

Operasi Zebra Lodaya 2024 diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam kamseltibcarlantas di wilayah Tasikmalaya Kota, sehingga situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar dapat terwujud.

Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana di Banjar

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kota Banjar mengadakan kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana untuk wilayah Kota Banjar tahun 2024. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 14 Oktober 2024, di Aula Kecamatan Pataruman.

Tujuan dari pelatihan ini adalah memberikan pemahaman dan kemampuan kepada peserta dalam menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi di wilayah Kecamatan Pataruman, terutama melalui langkah pencegahan dan mitigasi.

Pelatihan ini dihadiri oleh perwakilan dari tiap desa dan kelurahan di Kecamatan Pataruman, sebagai upaya proaktif BPBD dalam menghadapi ancaman bencana yang kerap kali muncul di berbagai wilayah Kota Banjar.

BPBD Kota Banjar juga mengundang narasumber dari BPBD Kabupaten Ciamis, yakni Kasubag Fungsional dan Perencanaan, untuk memberikan wawasan tentang strategi mitigasi dan kesiapsiagaan bencana.

Plt Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Banjar, Wawan Setiawan, dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan utama dari pelatihan ini adalah edukasi dan pembelajaran untuk mengantisipasi dan mendeteksi potensi bencana di wilayah desa dan kelurahan di Kecamatan Pataruman.

“Kegiatan ini bertujuan sebagai edukasi dalam mengantisipasi dan mendeteksi potensi bencana yang ada di tiap desa dan kelurahan di Kecamatan Pataruman, karena pada dasarnya tiap desa memiliki titik rawan bencana,” kata Wawan.

Ia menambahkan bahwa masing-masing desa dan kelurahan memiliki karakteristik kerawanan bencana yang berbeda. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada perwakilan desa agar mereka bisa mengidentifikasi risiko bencana di wilayah masing-masing dan mengetahui langkah-langkah apa yang perlu diambil saat bencana terjadi.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap setiap desa dan kelurahan dapat lebih siap menghadapi bencana, serta mengetahui tindakan yang harus diambil jika bencana melanda,” jelasnya.

Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan berbagai topik terkait mitigasi bencana, seperti cara mendeteksi potensi bencana, langkah-langkah evakuasi yang aman, dan penanganan pasca-bencana. Fokus utama pelatihan ini adalah kesiapsiagaan masyarakat terhadap gempa bumi, terutama terkait ancaman gempa megathrust yang menjadi kekhawatiran besar bagi warga Kota Banjar.

Gempa megathrust merupakan jenis gempa besar yang terjadi di zona subduksi, yakni tempat pertemuan lempeng tektonik yang saling bertabrakan. Jika tekanan di area ini terlepas, gempa besar bisa terjadi, dengan potensi menimbulkan kerusakan yang luas dan memicu bencana lain seperti tsunami. Letak Indonesia yang berada di Cincin Api Pasifik menjadikan ancaman gempa megathrust sebagai perhatian utama, khususnya di wilayah dekat zona subduksi seperti Kota Banjar.

Wawan menekankan bahwa masyarakat perlu siap menghadapi ancaman gempa megathrust ini dengan pengetahuan yang memadai, sehingga mereka bisa melindungi diri sendiri dan orang lain ketika bencana terjadi.

“Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan ini, kami berharap masyarakat akan lebih siap menghadapi bencana, termasuk gempa megathrust yang selama ini menjadi kekhawatiran besar di Kota Banjar,” ungkapnya.

Selain pelatihan, Wawan Setiawan juga menyampaikan bahwa BPBD Kota Banjar akan menyelenggarakan simulasi bencana di masa mendatang.

“Simulasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran nyata tentang langkah-langkah yang harus dilakukan ketika bencana terjadi, sehingga masyarakat tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam situasi darurat,” jelas Wawan.

Antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana.

Para perwakilan dari desa dan kelurahan menyatakan bahwa mereka akan menyampaikan hasil pelatihan ini kepada warga di wilayah masing-masing, sehingga semakin banyak orang yang mengetahui langkah-langkah tepat dalam menghadapi bencana.

Sinergi antara pemerintah daerah, aparat desa, dan masyarakat sangat diperlukan dalam pengelolaan risiko bencana. Langkah ini sejalan dengan kebijakan nasional yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan bencana di tingkat lokal.

BACA JUGA: Ciamis Batik Fest 2024 Menarik Perhatian Warga

“BPBD Kota Banjar berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kerja sama antar pihak, sehingga setiap desa dan kelurahan lebih tangguh dalam menghadapi potensi bencana,” ujarnya.

Wawan berharap kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal menuju masyarakat yang lebih siap dan tanggap terhadap bencana di wilayah Kecamatan Pataruman. Dengan mitigasi dan kesiapsiagaan yang baik, dampak negatif bencana dapat diminimalkan, dan masyarakat akan lebih terlindungi dari berbagai ancaman alam yang mungkin terjadi.

