Beranda blog Halaman 102

Siswa SMPN 5 Tarkid Perluas Wawasan Lewat Kunjungan DPRD

0

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Sebanyak 50 siswa dari SMPN 5 Tarkid melakukan kunjungan edukasi ke kantor DPRD Kabupaten Garut. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembelajaran di luar kelas yang bertujuan untuk memperkaya wawasan siswa mengenai sistem pemerintahan dan fungsi legislatif.

alah satu guru pendamping, Siti Nurhayati mengatakan, kunjungan ini memberikan kesempatan bagi siswa untuk belajar langsung dari sumbernya tentang peran legislatif dalam pemerintahan daerah.

Pada kunjungan tersebut selain di dampingi Nurhayati para siswa juga didampingi oleh beberapa guru lain dan di disambut dengan hangat oleh anggota DPRD Kabupaten Garut.

Dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD memberikan penjelasan tentang peran mereka dalam menyusun peraturan daerah, mengawasi pelaksanaan pemerintahan, serta mengelola anggaran daerah.

“Tugas kami tidak hanya membuat peraturan, tetapi juga memastikan bahwa peraturan tersebut dilaksanakan dengan baik untuk kemajuan daerah,” kata salah seorang anggota DPRD Garut.

Penjelasan ini membuat para siswa tertarik dan memperdalam pemahaman mereka tentang fungsi legislatif.

Siswa sangat antusias mengikuti sesi diskusi interaktif yang berlangsung lebih dari satu jam. Mereka diberi kesempatan untuk mengajukan berbagai pertanyaan.

Salah seorang siswa, Ahmad Fauzan, bertanya, “Bagaimana cara DPRD mengawasi pelaksanaan kebijakan yang sudah disetujui?” Anggota DPRD menjawab dengan memberikan penjelasan rinci mengenai peran pengawasan yang dilakukan oleh lembaga legislatif tersebut.

“Kami melakukan pengawasan melalui rapat-rapat evaluasi dan sidang-sidang, yang bertujuan memastikan kebijakan pemerintah daerah berjalan dengan baik,” ujarnya.

Siti berharap kunjungan ini memberi dampak positif bagi pemahaman siswa mengenai pentingnya peran legislatif dalam pembangunan daerah.

“Melalui kunjungan ini, kami berharap siswa dapat lebih memahami bagaimana proses pembuatan peraturan daerah dan bagaimana DPRD menjalankan fungsinya dalam mengawasi jalannya pemerintahan,” ungkapnya.

Kunjungan ini juga menjadi sarana bagi siswa untuk menyadari betapa pentingnya partisipasi mereka dalam sistem demokrasi yang ada di Indonesia.

Siswa yang mengikuti kunjungan ini merasa mendapatkan pengalaman yang berharga. Selain dapat mempelajari tugas DPRD, mereka juga dapat melihat langsung bagaimana rapat-rapat penting dilakukan.

Salah satu siswa, Nabila, mengungkapkan, awalnya tidak tahu bahwa DPRD memiliki peran yang sangat besar dalam pemerintahan daerah. Mereka tidak hanya membuat aturan, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan dilaksanakan dengan benar

“Awalnya saya tidak tahu tapi Kiki saya jadi tahu bahwa DPRD memiliki peran yang sangat besar dalam pemerintahan daerah. Mereka tidak hanya membuat aturan, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan dilaksanakan dengan benar,” ungkap Nabila.

Nabila merasa senang karena kegiatan ini memberikan pengetahuan yang lebih luas dari yang mereka pelajari di sekolah.

Sementara itu, pihak DPRD Kabupaten Garut mengapresiasi inisiatif SMPN 5 Tarkid dalam mengadakan kunjungan ini. Seorang anggota DPRD menambahkan,

“Kami senang melihat generasi muda yang antusias untuk memahami lebih dalam tentang tata kelola pemerintahan. Ini menunjukkan bahwa mereka peduli dan memiliki semangat belajar yang tinggi,” katanya.

Sementara pihak DPRD berharap kegiatan semacam ini bisa terus dilakukan untuk memperkenalkan lebih banyak siswa pada dunia legislatif.

Para siswa yang hadir dalam kunjungan ini juga memiliki kesempatan untuk melihat ruang sidang DPRD. Di ruang sidang ini, mereka dapat melihat langsung bagaimana proses pengambilan keputusan yang melibatkan anggota DPRD berlangsung.

“Ruang sidang ini adalah tempat di mana kami melakukan rapat-rapat penting yang membahas berbagai peraturan dan kebijakan untuk kemajuan daerah,” terang salah seorang Anggota DPRD Garut.

Dengan pemahaman yang lebih baik tentang tugas DPRD, diharapkan siswa akan lebih peduli terhadap pembangunan daerah mereka dan memahami pentingnya partisipasi aktif dalam sistem demokrasi.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa pembelajaran di luar kelas sangat penting untuk memperkaya pengetahuan siswa. Ibu Siti menyimpulkan.

BACA JUGA: H-8 Pilkada, Masyarakat Desa  Bangunharja Siap Sukseskan Pilkada

Kunjungan edukasi seperti ini akan memberikan pengalaman yang lebih nyata bagi siswa dan membuka wawasan mereka mengenai dunia pemerintahan. Dengan kegiatan seperti ini, siswa diharapkan dapat lebih memahami bagaimana tata kelola pemerintahan bekerja dan bagaimana mereka bisa berkontribusi dalam masyarakat.

H-8 Pilkada, Masyarakat Desa  Bangunharja Siap Sukseskan Pilkada

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. H-8 menjelang Pemilihan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat serta Pemilihan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, suasana di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, tetap kondusif.

Kepala Desa Bangunharja, Bapak Carikin, menegaskan bahwa seluruh masyarakat siap menyukseskan pesta demokrasi ini dengan penuh semangat.

“Kami terus mengingatkan warga agar menjaga keamanan dan ketertiban selama masa Pilkada ini. Situasi kondusif adalah kunci keberhasilan demokrasi,” ujar Carikin saat memberikan arahan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Carikin juga menyampaikan pentingnya peran aktif masyarakat dalam proses demokrasi. Carikin mengingatkan bahwa setiap suara memiliki arti penting untuk menentukan masa depan Jawa Barat dan Kabupaten Ciamis.

“Saya tidak bosan-bosan mengajak masyarakat untuk datang ke TPS pada tanggal 27 November 2024 dan menggunakan hak pilih. Jangan sampai ada yang Golput, karena itu berarti kita mengabaikan hak kita sebagai warga negara,” katanya dengan penuh semangat.

Selain himbauan langsung kepada masyarakat, pemerintah Desa Bangunharja bersama Babinkamtibmas dan Babinsa telah mengambil langkah nyata untuk menjaga keamanan dan kelancaran Pilkada. Mereka melakukan pembinaan kepada Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).

“Kami telah melatih Satlinmas agar mereka dapat membantu mengawal jalannya Pilkada. Tugas mereka sangat penting untuk memastikan situasi tetap aman,” jelasnya.

Babinkamtibmas, Aiptu Ridwan, juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak keamanan dan masyarakat.

“Kami bersama Babinsa akan terus memantau situasi hingga hari pencoblosan. Jangan khawatir, keamanan adalah prioritas kami,” ujarnya.

Ia juga menghimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi oleh isu-isu negatif yang dapat mengganggu pelaksanaan Pilkada.

Di sisi lain, warga Desa Bangunharja menyambut baik langkah-langkah pemerintah desa. Mereka memahami bahwa keberhasilan Pilkada sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat.
Seorang tokoh masyarakat, Pak Rahmat, menyatakan, dirinya bersama warga siap mendukung penuh arahan pemerintah desa. Tidak ada tempat bagi provokator di desa kami.

Selain itu, Kepala Desa juga memberikan pesan kepada pemilih pemula yang baru pertama kali ikut serta dalam Pilkada.

“Bagi pemilih pemula, ini adalah kesempatan kalian untuk mulai berkontribusi bagi masa depan daerah kita. Jangan sia-siakan hak pilih kalian,” pesan Carikin.

Kesiapan Desa Bangunharja tidak hanya terlihat dari segi keamanan, tetapi juga dari antusiasme masyarakat untuk datang ke TPS pada waktunya. Warga, baik laki-laki maupun perempuan, berkomitmen untuk tidak melewatkan kesempatan ini.

“Kami ingin pemimpin yang benar-benar peduli pada rakyat. Itu sebabnya kami akan memilih dengan hati-hati,” ujar Bu Siti, seorang warga setempat.

Dalam suasana yang penuh semangat itu, pemerintah desa terus mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang ingin menggagalkan Pilkada.

Kepala Desa juga  mengatakan bahwa beberapa upaya provokasi mungkin akan muncul, terutama menjelang hari pencoblosan. “Tetap tenang dan fokus pada tujuan kita. Jangan biarkan provokator merusak suasana,” tegasnya.

Menjelang hari H, masyarakat Desa Bangunharja semakin sadar bahwa Pilkada adalah kesempatan untuk melahirkan pemimpin yang akan membawa perubahan bagi daerah. Mereka sepakat bahwa suksesnya Pilkada adalah tanggung jawab bersama.

“Kita ingin pemimpin yang dapat membawa kemajuan, baik untuk Jawa Barat maupun Kabupaten Ciamis,” ujar seorang warga lainnya.

BACA JUGA: Ancaman dan Dampak Peredaran Rokok Ilegal

Dengan semangat kebersamaan dan komitmen yang kuat dari semua pihak, Desa Bangunharja siap menjadi contoh desa yang berhasil menyelenggarakan Pilkada dengan aman, damai, dan sukses.

Kepala Desa, Babinkamtibmas, Babinsa, Satlinmas, dan seluruh masyarakat bertekad untuk menjaga marwah demokrasi.

“Kami percaya, dengan kerja sama semua pihak, Pilkada ini akan berjalan lancar. Mari kita wujudkan pesta demokrasi yang benar-benar menjadi kebanggaan kita bersama,” pungkas Carikin.

Ancaman dan Dampak Peredaran Rokok Ilegal

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Rokok ilegal telah menjadi persoalan serius di Indonesia, menimbulkan dampak signifikan terhadap perekonomian, kesehatan masyarakat, dan keberlanjutan industri tembakau. Produk tembakau yang tidak memenuhi ketentuan hukum ini kerap beredar luas dengan harga murah, menarik perhatian konsumen, terutama mereka yang memiliki daya beli rendah.

Namun, di balik harganya yang murah, rokok ilegal menyimpan ancaman besar bagi berbagai aspek kehidupan.

Aktifis peduli kesehatan Prima Pribadi menjelaskan, rokok ilegal adalah produk tembakau yang beredar tanpa izin resmi, sering kali tanpa dilengkapi pita cukai atau menggunakan pita cukai palsu. Selain itu, rokok ilegal tidak memenuhi standar kemasan, pelabelan, dan regulasi lainnya yang ditetapkan pemerintah.

“Rokok ilegal tidak hanya melanggar undang-undang, tetapi juga merugikan masyarakat secara luas,” kata Prima.

Prima juga menjelaskan, produk rokok ilegal sering diproduksi oleh pabrik yang tidak terdaftar atau dijual secara sembunyi-sembunyi melalui jaringan distribusi gelap.

“Ada beberapa faktor yang mendorong peredaran rokok ilegal di Indonesia. Salah satu penyebab utamanya adalah tingginya tarif cukai rokok yang diberlakukan pemerintah,” ucap Prima.

Lanjut Prima, banyaknya beredar rokok ilegal diduga karena lemahnya pengawasan di wilayah tertentu, terutama di daerah terpencil, juga menjadi penyebab maraknya peredaran produk ilegal ini.

“Pelaku sering memanfaatkan minimnya kontrol untuk mendistribusikan rokok ilegal secara bebas. Kurangnya edukasi masyarakat mengenai bahaya dan konsekuensi dari pembelian rokok ilegal turut memperburuk situasi ini,” tegas Prima.

Masih menurut Prima Salah satu dampak paling nyata dari rokok ilegal adalah kerugian besar yang dialami negara. Bea Cukai mencatat bahwa setiap tahun, potensi penerimaan negara dari cukai rokok hilang hingga triliunan rupiah. Dana yang seharusnya dialokasikan untuk program pembangunan dan kesehatan masyarakat akhirnya tidak dapat digunakan secara optimal.

“Tidak  hanya itu, industri tembakau resmi juga dirugikan oleh persaingan tidak sehat yang diciptakan oleh rokok ilegal. Produsen legal harus bersaing dengan produk yang dijual jauh di bawah harga pasaran. Dampaknya, banyak pabrik rokok kecil dan menengah terpaksa mengurangi produksi atau bahkan gulung tikar, mengakibatkan ribuan pekerja kehilangan mata pencaharian,” terangnya.

