Beranda blog Halaman 101

Kampanye Akbar Paslon Surya Gemilang di Kota Banjar

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Kampanye terakhir dalam tahapan Pilkada Serentak 2024 di Kota Banjar digelar dengan meriah. Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Banjar nomor urut 1, H Nana Suryana dan H Mujamil, memanfaatkan hari terakhir kampanye ini untuk menyampaikan visi dan misi mereka kepada masyarakat Kota Banjar.

Kampanye akbar ini berlangsung di lapangan Sepak Bola Pasir Ranji Bojongkantong, Kecamatan Langensari, dan dihadiri oleh ribuan pendukung dari berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan kampanye dimulai dengan pelepasan balon sebagai simbol semangat kebersamaan dan diikuti dengan lantunan Sholawat yang dipimpin langsung oleh pasangan calon tersebut.

Sholawat Nabi menggema di seluruh lapangan, menciptakan suasana yang penuh semangat dan harapan. Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti acara tersebut, dan semangat mereka semakin memuncak dengan setiap bait sholawat yang dinyanyikan.

Dalam kesempatan itu, H. Nana Suryana menyampaikan rasa terima kasih dan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya.

“Saya merasa sangat bersyukur bisa mendapatkan dukungan penuh dari seluruh masyarakat Kota Banjar. Mereka datang ke sini tanpa paksaan, dan ini merupakan dukungan moril yang luar biasa bagi kami,” ujar H Nana Suryana dengan penuh rasa haru. Sabtu, (23/11/2024).

H. Mujamil, calon Wakil Walikota, juga tidak kalah terkesan melihat jumlah pendukung yang hadir. Kampanye yang awalnya direncanakan untuk menampung sekitar dua ribu orang, ternyata justru dihadiri lebih dari lima ribu orang.

“Kami mempersiapkan acara ini untuk dua ribu orang, tapi ternyata massa yang datang lebih dari lima ribu orang, dan itu belum semuanya bisa masuk ke lapangan karena keterbatasan kapasitas. Terima kasih kepada seluruh pendukung yang telah hadir dan memberikan dukungan penuh kepada kami,” kata H Mujamil dengan penuh semangat.

Kampanye akbar ini tidak hanya menjadi ajang bagi pasangan Surya Gemilang untuk memperkenalkan visi dan misi mereka, tetapi juga menunjukkan betapa kuatnya dukungan dari masyarakat Kota Banjar.

Pasangan calon ini diusung oleh PDIP dan PPP Kota Banjar, dua partai yang memiliki pengaruh besar di daerah tersebut. Keduanya juga merupakan tokoh senior di dunia perpolitikan Kota Banjar, dengan H Nana Suryana yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Walikota Banjar periode 2018-2023 bersama Ade Uu Sukaesih, serta H Mujamil yang telah mengabdi di DPRD Kota Banjar selama beberapa periode.

Visi yang diusung oleh pasangan Surya Gemilang adalah untuk mewujudkan masyarakat Kota Banjar yang agamis, maju, sejahtera, inovatif, mandiri, berkeadaban, dan berkelanjutan.

Dalam misi mereka, pasangan ini berkomitmen untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat dalam bingkai persatuan dan kesatuan, serta memastikan bahwa sumber daya manusia di Kota Banjar memiliki kualitas yang produktif dan siap bersaing di dunia kerja.

Mereka juga bertekad untuk memastikan akses kesehatan dan pendidikan yang merata bagi masyarakat, serta menciptakan lapangan pekerjaan guna mengurangi pengangguran dan kemiskinan.

Selain itu, mereka juga berfokus pada pembangunan kemandirian ekonomi daerah, dengan memperkuat sektor pertanian dan ekonomi rakyat, serta mendukung usaha kecil dan menengah yang inklusif dan kreatif.

Pasangan Surya Gemilang juga berencana untuk memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan setempat, sambil menjaga kelestarian lingkungan hidup sebagai warisan leluhur bangsa Indonesia.

“Kami percaya bahwa dengan visi dan misi yang jelas, kami bisa membawa Kota Banjar menuju perubahan yang lebih baik dan lebih gemilang,” kata H Nana Suryana, penuh keyakinan.

Mereka juga menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai kebersamaan dan toleransi di tengah masyarakat yang beragam. Pasangan ini berjanji untuk setia pada amanat penderitaan rakyat, menjunjung tinggi hukum, dan menjalankan tata pemerintahan daerah yang bersih dan bebas dari korupsi.

BACA JUGA: AKP Hartono Tanam Sayur di Pekarangan Dukung Pangan

H Nana Suryana dan H Mujamil berharap, melalui kampanye ini, masyarakat semakin memahami pentingnya memilih pemimpin yang tepat untuk Kota Banjar.

Dengan penuh semangat dan optimisme, pasangan Surya Gemilang berkomitmen untuk mewujudkan Kota Banjar yang lebih baik, sejahtera, dan maju.

Mereka berharap, dengan dukungan penuh masyarakat, visi dan misi yang mereka tawarkan dapat terwujud, dan membawa Kota Banjar menuju masa depan yang lebih gemilang.

AKP Hartono Tanam Sayur di Pekarangan Dukung Pangan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. AKP Hartono, Kasat Samapta Polres Tasikmalaya Kota, memberikan contoh nyata dalam mendukung program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI. Ia memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam berbagai jenis sayuran dengan sistem polybag. Langkah ini tidak hanya menjadi solusi efektif untuk memanfaatkan lahan terbatas tetapi juga mendukung ketahanan pangan keluarga secara mandiri.

Menurut AKP Hartono, metode polybag sangat praktis karena tidak memerlukan lahan luas dan memungkinkan pemiliknya untuk mengontrol perkembangan tanaman dengan mudah. “Metode ini sangat bermanfaat, terutama dalam situasi di mana lahan terbatas. Dengan menggunakan pekarangan, kami bisa menanam sayuran bergizi dan memantau perkembangannya setiap saat,” ungkapnya kepada wartawan. Sabtu, (23/11/2024).

Berbagai jenis sayuran telah ia tanam, seperti kangkung, sawi, pokcoy, daun bawang, cabai, dan tomat. Dengan perawatan yang baik, tanaman-tanaman ini diperkirakan dapat dipanen dalam waktu satu bulan. Tidak hanya itu, AKP Hartono juga melengkapi usaha pertanian kecilnya dengan kolam ikan di bawah pekarangan rumahnya. Ini menjadi bentuk diversifikasi untuk memastikan kebutuhan pangan keluarganya terpenuhi secara holistik.