Ciamis Batik Fest 2024 Menarik Perhatian Warga

lintaspriangan com. BERITA DAERAH. Ciamis Batik Fest 2024 yang diselenggarakan di Cagar Budaya Karangkamulyan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, berhasil menarik perhatian tidak hanya warga setempat tetapi juga pengunjung dari luar daerah.

Festival ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk melihat keindahan dan keunikan batik tulis khas Ciamis dengan motif dan warna yang beragam. Selain itu, pengunjung juga bisa berpartisipasi dalam kegiatan mewarnai batik dan membeli produk-produk batik tulis dalam berbagai bentuk, baik kain maupun produk jadi seperti pakaian.

Acara ini dihadiri oleh Pj Bupati Ciamis beserta sejumlah pejabat daerah, camat, kepala desa, serta para pelaku usaha. Kepala Dinas Pariwisata Ciamis.

Pada kesempatan tersebut kepala Dinas Pariwisata, Kabupaten Ciamis  Budi Kurnia, menegaskan bahwa Ciamis Batik Fest 2024 tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan batik lokal, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi pengrajin dan pelaku UMKM.

Lanjut Budi, festival ini merupakan kesempatan yang baik bagi pengrajin lokal untuk memamerkan hasil karya mereka sekaligus meningkatkan penjualan dan memperluas jaringan bisnis.

Selain pameran batik, berbagai acara pendukung juga turut memeriahkan festival, seperti pertunjukan tari tradisional, fashion show batik, dan musik tradisional khas Ciamis.

Acara tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin menikmati kesenian lokal sambil mengenal lebih dekat budaya Kabupaten Ciamis. Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat mengikuti lokakarya untuk belajar langsung dari para ahli tentang proses pembuatan batik tulis dan pengolahan Kopi Robusta, yang menjadi bagian dari warisan budaya lokal.

“Pelestarian batik tulis Ciamis, sangatlah penting yang memiliki nilai budaya tinggi sebagai warisan leluhur Tatar Galuh. Setiap motif batik mencerminkan identitas dan cerita lokal, sehingga pelestarian batik bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga seluruh masyarakat,” kata Budi.

Menurut Budi, dalah satu cara untuk mendukung pelestarian ini adalah dengan memilih dan membeli produk-produk batik lokal daripada produk impor, yang sekaligus membantu meningkatkan perekonomian daerah.

BACA JUGA: Pasangan Calon “SURYA GEMILANG” Terus Aktif Kampanye di Hari Libur

Budi juga menjelaskan batik tulis Ciamis pernah mengalami masa kejayaannya di era 70-80-an, industri batik Ciamis berkembang pesat dengan banyak pengrajin dan pabrik yang aktif. Namun, sejak tahun 90-an, industri ini mulai menurun.

“Makanya melalui festival ini, Dinas Pariwisata Ciamis berupaya menghidupkan kembali kejayaan batik Ciamis. Saat ini, Ciamis memiliki lebih dari 80 motif batik, termasuk Ciung Wanara, Rereng Sintung, Parangsontak, Daun Pisang, dan Batik Onom.

Budi juga menambahkan bahwa meskipun batik cetak lebih murah, batik tulis tetap memiliki kualitas dan nilai estetika yang lebih tinggi.

Pasangan Calon “SURYA GEMILANG” Terus Aktif Kampanye di Hari Libur

lintaspriangan.com. BERITA DAERAH. Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjar, Nana Suryana dan Mujamil, yang mengusung jargon “SURYA GEMILANG,” terus aktif menggelar kampanye meskipun di hari libur. Minggu, (14/10/2024).

Nana Suryana, didampingi oleh tim kampanye dan beberapa tokoh masyarakat seperti Kusnadi, mantan Kepala BPBD Kota Banjar, dan Baing dari RW 04, menggelar pertemuan dengan masyarakat untuk menyampaikan program dan visinya dalam membangun Kota Banjar.

Dalam sambutannya, Nana Suryana menyoroti pentingnya tiga sektor utama yang menurutnya menjadi fondasi untuk membangun pemerintahan yang kuat, yakni pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ia menegaskan bahwa ketiga sektor ini harus diperkuat agar masyarakat Banjar dapat berkembang dan sejahtera. Nana menggarisbawahi keberhasilannya dalam memperjuangkan akses layanan kesehatan melalui kebijakan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) selama ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota Banjar. Kebijakan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa masyarakat kurang mampu tetap bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang memadai.

Selain sektor kesehatan, Nana juga menyinggung masalah besar yang dihadapi masyarakat Banjar saat ini, yaitu minimnya lapangan pekerjaan. Menurutnya, rendahnya daya beli masyarakat disebabkan oleh kurangnya kesempatan kerja yang tersedia di Kota Banjar. Nana berjanji bahwa jika ia terpilih menjadi Wali Kota Banjar periode 2024-2029, ia akan fokus pada upaya menarik investor ke Banjar guna menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Ia percaya bahwa dengan lebih banyak pekerjaan, tingkat kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara signifikan.