Dampak rokok ilegal tidak hanya dirasakan secara ekonomi, tetapi juga kesehatan. Rokok ilegal sering kali tidak melalui proses produksi yang sesuai standar, sehingga berisiko tinggi mengandung bahan kimia berbahaya.

“Rokok ilegal bisa lebih berbahaya karena kandungannya tidak terkontrol,” ungkap Prima

Selain itu, harga murah membuat rokok ilegal lebih mudah diakses oleh anak muda, yang merupakan kelompok rentan. Konsumsi tembakau di kalangan remaja dapat memperburuk angka prevalensi perokok di Indonesia, yang saat ini sudah cukup tinggi dibandingkan negara lain.

Seorang konsumen roko ilegal di Pasar Manis Ciamis, Maman mengatakan dirinya mengkonsumsi roko ilegal karena harganya sangat murah dan tidak mengetahui dampak bagi kesehatan.

“Kami memilih membeli rokok tanpa cukai karena harganya jauh lebih terjangkau,” ujar salah satu konsumen di Pasar Manis Ciamis.

Berdasarkan data yang dihimpun dari berbagai sumber, Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai langkah untuk menekan peredaran rokok ilegal. Bahkan operasi pasar oleh Bea Cukai terus digencarkan untuk memberantas produk tanpa cukai.

Selain itu, pemerintah juga memperketat regulasi terkait produksi dan distribusi rokok. Kampanye edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan kerugian rokok ilegal terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran publik. Pemberian sanksi tegas terhadap pelaku usaha yang terlibat dalam produksi atau distribusi rokok ilegal juga menjadi strategi utama.

Pemberantasan rokok ilegal tidak akan berhasil tanpa dukungan masyarakat. Konsumen memiliki peran penting dengan memilih produk tembakau yang legal dan dilengkapi pita cukai resmi.

BACA JUGA: Jagung Sebagai Komoditas Unggulan KWT Sauyunan

“Masyarakat harus sadar bahwa membeli rokok ilegal berarti mendukung pelanggaran hukum,” kata Prima.

Selain itu, masyarakat diimbau untuk melaporkan jika mengetahui adanya peredaran rokok ilegal di sekitarnya. Partisipasi aktif ini dapat membantu pemerintah menekan angka peredaran rokok ilegal secara lebih efektif.

Jagung Sebagai Komoditas Unggulan KWT Sauyunan

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jagung Sebagai Komoditas Unggulan KWT Sauyunan Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, menjadi saksi keberhasilan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sauyunan dalam mendukung program ketahanan pangan.


Kelompok ini memilih jagung sebagai komoditas unggulan untuk dikembangkan secara konsisten. Ketua KWT Sauyunan, Titin Patonah, mengatakan bahwa jagung dipilih karena relatif mudah dirawat.

“Jagung tidak membutuhkan banyak air dan memiliki pasar yang stabil,” ujarnya.

Jagung ditanam di lahan kosong milik desa seluas 4.200 meter persegi. Selain itu, anggota KWT juga memanfaatkan lahan pribadi berupa sawah tadah hujan untuk menanam. Dengan area tanam yang luas tersebut, hasil panen yang diperoleh cukup memuaskan.
“Setiap panen, kami bisa menghasilkan 4 hingga 5 ton jagung kering,” jelas Titin. Jagung hasil panen langsung dijual ke pasar dengan harga yang stabil.

Benih jagung yang digunakan oleh kelompok ini adalah jenis Bisi 321. Dalam proses penanaman, mereka menggunakan pupuk NPK dan pupuk organik untuk meningkatkan kualitas hasil panen.

Selain itu, kelompok ini mendapat pendampingan intensif dari penyuluh pertanian.

“Kami selalu didampingi BPP Kecamatan Cisaga, sehingga bisa memahami cara bercocok tanam yang baik,” kata seorang anggota KWT.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Ia menilai KWT Sauyunan sangat aktif dan bertanggung jawab dalam melaksanakan program ketahanan pangan.

BACA JUGA: Simulasi Pilkada 2024 untuk Tingkatkan Partisipasi

“Kelompok ini sangat kompak dan semangatnya luar biasa,” ungkap Carikin.

Melalui program ketahanan pangan, KWT Sauyunan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pangan desa, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan anggota. Jagung menjadi simbol keberdayaan masyarakat Desa Bangunharja.

“Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan memberi manfaat bagi semua pihak,” tutup Carikin

Simulasi Pilkada 2024 untuk Tingkatkan Partisipasi

lintaspriangan.cim, BERITA BANJAR. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjar menggelar simulasi pencoblosan dan penghitungan suara menjelang Pilkada Serentak 2024.

Ketua KPU Kota Banjar, Muhammad Mukhlis, menjelaskan pentingnya simulasi ini kepada masyarakat.

“Simulasi ini dilakukan agar masyarakat memahami mekanisme pencoblosan dan menghargai hak pilihnya,” ujar Mukhlis.

Pada simulasi ini, surat suara untuk calon wali kota menggunakan gambar makanan, sementara gambar bunga digunakan untuk calon gubernur. Mukhlis menegaskan,

“Penggunaan gambar ini bertujuan menjaga netralitas, langkah ini diambil untuk menghindari persepsi negatif terhadap pasangan calon tertentu,” ungkap Mukhlis.

Simulasi berlangsung di Kecamatan Langensari, wilayah dengan partisipasi pemilih terendah pada pemilu sebelumnya.

“Pemilihan lokasi ini sengaja dilakukan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat di Langensari pada Pilkada mendatang,” ujarnya Mukhlis

Ada sebanyak 578 pemilih dari Daftar Pemilih Tetap (DPT) di TPS setempat terlibat dalam simulasi ini. KPU memastikan.

“Jumlah pemilih ini mencerminkan proses nyata yang akan dilakukan saat Pilkada nanti,” kata Mukhlis.

KPU berharap kegiatan ini meningkatkan kesadaran pemilih, khususnya di Langensari. “Kami optimis, simulasi ini mampu membangkitkan antusiasme warga dalam menggunakan hak pilih mereka,” ujar Mukhlis dengan penuh harapan.

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Ciamis Gelar Jalan Sehat Semarak Pilkada 2024

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dalam rangka menyambut Pilkada serentak 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis menggelar Jalan Sehat Semarak Pilkada 2024.

Acara ini berlangsung meriah dengan dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Ciamis Budi, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari 27 kecamatan, serta masyarakat Kabupaten Ciamis.

Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Oong, menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi bukti bahwa Pilkada bisa dijalankan dengan santai dan penuh kebahagiaan.

“Kegiatan ini juga membuktikan demokrasi bisa dirayakan dengan penuh kegembiraan,” katanya dalam sambutannya.

Selain itu, Oong menjelaskan bahwa acara ini juga dimanfaatkan untuk menyosialisasikan Pilkada yang tinggal 10 hari lagi. Menurutnya, Kabupaten Ciamis telah siap untuk menyelenggarakan Pilkada serentak dengan tertib dan lancar.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan adanya 42 jenis door prize yang disediakan oleh panitia, termasuk hadiah utama berupa paket umrah. KPU berharap hadiah-hadiah ini dapat memotivasi masyarakat untuk menggunakan hak pilih mereka dengan semangat dan kesadaran penuh.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Ciamis, Budi, mengucapkan terima kasih kepada KPU atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa acara ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana mempererat hubungan antarwarga.

“Jalan sehat ini menyatukan masyarakat Ciamis dalam semangat demokrasi,” ungkapnya.

Budi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga perdamaian selama berlangsungnya Pilkada.

“Mari kita junjung tinggi nilai-nilai demokrasi yang adil dan jaga kedamaian selama proses Pilkada berlangsung,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, KPU dan pemerintah daerah berharap Pilkada 2024 dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai. Mereka optimis bahwa acara seperti ini dapat memperkuat solidaritas dan kebersamaan masyarakat Tatar Galuh dalam menyongsong pesta demokrasi.

Ketua PPK dari Kecamatan Cijeungjing, Rina, mengatakan bahwa acara ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. “Semoga kegiatan ini memberikan dampak positif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang warga yang hadir, Asep, menyampaikan kegembiraannya mengikuti jalan sehat ini. Menurutnya, kegiatan seperti ini memberikan suasana yang menyenangkan dan semakin mendekatkan masyarakat dengan proses demokrasi.

“Saya berharap kegiatan seperti ini diadakan lagi di masa depan,” katanya.

Acara Jalan Sehat Semarak Pilkada 2024 tidak hanya menjadi momen kebersamaan, tetapi juga kesempatan untuk menanamkan semangat demokrasi di masyarakat. Dengan partisipasi aktif berbagai elemen, diharapkan Pilkada 2024 menjadi tonggak kesuksesan bagi Kabupaten Ciamis.

DPC Partai Demokrat Ciamis Gelar Bimbingan Teknis Saksi Kawal Suara HY

0

infopriangan.com, BERITA CIAMIS. DPC Partai Demokrat Ciamis menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) saksi. Kegiatan ini bertujuan mengawal suara pasangan Herdiat-Yana dalam Pilkada Ciamis 2024. “Kita targetkan raihan suara 80 persen,” ujar Anjar Asmara.

Sebanyak 234 saksi hadir dalam acara ini. Mereka berasal dari tiga kecamatan, yakni Cihaurbeuti, Cimaragas, dan Rajadesa. Anjar menegaskan, saksi harus bekerja maksimal di TPS masing-masing.

“Seluruh saksi wajib memastikan suara kita aman,” tegasnya. Ia juga meminta para kader aktif di lapangan. Kemenangan Herdiat-Yana harus diraih dengan usaha maksimal dan koordinasi yang solid.

Selain itu, para kader diminta menjaga konsistensi gerakan di grassroot. “Jangan lengah atau terbuai, terus kawal suara,” tambah Anjar. Ia berharap semua kader datang ke TPS pada hari pencoblosan.

Ketua Bappilu Demokrat Ciamis, Nur Muttaqin, menjelaskan pentingnya pelatihan ini. “Saksi harus paham tugasnya, menjaga suara di TPS,” jelasnya. Ia optimistis target kemenangan dapat dicapai.

Sebagai partai pengusung, Demokrat bertanggung jawab di tiga kecamatan. Mulai tingkat TPS hingga KPU, mereka memastikan suara aman. “Kita pastikan koordinasi berjalan lancar,” lanjut Nur Muttaqin.

BACA JUGA:

Menurutnya, strategi partai melibatkan lebih dari 200 saksi. Fungsi saksi akan dimaksimalkan untuk menjaga suara Paslon nomor 2. “Kami bekerja keras untuk memastikan hasil sesuai target,” katanya.

Kader partai juga didorong untuk terus bergerak aktif. Ajakan memilih Herdiat-Yana harus masif dilakukan di tingkat masyarakat. “Ajak masyarakat ke TPS, coblos nomor 2,” tutup Anjar Asmara.

Dengan persiapan ini, Demokrat Ciamis optimis Herdiat-Yana bisa menang. Koordinasi saksi dan kader menjadi kunci utama. Target 80 persen suara dianggap realistis dengan kerja keras.

Poktan Utama I Kembangkan Padi Organik

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kelompok Tani (Poktan) Utama I Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis memulai pengembangan penanaman padi organik pada musim tanam pertama tahun ini.

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat dengan menaikkan daya jual gabah para petani.

Yayat, seorang petani di Blok Pamundayan yang tergabung dalam Poktan Utama I, mengungkapkan kegembiraannya terhadap program tersebut.

“Padi organik ini harganya bagus, semoga hasil panennya juga memuaskan,” ujar Yayat. Yayat optimistis perubahan pola tanam ini akan memberikan manfaat besar bagi petani.

Dalam tiga tahun terakhir, hasil panen di area Blok Pamundayan terus meningkat berkat program-program yang diluncurkan Dinas Pertanian.

Yayat menjelaskan bahwa sebelumnya ada program Padi Ramah Lingkungan, lalu Biopresisi, dan kini penanaman padi organik. Semua program ini didukung oleh pendampingan intensif dari penyuluh pertanian setempat.

Yayat juga mengucapkan terima kasih kepada Elan, penyuluh pertanian Desa Bangunharja, yang menurutnya sangat aktif membantu petani.

“Pak Elan selalu mendampingi kami, memberikan arahan, dan memastikan kami memahami teknik bertani yang baru,” tambahnya.

Yayat berharap pendampingan ini terus berlanjut hingga program sukses.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, turut memberikan apresiasi atas upaya para petani yang bersedia mengubah kebiasaan bertaninya.