Sebagai mantan Kapolsek Mangkubumi, AKP Hartono dikenal sebagai sosok yang selalu inovatif dan dekat dengan masyarakat. Ia menyadari pentingnya memberikan teladan kepada anggota Polri dan masyarakat umum.

“Saya mengajak seluruh personel Polres dan masyarakat untuk memanfaatkan lahan di sekitar tempat tinggal untuk berkebun atau beternak. Dengan begitu, kita bisa menjaga ketahanan pangan di masa mendatang,” tambahnya.

Ia menegaskan bahwa ketahanan pangan tidak harus dimulai dengan langkah besar. Bahkan, langkah kecil seperti menanam sayuran di pekarangan rumah dapat menjadi kontribusi besar jika dilakukan secara konsisten. Selain untuk konsumsi pribadi, hasil panen ini juga bisa mengurangi ketergantungan terhadap pasar luar dan sekaligus menghemat pengeluaran keluarga.

“Tidak hanya sebagai hobi, kegiatan bercocok tanam ini juga memiliki nilai edukatif,” ungkapnya.

AKP Hartono menyatakan harapannya agar personel Sat Samapta Polres Tasikmalaya Kota, beserta keluarganya, turut mempelajari cara bercocok tanam organik. Ia ingin menginspirasi rekan-rekannya di Polri untuk menjadikan aktivitas bertani sebagai langkah produktif dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Program pemerintah mengenai swasembada pangan sangat penting untuk masa depan. Kami sebagai bagian dari masyarakat memiliki tanggung jawab untuk mendukung program ini. Melalui langkah sederhana ini, saya berharap dapat memberi inspirasi kepada masyarakat luas untuk mulai memanfaatkan lahan yang ada,” jelas AKP Hartono.

Selain itu, ia percaya bahwa kegiatan bertani dapat mempererat hubungan keluarga. Proses menanam, merawat, hingga memanen sayuran menjadi kegiatan positif yang dapat melibatkan semua anggota keluarga.

BACA JUGA: Ciamis Raih Delapan Penghargaan di Ajang Anugerah Pendidikan Jawa Barat

“Saya ingin menunjukkan bahwa swasembada pangan tidak harus mahal atau rumit. Kita bisa mulai dari pekarangan rumah masing-masing,” pungkasnya.

Dengan semangat ini, AKP Hartono tak hanya mendukung program pemerintah tetapi juga menunjukkan bahwa seorang anggota Polri bisa berperan aktif dalam memberikan solusi nyata untuk tantangan ketahanan pangan. Langkah kecilnya ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat luas, khususnya di Kota Tasikmalaya, untuk memulai langkah serupa.

Ciamis Raih Delapan Penghargaan di Ajang Anugerah Pendidikan Jawa Barat

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis kembali mencatatkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Jawa Barat. Melalui Dinas Pendidikan (Disdik), Ciamis berhasil membawa pulang delapan penghargaan sekaligus dalam ajang Anugerah Pendidikan yang digelar oleh Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Barat. Acara tersebut berlangsung di Hotel Aston, Kota Cirebon, pada Kamis (21/11/2024).

Plt. Kepala BBPMP Jawa Barat, Aswin Wihdianto, secara langsung menyerahkan penghargaan kepada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Dr. Erwan Darmawan, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, Aswin memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian Ciamis.

“Kabupaten Ciamis telah menunjukkan komitmen luar biasa dalam mendorong transformasi pendidikan,” ungkap Aswin di hadapan para tamu undangan.

Dr. Erwan Darmawan, selaku Kepala Disdik Ciamis, mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil kerja keras bersama. “Penghargaan ini adalah buah dari kerja keras seluruh elemen pendidikan di Kabupaten Ciamis. Kami tidak akan berhenti di sini dan akan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan,” ujarnya penuh semangat.

Salah satu kunci keberhasilan Ciamis adalah pelaksanaan program inovatif IMAS GEMAS (Inovasi Masyarakat untuk Gerakan Maju Sekolah). Program ini mengutamakan pemberdayaan komunitas untuk mendukung pendidikan berkualitas. Program tersebut diakui sebagai terobosan yang mampu meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam mendukung sekolah dan para siswa.

“Program ini menunjukkan bagaimana inovasi dapat berdampak nyata jika melibatkan masyarakat secara aktif,” jelas Dr. Erwan.

IMAS GEMAS bahkan berhasil meraih penghargaan untuk kategori Pencapaian Terbaik Inovasi Pendidikan. Hal ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dapat menjadi solusi efektif dalam meningkatkan kualitas pendidikan.

Delapan Penghargaan Prestisius

Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis berhasil meraih penghargaan di delapan kategori, yaitu:

  1. Anugerah Utama Kabupaten Transformatif Pendidikan di Daerah – atas komitmen Ciamis dalam mereformasi sistem pendidikan.
  2. Pencapaian Terbaik Inovasi Pendidikan melalui Program IMAS GEMAS – sebagai program inovatif berbasis komunitas.
  3. Pencapaian Terbaik Pemberdayaan Komunitas Belajar di Satuan Pendidikan – atas keberhasilan mendorong kolaborasi di sekolah.
  4. Pencapaian Terbaik dalam Komitmen Penguatan Kepemimpinan Pembelajaran – untuk pengembangan peran pemimpin pendidikan.
  5. Pencapaian Terbaik Pemberdayaan Tim Pengembang Perencanaan dan Keuangan (TPPK) di Satuan Pendidikan – sebagai bentuk pengelolaan pendidikan yang efektif.
  6. Pencapaian Terbaik Pemanfaatan Rapor Pendidikan – penghargaan atas penggunaan teknologi untuk evaluasi mutu pendidikan.
  7. Pencapaian Terbaik Pemanfaatan Akun Pembelajaran – menunjukkan integrasi teknologi dalam proses pembelajaran.
  8. Pencapaian Terbaik dalam Dukungan Peningkatan Kapasitas Pendidik dan Pendidikan Inklusif – sebagai bentuk komitmen terhadap pendidikan untuk semua.