Dalam kampanyenya, Nana juga merespons isu yang menyebut Kota Banjar sebagai kota termiskin di Jawa Barat. Ia membantah tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa selama ia menjabat sebagai Wakil Wali Kota, angka kemiskinan di Banjar justru berhasil diturunkan. Ia mendorong masyarakat untuk memeriksa data resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS) agar mendapatkan informasi yang akurat mengenai kondisi ekonomi Banjar.

Lebih lanjut, Nana memaparkan rencananya untuk mengembangkan ekonomi lokal Kota Banjar melalui pendekatan yang lebih strategis, salah satunya dengan menyusun kalender acara yang terstruktur. Meskipun Banjar bukan merupakan kota tujuan wisata, ia yakin potensi lokal bisa dikembangkan untuk menarik perhatian dari luar dan memberi dampak positif pada ekonomi masyarakat.

BACA JUGA: Tepang Juragan: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Tasikmalaya

Sebagai penutup, Nana Suryana mengajak masyarakat untuk mendukung visi “SURYA GEMILANG,” yang menurutnya akan membawa Banjar menuju kesejahteraan dan kemajuan di berbagai sektor, khususnya pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Ia meyakini bahwa dengan kerja keras dan dukungan dari masyarakat, Banjar dapat mencapai kemajuan yang signifikan dalam lima tahun ke depan.

Tepang Juragan: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Acara ‘Tepang Juragan” yang diinisiasi oleh Kadin Kota Tasikmalaya pada 14-15 Oktober 2024 di Hotel Santika, Kecamatan Cihideung, Tasikmalaya, bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi serta investasi di wilayah Tasikmalaya dan Priangan Timur. Acara ini menghadirkan forum yang mempertemukan pengusaha lokal, investor, dan pemerintah.

Ketua Kadin Kota Tasikmalaya, Asep Saepuloh, menjelaskan bahwa Tepang Juragan bertujuan mempromosikan produk dan peluang usaha lokal kepada investor nasional dan internasional.

Asep menegaskan bahwa acara ini merupakan langkah konkret untuk mendorong sinergi antara pelaku usaha dan pemerintah dalam memperkuat sektor industri dan perdagangan.

Investor dari berbagai negara seperti Qatar, Cina, serta perwakilan dari Atase Perdagangan RI di Malaysia akan hadir dalam acara ini. Selain itu, investor nasional juga diharapkan berpartisipasi. Asep berharap acara ini dapat membuka akses investasi yang dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi di Tasikmalaya.

Sebanyak 15 pengusaha lokal  yang terseleksi akan mempresentasikan produk dan peluang bisnis mereka kepada para investor. Produk yang ditawarkan meliputi berbagai sektor unggulan, seperti industri kreatif, kerajinan, tekstil, dan produk berbasis sumber daya alam yang menjadi andalan Tasikmalaya.

Asep berharap acara ini dapat menarik minat investor untuk menanamkan modal di Tasikmalaya atau Priangan Timur. Diharapkan bahwa investasi yang masuk dapat mendukung kegiatan usaha lokal, memperluas akses permodalan, dan meningkatkan kualitas serta daya saing produk lokal di pasar global.

Acara “Tepang Juragan” diproyeksikan sebagai katalis bagi perubahan ekonomi Tasikmalaya.

“Melalui masuknya investasi, pelaku usaha lokal dapat mengembangkan skala bisnis mereka. Selain itu, tersedianya permodalan yang lebih besar diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran di tingkat nasional dan internasional,” kata Asep

Acara ini juga menjadi kesempatan bagi pemerintah untuk berkoordinasi dengan dunia usaha dalam menciptakan kebijakan yang mendukung iklim investasi. Forum ini memberikan ruang bagi pemerintah untuk mendengar langsung kebutuhan dan aspirasi para pelaku usaha agar kebijakan lebih responsif terhadap dinamika pasar.

Dampak positif dari acara ini diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat luas. Investasi yang masuk dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan daya beli masyarakat, dan memacu pertumbuhan sektor-sektor terkait seperti perdagangan, transportasi, serta jasa, yang ikut terdorong oleh berkembangnya sektor industri.

BACA JUGA: Seorang Pria Lompat dari Bantaran Sungai Citanduy

“Tepang Juragan” menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi Tasikmalaya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di Priangan Timur. Upaya Kadin Kota Tasikmalaya dalam menghadirkan investor dari berbagai negara menunjukkan komitmen kuat untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Tasikmalaya.

Dengan hadirnya berbagai pihak dalam acara ini, Kadin Kota Tasikmalaya berharap terciptanya kerjasama dan sinergi yang baik. Tujuan akhirnya adalah pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan penguatan daya saing Tasikmalaya di tingkat nasional maupun internasional.

Seorang Pria Lompat dari Bantaran Sungai Citanduy

intaspriangan.com, BERITA DAERAH. Seorang pria berinisial I (50) nyaris kehilangan nyawanya setelah diduga melompat dari bantaran Sungai Citanduy di Parungsari, Kota Banjar, Sabtu siang (12/10/2024).

Aksi pria tersebut berhasil digagalkan oleh dua petugas BPBD Kota Banjar, Mu’in dan Bayu, yang tiba di lokasi setelah menerima laporan dari warga.