“Dulu petani langsung menanam begitu ada air, tanpa perencanaan. Akibatnya, hasil panen mereka sedikit,” ungkap Carikin.

Menurutnya, dengan pendampingan penyuluh pertanian, para petani kini mulai memahami pentingnya pengelolaan tanah dan waktu tanam yang tepat. Hal ini terbukti meningkatkan hasil panen mereka. Pemerintah desa pun mendukung langkah ini melalui program ketahanan pangan.

Salah satu bentuk dukungan pemerintah desa adalah penyaluran 15 ton kapur dolomit untuk menstabilkan pH tanah di lahan seluas 15 hektare.

“Kami ingin petani di Desa Bangunharja mampu menghasilkan padi berkualitas tinggi dengan teknik bertani yang lebih modern.” kata Carikin

Carikin juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis yang telah meluncurkan banyak program.

“Mudah-mudahan petani bisa terus bertani di desa, tanpa harus beralih bekerja di kota,” ujarnya.

BACA JUGA: Helmi Budiman Kunjungi Pondok Pesantren Miftahul Huda

Dengan adanya program penanaman padi organik, para petani di Desa Bangunharja diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraannya. Selain itu, upaya ini juga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal dan nasional.

Program padi organik ini menjadi langkah strategis untuk memperbaiki kualitas produksi pertanian. Dengan semangat dan kerja sama antara petani, pemerintah desa, dan dinas pertanian, Desa Bangunharja diharapkan menjadi salah satu pelopor pertanian organik yang sukses di Kabupaten Ciamis.

Helmi Budiman Kunjungi Pondok Pesantren Miftahul Huda

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Dr. Helmi Budiman, calon Bupati Garut nomor urut 1, melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Miftahul Huda. Minggu, (17/11/2024).

Kedatangannya disambut hangat oleh pimpinan pesantren, KH. Usep Irfan Nurwahid, beserta para pendukung. Helmi berharap kunjungan tersebut menjadi momen untuk mempererat dukungan dalam Pilkada Garut.

“Saya meminta doa dan dukungan dari warga pesantren agar kita bersama bisa memenangkan Pilkada ini demi perubahan Garut yang lebih baik,” kata Helmi.

Sementara, KH. Usep menyatakan rasa terima kasih atas kunjungan Helmi di tengah jadwal kampanye yang padat.

“Kami menghargai kehadiran beliau, semoga niat baiknya untuk Garut membuahkan hasil,” ujar KH. Usep.

Meski kunjungannya hanya berlangsung singkat, suasana penuh antusiasme tampak dari warga pesantren yang hadir.

Setelah dari Pondok Pesantren Miftahul Huda, Helmi melanjutkan kampanye ke Pondok Pesantren Al-Muqorobin di Desa Cikondang. Dalam dialognya dengan warga pesantren, Helmi menekankan pentingnya pendidikan berbasis agama sebagai pondasi pembangunan daerah.

“Pesantren adalah bagian penting dari Garut, dan saya berkomitmen untuk memberikan perhatian lebih pada pendidikan agama,” katanya.

Di tempat yang sama, salah seorang tokoh pesantren mengungkapkan harapannya agar pemerintah daerah lebih peduli pada fasilitas pendidikan.

“Kami berharap dukungan nyata, khususnya untuk sarana pesantren,” katanya.

Helmi merespons dengan menyatakan kesiapannya untuk memastikan anggaran yang memadai demi pengembangan pesantren.

Helmi kemudian mengunjungi Desa Neglasari, tempat ia bertemu dengan beberapa warga yang menyampaikan aspirasi mereka.

Salah satu tokoh masyarakat setempat mengungkapkan keluhan tentang infrastruktur desa, terutama jalan yang rusak.

“Kami sudah lama mengeluhkan jalan desa ini, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan,” kata warga.

Menanggapi hal tersebut, Helmi menyatakan bahwa perbaikan infrastruktur menjadi salah satu program prioritasnya.

“Jika saya diberi amanah, saya akan memastikan akses jalan desa diperbaiki agar ekonomi masyarakat dapat berkembang,” kata Helmi.

Di penghujung kampanye hari itu, Helmi mengunjungi Pondok Pesantren Miftahul Huda di Desa Cihaurkuning. Dalam pertemuan tersebut, warga kembali menyampaikan harapan mereka agar Helmi memberikan perhatian khusus pada kondisi jalan desa yang memprihatinkan.

“Pak Helmi, tolong prioritaskan jalan desa kami. Ini sudah lama menjadi keluhan warga,” pinta salah seorang warga.

Menjawab aspirasi tersebut, Helmi meyakinkan warga bahwa ia memiliki komitmen kuat untuk memperbaiki infrastruktur di seluruh desa.

BACA JUGA: Sepasang Kekasih Alami Kejadian Tidak Terlupakan Saat Tersesat di Cagar Alam

“Insya Allah, saya akan bekerja keras untuk memastikan jalan desa yang layak. Ini adalah hak warga yang harus dipenuhi,” ujar Helmi.

Meski jadwalnya sangat padat, Helmi merasa kunjungannya di Kecamatan Cisompet memberikan kesan mendalam. Ia percaya bahwa aspirasi warga yang ia dengar hari itu akan menjadi pendorong semangat untuk bekerja lebih baik.

“Saya sangat terinspirasi oleh harapan masyarakat. Ini menjadi motivasi saya untuk berjuang di Pilkada,” kata Helmi sebelum meninggalkan lokasi kampanye.

Sepasang Kekasih Alami Kejadian Tidak Terlupakan Saat Tersesat di Cagar Alam

infopriangaan.com, BERITA PANGANDARAN. Pada tahun 2023, sepasang kekasih asal Bandung mengalami kejadian tidak terlupakan saat tersesat di Cagar Alam Pangandaran. Mereka diketahui memasuki kawasan tanpa izin dan tanpa pemandu, sehingga kehilangan arah saat hendak pulang.

Wempi, seorang pemandu di TWA Cagar Alam Pangandaran, mengonfirmasi kejadian tersebut. “Intinya, jangan main-main di alam,” ujarnya saat ditemui di pantai timur Pangandaran, Minggu (17/11/2024).

Menurut Wempi, kejadian serupa juga pernah menimpa kelompok siswa yang tersesat di cagar alam tersebut. Hal ini terjadi karena mereka tidak melapor kepada petugas dan tidak membawa pendamping.

“Mereka tidak ada izin dan akhirnya kehilangan arah. Ini harus menjadi pembelajaran bagi semua wisatawan,” tambah Wempi.

Wempi juga berbagi pengalamannya sendiri saat tersesat bersama dua turis asal Belanda. Ia menceritakan bahwa mereka kemalaman di tengah hutan karena keterbatasan cahaya dari senter.

“Waktu itu kami kebingungan meskipun menggunakan senter. Itu menjadi pelajaran bagi saya untuk lebih waspada di lain waktu,” tuturnya.

Cagar Alam Pangandaran memiliki daya tarik luar biasa dengan berbagai keindahan alam dan cerita sejarahnya. Tempat ini memiliki tujuh kelompok satwa liar berupa kera yang tersebar di beberapa lokasi, seperti pantai timur, pasir putih, pantai barat, dan area dalam cagar alam.

Untuk kenyamanan berkunjung ke Cagar Aam wempi menyarankan agar wisatawan menggunakan jasa pemandu

“Kera sering iseng mengganggu pengunjung yang membawa kantong kresek atau makanan. Tapi mereka tidak berani mendekati pemandu yang mengenakan seragam oranye,” ungkapnya.

Selain satwa liar, cagar alam ini juga memiliki tujuh goa, termasuk Goa Jepang yang merupakan goa buatan di pantai barat. Goa ini memiliki nilai sejarah sebagai peninggalan masa pendudukan Jepang.

“Goa Jepang adalah salah satu titik bersejarah di sini, selain Batu Kalde. Batu Kalde dulunya merupakan tempat peribadatan umat Hindu dari zaman Kerajaan Pananjung,” jelas Wempi.

Tidak hanya sejarah, Cagar Alam Pangandaran juga menawarkan wisata religi.

Beberapa goa, seperti Goa Panggung, Goa Para, dan Goa Rengganis, dikeramatkan oleh warga setempat. Wempi menjelaskan bahwa goa-goa tersebut terletak tidak jauh dari pintu masuk wisata alam pantai timur.

“Wisatawan yang ingin merasakan suasana spiritual bisa mengunjungi goa-goa ini,” katanya.

Wempi, menyarankan agar wisatawan selalu mematuhi aturan, meminta izin, dan menggunakan jasa pemandu agar perjalanan mereka aman.

“Kami bukan sekadar mempromosikan jasa pemandu, tetapi lebih kepada kenyamanan pengunjung,” tegasnya. Ia juga memastikan bahwa selama dirinya menjadi pemandu, tidak ada pengunjung yang pernah dijahili oleh satwa liar.

Kisah sepasang kekasih yang tersesat ini menegaskan pentingnya menghormati aturan dan memahami risiko saat berada di kawasan alam.

Keindahan cagar alam memang memukau, tetapi wisatawan harus selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi panduan yang ada. Alam itu penuh misteri. Kita harus menghargai dan menjaga keseimbangan saat berada di dalamnya,” papar Wempi.

BACA JUGA: Poklahsar Mitra Sauyunan Pelopor Produk Olahan Ikan Nila

Dengan beragam daya tarik yang ditawarkan, Cagar Alam Pangandaran tetap menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Barat. Namun, Wempi menekankan bahwa wisatawan harus datang dengan persiapan matang dan sikap yang bijak.

“Pengalaman indah hanya bisa dirasakan jika keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tutup Wempi.

Pendukung Nurhayati Tak Bisa ke Lain Hati

lintaspriangan.com, ADVERTORIAL. “Duh teu nyangki…” Hanya tiga kata itu yang keluar dari mulut Asep, saat mendengar kabar ibu kesayangannya dijenguk Nurhayati, Calon Wali Kota Tasikmalaya nomor urut satu. Sejak Sabtu pagi (16/11), ibunya asep yang bernama Yoyoh harus masuk rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Asep tidak menyangka, ibunya akan dijenguk oleh salah seorang calon wali kota.

Asep adalah warga Jalan Paseh, Tuguraja, Cihideung. Dalam hiruk-pikuk Pilkada Kota Tasikmalaya 2024 ini, Asep memang kerap aktif menjadi relawan Nurhayati. Ia bersama teman-temannya, bergabung dalam komunitas RESPATI, alias Relawan Strategis Pro Nurhayati. Tak hanya Asep, hampir semua relawan Respati juga mengaku kaget, ketika Nurhayati menyempatkan diri untuk menjenguk Yoyoh.

“Bagi Ibu Nurhayati, Respati ini isinya orang baru semua . Tidak ada satupun di antara kami yang sudah kenal lebih dari 3 bulan dengan beliau. Tapi perhatiannya alhamdulillah, bukan cuma Kang Asep yang bahagia, lebih dari 100 relawan simpul Respati turut bahagia dan mengucapkan terima kasih,” terang Drs. H. Wawan Setiawan, M.Si., salah seorang inisiator pendiri Respati.

Berawal dari informasi yang dikirim di grup whatsapp Respati, tentang kondisi Ibu Yoyoh yang harus masuk rumah sakit. Informasi tersebut tentu dibaca oleh Nurhayati, yang juga menjadi salah satu anggota grup tersebut. Satu-satunya calon wali kota perempuan itu kemudian bertanya melalaui whatsapp ke Wawan. “Ibu Yoyoh dirawat di ruangan mana?”

“Saya mendapat pesan whatsapp dari Bu Haji, bertanya ruangan. Tapi sama sekali tidak berfikir akan dijenguk. Bukan apa-apa, kami semua tahu bagaimana padatnya kegiatan beliau. Hari ini saja Bu Haji Nuryahati harus mendatangi belasan titik, bersilaturhami langsung dengan masyarakat. Beberapa orang anggota Respati sudah mendampingi ibu sejak pagi, dan baru selesai usai maghrib di Purbaratu. Setelah beres acara di Purbaratu, ternyata Bu Haji dan rombongannya langsung meluncur ke rumah sakit. Tanpa janji, tanpa basa-basi, langsung aksi,” terang Wawan.

Wawan menambahkan, Asep dan keluarganya sangat bahagia. Dan semakin memantapkan hati untuk berjuang bersama Nurhayati.

“Tadi Kang Asep cerita ke saya. Bahagia sekali. Padahal, dia merasa bukan tokoh, bukan pengurus partai, di Respati juga sekedar jadi relawan,” tambah Wawan.