Dr. Erwan menegaskan bahwa penghargaan ini bukan hanya sebuah pencapaian, tetapi juga tanggung jawab untuk terus berinovasi. “Kami akan memastikan bahwa semua program pendidikan di Ciamis memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia juga berharap prestasi ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus berusaha meningkatkan mutu pendidikan. “Kami ingin menunjukkan bahwa pendidikan adalah investasi terbaik untuk masa depan. Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pendidik, dan masyarakat, kami yakin tujuan pendidikan nasional dapat tercapai,” tambahnya.

Dr. Erwan juga menekankan pentingnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Menurutnya, inovasi seperti IMAS GEMAS menjadi bukti bahwa pendekatan yang melibatkan banyak pihak dapat memberikan hasil yang signifikan.

Prestasi ini diharapkan menjadi motivasi bagi semua pihak untuk terus bergerak maju. Dengan pendekatan yang terintegrasi, pendidikan di Ciamis diyakini akan semakin berkembang.

BACA JUGA: Disdikpora Pangandaran Borong Prestasi dari BBPMP Jawa Barat

“Dengan semangat yang telah ditunjukkan, perubahan positif dalam dunia pendidikan bukan lagi sekadar impian. Ini adalah kenyataan yang terus kami bangun bersama,” pungkas Dr. Erwan.

Kabupaten Ciamis kini tidak hanya menjadi teladan di Jawa Barat, tetapi juga membuktikan bahwa dengan komitmen dan kerja sama, pendidikan yang berkualitas dapat diwujudkan di mana saja.

Disdikpora Pangandaran Borong Prestasi dari BBPMP Jawa Barat

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kabupaten Pangandaran kembali mencatatkan prestasi gemilang di bidang pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), Kabupaten Pangandaran berhasil meraih lima penghargaan dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Barat. Penghargaan tersebut termasuk nominasi utama dalam ajang bergengsi BBPMP Award 2024.

Penghargaan yang diterima Disdikpora ini menunjukkan hasil nyata dari kolaborasi dan sinergi berbagai pihak dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah. Kasi Kurikulum Bidang SD Disdikpora Pangandaran, Annisa Sulastini, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah dari kerja keras semua pihak yang berkomitmen memajukan pendidikan.

Lima apresiasi yang diraih Pangandaran di antaranya:

  1. Transformasi Pendidikan di Daerah, mencakup perubahan signifikan dalam sistem pendidikan yang lebih relevan dan inklusif.
  2. Kolaborasi Peningkatan Mutu Pendidikan, yang menyoroti upaya bersama antara pemerintah daerah, pendidik, dan mitra pembangunan dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
  3. Konversi Status TK, sebuah inisiatif penting yang mendukung peningkatan akses dan standar pendidikan anak usia dini.
  4. Dukungan Peningkatan Kapasitas Pendidik dalam Pendidikan Inklusif, yang fokus pada pelatihan dan pengembangan kompetensi guru untuk mengakomodasi kebutuhan semua siswa.
  5. Pemanfaatan Akun Pembelajaran, sebagai bagian dari integrasi teknologi dalam proses pendidikan.

Menurut Annisa, keberhasilan ini tidak bisa dipisahkan dari kerja sama yang solid antara pemerintah daerah, pengawas sekolah, kepala sekolah, tenaga pendidik, dan para mitra pembangunan. “Pencapaian ini adalah hasil sinergi yang baik antara berbagai pihak yang memiliki tujuan sama, yaitu memajukan pendidikan di Kabupaten Pangandaran,” ujarnya melalui pesan WhatsApp pada Kamis (21/11/2024).

Annisa menjelaskan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas kerja keras kolektif. Pemerintah daerah telah menunjukkan komitmennya dengan berbagai kebijakan dan program inovatif untuk mendorong transformasi pendidikan di tingkat lokal. Selain itu, dukungan dari pengawas pendidikan, kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan turut menjadi pilar utama keberhasilan ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras untuk mencetak prestasi ini. Mari terus melangkah bersama menuju pendidikan yang lebih baik demi masa depan bangsa,” tambahnya.

Keberhasilan Pangandaran ini juga mencerminkan pendekatan kolaboratif yang menjadi kunci utama dalam memajukan sektor pendidikan. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan mitra pembangunan, Disdikpora Pangandaran mampu menciptakan solusi yang inovatif untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Penghargaan dari BBPMP Jawa Barat ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Kabupaten Pangandaran untuk terus melanjutkan inovasi di sektor pendidikan. Sebagai kabupaten yang terus berkembang, Pangandaran telah menunjukkan bahwa kerja keras dan kolaborasi dapat menghasilkan perubahan nyata.

Transformasi pendidikan yang diupayakan juga tidak hanya bertumpu pada fasilitas fisik, tetapi lebih kepada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, baik itu pendidik maupun siswa. Program-program seperti pelatihan guru dalam pendidikan inklusif dan pemanfaatan teknologi melalui akun pembelajaran menunjukkan bahwa Pangandaran siap menghadapi tantangan di era digital.

Keberhasilan ini juga menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat luas memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung.

Annisa berharap prestasi ini dapat menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi. “Dengan terus menjaga semangat kolaborasi, saya yakin Pangandaran dapat menjadi salah satu daerah dengan pendidikan terbaik di Jawa Barat,” katanya.

BACA JUGA: Pemkab Cirebon Salurkan DBHCHT ke Buruh Rokok

Dengan raihan lima penghargaan ini, Kabupaten Pangandaran membuktikan komitmennya untuk menciptakan pendidikan yang berkualitas dan inklusif. Ke depan, Disdikpora Pangandaran akan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan berbagai program yang inovatif dan berkelanjutan.

Pencapaian ini bukan hanya prestasi bagi sektor pendidikan, tetapi juga kebanggaan bagi seluruh masyarakat Pangandaran. Dukungan dari semua pihak sangat diperlukan untuk memastikan transformasi pendidikan yang sudah berjalan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi generasi mendatang. (KMP/lintaspriangan.com)

Pemkab Cirebon Salurkan DBHCHT ke Buruh Rokok

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL.  Pemerintah Kabupaten Cirebon telah menyalurkan DBHCHT untuk buruh pabrik rokok. Sekretaris Daerah, H. Hilmy Riva’i menyatakan,  penyaluran ini ditujukan untuk 2.550 buruh, masing-masing mendapatkan BLT Rp700.000.