Peristiwa bermula ketika Imas, seorang saksi mata, menerima telepon dari adiknya yang sedang memancing di tepi sungai. Adiknya melihat pria tersebut berjalan di bantaran sungai sebelum melompat. Menyadari situasi berbahaya, Imas segera menghubungi BPBD untuk meminta bantuan penyelamatan.

“Saya ditelepon oleh adik, katanya ada laki-laki lompat ke sungai, lalu saya hubungi BPBD,” ucap Imas kepada awak media.

Proses evakuasi berlangsung dramatis karena medan yang sulit dijangkau. Petugas BPBD harus bekerja keras menyelamatkan korban yang sudah sangat lemah dan hampir hanyut terbawa arus. Dengan menggunakan tandu dan tali, korban berhasil diangkat dari dasar sungai ke atas bantaran sungai.

Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut Yudi, Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, kondisi korban mulai stabil dan sudah dapat diajak berkomunikasi meskipun masih dalam pengawasan medis.

“Alhamdulillah kondisi korban sudah membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi,” ucap Yudi.

Hingga saat ini, motif pria tersebut melompat ke sungai belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Peristiwa ini sempat menarik perhatian banyak warga setempat dan pengguna jalan yang melintas di sekitar jembatan Parungsari, tempat kejadian berlangsung.

Aksi cepat petugas BPBD Kota Banjar ini menjadi sorotan karena berhasil menyelamatkan korban dari situasi yang berpotensi fatal.

Berkat respons cepat dan keahlian petugas, pria tersebut kini tengah menjalani perawatan dan pemulihan di RSUD Kota Banjar, sementara pihak keluarga menunggu perkembangan lebih lanjut.

Banjar -Diduga hendak mengakhiri hidupnya, seorang pria paruh baya diketahui melompat dari bantaran sungai Citanduy di Parungsari, Kota Banjar, Sabtu (12/10/2024) siang.

Beruntung aksi nekat pria tersebut berhasil digagalkan oleh dua orang petugas BPBD yang datang ke lokasi. Belakangan diketahui korban berinisial I (50), warga Gg Setia, Kota Banjar.

Proses evakuasi berlangsung dramatis lantaran medan yang cukup sulit dijangkau. Dua petugas BPBD yakni Mu’in dan Bayu terlihat memegang erat tubuh pria tersebut yang kondisinya sangat lemas. Petugas BPBD kemudian menggunakan tandu dan tali untuk mengangkat tubuh korban ke atas bantaran Sungai.

“Ketika saya dan Bayu datang ke Lokasi, kondisi korban sudah lemas dan nyaris hanyut,” ucap Muin

Usai berhasil diangkat ke bantaran sungai, korban kemudian dievakuasi ke IGD RSUD Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Menurut saksi mata, Imas, peristiwa itu terjadi ketika ia mendapat laporan dari adiknya yang sedang memancing ikan di pinggir Sungai Citanduy. Adiknya melihat Iyan berjalan di bantaran lalu melompat ke Sungai.

“Saya ditelepon oleh adik, katanya ada laki-laki lompat ke sungai, lalu saya hubungi BPBD,” ucap Imas kepada awak media.

BACA JUGA: Ciamis Raihan Penghargaan Dalam Ajang West Java Expo (WJX) 2024

Usai mendapatkan perawatan medis terkini, kondisi korban mulai membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi. Menurut Kasi Kedaruratan dan Logistik, BPBD Kota Banjar, Yudi menyebut kondisi korban sudah mulai stabil dan bisa berkomunikasi.

“Alhamdulillah kondisi korban sudah membaik dan sudah bisa diajak berkomunikasi,” ucap Yudi.
Meski korban sudah bisa berkomunikasi, namun belum diketahui pasti motif korban berada di Sungai Citanduy. Peristiwa itu sempat mendapat perhatian banyak pengguna jalan dan warga yang melihat dari jembatan Parungsari.

Ciamis Raihan Penghargaan Dalam Ajang West Java Expo (WJX) 2024

lintaspriangan com, BERITA DAERAH. Kabupaten Ciamis kembali meraih prestasi dengan mendapatkan penghargaan sebagai daerah dengan pertumbuhan ekspor positif tertinggi ke-3 di Provinsi Jawa Barat dalam ajang West Java Expo (WJX) 2024. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Pj Bupati Ciamis, Engkus Sutisna,. Jumat, (11/10/2024).

Penghargaan tersebut didasarkan pada data dari Ikatan Pengusaha Skala Kecil dan Menengah (IPSKA) Jawa Barat. Kabupaten Ciamis mengalami peningkatan signifikan dalam ekspor sepanjang 2024, menunjukkan perkembangan positif dalam sektor ekonomi dan keberhasilan pemerintah dalam mendorong perekonomian daerah.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Engkus Sutisna menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Ciamis atas kontribusi mereka dalam meningkatkan sektor ekspor. Ia juga menekankan pentingnya keberlanjutan usaha untuk memperkuat posisi Ciamis dalam persaingan ekonomi global yang semakin kompetitif.