Maka tak heran, masih menurut Wawan, jika sampai hari ini banyak pendukung Nurhayati yang loyal.

“Banyak sekali pendukung Ibu Nurhayati yang bertahan sejak tahun 2014 sampai hari ini. Saya yang baru kenal dua bulan saja sudah merasa nyaman. Begitupun dengan rekan-rekan di Respati. Insha Alloh, Saya, Kang Asep, dan semua relawan serta jaringan suara Respati, tidak akan pindah ke lain hati,” pungkas Wawan.

Poklahsar Mitra Sauyunan Pelopor Produk Olahan Ikan Nila

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kelompok Pengolah dan Pemasar (Poklahsar) Mitra Sauyunan, yang berlokasi di Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, merupakan salah satu pelopor produk olahan ikan nila.

Dengan produk unggulannya, Abon Ikan Nila Niraharja, kelompok ini berharap mampu memberikan manfaat ekonomi bagi anggota kelompok dan masyarakat sekitar.

Ketua Poklahsar, Ratna Komalasari, menyampaikan, kelompoknya memproduksi abon ikan nila dengan dua varian rasa, yaitu original dan pedas manis, yang diharapkan dapat memenuhi selera konsumen lokal dan internasional.

“Abon Ikan Nila Niraharja diproduksi dengan standar mutu tinggi, sehingga produk ini telah menarik perhatian perusahaan ekspor,” kata Ratna.

Menurut Ratna, peluang pasar abon ikan nila sangat menjanjikan karena ikan nila merupakan jenis ikan yang digemari oleh berbagai kalangan.

“Abon ikan ini sangat aman dikonsumsi oleh semua usia, mulai dari anak-anak hingga lansia. Kami ingin menjadikan produk ini unggulan tidak hanya di desa tetapi juga di tingkat kabupaten dan bahkan global,” jelasnya.

Meski memiliki peluang besar, perjalanan Poklahsar Mitra Sauyunan tidak terlepas dari berbagai tantangan. Salah satu kendala utama adalah ketersediaan bahan baku ikan nila dengan kualitas yang sesuai standar.

Ratna mengungkapkan bahwa pasokan bahan baku menjadi pekerjaan rumah besar, khususnya bagi para pembudidaya ikan nila.

“Kami berharap ada kerja sama dengan pembudidaya agar kebutuhan bahan baku dapat terpenuhi secara konsisten,” tambahnya.

Selain itu, keterbatasan permodalan menjadi kendala lain dalam meningkatkan kapasitas produksi.

Produksi abon ikan nila dalam skala besar membutuhkan modal yang signifikan, sedangkan saat ini kelompok masih memiliki keterbatasan dana.

“Kami memerlukan dukungan dari pemerintah atau pihak lain untuk membantu kami memperluas skala produksi,” ujarnya.

Tantangan berikutnya adalah kemampuan berkomunikasi dengan mitra usaha global, yang masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan lebih lanjut.

Kepala Desa Bangunharja, Carikin, turut memberikan dukungan penuh terhadap Poklahsar Mitra Sauyunan.

“Kelompok ini sangat inovatif. Mereka telah dilatih oleh tim tenaga ahli dari Inopak Institut Tasikmalaya, sehingga hasil produknya tidak perlu diragukan lagi,” katanya.

Carikin berharap pemerintah daerah dan provinsi dapat memberikan perhatian lebih terhadap kelompok ini.

“Saya yakin dengan bantuan dan dukungan semua pihak, produk abon ikan nila ini dapat menjadi ikon unggulan Kabupaten Ciamis,” tambahnya.

Poklahsar juga mengajak masyarakat luas untuk mendukung produk lokal ini. Sabtu l, (16/11/2024)

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengonsumsi Abon Ikan Nila Niraharja. Dengan gemar makan ikan, bangsa akan menjadi cerdas dan sehat,” ujar Carikin.

BACA JUGA: Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga di Sungai Cikaso

Secara keseluruhan, Poklahsar Mitra Sauyunan adalah potret nyata inovasi desa dalam memanfaatkan potensi sumber daya lokal. Dengan peluang pasar yang menjanjikan, harapan besar tertanam di tengah berbagai tantangan.

Dukungan dari berbagai pihak menjadi kunci untuk mewujudkan visi besar kelompok ini menjadikan Abon Ikan Nila Niraharja sebagai produk unggulan Ciamis yang dikenal di tingkat global.

Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga di Sungai Cikaso

0

lintaspriangan.com, BERITA GARUT.  Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan warga di Sungai Cikaso, Desa Sukamukti, Kecamatan Cisompet, Garut, Sabtu (16/11/2024).

“Mayat tersebut ditemukan di area Leuwi Panjang sekitar pukul 17.30 WIB,” ujar salah seorang warga. Mayat itu berjenis kelamin laki-laki dan diperkirakan berusia sekitar 45 tahun.

Mayat ditemukan dalam kondisi telanjang dada, mengenakan celana jeans biru, dan sudah membusuk.

Salah satu warga mengatakan, awalnya curiga karena ada bau menyengat dari arah sungai. Setelah dicari dan ditemukan ternyata sosok mayat laki-laki tanpa baju.

“Kalau melihat kondisi mayat diduga,  sudah meninggal beberapa hari sebelum ditemukan. Selanjutnya saya segera dilaporkan kepada pihak Kepolisian setempat,” ungkanya.

Setelah mendapat laporan, pihak Kepolisian dari Polsek Cisompet langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Kapolsek Cisompet menjelaskan.

“Kami bersama warga berusaha mengevakuasi mayat agar dapat segera diidentifikasi. Evakuasi berlangsung cukup lama karena lokasi sulit dijangkau,”jelasnya.

Pihak Kepolisian menyatakan bahwa langkah berikutnya adalah melakukan penyelidikan penyebab kematian dan mengidentifikasi korban.

“Kami juga meminta masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk melapor ke Mapolsek Cisompet,” ujar Kapolsek.

BACA JUGA: Kepala Dusun Desa Pagerbumi Diduga Kampanye di Grup WhatsApp PPS Pagerbumi

Saat ini, korban masih berada di fasilitas medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Warga sekitar berharap identitas korban segera terungkap dan penyebab kematian dapat diketahui.

“Kami khawatir ada tindak kriminal. Semoga pihak berwajib segera memberikan kepastian,” pungkasnya.

Pengrajin Sandal Tasik: “Nurhayati Harapan Kami”

lintaspriangan.com, ADVERTORIAL. Pasangan calon nomor urut 1 di Pilkada Kota Tasikmalaya, Nurhayati-Muslim, lagi-lagi mendapat dukungan suara. Kali ini, dukungan tersebut berasal dari komunitas usaha mikro, mereka adalah para pengrajin sandal di Kota Tasikmalaya.

“Bu Nurhayati sering menyebut usaha mikro. Latar belakangnya juga dari pengusaha mandiri. Jadi kami merasa, pasangan calon yang paling sesuai untuk kami sebagai usaha rumahan adalah Ibu Nurhayati.”

Pernyataan di atas disampaikan langsung oleh Ketua Komunitas Pengrajin Sandal Kota Tasikmalaya, Akik Kodarusman, sore tadi, Jumat (15/11). Akik ditemui wartawan Lintas Priangan di rumah produksinya yang berlokasi di daerah Cigantang, Mangkubumi.

“Beberapa program Nurhayati-Muslim yang pernah saya dengar misalnya bantuan modal untuk 5000 usaha mikro. Terus waktu bersilaturahmi dengan warga, saya juga dengar langsung, Ibu Nurhayati menjelaskan bahwa bantuan modal saja tidak akan cukup, tapi harus dibarengi dengan bantuan pemasaran. Saya sepakat sekali dengan pernyataan tersebut,” tambah Akik.

Akik mengaku, sejak mendapat informasi tentang program-program Nurhayati-Muslim, ia langsung melakukan komunikasi dan konsolidasi dengan anggota komunitas pengrajin sandal Tasikmalaya. Hingga berita ini di tulis, ada lebih dari 80 pengrajin sandal yang sudah ia ajak dan sepakat untuk mendukung pasangan calon nomor urut satu, Nurhayati-Muslim.

“Sejak dua minggu lalu, saya sudah mulai ajak-ajak, khususnya rekan-rekan satu komunitas. Domisili mereka ada yang di Cigantang, Mancagar, Sambong, Kereteg, bahkan ada juga yang di kecamatan lain seperti Cipedes. Ketika saya jelaskan, alhamdulillah mereka menyambut baik.”

Boleh jadi, salah satu faktor yang membuat Akik begitu mudah mengajak rekan-rekannya, adalah karena para komunitas pengrajin sandal ini belum pernah disentuh oleh pemerintah. Padahal, produk sandal asal Kota Tasikmalaya itu sudah ada sejak lama.

“Belum pernah dapat bantuan dari pemerintah daerah. Karena itu, harapan kami kepada Nurhayati besar sekali. Semoga pasangan ini menang dan menjadi wali kota dan wakil wali kota,” tambah Akik.

Masih menurut Akik, pasar Sandal Tasik selama ini mengandalkan pemasaran konvensional. Daerah-daerah yang dijadikan target pemasaran masih di dalam Pulau Jawa. Komunitas pengrajin yang satu grup dengan Akik, mampu memproduksi 500 kodi sandal per bulan.

“Yang masih lumayan pasar di Bogor dan Tangerang. Tapi secara umum, pasar untuk Sandal Tasik saat ini benar-benar sedang lesu. Semoga Ibu Nurhayati menang, dan bisa bantu kami,” harap Akik.

Kepala Dusun Desa Pagerbumi Diduga Kampanye di Grup WhatsApp PPS Pagerbumi

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kepala Dusun Desa Pagerbumi yang juga anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) di Desa Pagerbumi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, diduga terlibat dalam kampanye di Grup WhatsApp Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Pangandaran.

Dugaan ini mencuat karena ia menyampaikan pesan yang mengandung tagline salah satu pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran, sehingga pesan itu dinilai sebagai bentuk dukungan yang bisa memengaruhi anggota grup dan memicu perbincangan.

Ketua PPDI Kabupaten Pangandaran, Dede Wahyu, mengonfirmasi adanya pesan tersebut di grup WhatsApp PPDI. “Kami sudah bertanya langsung kepada yang bersangkutan. Dia mengatakan bahwa tidak ada maksud berkampanye, tapi jelas-jelas dia menyebutkan tagline salah satu paslon,” kata Dede.

Dede menegaskan, netralitas perangkat desa adalah hal yang harus dijaga untuk menjamin proses Pilkada berjalan adil. Selain itu, PPDI sudah menghimbau semua perangkat desa untuk tetap netral.

Menanggapi hal ini, Ketua Divisi SDM Sosparmas KPU Pangandaran, Maskuri Sudrajat, menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan mengenai kasus ini.

“Kami menerima beberapa aduan, kemudian anggota PPS yang bersangkutan dipanggil untuk klarifikasi,” ujar Maskuri.

Maskuni juga menjelaskan bahwa dalam proses klarifikasi, JK, anggota PPS ketika ditanya terkait pemilihan kata yang digunakannya, yang ternyata adalah tagline salah satu paslon.

Namun, dalam klarifikasi, JK membantah bahwa pernyataannya dimaksudkan sebagai kampanye. “Saya tidak mendukung paslon manapun. Itu hanya ungkapan kekecewaan kepada Pemkab Pangandaran karena hak-hak perangkat desa yang belum cair,” ucap JK.

Maskuri menambahkan KPU Pangandaran akan mengambil langkah-langkah lanjutan untuk memproses kasus ini, termasuk pengumpulan keterangan dari saksi-saksi dan Ketua PPDI Pangandaran.

BACA JUGA: Apresiasi untuk Kinerja Perangkat Desa Bangunharja

“Kami tidak bisa langsung memutuskan sanksi atau tindakan terhadap JK. Proses ini harus melalui tahapan yang sudah diatur,” jelasnya.

Maskuri juga menegaskan bahwa langkah KPU adalah memastikan semua prosedur berjalan sesuai aturan.

“Keputusan terkait sanksi atau tindakan baru akan diputuskan setelah proses sidang selesai,” pungkas Maskuni.

Apresiasi untuk Kinerja Perangkat Desa Bangunharja

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kepala Desa Bangunharja menyampaikan rasa bangga atas prestasi desa dalam pengelolaan keuangan terbaik ke tiga tingkat Kabupaten Ciamis. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh perangkat Desa yang telah bekerja keras.

“Penghargaan ini merupakan bukti nyata kerja keras kita semua,” ujarnya dengan penuh semangat.