“Kami ingin mendukung pemulihan ekonomi. Selain itu, dana ini berasal dari alokasi DBHCHT sebesar Rp11 miliar. Meskipun jumlahnya menurun dibandingkan tahun lalu, pemerintah tetap fokus pada kesejahteraan buruh,” kata H. Hilmy .

Penyerahan dilakukan di Desa Kasugengan Lor, Kecamatan Depok. “Bantuan ini kami salurkan secara langsung,” ujar Hilmy.

Buruh dari empat perusahaan di Kabupaten Cirebon telah terdata untuk menerima bantuan. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan sektor industri rokok dapat kembali bangkit lebih cepat.

Kepala Dinas Sosial, Indra Fitriani menyebutkan bahwa dana DBHCHT juga digunakan untuk sektor lain. “Bantuan ini tidak hanya untuk buruh,” katanya.

Indra juga menambahkan, dana itu dialokasikan untuk program kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. Hal ini dilakukan agar manfaat dana dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Selain itu, Indra menambahkan Pemkab Cirebon terus meningkatkan kepatuhan terhadap aturan cukai.

“Kami ingin memastikan semua pihak patuh,’ ujarnya.

Indra berharap, dengan adanya peningkatan kepatuhan ini bisa mendorong alokasi DBHCHT yang lebih besar di masa depan. Upaya ini juga menjadi langkah strategis meningkatkan kesejahteraan daerah.

Industri tembakau memiliki peran penting dalam ekonomi Cirebon. Selain buruh, kerja sama dengan petani tembakau juga menjadi fokus utama. Pemerintah ingin memastikan seluruh rantai produksi mendapatkan dukungan yang optimal.

Program ini mendapatkan sambutan positif dari buruh pabrik rokok. “Kami sangat terbantu dengan bantuan ini,” ungkapnya.

Meskipun alokasi DBHCHT tahun ini lebih rendah, Pemkab tetap optimis. “Kami akan memaksimalkan anggaran yang tersedia,” ungkap Hilmy.

Pengurangan dana tidak menyurutkan niat pemerintah membantu buruh. Pemerintah berupaya agar penyaluran dana dilakukan secara merata dan tepat sasaran.

Pemanfaatan DBHCHT ini menjadi bukti komitmen pemerintah pada kesejahteraan masyarakat.

BACA JUGA:

Indra menegaskan, ini adalah bentuk nyata perhatian kami. Dengan alokasi yang terencana, buruh, petani, dan masyarakat umum diharapkan merasakan dampak positif. Langkah ini juga mencerminkan keberlanjutan program pembangunan daerah.

Secara keseluruhan, program ini menjadi bagian penting dari pemulihan ekonomi. “Kami ingin terus mendukung kesejahteraan masyarakat,” kata Hilmy.

Pemerintah optimis bahwa sinergi antara pemerintah, buruh, dan sektor terkait dapat membawa perubahan signifikan. Semua pihak diharapkan saling mendukung program ini. (Fi’i/lintaspriangan.com)

ASN Ciamis Pecahkan Rekor MURI dan Doa Bersama Jelang Pilkada

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dalam rangka memecahkan Rekor MURI pemakaian sarung tenun tradisional di Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyelenggarakan acara besar di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis pada Jumat, 22 November 2024.

Acara ini dihadiri oleh Pj. Bupati Ciamis, Budi Waluya, bersama Kapolres, Dandim, Kejaksaan, para ASN dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah tamu undangan.

Pj. Bupati Budi Waluya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang dilakukan di Jawa Barat, di mana para ASN diwajibkan memakai sarung dalam acara tersebut.

“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warisan tradisional, khususnya penggunaan sarung, sekaligus untuk mempromosikan produk dalam negeri agar lebih dikenal dan diminati. Dengan begitu, diharapkan penjualan produk sarung meningkat, yang pada akhirnya bisa berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Budi.

Acara ini diikuti oleh sekitar seribu ASN di Kabupaten Ciamis. Selain menjadi ajang promosi produk lokal, kegiatan ini juga menggambarkan komitmen pemerintah daerah dalam melestarikan budaya tradisional serta mendukung keberlanjutan industri tenun lokal.

Pemecahan Rekor MURI diharapkan dapat meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap produk dalam negeri sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Di samping pemecahan rekor, acara ini juga menjadi momen refleksi bersama melalui doa bersama menjelang pelaksanaan Pilkada serentak 2024.

Pemerintah Kabupaten Ciamis mengajak semua pihak untuk mendukung terciptanya suasana yang aman, damai, dan kondusif selama tahapan pemilu. Kegiatan ini menjadi simbol persatuan dan semangat gotong royong di tengah masyarakat Ciamis.

BACA JUGA: KPU Ciamis Targetkan Logistik Pilkada Tiba Tepat Waktu

Adapun kebijakan pemakaian sarung bagi ASN di Ciamis ke depannya akan menjadi bagian dari upaya promosi budaya secara berkelanjutan.

Pemerintah daerah berkomitmen mendukung program-program yang mengedepankan pelestarian budaya sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui penguatan sektor industri kreatif. (Kusmana/lintaspriangan.com)

KPU Ciamis Targetkan Logistik Pilkada Tiba Tepat Waktu

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ketua KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan pendistribusian logistik untuk Pilkada serentak 2024 selesai pada tanggal 24 November 2024. Proses distribusi dimulai dari gudang KPU menuju PPK (Petugas Pemilu Kecamatan) pada Jumat, 22 November 2024, dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari hingga semua logistik mencapai TPS (Tempat Pemungutan Suara).

“Jadwal hari ini adalah pengangkutan logistik ke wilayah selatan. Semoga berjalan tertib, aman, lancar, dan tepat sasaran,” ujar Oong dalam keterangannya.

Menurutnya, distribusi logistik melibatkan 27 kecamatan di Kabupaten Ciamis. Setelah tiba di kecamatan, tanggung jawab pengelolaan dan penyaluran logistik dialihkan kepada PPK, yang kemudian akan mendistribusikannya ke PPS (Panitia Pemungutan Suara) di tingkat desa atau kelurahan. Selanjutnya, PPS menyalurkan logistik ke KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) di TPS.