Engkus Sutisna berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan daya saing produk ekspor. Dia juga optimistis bahwa pencapaian ini akan menarik minat lebih banyak investor yang akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan di Kabupaten Ciamis.

West Java Expo 2024 merupakan acara tahunan yang bertujuan untuk mempromosikan produk unggulan daerah di Jawa Barat. Acara ini dihadiri oleh berbagai pelaku usaha lokal, perwakilan daerah, dan masyarakat umum, serta bertujuan memperluas peluang jaringan bisnis dengan pasar internasional.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat, Noneng Komara Nengsih, menjelaskan bahwa WJX 2024 berfokus pada inovasi di bidang pangan.

Noneng menegaskan bahwa WJX 2024 tidak hanya menarik perhatian pelaku industri lokal, tetapi juga delegasi asing.

“Ini membuka peluang besar untuk memperluas jaringan ekspor produk Jawa Barat ke pasar global, terutama melalui inovasi di sektor pangan yang semakin berkembang,” kata Noneng.

Menurut Noneng, ajang seperti WJX memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Inovasi di sektor pangan menjadi kunci bagi daerah-daerah di Jawa Barat untuk meningkatkan kontribusinya dalam perekonomian nasional.

Kabupaten Ciamis yang berhasil meraih penghargaan diharapkan menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kapasitas ekspor. Prestasi ini membuktikan besarnya potensi daerah dalam sektor ekonomi, khususnya di bidang ekspor yang semakin kompetitif.

Keberhasilan Ciamis di WJX 2024 menunjukkan pentingnya strategi dan inovasi yang tepat dalam mengoptimalkan potensi daerah. Dengan demikian, Kabupaten Ciamis memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang diperhitungkan dalam peta ekonomi Jawa Barat.

BACA JUGA: Disambut Antusias Program 100 web Gratis dari Nurhayati

Selain itu, penghargaan ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi ke Ciamis, yang akan mendukung peningkatan lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat. Pemerintah daerah terus berupaya menciptakan lingkungan yang kondusif bagi para pelaku usaha.

Kabupaten Ciamis optimistis bahwa dengan kerja sama pemerintah dan masyarakat, tren pertumbuhan ekspor yang positif akan terus berlanjut. Ini akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah, serta meningkatkan posisi Ciamis di kancah nasional dan internasional.

Disambut Antusias, Program 100 Web Gratis dari Nurhayati

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Calon Wali Kota Tasikmalaya nomor urut satu, Hj. Nurhayati, sepertinya tak pernah kehabisan ide saat berkampanye. Kali ini, kandidat wali kota kelahiran Kawalu ini tengah menawarkan pembuatan 100 website gratis untuk warga Kota Tasikmalaya. Dan hanya dalam waktu beberapa jam setelah dipublikasikan, lebih dari 60 permintaan pembuatan website masuk ke kontak tim Nurhayati.

“Alhamdulillah, disambut antusias oleh warga Kota Tasikmalaya. Hanya berselang beberapa jam setelah publikasi diposting di akun Instagram Ibu, lebih dari 60 permintaan pembuatan website masuk ke kami,” terang salah seorang tim inti Hj. Nurhayati, Devi Nugraha, Jumat (11/10).

Menurut Devi, hari ini jumlah permintaan website yang masuk bahkan sudah lebih dari 100. Sesuai dengan konsep awal, bagi-bagi website ini difokuskan untuk segmen usaha mikro atau lembaga nonprofit yang ada di Kota Tasikmalaya.

“Sudah 102. Sebetulnya dipublikasi hanya 100 website, tapi kata ibu nggak apa-apa diterima saja lebihnya. Sekitar 90% permintaan website ini dari para pengusaha mikro. Sisanya, dari lembaga nonprofit seperti pesantren dan organisasi,” tambah Devi.

Berapa besaran rupiah yang harus digelontorkan oleh Hj. Nurhayati untuk menggelear program 100 web gratis ini? Saat ditanya demikian, menurut Devi, Hj. Nurhayati sama sekali tidak mengeluarkan biaya.

“Ini salah satu kelebihan ibu kali ya. Jejaring ibu tuh alhamdulillah kuat. Banyak program yang bisa ibu jalankan tanpa harus selalu mengeluarkan uang. Dan insya Alloh, saya tahu persis, program-program gratis ini lahir dari hasil diskusi dari hati ke hati antara ibu dengan relasinya. Bukan diskusi transaksi yang nanti akan jadi beban ketika ibu jadi wali kota. Intinya, ibu mengajak banyak pihak, untuk sama-sama berbuat untuk Kota Tasikmalaya,” papar Devi, yang tak lain adalah adik kandung Hj. Nurhayati.

Dalam Program 100 Web Gratis ini Hj. Nurhayati mendapat dukungan teknis dari Java IT Community, sebuah komunitas web developer di Kota Tasikmalaya yang sudah beraktifitas sejak tahun 2007. Pandu Adjie, salah seorang pengurus JAVA IT Community membenarkan apa yang dipaparkan Devi.