Carikin juga menuturkan bahwa pencapaian ini berkat sinergi antar semua pihak terkait, seperti BPD, Kecamatan, DPMD, dan Inspektorat.

“Kerja sama ini adalah kunci keberhasilan kita,” katanya kepala Desa Bangunharja.

Selain itu, Carikin menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh perangkat Desa untuk meningkatkan kinerja.

“Kita tidak boleh berpuas diri, pencapaian ini adalah awal untuk terus lebih baik lagi,” tambahnya. Kepala Desa berharap prestasi ini bisa menjadi inspirasi.

BACA JUGA: Keluarga Guru di Pangandaran Tuntut Investigasi

Kepala Desa juga meminta dukungan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan kapasitas pengelola keuangan desa.

“Kami mohon pemerintah daerah terus berupaya memberikan pelatihan. Saya yakin, dengan dukungan seperti ini, pengelolaan keuangan desa akan semakin baik,” pungkasnya.

Keluarga Guru di Pangandaran Tuntut Investigasi

liintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Kematian seorang guru PNS bernama Dindin Rinaldi Choerul Insan (29) yang sebelumnya bertugas di SD Negeri 2 Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran, masih menyisakan tanda tanya.

Pihak keluarga korban, yang berasal dari Garut, mendatangi Kantor Polres Pangandaran, Polda Jabar, untuk meminta penyelidikan lebih lanjut karena menganggap kematian tersebut janggal.

Korban yang merupakan warga asli Desa Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, diketahui tinggal di Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih.

Pada 14 Mei 2024, ia ditemukan meninggal di sekitar jalur kereta api Cipari-Sidareja KM 344 + 4, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Saat itu, kematian Dindin disebut-sebut akibat kecelakaan atau dugaan percobaan bunuh diri karena tertabrak kereta api.

Namun, pengacara keluarga korban, Asep Muhidin atau yang dikenal dengan Asep Apdar, menuturkan bahwa ditemukan beberapa luka yang menimbulkan kecurigaan, seperti bekas sayatan di lengan kiri dan patah tulang di tangan. Keluarga pun merasa perlu mendatangi Polres Pangandaran untuk mengajukan laporan baru.

Asep menyebutkan bahwa laporan masyarakat sebelumnya ditangani oleh Polsek Sidareja Polres Cilacap, namun penyidik menyatakan tidak ada unsur pidana dalam kejadian tersebut.

“Saat kami tanyakan alasan hukum yang mendasari keputusan penghentian penyelidikan, mereka tidak dapat memberikan argumentasi yang jelas,” ungkap Asep.  Kamis, (14/11/2024) malam.

Menurutnya, penyelidikan hanya didasarkan pada keterangan saksi, dan pihak kepolisian menolak untuk melakukan otopsi atau memeriksa barang bukti lebih lanjut. Hal ini membuat keluarga bertanya-tanya akan kejanggalan di balik kematian almarhum.

BACA JUGA: Serikat Pekerja: Kami Jatuh Pada Paslon Ini

Di luar, beredar dugaan bahwa Dindin menabrakkan diri ke kereta api. “Namun, hal ini sulit dibuktikan secara ilmiah. Jenazah Dindin ditemukan dalam keadaan utuh, padahal secara logika tubuh tidak akan utuh jika tertabrak kereta,” jelas Asep.

Keluarga berharap dengan laporan yang baru di Polres Pangandaran, ada titik terang terhadap kejanggalan kematian almarhum. Direncanakan, Jumat 15 November 2024, Polres Pangandaran akan mengadakan gelar perkara untuk menentukan langkah penyelidikan lebih lanjut.

DPRD Jabar Dengar Aspirasi Kader Posyandu di Ciamis

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. H. Didi Sukardi, Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi PKS, melangsungkan agenda reses di Gedung Dawah, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, pada Kamis, 14 November 2024. Dalam pertemuan tersebut, Didi mengundang khusus para kader posyandu untuk menyampaikan aspirasi mereka. “Kami ingin mendengar apa yang menjadi kebutuhan para kader posyandu,” ujarnya.

Dari pertemuan itu, muncul tiga tuntutan utama yang diinginkan oleh para kader posyandu. Pertama, mereka meminta agar dana revitalisasi yang diberikan pemerintah provinsi dinaikkan. “Kami berharap dana revitalisasi bisa meningkat dari 1,7 juta menjadi 3 juta rupiah,” ungkap seorang kader yang hadir.

Tuntutan kedua adalah tentang insentif. Selama ini, kader posyandu mendapatkan insentif dari pemerintah desa dengan jumlah yang bervariasi. “Ada yang hanya menerima enam ratus ribu, bahkan ada yang satu juta per tahun,” kata Didi, mengutip keluhan mereka. Kader posyandu berharap agar ada ketetapan dalam pemberian insentif.

Selain itu, para kader posyandu menginginkan adanya jaminan kesehatan bagi mereka. Mereka menilai jaminan kesehatan sangat penting, mengingat tugas mereka yang penuh risiko. “Kami berharap bisa mendapatkan jaminan kesehatan,” kata salah satu kader. Menurut mereka, pekerjaan ini membutuhkan pengorbanan yang cukup besar.

Didi Sukardi mengatakan bahwa tuntutan-tuntutan tersebut dinilai sangat wajar. Menurutnya, kader posyandu memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembangunan, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan kependudukan. “Saya mengerti peran besar yang mereka jalankan,” ujar Didi. Ia meyakini bahwa peningkatan dukungan terhadap kader posyandu akan berdampak positif.

Menurut Didi, aspirasi ini akan diperjuangkan dalam pembahasan di tingkat provinsi. Ia berharap bahwa gubernur yang akan datang memiliki kepedulian terhadap posyandu. “Mudah-mudahan gubernur berikutnya memahami pentingnya mendukung kader posyandu,” ujarnya penuh harap.

Ia juga menekankan bahwa jika gubernur terpilih nantinya berasal dari partainya, PKS, pihaknya akan lebih mudah untuk memperjuangkan tuntutan para kader posyandu. “Jika gubernurnya berasal dari PKS, maka kami akan memiliki akses yang lebih mudah,” ungkap Didi.

Namun, Didi memastikan bahwa meskipun gubernur terpilih nantinya bukan dari PKS, ia akan tetap membawa aspirasi kader posyandu untuk diperjuangkan. “Saya tetap akan membawa aspirasi ini, apa pun latar belakang politik gubernur yang akan terpilih,” tegasnya. Didi menyatakan bahwa ia akan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mewujudkan hal ini.

Didi juga berharap bahwa kepala dinas dan tim anggaran di DPRD Jawa Barat akan memberikan dukungan penuh. Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting agar tuntutan kader posyandu bisa diwujudkan. “Saya akan memastikan dukungan ini berjalan lancar,” kata Didi.

BACA JUGA: Enam Mahasiswa UIN Disambut Hangat di Desa Bangunharja

Reses ini dianggap sangat berarti bagi para kader posyandu di Kabupaten Ciamis. Mereka merasa diperhatikan dan didengar oleh wakil rakyatnya. “Kami merasa senang karena aspirasi kami didengar langsung,” ungkap seorang kader posyandu dengan penuh semangat.

Di akhir pertemuan, Didi berjanji untuk terus mendukung dan memperjuangkan aspirasi mereka. Ia menyampaikan bahwa tugas posyandu sangat vital bagi masyarakat, sehingga sudah sepatutnya mendapat dukungan dari pemerintah. “Peran kader posyandu sangat besar, jadi sudah sepantasnya kita mendukung mereka,” tutup Didi.

Enam Mahasiswa UIN Disambut Hangat di Desa Bangunharja

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Enam mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Penyuluhan Islam, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, mengunjungi Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Kamis, 14 November 2024.

Kehadiran mereka disambut langsung oleh Kepala Desa Bangunharja, Carikin, yang antusias menerima kunjungan para mahasiswa ini.

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Safari Dakwah ke-28 yang diselenggarakan oleh organisasi mahasiswa UIN Jakarta.

Perwakilan mahasiswa, Jundi Muhammad Fauzan, mengungkapkan kepada Kepala Desa bahwa kedatangan mereka tidak sekadar bersilaturahmi, tetapi juga untuk menyampaikan rencana kegiatan Safari Dakwah.

“Kami ingin memperkenalkan rencana kegiatan kami sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui Safari Dakwah ke-28,” kata Jundi.

Dengan mengusung tema “Merajut Persaudaraan Melalui Kolaborasi Sosial dan Dakwah dalam Harmoni Masyarakat,” program ini bertujuan untuk mendekatkan nilai-nilai dakwah kepada masyarakat.

Jundi juga menjelaskan bahwa kegiatan Safari Dakwah ini akan berlangsung selama tiga minggu, dari 10 hingga 31 Januari 2025, dengan melibatkan berbagai unsur peserta.

“Peserta terdiri dari anggota Himpunan Mahasiswa, mahasiswa aktif dari semester 1, 3, dan 5 Prodi BPI, serta dosen kami,” ujarnya.

Total peserta yang akan mengikuti kegiatan ini diperkirakan mencapai sekitar 200 orang. Mereka semua akan berperan aktif dalam berbagai program yang sudah dirancang untuk masyarakat Desa Bangunharja.

Beragam kegiatan telah dipersiapkan oleh mahasiswa untuk menyukseskan program pengabdian ini. Di antaranya adalah Talkshow Cahaya Qur’ani, Ruang Literasi, dan Edu Care, yang meliputi penyuluhan, senam bersama, Festival Anak Jujur, serta Kreasi Cerdas.

“Kami akan melibatkan lembaga pendidikan mulai dari PAUD, TK/RA, SD, MTs, hingga SMP,” jelas Jundi.

Selain itu, kegiatan lain seperti Homestay, Workshop Ekonomi Kreatif, UMKM Expo Fest, serta Eksplorasi Desa akan dilaksanakan untuk mempererat hubungan mahasiswa dengan masyarakat setempat.

Tidak hanya itu, para mahasiswa juga akan mengadakan Anjangsana dan Safdak 28th Champion Days sebagai acara utama dalam Safari Dakwah ini.

“Kami berharap acara ini dapat mempererat hubungan persaudaraan antara mahasiswa dan warga desa,” ujar Jundi.

Semua kegiatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman baru bagi mahasiswa, serta membawa manfaat nyata bagi warga desa, terutama di bidang sosial dan pendidikan.

Menanggapi paparan tersebut, Kepala Desa Bangunharja, Carikin, menyatakan kegembiraannya atas inisiatif mahasiswa UIN Jakarta yang ingin berkontribusi di desanya.

“Kami menyambut baik rencana kegiatan ini dan akan mendukung penuh pelaksanaannya,” ungkap Carikin.

Ia berharap bahwa kehadiran para mahasiswa dapat membantu meningkatkan wawasan masyarakat di berbagai bidang, mulai dari sosial hingga keagamaan.

Carikin juga mengutarakan harapannya agar melalui kegiatan Safari Dakwah ini, masyarakat Desa Bangunharja dapat merasakan perubahan positif yang berkelanjutan.

“Kami berharap kehadiran mahasiswa ini dapat mendorong masyarakat untuk lebih terbuka terhadap perubahan, terutama di bidang pendidikan dan agama,” ujarnya.

Carikin juga menambahkan bahwa desa Bangunharja selalu terbuka bagi pihak mana pun yang ingin berkontribusi pada pengembangan masyarakat setempat.

BACA JUGA: Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citanduy

Dengan penuh antusias, Kepala Desa menegaskan kembali bahwa kehadiran mahasiswa UIN Jakarta di Desa Bangunharja sangat diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi desa.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, Desa Bangunharja dapat maju dan berkembang lebih baik lagi,” kata Carikin.

Harapan ini tentu menjadi semangat bagi para mahasiswa untuk menjalankan pengabdian mereka dengan penuh dedikasi dan keikhlasan

Serikat Pekerja: Kami Jatuh Hati pada Paslon Ini

lintaspriangan.com, BERITA PILKADA 2024. Usai menonton debat ke-2 Pilkada Kota Tasikmalaya 2024 malam tadi, Kamis (14/11), belasan pemuda yang merupakan perwakilan dari sebuah organisasi serikat pekerja, mendeklarasikan dukungan untuk salah satu pasangan calon. Deklarasi tersebut disampaikan langsung oleh ketua organisasi, Asep Andi, kepada Lintas Priangan.

“Alhamdulillah, sudah bulat. Kami sudah sepakat untuk sama-sama jatuh hati pada paslon ini. Setelah menyimak debat pertama dan debat kedua, kami memastikan pilihan kami. Dan kami akan sosialisasikan ke seluruh anggota, juga untuk mengajak anggota keluarga dan kerabat terdekatnya,” terang Asep Andi.