Tahapan Distribusi Logistik
Proses distribusi dimulai dari gudang KPU, di mana logistik seperti kotak suara, surat suara, dan alat pendukung lainnya dikemas dan dipastikan dalam kondisi aman. Tahap pertama adalah pengangkutan dari gudang ke PPK, yang memakan waktu tergantung pada jarak dan kondisi geografis wilayah. Setelah logistik tiba di kecamatan, PPK bertanggung jawab untuk menyalurkannya ke PPS sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.

Di tingkat PPS, logistik diserahkan kepada KPPS, yang memastikan logistik tersebut siap digunakan pada hari pemungutan suara. Dalam tahapan ini, koordinasi antara panitia ad hoc Pilkada, Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), camat, serta aparat keamanan sangat diperlukan untuk menjaga kelancaran distribusi, terutama di wilayah yang sulit dijangkau atau memiliki potensi gangguan keamanan.

Pengelolaan dan Pengamanan
Oong menekankan bahwa distribusi logistik melibatkan berbagai pihak untuk memastikan kelancaran dan keamanan. PPK bertanggung jawab mempersiapkan dokumen tanda terima barang (BTTB) kepada PPS dan KPPS. Selain itu, PPK bekerja sama dengan Panwascam, camat, dan aparat keamanan untuk memantau proses distribusi, mencegah terjadinya gangguan, dan memastikan logistik sampai tepat waktu di TPS.

“Koordinasi yang baik antara semua pihak, termasuk panitia ad hoc dan aparat keamanan, sangat penting. Kami berharap seluruh proses ini berjalan lancar, aman, dan kondusif, sesuai harapan kita semua menjelang Pilkada serentak nanti,” jelas Oong.

Harapan Kelancaran Pilkada
Proses pendistribusian logistik menjadi salah satu komponen penting dalam menyukseskan Pilkada serentak 2024. Selain memastikan logistik tiba tepat waktu, KPU juga bertugas memastikan seluruh logistik dalam kondisi baik dan siap digunakan.

BACA JUGA: PLN ULP Banjar Kota Gelar Pemeliharaan Jaringan Listrik

Target pendistribusian logistik yang selesai pada 24 November 2024 menunjukkan kesiapan KPU Ciamis dalam menghadapi Pilkada. Dengan kerja sama yang solid antara penyelenggara pemilu, pengawas, dan aparat keamanan, diharapkan pelaksanaan Pilkada dapat berjalan sesuai jadwal tanpa kendala berarti.

Pada akhirnya, kelancaran distribusi logistik menjadi indikator penting dalam kesuksesan Pilkada. KPU Ciamis optimis bahwa seluruh tahapan, termasuk distribusi, akan berjalan dengan baik, menciptakan suasana kondusif menjelang pesta demokrasi serentak di Indonesia. (Edi/lintaspriangan.com)

PLN ULP Banjar Kota Gelar Pemeliharaan Jaringan Listrik

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Lebih dari 100 personel PT PLN ULP Banjar Kota berkumpul di Lapang Ciming, Desa Bangunharja, Kecamatan Cisaga. Acara tersebut diawali dengan apel kesiapan yang dimulai pukul 08.00 WIB, sebelum para petugas terjun ke lapangan untuk melaksanakan pemeliharaan jaringan listrik di wilayah kerja mereka.

Salah seorang perangkat Desa Bangunharja, Harika, yang hadir mewakili Kepala Desa, menjelaskan bahwa pemeliharaan jaringan ini bertujuan untuk menunjang keandalan listrik menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2025.

“Kami sangat mengapresiasi langkah PLN untuk memastikan kelancaran pasokan listrik pada momen penting seperti Natal dan Tahun Baru,” ungkap Harika.

Selama proses pemeliharaan, PLN terpaksa melakukan pemadaman listrik sementara di tujuh desa. Desa-desa yang terdampak adalah Kelurahan Purwaharja, Desa Bangunharja, Wangunjaya, Karangpaningal, Tambaksari, Kaso, dan Mekarsari.

Harika menyampaikan harapannya agar proses ini tidak memakan waktu terlalu lama. “Masyarakat sangat bergantung pada listrik untuk berbagai kebutuhan, sehingga kami berharap pemadaman bisa selesai secepatnya,” tambahnya.

Harika juga menegaskan bahwa masyarakat Desa Bangunharja menyadari pentingnya kegiatan pemeliharaan jaringan listrik ini, terutama menjelang musim hujan. Menurutnya, dengan pemeliharaan rutin seperti ini, risiko gangguan jaringan listrik akibat cuaca ekstrem dapat diminimalkan.

“Kami berterima kasih kepada PLN yang telah mengambil langkah proaktif untuk menghindari gangguan listrik selama musim hujan,” jelas Harika.

Sementara itu, salah satu petugas lapangan PLN menyebutkan bahwa kegiatan pemeliharaan ini melibatkan berbagai tugas teknis, seperti pemeriksaan kabel, penggantian komponen yang aus, dan perbaikan jaringan yang berpotensi menyebabkan gangguan.

“Kami berkomitmen untuk menyelesaikan tugas ini secepat mungkin agar pasokan listrik segera normal,” kata petugas tersebut.

Pemeliharaan jaringan ini menjadi langkah penting bagi PLN untuk memastikan pelayanan optimal kepada pelanggan.

Harika menambahkan, kegiatan semacam ini memberikan rasa nyaman kepada masyarakat, terutama karena gangguan listrik dapat berdampak pada aktivitas sehari-hari.

“Kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama, dan kami mendukung penuh apa yang dilakukan PLN,” ucapnya. Kamis, (21/11/2024)

PLN berharap dengan selesainya pemeliharaan ini, jaringan listrik di wilayah Banjar Kota dapat berfungsi lebih andal, terutama selama periode Natal dan Tahun Baru yang biasanya membutuhkan pasokan listrik stabil.

“Dengan upaya ini, kami ingin memastikan seluruh pelanggan dapat merasakan layanan terbaik dari PLN,” pungkas salah satu petugas senior yang memimpin apel kesiapan.

BACA JUGA: Forum Konsultasi Publik Perkuat Standar Pelayanan Publik

Kegiatan ini tidak hanya mencerminkan tanggung jawab PLN dalam menjaga kualitas layanan, tetapi juga kerja sama antara PLN, perangkat desa, dan masyarakat setempat.