“Betul, tidak ada transaksi satu rupiahpun. Kami diskusi dengan Bu Haji. Ketika itu Ibu menjelaskan tentang hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) yang dirilis awal tahun lalu. Survei tersebut menyatakan, sekitar 80% orang Indonesia sudah menggunakan internet sebagai media utama dalam memenuhi kebutuhan informasinya. Kata Ibu, banyak usaha mikro di Kota Tasikmalaya yang belum online, dan pasti akan ketinggalan kalau tidak mengikuti perkembangan. Akhirnya kami sepakat, siap membuatkan 100 website untuk warga Kota Tasikmalaya,” terang Pandu.

Masih menurut Pandu, membuat website itu mungkin kalau bukan ahlinya pasti sulit dan mahal. Harga terendah untuk website sederhana misalnya di Rp. 1 juta. Tapi bagi JAVA IT Community, pekerjaan membuat website sudah pekerjaan sehari-hari yang digeluti sejal tahun 2007.

“Kalau buat kami tentu saja bukan hal yang berat. Ini sudah pekerjaan kami sejak lama. Asal mau bersabar saja karena tenaga kami terbatas. Dan tentu saja, jangan lupa dukung Ibu Nurhayati jadi Wali Kota Tasikmalaya,” pungkas Pandu.

Joko Santoso Terima Sertifikat Tanah untuk Modal Usaha

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Joko Santoso, seorang petani dari Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, baru saja menerima sertifikat tanah melalui program.

Sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono, pada 8 Oktober 2024 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Program ini bertujuan untuk memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah, memudahkan masyarakat dalam proses sertifikasi, serta meningkatkan akses ekonomi melalui legalisasi tanah.

Joko merasa sangat bersyukur atas kemudahan yang didapatkannya dalam proses tersebut. Menurutnya, prosedur tidak rumit. Dengan hanya menyerahkan dokumen seperti KTP, Kartu Keluarga, dan Surat Pajak Terhutang, dia dapat menyelesaikan administrasi dengan lancar.

“Biaya yang dikeluarkan juga sangat terjangkau, hanya meliputi biaya meterai dan pembuatan patok tanah, tanpa pungutan liar atau biaya tambahan lainnya,” katanya.

Sertifikat tanah ini sangat penting bagi Joko karena dapat digunakan sebagai jaminan untuk mendapatkan modal dari lembaga keuangan. Modal tersebut direncanakannya untuk mengembangkan usahanya di bidang pertanian, terutama dalam penanaman cabai merah dan cabai keriting. Dengan sertifikat ini, Joko berharap bisa memperluas usahanya dan meningkatkan hasil pertanian yang lebih baik.

BACA JUGA: Potret Ketimpangan Sosial di Garut

Joko menilai bahwa program PTSL tidak hanya memberikan kepastian hukum bagi petani, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang lebih besar.

Program ini dapat membantu meningkatkan kesejahteraan petani. Dia berharap pemerintah terus melanjutkan program ini agar lebih banyak masyarakat dapat merasakan manfaatnya, terutama bagi mereka yang belum memiliki sertifikat tanah.

Potret Ketimpangan Sosial di Garut

lintaspriangan.com.BERITA DAERAH. Kisah keluarga Ujang Dani di Garut Kota merupakan potret nyata dari ketimpangan sosial yang masih terjadi di banyak wilayah di Indonesia, termasuk di daerah yang berada dekat dengan pusat pemerintahan.

Rumah keluarga Ujang, yang terletak di RT 02, RW 05, Kelurahan Muara Sanding, hanya berjarak ratusan meter dari kantor pemerintahan Kabupaten Garut. Namun, kondisi kehidupannya sangat memprihatinkan, jauh dari kata layak.

Ujang Dani, yang hanya berpendidikan Sekolah Dasar (SD), sehari-harinya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan yang sangat terbatas.

Bersama istrinya, Dedeh Hayati, mereka tinggal di rumah yang amat sederhana bersama empat anak, salah satunya masih balita. Meski demikian, bukan berarti Ujang tidak berusaha untuk membahagiakan keluarganya. Ia terus berjuang keras agar keluarganya dapat hidup dengan layak, meski penghasilannya jauh dari cukup untuk sekadar memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami kesulitan untuk mencukupi makan sehari-hari, apalagi untuk memperbaiki rumah atau mengajukan kredit untuk rumah baru. Kami sudah sangat pasrah,” ungkap Ujang dengan penuh harap, sembari berharap adanya perhatian dari pihak pemerintah.

Kondisi fisik rumah keluarga Ujang jauh dari layak. Atap rumah sudah berlubang di beberapa bagian, sehingga ketika cuaca panas, sinar matahari langsung masuk ke dalam rumah. Sebaliknya, saat hujan turun, air dengan mudah masuk ke dalam rumah, menyebabkan genangan di banyak sudut. Keluarga Ujang harus berpindah-pindah tempat di dalam rumah untuk menghindari kebocoran, mencari bagian yang lebih kering.