Organisasi serikat pekerja yang dipimpin Asep Andi ini sudah berusia lebih dari lima tahun, didirikan tepatnya pada tahun 2018. Nama organisasinya, Serikat Pekerja Mandiri atau SPM. Wilayah keanggotaan SPM ini di Tasikmalaya, baik kota maupun kabupaten.

“Anggota SPM sampai hari ini ada 461 orang pekerja, yang tersebar di beberapa perusahaan. Mereka berdomisili di kota dan kabupaten. Khusus untuk kota, yang bisa menyumbangkan suara dalam pilkada, ada 251. Mayoritas sudah berkeluarga. Jadi minimal dikali dua suara, sudah 500 suara,” papar Asep Andi.

Lalu pasangan calon mana yang mendapat dukungan suara dari SPM ini? Secara tegas, Asep Andi bersama rekan-rekannya menjawab: Nurhayati-Muslim! Tentunya, ada beberapa asalan kenapa SPM sepakat mengarahkan dukungannya untuk pasangan nomor urut satu di Pilkada Kota Tasikmalaya ini.

“Kami menyimak betul debat kedua, saya dan teman-teman nonton dari awal sampai selesai. Dari sekian banyak yang diutarakan, ada dua hal yang sangat menarik dari Nurhayati. Pertama, hanya Nurhayati yang berani bicara menutup kebocoran anggaran. Aneh, paslon lain gak ada yang berani nyinggung masalah kebocoran anggaran. Apalagi kata Nurhayati, menurut data kebocoran itu sampai 50%. Wah, nilainya itu setara dengan ratusan milyar!” terang Asep Andi.

Lalu alasan kedua, masih menurut Asep Andi, sepertinya hanya Nurhayati yang latar belakangnya adalah pekerja mandiri. Harapannya, karena pengusaha mandiri, dapat lebih memahami seperti apa kelumit kehidupan seorang pekerja mandiri.

“Kalau yang lain kan ada birokrat, politisi, profesional, seniman, bahkan ulama. Yang memiliki arsiran sebagai pekerja dan mandiri itu Nurhayati. Dia pengusaha yang menjalankan sendiri bisnisnya. Kami tertarik dengan adanya Kartu Sehati yang disampaikan Nurhayati pada debat tadi malam. Karena itulah, kami yakin, secara praktis Nurhayati lebih faham tentang kami. Bukan hanya teoritis apalagi sekedar lips service,” tegas Asep Andi.

Terakhir, melalui Lintas Priangan, Asep Andi menitip pesan untuk Nurhayati.

“Kepada Ibu Nurhayati, dalam rentang waktu yang cukup sempit menuju hari pemilihan, kami sangat berharap dapat berjumpa dengan Ibu Nurhayati. Kami sudah sepakat, untuk sama-sama jatuh hati pada Bu Nurhayati,” pungkas Asep Andi.

Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan di Sungai Citanduy

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Penemuan mayat pria tanpa identitas yang hanyut di Sungai Citanduy mengejutkan warga Desa Sinartanjung, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang penambang pasir pada Kamis pagi sekitar pukul 09.42 WIB. Pria yang diperkirakan berusia 31 tahun itu terlihat mengambang di aliran sungai yang sering dijadikan lokasi penambangan pasir oleh warga setempat.

Saat ditemukan, mayat tersebut mengenakan kaos lengan panjang berwarna merah dan celana panjang kain berwarna cokelat.

Saksi di lokasi mengatakan bahwa penampakan mayat di sungai cukup mengejutkan. “Saya kaget melihat mayat itu hanyut di sekitar tempat biasa saya bekerja,” ujar penambang pasir tersebut.

Setelah penemuan itu, warga segera melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwenang.

Mendapatkan laporan dari warga, tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), dan relawan Jabar Bergerak segera dikerahkan ke lokasi.

Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Banjar, Yudi Andiana, menyatakan bahwa timnya segera berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan tim untuk melakukan evakuasi,” jelas Yudi kepada wartawan.

Proses evakuasi dilakukan dengan hati-hati agar kondisi mayat tetap utuh. Para petugas bekerja sama untuk memastikan evakuasi berjalan lancar. Yudi menjelaskan bahwa keselamatan dan kelancaran proses sangat diperhatikan.

“Kami memastikan setiap langkah berjalan hati-hati agar kondisi jenazah tidak rusak,” katanya.

Setelah dievakuasi dari sungai, mayat tersebut dibawa ke Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD Kota Banjar.

Di IPJ RSUD Kota Banjar, jenazah diperiksa untuk proses identifikasi lebih lanjut. Sementara itu, tim inafis dari Polres Banjar turut menangani kasus penemuan mayat ini. Mereka melakukan berbagai prosedur untuk mengetahui identitas korban. Pihak kepolisian berharap agar segera memperoleh informasi tentang identitas korban.

“Kami akan terus berupaya untuk mengidentifikasi korban agar dapat menghubungi pihak keluarga,” ujar salah satu petugas kepolisian.

Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor. Petugas berharap agar keluarga yang mungkin mengenali ciri-ciri korban bersedia membantu proses identifikasi.

BACA JUGA: Proses Adopsi Bayi yang Dibuang Ibunya di Tong Sampah Menunggu Proses Hukum

“Jika ada yang mengenali ciri-ciri korban, kami harap mereka segera menghubungi Polres Banjar atau RSUD Kota Banjar,” kata Yudi Andiana, menegaskan kembali pentingnya kerja sama dari masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban masih belum diketahui. Pihak kepolisian melanjutkan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kematian korban tersebut.

Para petugas tetap berupaya agar proses identifikasi dapat segera selesai. Mereka berharap identitas korban bisa segera terungkap sehingga keluarga korban dapat segera diberi kepastian

Proses Adopsi Bayi yang Dibuang Ibunya di Tong Sampah Menunggu Proses Hukum

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Proses adopsi bayi yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan setelah dibuang ibunya di tong sampah Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, kini sedang menunggu proses hukum yang tengah berjalan.

Tak disangka, banyak pihak yang menunjukkan minat untuk mengadopsi bayi tersebut, mulai dari masyarakat biasa hingga para pejabat. Meski demikian, proses pendaftaran resmi adopsi belum dibuka karena harus menunggu keputusan hukum terlebih dahulu.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Kabupaten Pangandaran, Dudung Sopandi, mengungkapkan bahwa saat ini bayi tersebut telah dirawat di salah satu panti asuhan di Bandung. “Jika hanya sekedar menyatakan minat atau bertanya, memang banyak, mulai dari masyarakat umum hingga pejabat. Bahkan ada juga yang berasal dari luar Pangandaran,” jelas Dudung, Rabu (13/11/2024).

Dudung juga menjelaskan bahwa pihaknya terus memantau kondisi kesehatan bayi tersebut, dan ia pribadi sering menjenguk meski jaraknya cukup jauh. “Alhamdulillah, bayi itu sehat. Mengenai adopsi, kita harus menunggu proses hukum, karena harus ada persetujuan dari dua pihak, yaitu keluarga yang menyerahkan dan calon orang tua asuh yang harus memenuhi persyaratan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan, belum ada kepastian mengenai nasib bayi tersebut. Keputusan akhir akan berada di tangan pengadilan, apakah bayi akan dikembalikan kepada keluarganya atau diizinkan untuk diadopsi.

“Jika akhirnya diadopsi, maka akan ada masa evaluasi selama enam bulan, seperti masa uji coba untuk melihat kecocokan,” tambahnya.

BACA JUGA: Upaya Cegah Stunting Prioritas Utama Kabupaten Ciamis

Dudung menegaskan bahwa proses pendaftaran resmi belum dibuka saat ini karena proses hukum orang tua bayi tersebut masih berlangsung.

Jika pengadilan memutuskan bayi tersebut dapat diadopsi, barulah pendaftaran resmi dibuka dan pihak terkait akan memberikan informasi mengenai syarat-syaratnya.

“Namun, keputusan akhir masih bisa saja berujung pada kembalinya bayi tersebut ke keluarga, atau jika memenuhi syarat, dapat diadopsi,” tutupnya.

Upaya Cegah Stunting Prioritas Utama Kabupaten Ciamis

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Upaya Kabupaten Ciamis untuk mencegah stunting menjadi prioritas utama demi meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, sebagaimana ditegaskan Sekretaris Daerah (Sekda) Andang Firman Triyadi. Dalam rapat koordinasi. Kamis, (14/11/2024).

Andang mengatakan, sosialisasi dan diskusi itu penting, tetapi aksi nyata di lapangan jauh lebih penting.

“Setiap tindakan harus spesifik sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga intervensi dapat mencapai sasaran yang diharapkan,” tegas Andang.

Rapat yang diadakan di Aula PKK Ciamis ini juga melibatkan sejumlah tokoh penting seperti Camat Panumbangan, Kepala Puskesmas, Ketua TPPS Kecamatan, bidan desa, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Andang juga mengingatkan agar TPPS melakukan analisis mendalam sebelum terjun langsung ke masyarakat, khususnya dalam menangani kasus stunting.

“Kita perlu menggali data yang akurat, dengan harapan menemukan langkah yang paling dibutuhkan, mulai dari calon pengantin hingga balita,” ujarnya.

Andang juga menjelaskan fokus utama program ini adalah Desa Medanglayang di Kecamatan Panumbangan, yang dijadikan proyek percontohan dalam Audit Kasus Stunting 2024.

Dalam konteks ini, Andang menegaskan pentingnya membedakan antara pencegahan dan penanganan kasus stunting.

“Kita harus membedakan upaya pencegahan dengan penanganan, karena langkah yang diambil akan menentukan efektivitas hasilnya,” kata Andang.

Lebih lanjut, Sekda Andang juga menekankan perlunya pendekatan komprehensif sejak awal stunting dimulai dari calon pengantin, ibu hamil, hingga anak usia dini.

“Langkah pencegahan harus lebih terarah agar hasilnya efektif. Harapan ini didasarkan pada kesadaran bahwa langkah yang tepat di masa awal perkembangan anak akan berdampak signifikan pada masa depannya,” ujarnya.

Desa Medanglayang sebagai proyek percontohan diharapkan mampu memberikan data dan pemahaman yang lebih dalam mengenai masalah stunting di Ciamis. Dengan analisis mendalam, Sekda berharap agar langkah yang diambil bisa diterapkan di desa-desa lain di Kabupaten Ciamis.

“Desa Medanglayang akan menjadi contoh. Saya optimis bahwa hasil audit ini akan membantu pemerintah daerah mempercepat penurunan angka stunting,” katanya.

BACA JUGA: Ribuan Jamaah FSPP dan BKMM Hadiri Safari Maulid 2024 di Ciamis

Dengan komitmen kuat untuk aksi nyata di lapangan, Kabupaten Ciamis menargetkan penurunan angka stunting serta peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di kalangan ibu hamil dan balita.

“Kami berupaya melakukan langkah-langkah konkret demi kesejahteraan generasi masa depan,” tutur Andang.

Melalui kolaborasi seluruh pihak terkait, upaya ini diharapkan mampu menciptakan perubahan yang signifikan, sehingga anak-anak Ciamis dapat tumbuh sehat dan berkualitas

Ribuan Jamaah FSPP dan BKMM Hadiri Safari Maulid 2024 di Ciamis

0

Ribuan jamaah dari Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Ciamis dan Badan Koordinasi Majlis Taklim Masjid (BKMM) berkumpul untuk menghadiri acara Safari Maulid 2024 di GOR Sumber Jaya.

Acara yang diadakan pada 13 November 2024 ini turut hadiri calon Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya dan H. Yana D. Putra, yang mendapatkan dukungan dari jamaah yang hadir.

Mama Golangsing, selaku koordinator acara, menjelaskan bahwa Safari Maulid bertujuan mempererat silaturahmi antarpondok pesantren sekaligus memberikan edukasi tentang Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Ciamis.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk memilih pemimpin yang bertanggung jawab dan punya komitmen kuat,” ujarnya,.

Mama Golangsing menambahkan, Pilkada Ciamis kali ini dihadapkan pada dua pilihan, yakni kotak kosong dan pasangan Herdiat-Yana yang dikenal peduli terhadap bidang keagamaan.

“Pasangan ini dekat dengan pesantren dan banyak membantu para ajengan,” ungkapnya.

Mama Golangsing mengajak masyarakat yang hadir untuk mendoakan pasangan Herdiat-Yana agar terpilih dalam Pilkada mendatang.

Sebagai bentuk menjaga netralitas, Mama Golangsing menyebut acara ini sengaja diadakan di GOR Sumber Jaya alih-alih gedung dakwah Cipaku, yang dianggap sakral dan sering dipakai untuk kegiatan keagamaan.