Semua pihak berharap bahwa hasil dari pemeliharaan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh wilayah yang dilayani. (Agus/lintaspriangan.com)

Forum Konsultasi Publik Perkuat Standar Pelayanan Publik

0

lintaspiangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis mengadakan Forum Konsultasi Publik pada Kamis, 21 November 2024, di Aula BPKD. Forum ini bertujuan memperkuat standar pelayanan publik serta merancang perencanaan pembangunan tahun 2025.

“Forum ini menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat,” kata Kasat Pol PP, Uga Yugaswara dalam sambutannya.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk aparatur pemerintah, Forkopimda, SKPD, para camat, akademisi, serta pelaku usaha.

Uga menyebutkan bahwa kolaborasi ini sangat penting. “Kehadiran semua pihak akan memperkaya masukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujarnya kepada peserta.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah pengembangan layanan berbasis digital.

Menurut Uga, pemerintah telah menerapkan konsep “By Nine By Address” untuk menangani masalah seperti ODGJ, PGOT, dan penegakan perda.

“Inovasi ini diharapkan memberikan solusi cepat dan efisien,” tambahnya.

Uga menyatakan bahwa komitmen bersama menjadi kunci mengatasi hambatan. “Tantangan pasti ada, tetapi kerja sama semua pihak akan membawa kita ke arah yang lebih baik,” ungkapnya optimis.

Masukan masyarakat dalam forum ini akan dituangkan dalam berita acara yang menjadi bahan penyusunan rencana kerja pemerintah daerah.

“Kami memastikan setiap saran di forum ini akan menjadi pertimbangan penting,” tegas Uga di akhir diskusi.

Sejumlah peserta mengapresiasi forum ini sebagai langkah transparansi pemerintah.

Uga juga mengingatkan bahwa infrastruktur digital dan pelatihan SDM harus menjadi prioritas. “Kita tidak hanya membutuhkan teknologi, tetapi juga orang-orang yang memahami penggunaannya,” katanya.

Melalui Forum Konsultasi Publik ini, pemerintah Kabupaten Ciamis menegaskan tekadnya untuk terus berinovasi.

“Kita ingin menciptakan pelayanan yang responsif, transparan, dan memenuhi harapan masyarakat,” ujar Uga.

BACA JUGA: Generasi Muda Dukung Suksesnya Pilkada 2024

Dengan komitmen bersama, pembangunan tahun 2025 diharapkan lebih fokus dan berkelanjutan. Pelayanan berbasis digital diyakini mampu mempercepat pencapaian tujuan tersebut.

“Transformasi digital adalah jalan menuju pelayanan publik yang lebih baik,” pungkas Uga dalam penutup acara. (Sari/lintaspriangan.com)

Generasi Muda Dukung Suksesnya Pilkada 2024

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Kabupaten Ciamis semakin semarak menjelang Pilkada 2024. Pada Kamis (21/11/2024), Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) Desa Dewasari mengadakan sosialisasi bertema “Peran Generasi Muda dalam Mendukung Suksesnya Pilkada 2024”.

Acara yang diikuti 25 peserta ini berlangsung di aula desa Dewasari. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Desa Dewasari Muis Maulana, Kepala UPTD P5A Cijeungjing, serta seorang dosen Fakultas Hukum Universitas Galuh.

Sekretaris PIKR, Rosi Fadlilah Anwar, mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi politik kepada generasi muda.

“Kami berharap anak muda tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam proses demokrasi,” ujarnya.

Menurutnya, generasi muda perlu melek politik agar dapat menyuarakan aspirasi dengan benar.

Sementara itu, Muis Maulana, selaku Sekretaris Desa, memberikan apresiasi terhadap inisiatif PIKR.

“Kami bangga karena seluruh anggota KPPS di Desa Dewasari merupakan kaum milenial,” ungkapnya.

Muis menambahkan bahwa dari 7.900 penduduk desa, terdapat sekitar 5.500 pemilih yang siap berpartisipasi, termasuk 2,5% pemilih pemula.

Para peserta antusias mendengarkan paparan dari narasumber, termasuk tips memilih pemimpin yang berkualitas.

“Jangan memilih hanya karena popularitas. Lihatlah visi, misi, dan program kerja calon,” pesan salah satu narasumber dari Fakultas Hukum Unigal.

Rosita juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ajang untuk menguatkan peran pemuda dalam pembangunan desa.

BACA JUGA: Paguyuban UMKM Jakwir Priangan Gelar Kursus Hygiene dan Sanitasi Makanan

“Kami ingin remaja Dewasari tidak hanya aktif di Pilkada, tetapi juga menjadi penerus yang mampu membawa desa ke arah lebih baik,” tambahnya.

Dengan semangat tinggi dari PIKR dan partisipasi aktif generasi muda, Desa Dewasari siap menyambut Pilkada 2024. Semua pihak berharap, kegiatan ini mampu mendorong terciptanya pemilu yang demokratis dan penuh integritas di Kabupaten Ciamis.

Paguyuban UMKM Jakwir Priangan Gelar Kursus Hygiene dan Sanitasi Makanan

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Paguyuban UMKM Jakwir Priangan mengadakan kursus hygiene makanan di Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis.

Koordinator Paguyuban, Kuswan, menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan membantu para pelaku UMKM di wilayah Ciamis Selatan.

“Kami ingin meningkatkan pemahaman tentang pentingnya pengolahan makanan yang higienis,” ungkap Kuswan.

Kursus ini melibatkan narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis. Materi yang disampaikan mencakup nilai gizi makanan, kebersihan tempat pengolahan, serta risiko penggunaan bahan pengawet. Kuswan menambahkan,

“Kami ingin peserta memahami bahwa higienitas sangat penting bagi usaha mereka.” Kamis, (21/11/2024).

Selain teori, peserta juga mempraktikkan langsung pengolahan makanan di hadapan petugas. Hal ini bertujuan untuk memastikan peserta menguasai teknik yang benar.

“Dengan praktik ini, kami berharap mereka layak mendapatkan Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS),” tutur Kuswan.

Kepala UPTD Labkesda Ciamis, Hj. Tita, menjelaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan ini. Mereka membantu melakukan pemeriksaan kualitas air dan makanan.

“Kami memeriksa alat masak seperti wajan dan talenan untuk memastikan kebersihan,” ujar Tita.

Tita juga mengungkapkan bahwa makanan yang diperiksa meliputi sayuran, tumisan, dan protein. Jenis makanan ini, menurutnya, rentan terhadap kontaminasi bakteri.