Lantai rumah terlihat kotor dan tidak teratur, seolah sudah lama tidak diperbaiki. Selain itu, fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) juga sangat tidak memadai. Mereka hanya menggunakan kain lusuh sebagai dinding yang memisahkan MCK dengan ruangan lainnya. Kebersihan dan kesehatan keluarga tentu saja terganggu, terutama bagi anak-anak yang masih kecil dan sangat rentan terhadap penyakit.

Kondisi ini jelas mengkhawatirkan dan mengancam kesehatan keluarga, khususnya anak balita mereka. Tanpa akses ke fasilitas dasar yang layak, risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor dan tidak higienis sangat tinggi. Keluarga Ujang terjebak dalam situasi yang serba sulit, di mana mereka hanya bisa berusaha untuk bertahan dengan segala keterbatasan.

Kondisi yang dialami oleh keluarga Ujang bukanlah cerita baru di Indonesia. Banyak keluarga di berbagai daerah yang hidup di bawah garis kemiskinan dan tinggal di rumah yang tidak layak huni. Pemerintah memang memiliki berbagai program untuk membantu masyarakat miskin, salah satunya adalah program renovasi rumah tidak layak huni. Program ini bertujuan untuk memperbaiki kondisi tempat tinggal warga miskin sehingga mereka bisa hidup dengan lebih nyaman dan sehat.

Namun, dalam kenyataannya, tidak semua warga yang membutuhkan bisa mendapatkan bantuan tersebut. Ujang Dani adalah salah satu contoh warga yang belum tersentuh program bantuan pemerintah. Meskipun tinggal dekat dengan pusat pemerintahan, kondisi rumah dan kehidupannya tampaknya luput dari perhatian pihak terkait.

Ujang sangat berharap agar pemerintah setempat bisa turun tangan untuk memperbaiki kondisi rumah mereka. Bantuan berupa renovasi rumah, atau setidaknya perbaikan atap dan lantai, sangat diharapkan untuk meningkatkan kualitas hidup keluarganya. Selain itu, adanya akses ke fasilitas MCK yang layak juga menjadi kebutuhan mendesak agar keluarga Ujang bisa hidup dengan lebih sehat dan bermartabat.

Cerita Ujang Dani ini merupakan gambaran nyata dari ketimpangan sosial yang masih terjadi di Indonesia. Meski pembangunan terus berjalan, tidak semua lapisan masyarakat bisa merasakan manfaat dari kemajuan tersebut. Bahkan, mereka yang tinggal dekat dengan pusat pemerintahan bisa luput dari perhatian, seperti yang dialami keluarga Ujang.

BACA JUGA: Irigasi Merupakan Salah Satu Kunci dalam Sistem Pertanian yang Sukses

Kondisi ini tentu menjadi ironi. Di satu sisi, pemerintah berusaha keras membangun infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, di sisi lain, masih banyak warga yang hidup dalam kemiskinan ekstrem dan tinggal di rumah yang tidak layak huni. Kesenjangan ini harus menjadi perhatian serius bagi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.

Untuk mengatasi masalah seperti yang dialami oleh keluarga Ujang, diperlukan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta. Program-program bantuan sosial dan pembangunan perumahan perlu dijalankan dengan lebih efektif dan tepat sasaran. Selain itu, keterlibatan masyarakat dalam mendata dan melaporkan kondisi warganya yang membutuhkan bantuan juga sangat penting agar tidak ada lagi warga yang terabaikan.

Bagi Ujang Dani dan keluarganya, harapan besar masih ada. Dengan perhatian dari pemerintah dan bantuan yang tepat, mereka bisa keluar dari jeratan kemiskinan dan hidup dengan lebih layak. Kasus seperti ini juga menjadi pengingat bagi kita semua bahwa pembangunan yang berkeadilan hanya bisa tercapai jika seluruh lapisan masyarakat bisa merasakan manfaatnya tanpa terkecuali.

Irigasi Merupakan Salah Satu Kunci dalam Sistem Pertanian yang Sukses

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Irigasi merupakan salah satu komponen kunci dalam sistem pertanian yang sukses. Di tengah tantangan seperti perubahan iklim dan keterbatasan sumber daya air, penggunaan metode irigasi yang efisien sangatlah penting.

Salah satu solusi irigasi modern yang semakin populer adalah saluran driple. Teknologi ini menawarkan cara cerdas dan hemat air untuk menyirami tanaman secara optimal, terutama di lahan pertanian dengan kondisi geografis yang menantang.

Seperti halnya di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis agar suplai air cukup dan hasil panen yang melimpah desa ini bangun saluran driple.

Saluran yang membentang sepanjang 17 meter dengan lebar 80 meter untuk mengaliri sama sekitar 80 hektar menggunakan anggaran Dana Desa tahun 2024.

Kepala Desa Purwajaya, H. Sanen mengatakan saluran driple di buat agar suplai air merata di area pesawahan.

“Sengaja kita buat saluran ini agar seluruh area pesawahan dapat terairi dengan merata. Adapun anggaran yang kita gunakan berasal dari Dana Desa tahun 2024, sebesar Rp. 36.000.000,” kata Sanen. Kamis, (10/10/2024).