“Kami ingin menjaga kesucian gedung dakwah dari kegiatan kampanye,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini memperkuat kerja sama antara pesantren dan pihak Sumber Jaya untuk pengembangan bidang keagamaan di masa mendatang. Mama Golangsing menuturkan bahwa pihaknya sudah menyepakati beberapa program inovasi.

“Ada kesepakatan untuk meningkatkan pembangunan di bidang keagamaan,” kata Mama Golangsing.

Panitia kegiatan menyiapkan 5.000 kupon doorprize, yang habis terbagi kepada jamaah. Mama Golangsing bersyukur acara berjalan lancar dan dihadiri ribuan jamaah.

“Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa tingginya kehadiran jamaah menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mendukung pemimpin yang diharapkan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Ciamis.

Calon Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa dari jamaah FSPP dan BKMM. Ia mengungkapkan bahwa dukungan ini menjadi motivasi tambahan bagi timnya dalam menghadapi Pilkada mendatang.

“Dukungan tulus masyarakat adalah motivasi tambahan bagi kami,” ucap Herdiat.

Herdiat mengajak masyarakat Ciamis untuk datang ke TPS pada 27 November mendatang.

Safari Maulid ini menjadi momentum bagi pasangan Herdiat-Yana untuk memperkuat dukungan jelang Pilkada 2024. Kehadiran ribuan jamaah menandakan dukungan besar dari masyarakat terhadap pasangan ini.

“Kami berharap ini menjadi motivasi untuk berpartisipasi di Pilkada,” kata Herdiat.

Herdiat juga mengapresiasi kehadiran para jamaah. Ia percaya masyarakat akan memilih pemimpin yang berkomitmen membangun Ciamis.

Pemilik Sumber Jaya, H. Asep, mengatakan bahwa Safari Maulid merupakan agenda tahunan yang diikuti lima kecamatan eks-Kewadanaan Cipaku. Awalnya, acara ini direncanakan di gedung dakwah Cipaku, namun dialihkan ke GOR Sumber Jaya untuk kenyamanan lebih.

BACA JUGA: Langkah DPRKPLH Wujudkan Kota Ciamis Bersih dan Nyaman

“Awalnya direncanakan di gedung dakwah, tapi kami pilih GOR Sumber Jaya,” jelas H. Asep.

Di akhir acara, H. Asep juga mengimbau masyarakat Ciamis untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada dengan menggunakan hak pilih mereka demi menentukan pemimpin yang terbaik bagi Kabupaten Ciamis. (Nanang/lintaspriangan.com)

Langkah DPRKPLH Wujudkan Kota Ciamis Bersih dan Nyaman

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. DPRKPLH menegaskan bahwa perbaikan armada kebersihan menjadi langkah utama untuk mewujudkan kota yang bersih dan nyaman.

Sekretaris DPRKPLH Ciamis, Aris Taufik Abadi mengatakan, armada yang sudah tua sering kali mengalami kerusakan sehingga menghambat proses pengangkutan sampah.

“Hal ini mengakibatkan sampah tertinggal dan tidak terangkut tepat waktu, yang kemudian berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan. Maka, langkah memperbaiki dan memperbaharui armada dianggap sangat krusial,” kata Aris.

Aris juga menjelaskan, bahwa perbaikan armada akan memperluas cakupan wilayah layanan pengangkutan sampah. Kamis, (14/11/2024).

“Dengan armada yang lebih baik, kami bisa menjangkau wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau,” ungkap Aris.

Dalam beberapa kesempatan, sekretaris DPRKPLH menyebut pentingnya kebersihan kota yang merata agar semua warga dapat menikmati lingkungan yang sehat. Selain itu, Aris menyatakan bahwa daerah-daerah yang sering terlewat bisa terlayani lebih baik.

DPRKPLH juga fokus pada inovasi teknologi dalam pengolahan sampah untuk mendukung pengelolaan yang lebih efisien. Teknologi ini akan membantu mengurangi jumlah sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA).

“Dengan teknologi baru, sampah bisa diolah lebih cepat dan ramah lingkungan. Inovasi ini diharapkan akan membantu mengurangi beban armada dalam mengangkut sampah yang masih bisa didaur ulang,” ungkapnya.

Pelatihan petugas kebersihan juga menjadi prioritas bagi DPRKPLH agar mereka lebih terampil dalam menjalankan tugas.

“Para petugas harus dilatih agar lebih profesional dalam menangani sampah dan menggunakan peralatan dengan baik,” ujarnya.

Aris juga menjelaskan, dengan pelatihan yang berkelanjutan, petugas diharapkan lebih siap menghadapi berbagai tantangan di lapangan. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan dan efisiensi kerja mereka.

Selain dari sisi teknis, DPRKPLH aktif melakukan sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Kesadaran masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan kota,” ungkapnya.

Melalui berbagai program edukasi, mereka berusaha mengajak warga untuk lebih peduli terhadap sampah dan kebersihan lingkungan. DPRKPLH berharap partisipasi masyarakat akan memperkuat program pengelolaan sampah.

Perbaikan infrastruktur seperti TPS juga dilakukan untuk mendukung proses pembuangan dan pengangkutan sampah yang lebih mudah.

Masih kata Aris, TPS yang memadai akan membuat masyarakat lebih tertib dalam membuang sampah.

“Dengan fasilitas yang baik, pengelolaan sampah diharapkan bisa berjalan lebih lancar, sehingga kebersihan kota dapat lebih terjaga,” ucapnya.

Sejumlah warga menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan harapannya agar kebersihan kota tetap terjaga. “Kami berharap kota menjadi lebih bersih dan nyaman dengan program ini,” ungkap Permana seorang warga Kelurahan Ketasari, Kecamatan Ciami, Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA: Pameran Museum Cakrabuana Gaet Ratusan Siswa SMP

Permana mengatakan dengan dukungan masyarakat, DPRKPLH Kabupaten Ciamis mampu mewujudkan kota yang bersih dan nyaman dapat tercapai.

“Kami percaya, dengan kerja sama yang baik, lingkungan akan menjadi lebih bersih,” pungkas Permana.

Pameran Museum Cakrabuana Gaet Ratusan Siswa SMP

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) menggelar Pameran Museum Cakrabuana dari 5 hingga 14 November 2024. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan siswa SMP se-Kabupaten Cirebon, yang memeriahkan acara melalui berbagai perlombaan, seperti baca puisi, cerdas cermat, dan bercerita. Perlombaan ini diadakan untuk menumbuhkan minat pelajar terhadap seni dan budaya daerah.

Perlombaan dimulai pada 11 hingga 14 November, dengan peserta dari 40 SMP dan MTs di Kabupaten Cirebon. Sekitar 50 siswa mengikuti lomba baca puisi, 50 siswa lomba bercerita, dan 120 siswa mengikuti lomba cerdas cermat.

Abraham Mohamad, Kepala Disbudpar, menjelaskan bahwa tujuan acara ini adalah untuk mempromosikan dan melestarikan seni budaya lokal. “Kami ingin budaya kita tetap hidup dan dikenali oleh generasi muda,” ujarnya.

Pada pembukaan pameran, 5 November 2024, acara dimulai dengan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya pameran. Para pengunjung kemudian diajak melihat koleksi-koleksi budaya Cirebon yang dipamerkan di Museum Cakrabuana.

“Kami senang melihat antusiasme masyarakat,” kata seorang pengunjung yang hadir di acara pembukaan tersebut.

Selain itu, tari topeng dan kesenian lainnya turut ditampilkan untuk memeriahkan pembukaan pameran.

Acara pameran ini dianggap sebagai cara efektif untuk membangkitkan apresiasi masyarakat terhadap seni tradisional Cirebon.

Abraham mengatakan bahwa ke depan, Disbudpar ingin mengadakan kegiatan serupa yang melibatkan jenjang pendidikan lebih luas, mulai dari PAUD hingga SMA atau SMK.

“Kami berharap kegiatan ini bisa menjangkau seluruh jenjang pendidikan,” tegas Abraham.

BACA JUGA: Sakarembong Dukung Nurhayati, Siagakan 5 Relawan per TPS

Pada puncak acara, yang dijadwalkan pada 14 November 2024, pemenang dari setiap lomba akan diumumkan. Selain itu, akan diadakan juga penyerahan SK penetapan cagar budaya untuk empat kecamatan di Kabupaten Cirebon.

“Ini adalah langkah penting untuk melindungi dan mengembangkan cagar budaya di Cirebon,” jelas Abraham.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap kekayaan budaya lokal.

Sakarembong Dukung Nurhayati, Siagakan 5 Relawan per TPS

lintaspriangan.com, ADVERTORIAL. Belasan aktivis Sakarembong siang tadi, Rabu (13/11), mendeklarasikan dukungan untuk Nurhayati-Muslim, pasangan calon nomor urut satu pada Pilkada Kota Tasikmalaya 2024. Deklarasi tersebut digelar secara sederhana di markas Sakarembong yang berlokasi di Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

“Nama Sakarembong ini maksudnya Satu Karembong. Dalam bahasa sunda, Karembong dikenal sebagai kain yang salah satu fungsinya untuk menggendong bayi. Fungsi tersebut melambangkan sikap tanggung jawab (menjaga bayi, sesuatu yang sangat penting). Jadi secara sederhana, Sakarembong ini adalah kumpulan aktivis yang memiliki tanggung jawab bersama,” papar Naser Wildan (45), Ketua Sakarembong.

Adapun tanggung jawab yang dimaksud sebagaimana penjelasan di atas, menurut Naser, lebih difokuskan pada tanggung jawab sosial kemasyarakatan. Intinya, kehadiran Sakarembong harus memberikan manfaat khususnya dalam konteks sosial kemasyarakatan.

“Harus dirasakan keberadaan dan manfaatnya oleh masyarakat, itu inti dari Sakarembong,” tambah Naser.

Semangat Sakarembong tentu bukan sekedar omdo. Faktanya, selama ini Sakarembong memang sangat intens bergerak di bidang sosial kemasyarakatan. Sejak dibentuk pada tahun 2022, para aktivisnya aktif membantu masyarakat. Mulai dari kebutuhan administrasi kependudukan, hingga mencari bantuan dan mengakses program-program sosial.

“Kalau membantu kebutuhan administrasi seperti untuk mendapatkan KIS atau KIP, itu sepanjang tahun kita lakukan. Adapun program khusus, misalnya yang saat ini sedang berjalan, kami membantu mengakses program Pemasangan Listrik Baru untuk keluarga prasejahtera. Sudah ratusan keluarga yang kami usulkan, sebagian diantaranya sudah terealisasi. Ada juga pembagian Magicom untuk keluarga kurang mampu, jumlahnya sebanyak 300 unit. Ini sedang berjalan, insha Alloh minggu ini barangnya sudah bisa diterima masyarakat,” terang Naser.

Lalu, berkaitan dengan momentum Pilkada Kota Tasikmalaya 2024, masih menurut Naser, setelah melalui diskusi internal yang panjang, akhirnya Sakarembong memastikan untuk mendukung pasangan calon nomor urut satu: Nurhayati-Muslim. Tentunya, ada banyak alasan, kenapa akhirnya mereka menjatuhkan hatinya kepada pasangan calon yang diusung koalisi PPP-PDIP ini.

“Yang paling menjadi pertimbangan adalah, kemandirian dari pasangan Nurhayati-Muslim. Logika sederhananya, ketika ada calon yang sudah bisa mandiri saat mencalonkan menjadi pimpinan daerah, tidak terikat atau bergantung pada pihak manapun, insha Alloh ke depannya dia bisa fokus untuk membangun. Sebaliknya, kalau belum mandiri, ujung-ujungnya pasti bakal sibuk balas jasa dan bayar utang. Dalam bentuk apapun itu. Yang pada akhirnya, jadi tidak bisa fokus urus warga,” ujar Naser.

Kontribusi yang akan diberikan Sakarembong untuk Nurhayati-Muslim pun tak bisa dibilang remeh. Naser mangatakan, Sakarembong sudah menyiagakan 5 orang aktivisnya di setiap TPS yang ada di Kelurahan Bantarsari, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya.

“Sakarembong itu fokus di Kelurahan Bantarsari. Total TPS di Bantarsari ada 16 titik. Kami sudah siagakan 5 aktivis yang domisilinya di 16 TPS tersebut,” terang Naser.

Lalu, akan diberi tugas apa para aktivis di setiap TPS tersebut? Menurut Naser, apapun perintah dari Nurhayati-Muslim, selama mereka bisa mengerjakan, pasti akan mereka lakukan.