“Kami memastikan makanan ini aman untuk dikonsumsi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kerja sama dengan paguyuban, Labkesda dapat menjangkau banyak UMKM sekaligus. Hal ini mempermudah pengambilan sampel untuk diuji di laboratorium.

“Satu kali kunjungan bisa mencakup 25 UMKM,” jelas Tita.

BACA JUGA: Sukseskan Herdiat-Yana, Relawan Hayekeun Deui Gelar Doa Bersama

Paguyuban ini diharapkan dapat terus menjadi wadah edukasi dan pendampingan bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Kuswan berharap, dengan ilmu ini, usaha mereka akan lebih berkembang dan aman.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas produk UMKM di Ciamis Selatan. Semua pihak sepakat bahwa standar higienis adalah kunci keberhasilan usaha makanan. (Kusmana/lintaspriangan.com)

Sukseskan Herdiat-Yana, Relawan Hayekeun Deui Gelar Doa Bersama

lintaspriangan com, BERITA PILKADA. Dalam rangka mendukung suksesnya pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ciamis Dr. H Herdiat Sunarya dan H Yana D Putra, Relawan Hayekeun Deui menggelar doa bersama di Rumah Makan Nanin, Desa Pacmalayan, Rabu (20/11/2024),

Digelarnya kegiatan tersebut dengan harapan agar pasangan Herdiat-Yana (HY) dapat terpilih kembali menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ciamis dalam Pilkada Serentak 2024.

Ketua Relawan Hayekeun Deui, Dudung, menjelaskan, kegiatan doa bersama merupakan bagian dari ikhtiar untuk mendukung keberhasilan Herdiat-Yana dalam Pilkada Ciamis.

“Doa adalah elemen penting dalam meraih tujuan. Kami berharap kekuatan doa ini dapat membawa kebaikan bagi Kabupaten Ciamis, menciptakan ketenteraman dan kedamaian,” katanya.

Menurutnya, dukungan untuk Herdiat-Yana dimulai dengan deklarasi, kini diperkuat melalui doa bersama. Dudung juga mengajak relawan untuk aktif dalam Pilkada, termasuk mengajak keluarga dan kerabat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Mari kita pilih Herdiat-Yana agar Ciamis memiliki pemimpin yang amanah,” ajaknya.

Ia juga mengatakan, Kabupaten Ciamis dibawah kepemimpinan Herdiat-Yana selama periode 2019–2024 dinilai amanah dan berhasil menjalankan berbagai program pembangunan.

“Kami ingin mereka melanjutkan program yang belum tuntas demi kesejahteraan masyarakat Ciamis,” harapnya.

Dudung juga berharap pelaksanaan Pilkada serentak di Tatar Galuh Ciamis dapat berjalan damai dan sukses. Selain itu Ia pun mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam Pilkada ini.

“Kita berharap semoga Herdiat-Yana bisa kembali memimpin Ciamis untuk lima tahun kedepan,” ucapnya.

BACA JUGA:

Acara doa bersama ini dihadiri oleh para relawan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan sejumlah undangan lainnya.

“Terima kasih atas kehadiran semua, terutama kepada bapak Tatang Jauhari atas segala support dan bantuannya,” ungkapnya. (Nanang Irawan/lintaspriangan.com)

H. Tatang Bersama Tim Bumi Galuh Dukung Penuh Herdiat-Yana Menang di Pilkada Ciamis

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ketua Tim Relawan Bumi Galuh, H. Tatang, menyampaikan bahwa timnya berkomitmen penuh untuk mendukung pasangan H. Herdiat Sunarya dan H. Yana D Putra dalam Pilkada Kabupaten Ciamis 2024.

“Kami telah menyusun strategi solid sejak awal proses pendaftaran hingga hari ini,” kata Tatang.

Untuk kemenangan Herdiat Yana Tim Relawan telah membangun struktur organisasi mulai dari tingkat kabupaten hingga dusun.

“Setiap TPS di Kabupaten Ciamis sudah memiliki koordinator untuk memaksimalkan partisipasi pemilih di setiap wilayah, sehingga target suara bisa tercapai,” kata Tatang.

Tatang juga menjelaskan berdasarkan hasil survei dari LSI, Tim Relawan optimis mampu memperoleh hingga 90% suara.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, dan dukungan merata di hampir semua kecamatan. Namun, kita juga mencatat masih ada tiga kecamatan di wilayah selatan yang memerlukan perhatian khusus karena tingkat partisipasinya lebih rendah,” jelas Tatang.

H. Tatang menekankan pentingnya kampanye yang simpatik dan santun. “Kami tidak hanya mengejar suara, tetapi juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif,” ujarnya.

Tatang  juga memastikan bahwa program-program yang ditawarkan pasangan calon berbasis pada capaian nyata selama periode kepemimpinan sebelumnya, bukan sekadar janji kosong.


Pasangan calon H. Herdiat dan H. Yana menitikberatkan kampanye pada hasil konkret di bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur.

“Kami ingin masyarakat melihat bukti nyata, bukan janji yang belum tentu direalisasikan.” ucap Tatang. 

BACA JUGA: Strategi Solid Tim Relawan Bumi Galuh Menuju Kemenangan

Ketua Tim Relawan juga mengajak masyarakat untuk hadir di TPS pada hari pemungutan suara. “Dukungan Anda sangat penting untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Ciamis,” kata H.

Dengan strategi yang telah dirancang dan dukungan masyarakat, Tim Relawan yakin pasangan calon ini akan memenangkan Pilkada 2024 dengan hasil yang signifikan. (Rini/lintaspriangan.com)


DKPKP Pangandaran Dorong Ketahanan Pangan dengan Balai Benih Ikan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Dinas Kelautan, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DKPKP) Kabupaten Pangandaran mempercepat upaya ketahanan pangan dengan mendirikan Balai Benih Ikan (BBI). Lembaga ini dirancang sebagai pusat penyedia benih ikan berkualitas untuk mendukung sektor perikanan lokal.

Kepala DKPKP Pangandaran, Sarlan, menjelaskan bahwa BBI akan menjadi pusat pembibitan dan pembudidayaan berbagai jenis ikan. “Kedepannya, pembudidaya ikan di Pangandaran tidak perlu lagi bergantung pada suplai dari daerah lain,” ujar Sarlan pada Rabu, 20 November 2024.