Sanen juga menjelaskan banyak keuntungan menggunakan saluran driple, salah satu keuntungan terbesar dari irigasi drip adalah penghematan air yang signifikan.

“Dibandingkan dengan metode irigasi tradisional seperti irigasi permukaan atau sprinkler, irigasi drip dapat menghemat hingga 30-50% air. Air hanya diberikan di area yang diperlukan, mengurangi kehilangan akibat limpasan dan penguapan,” jelasnya.

Lanjut sanen, dengan memberikan air secara langsung ke akar, tanaman dapat meningkatkan pertumbuhan dan hasil panen.

“Irigasi yang efisien juga memungkinkan petani untuk menyesuaikan frekuensi dan jumlah air sesuai dengan kebutuhan spesifik tanaman dan fase pertumbuhannya,” ungkapnya.

Sanen juga menjelaskan, air yang melalui saluran driple tidak langsung menyentuh daun dan batang tanaman, sehingga membantu mengurangi risiko penyakit tanaman yang disebabkan oleh kelembaban berlebih, seperti jamur. Hal ini juga dapat menurunkan populasi hama yang menyukai lingkungan lembab.

Lanjut Sanen, sistem irigasi drip dapat diadaptasi untuk berbagai jenis tanah, dari tanah berpasir hingga tanah liat, yang memungkinkan pengelolaan air yang efisien di berbagai kondisi lahan pertanian.

Meskipun menawarkan banyak manfaat, penerapan irigasi driple juga memiliki beberapa tantangan, seperti biaya awal instalasi yang cukup tinggi dan kebutuhan pemeliharaan rutin untuk mencegah penyumbatan saluran.

BACA JUGA: Erman Resmi Dilantik Menjadi Ketua Kadin Kota Banjar

Namun, seiring dengan meningkatnya teknologi dan kesadaran akan efisiensi air, banyak pemerintah dan organisasi pertanian yang menawarkan subsidi atau bantuan finansial untuk memfasilitasi pemasangan sistem irigasi driple.

“Saluran driple merupakan inovasi irigasi yang sangat relevan dalam menghadapi kebutuhan pangan global dan kelangkaan air. Dengan penggunaan air yang efisien, peningkatan hasil pertanian, dan perlindungan lingkungan, irigasi driple merupakan investasi jangka panjang yang dapat meningkatkan keberlanjutan dan produktivitas pertanian di masa depan,” pungkasnya.

Erman Resmi Dilantik Menjadi Ketua Kadin Kota Banjar

0

lintaspriangan.com, BERITA DAERAH. Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Banjar periode 2024-2029 resmi dilantik dalam sebuah acara di Grahan Banjar Idaman. Pelantikan ini dilakukan langsung oleh Ketua Kadin Jawa Barat.

Ketua Kadin Kota Banjar Erman, menegaskan komitmennya untuk membangkitkan kembali geliat ekonomi dan dunia usaha di Kota Banjar, yang selama ini dianggap mengalami stagnasi dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat setempat.

“Kadin akan menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya mendatangkan investor serta menciptakan wirausaha muda yang mampu bersaing,” ujar Erman kepada para wartawan usai pelantikan.

Ia juga menekankan pentingnya menciptakan iklim investasi yang dinamis dan berkelanjutan, serta memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai sektor.

Sementara itu, Ketua Kadin Jawa Barat, Cucu Sutara, dalam sambutannya menekankan bahwa Kadin Kota Banjar yang baru saja dilantik memiliki tugas dan tanggung jawab untuk menjalin kolaborasi erat dengan pemerintah dan pengusaha.

“Setelah pelantikan ini, Kadin Kota Banjar harus mampu bersinergi dengan pemerintah serta berkolaborasi dengan para pengusaha guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, sehingga berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah (PAD),” ungkap Cucu.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan sektor usaha dan perekonomian, baik dalam perdagangan, perindustrian, investasi, jasa, maupun pengembangan sumber daya manusia, merupakan tanggung jawab bersama Kadin. Rabu, (09/09/2024)

Sekretaris Daerah Kota Banjar, Soni Harison, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengucapkan selamat kepada para pengurus Kadin yang baru dilantik. Ia berharap Kadin Kota Banjar dapat bekerja sama secara optimal dengan pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian kota menuju arah yang lebih positif.

Soni juga mengatakan pentingnya peran Kadin dalam menarik investor untuk memajukan berbagai sektor seperti investasi, UMKM, perdagangan, pariwisata, dan perindustrian.

BACA JUGA: Terdakwa Pengrusakan Hutan di Pangandaran Divonis Lima Tahun Penjara

“Yang terpenting adalah kontribusi Kadin dalam menghidupkan kembali aktivitas ekonomi dan membangun sinergi dengan pemerintah sebagai mitra strategis. Kolaborasi di seluruh sektor ekonomi sangat diperlukan demi meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat Kota Banjar,” pungkasnya.

Acara pelantikan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, termasuk Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Kota Banjar, calon wali kota Banjar, serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkot Banjar.