“Salah satunya kami ingin berkolaborasi dengan salah satu organ relawan Nurhayati, yaitu RESPATI (Relawan Strategis Pro Nurhayati). Saya amati, RESPATI banyak program yang efektif. Kita bisa ikut Respati dukung polling. Atau yang saya tahu, Respati juga sedang mempersiapkan aplikasi penghitungan suara, Sikarembong siap bergabung!” pungkas Naser.

Kegiatan  Tahunan Eksis SMA Negeri 1 Ciamis Libatkan Semua Siswa

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  SMA Negeri 1 Ciamis menyelenggarakan kegiatan Eksis (Ekstensi Memori Festival) pada 11 hingga 12 November 2024, sebuah acara tahunan yang digerakkan oleh OSIS dan melibatkan seluruh siswa kelas 10, 11, dan 12.

Festival ini merupakan kesempatan bagi para siswa untuk menampilkan berbagai kreativitas dan potensi diri dalam balutan tema kearifan lokal. Menariknya, seluruh acara Eksis dikelola sepenuhnya oleh siswa, dengan dukungan dari pihak sekolah yang memberikan arahan dan bantuan jika diperlukan.

“Kegiatan ini sepenuhnya diorganisir oleh siswa. Kami hanya mendukung dan memberikan arahan jika ada kendala,” jelas Ira Irawati, Humas SMA Negeri 1 Ciamis.

Menurut Ira, acara ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar dalam mengorganisasi kegiatan besar, sekaligus mengasah kreativitas siswa.

Eksis 2024 juga  menampilkan beragam hiburan dan acara menarik dari setiap angkatan. Siswa kelas 12 memamerkan bakat seni pertunjukan, kelas 11 menyelenggarakan pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), sementara kelas 10 menghadirkan pertunjukan berbasis kearifan lokal.

Menurut Ira, masing-masing kelas 10 menampilkan budaya khas dari berbagai kecamatan di Ciamis dalam rangkaian Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Tema kearifan lokal budaya Ciamis ini dipilih untuk memperkenalkan dan meningkatkan rasa cinta siswa terhadap budaya daerah.

“P5 bertujuan memperkuat karakter Pancasila siswa, meningkatkan kecintaan terhadap budaya lokal, serta mengembangkan kreativitas mereka. Jadi, kami berharap kegiatan ini membuat siswa makin mencintai budaya sendiri,” ungkap Ira.

Tidak hanya sebagai sarana pembelajaran, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan potensi UMKM di Ciamis. Siswa kelas 11, misalnya, mempromosikan produk-produk UMKM dari wilayah mereka, sehingga kegiatan Eksis tidak hanya menjadi ajang kreativitas, tetapi juga menjadi wadah pengenalan potensi ekonomi daerah kepada masyarakat.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Zein, menyampaikan harapan besar terhadap kegiatan Eksis.

“Kami berharap nilai-nilai positif seperti gotong royong dan cinta budaya daerah dapat tertanam dalam diri siswa,” ujarnya.

Zein juga menekankan bahwa sekolah mendukung penuh kebebasan berkreasi bagi para siswa dalam kegiatan ini.

Selain mengenalkan budaya, kegiatan ini juga menjadi cara efektif untuk memperkenalkan potensi UMKM dan pariwisata di Ciamis kepada khalayak luas.

Menurut Zein, Eksis diharapkan mampu mengembangkan potensi budaya dan ekonomi daerah Ciamis, serta membangun rasa cinta siswa terhadap kearifan lokal.

BACA JUGA: Citra Pitriyami, Kakak Cakra Khan yang Supel di Pilkada Pangandaran

“Dengan semangat kebersamaan yang ditanamkan dalam kegiatan ini, kami ingin siswa belajar untuk mencintai dan menjaga budaya Ciamis. Harapannya, mereka bisa berperan aktif dalam memajukan UMKM dan pariwisata lokal di masa depan,” tutup Zein.

Eksis 2024 memberikan warna baru dalam perjalanan pendidikan di SMA Negeri 1 Ciamis, membentuk generasi muda yang kreatif, berkarakter, dan mencintai budaya lokal.

Citra Pitriyami, Kakak Cakra Khan yang Supel di Pilkada Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN.  Citra Pitriyami, kakak kandung penyanyi Cakra Khan, adalah sosok yang dikenal supel di lingkungan tempat tinggalnya di Pangandaran. Wanita berusia 41 tahun ini mencalonkan diri sebagai bupati dalam Pilkada Pangandaran. Banyak warga mengenalnya sebagai pribadi yang ramah, mudah bergaul, dan rendah hati, terutama di Kecamatan Parigi. Meski berasal dari keluarga berada, Citra selalu menyapa warga sekitar dengan santun.

Suryani, seorang warga Desa Cintakarya, mengungkapkan kekagumannya pada Citra yang dianggap memiliki paras cantik dan kepribadian baik.

“Dia itu cantik dan someah,” ujarnya sambil tersenyum.

Suryani menambahkan, meskipun Citra terlahir dengan kelebihan fisik dan kekayaan, ia tetap rendah hati.

“Dia enggak sombong sama sekali,” tambahnya, terkesan pada sifat Citra. Rabu, (13/11/2024).

Citra juga dikenal loyal terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Tak hanya aktif berinteraksi dengan warga, ia turut berkontribusi melalui karier politiknya sebagai anggota dewan.

Terpilih dua kali dalam Pileg 2019 dan 2024, ia dianggap selalu menempatkan kepentingan rakyat di atas segalanya. Sikap ini membuat Citra semakin dihormati di komunitasnya, yang merasa didukung oleh wakil yang peduli.

Nuraini Astika, seorang warga lainnya, mengaku belum mengenal dekat sosok Citra, tetapi sudah mendengar banyak tentang kebaikan dan dedikasinya.

“Saya mah belum kenal dekat, tapi katanya baik dan ramah,” ujar Nuraini.

Meski baru mengenal Citra sejak menjadi anggota dewan, Nuraini sudah melihat dampak nyata dari kehadiran Citra bagi masyarakat di sekitarnya.

Salah satu aksi nyata Citra yang dikenang warga adalah ketika ia cepat tanggap membantu warga saat musim kemarau panjang. Ketika itu, Citra menunjukkan kepeduliannya dengan mengirimkan air bersih untuk warga yang mengalami kekurangan air.

“Ibu Citra yang gercep ngirim air bersih waktu kemarau,” kenang Nuraini.

Kepedulian Citra tidak berhenti hanya pada bantuan air bersih. Di setiap kesempatan, ia berusaha mendengarkan kebutuhan warga dan mencari solusi yang tepat. Nuraini menyebut bahwa Citra adalah sosok pemimpin yang mau turun langsung dan tidak segan membantu, baik melalui bantuan langsung maupun kebijakan yang ia usahakan di dewan. Hal ini membuatnya semakin dicintai oleh warga Pangandaran.

Dalam dunia politik, Citra tampaknya telah berhasil menciptakan hubungan yang kuat dengan masyarakat. Loyalitas dan keaktifannya menjadi anggota dewan membuktikan bahwa ia tidak hanya hadir sebagai tokoh formalitas, tetapi benar-benar terlibat dalam urusan masyarakat.

Sosoknya semakin dikenal sebagai seorang pemimpin yang sigap membantu, terutama ketika masyarakat sedang dalam keadaan sulit.

Kini, Citra melangkah lebih jauh dengan mencalonkan diri sebagai bupati Pangandaran. Keputusannya membawa harapan bagi banyak warga yang sudah lama merasakan kehadiran dan dukungannya. Dengan kepedulian dan keramahannya, Citra diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi daerah Pangandaran yang lebih luas.

BACA JUGA: Ciamis Raih Penghargaan Pertama Tata Ruang Terbaik Jawa Barat

Warga berharap bahwa jika Citra terpilih, ia akan tetap mempertahankan nilai-nilai positif yang selama ini menjadikannya tokoh yang dihormati di Pangandaran.

Sikap rendah hati, mudah bergaul, dan cepat tanggap yang dimiliki Citra membuatnya menjadi sosok panutan. Masyarakat merasa bahwa Citra adalah pilihan tepat untuk memimpin dan membawa kesejahteraan lebih baik bagi Pangandaran.

Ciamis Raih Penghargaan Pertama Tata Ruang Terbaik Jawa Barat

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pada peringatan Hari Tata Ruang (Hantaru) Tingkat Provinsi Jawa Barat 2024, Kabupaten Ciamis berhasil meraih penghargaan peringkat pertama sebagai daerah dengan kinerja terbaik dalam penyelenggaraan tata ruang.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Sekretaris Daerah Jawa Barat, Dr. Drs. Herman Suryatman, M.Si., kepada Penjabat (Pj) Bupati Ciamis, Budi Waluya.

Penghargaan ini menandakan keberhasilan Ciamis dalam pengelolaan tata ruang yang seimbang dan berkelanjutan. Ciamis dinilai telah berhasil merencanakan dan mengimplementasikan kebijakan tata ruang yang memperhatikan pembangunan fisik serta kelestarian lingkungan.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa penataan ruang yang baik adalah faktor penting dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Ia berharap bahwa pencapaian Ciamis ini akan memotivasi daerah lain di Jawa Barat untuk meningkatkan kualitas tata ruang mereka.

Menurutnya, tata ruang yang efektif tidak hanya mendorong pembangunan fisik, tetapi juga memelihara keseimbangan sosial dan lingkungan.

Herman Suryatman juga menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi bukti nyata bahwa tata ruang yang dilakukan oleh Kabupaten Ciamis berdampak positif pada pembangunan daerah. Ciamis telah terbukti mampu menciptakan lingkungan yang lebih baik melalui pengelolaan tata ruang yang mengutamakan prinsip keberlanjutan.

“Penyelenggaraan tata ruang yang baik akan menciptakan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat,” tegasnya.

Keberhasilan Kabupaten Ciamis ini tentunya tidak terlepas dari berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Ciamis dikenal aktif dalam merancang dan menjalankan kebijakan tata ruang yang sejalan dengan prinsip pembangunan yang berkelanjutan.

Selain itu, Ciamis juga memperhatikan aspek sosial dalam setiap kebijakan yang diterapkan. Ini membuat Ciamis menjadi contoh dalam pengelolaan tata ruang yang berhasil mengharmoniskan kepentingan pembangunan dengan kelestarian lingkungan.

Ciamis telah membuktikan bahwa tata ruang yang berkelanjutan bukanlah sekadar teori, tetapi dapat diterapkan dalam kebijakan nyata. Dalam hal ini, Kabupaten Ciamis berhasil merancang ruang yang mengedepankan pembangunan yang menguntungkan masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.

Dengan perencanaan tata ruang yang baik, Ciamis berharap bisa menciptakan pembangunan yang inklusif, yang tidak hanya memfokuskan pada infrastruktur, tetapi juga keberlangsungan lingkungan hidup.

Selain pemberian penghargaan, acara Hantaru yang diselenggarakan di Mason Grand Ballroom, Bandung Barat, juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan lainnya. Salah satunya adalah penanaman pohon serentak di 27 kabupaten/kota di Jawa Barat.

Acara ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup dalam konteks pengelolaan tata ruang. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerjasama antara berbagai pihak dalam menjaga kelestarian alam.

Di wilayah Priangan Timur, kegiatan penanaman pohon berlangsung di Kelompok Tani Hutan Sangkur, Kelurahan Pataruman, Kota Banjar. Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Bandung, kegiatan ini dipusatkan di TPPAS Legok Nangka.

Penanaman pohon secara serentak ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat komitmen Jawa Barat dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan hidup.

Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tata ruang yang tidak hanya mempertimbangkan aspek fisik, tetapi juga sosial dan lingkungan.

Penghargaan yang diterima Kabupaten Ciamis ini juga merupakan bukti konkret dari komitmen pemerintah daerah dalam menjalankan program-program yang mendukung pengelolaan tata ruang yang baik.

Melalui penghargaan ini, Ciamis menunjukkan kepada daerah lain bahwa pengelolaan tata ruang yang berkelanjutan sangat mungkin diwujudkan, asalkan ada kerjasama yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan sektor terkait lainnya.

BACA JUGA: Pelantikan Pengurus Baru BBC Ciamis Berlangsung Meriah

Dengan berbagai upaya yang dilakukan, Ciamis diharapkan bisa terus mengembangkan kebijakan tata ruang yang mendukung pembangunan berkelanjutan.

Prestasi ini menjadi dorongan bagi Ciamis untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan langkah ini, diharapkan kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat melalui kebijakan yang berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan pembangunan yang inklusif.