Melalui BBI, DKPKP Pangandaran akan memenuhi kebutuhan benih ikan untuk para pembudidaya di wilayah tersebut. “Apa yang mereka butuhkan, tentu akan kami fasilitasi melalui BBI,” katanya.

Proyek pembangunan BBI saat ini tengah berlangsung dengan dukungan dana Banprov sebesar Rp 2,5 miliar. Sarlan menargetkan pembangunan ini selesai pada akhir Desember 2024.

Sarlan menambahkan bahwa program BBI sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan. Ia mencontohkan bahwa Pangandaran nantinya dapat memiliki pasokan ikan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat, seperti program makan siang gratis.

BACA JUGA:

“Sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, setiap kabupaten/kota di Indonesia diharapkan memiliki stok pangan yang memadai,” ucapnya.

Sarlan berharap, program BBI dapat diperluas hingga mencakup lebih dari tiga lokasi di Kabupaten Pangandaran. “Dengan begitu, BBI bisa menjangkau berbagai penjuru Pangandaran,” tutupnya.(KMP/lintaspriangan.com)

Optimalkan Pilkada, KPU Ciamis Fokus Hukum dan Logistik

lintaspriangan.com, BERITA PILKADA. Seminggu menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengadakan kegiatan penyuluhan hukum. Acara tersebut bertujuan untuk meningkatkan integritas dan kondusivitas menjelang pelaksanaan Pilkada.

Kegiatan berlangsung di Gedung Dakwah Islam, Kecamatan Banjarsari, yang dihadiri peserta dari unsur pemerintahan serta tokoh masyarakat dari wilayah Banjarsari, Banjaranyar, Purwadadi, dan Lakbok.

Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani, menyampaikan bahwa acara ini menghadirkan tiga narasumber dari TNI, Polri, dan kejaksaan untuk memberikan pemahaman hukum kepada peserta.

“Tujuan kegiatan ini adalah mitigasi terkait permasalahan hukum menjelang hari H nanti,” kata Oong kepada para peserta.

Oong menambahkan, penyuluhan ini juga merupakan langkah pencegahan agar permasalahan yang mungkin muncul saat hari pencoblosan bisa diminimalkan.

Oong menjelaskan bahwa materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek, salah satunya mengenai integritas dan kondusivitas selama pelaksanaan Pilkada.

“Nantinya, materi-materi tersebut disampaikan narasumber yang berbeda sesuai dengan tugas pokok dan fungsi mereka masing-masing,” ujarnya.

Selain memberikan penyuluhan, KPU juga tengah mempersiapkan pendistribusian logistik Pilkada. Logistik ini akan dikirim dari KPU ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan selanjutnya ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) hingga Tempat Pemungutan Suara (TPS).

“Kami sudah menjadwalkan pendistribusian logistik itu dari tanggal 22 hingga 24 November, dan di tanggal 24 nanti kami pastikan logistik sudah sampai ke PPK masing-masing wilayah,” terang Oong.

Menurutnya, persiapan logistik ini menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan Pilkada berjalan lancar. Oong berharap seluruh proses pendistribusian dapat selesai tepat waktu tanpa hambatan yang berarti.

Dalam penyuluhan, KPU juga menyampaikan target partisipasi masyarakat pada Pilkada tahun ini. Oong mengungkapkan bahwa pihaknya menargetkan tingkat partisipasi pemilih mencapai 85 persen.

“Memang angka 85 persen itu tergolong cukup berat, tetapi kami tidak henti-hentinya mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Ciamis untuk datang ke TPS dan menyalurkan hak pilihnya,” ujarnya dengan optimis.

Oong juga menekankan bahwa keberhasilan Pilkada tidak hanya bergantung pada penyelenggara, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat. Dengan partisipasi yang tinggi, Pilkada dapat dianggap sukses baik dari sisi penyelenggaraan maupun demokrasi.

Kegiatan penyuluhan ini mendapat apresiasi dari peserta. Salah satu tokoh masyarakat yang hadir, Budi Santoso, mengatakan bahwa penyuluhan semacam ini sangat penting untuk menciptakan Pilkada yang jujur dan adil.

BACA JUGA: Kader Bela Negara Tasikmalaya Resmi Dilantik FKBN

“Kami merasa mendapat banyak wawasan baru tentang hukum yang berlaku selama pemilu,” ujarnya.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, KPU Kabupaten Ciamis optimis Pilkada 2024 akan berjalan lancar dan damai. Semua pihak diimbau untuk menjaga suasana tetap kondusif demi terciptanya pesta demokrasi yang aman, tertib, dan sukses. (Revan,

Kader Bela Negara Tasikmalaya Resmi Dilantik FKBN


lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Forum Kader Bela Negara (FKBN) wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Garut, serta Ciamis, menggelar kegiatan pelantikan pengurus baru pada Rabu, 20 November 2024. Acara bertempat di Gedung Restu SKY Kampus STMIK, Jalan RE Martadinata, Kota Tasikmalaya.

Pelantikan dihadiri oleh Kasubdit Lingkup Masyarakat Direktorat Bela Negara Kementerian Pertahanan Republik Indonesia, Kolonel ADM Amirudin, serta pengurus pusat FKBN. Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah perwakilan organisasi masyarakat (ormas) dari wilayah terkait.

Dalam sambutannya, Kolonel Amirudin menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk melantik kader baru dan memberikan pembekalan terkait nilai bela negara. Ia menegaskan pentingnya semangat bela negara bagi masyarakat daerah.

“Organisasi ini dibina oleh Kementerian Pertahanan untuk membantu sosialisasi nilai bela negara di tingkat daerah,” kata Amirudin.

Aminudin  juga menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat Tasikmalaya yang dinilai sangat mendukung program tersebut.

Selain itu, Amirudin mengucapkan terima kasih kepada peserta yang hadir, termasuk dukungan Forkopimda setempat. Ia mengingatkan agar semangat bela negara terus ditanamkan di berbagai kalangan masyarakat.

“Kami sangat berterima kasih atas partisipasi semua pihak. Semangat bela negara ini harus terus kita galakkan,” ujarnya.

Pelantikan ini, menurut Amirudin, merupakan langkah nyata dalam mendukung program pembinaan Kementerian Pertahanan di daerah.

Dr. H. Restu Adiwiyono selaku Majelis Permusyawaratan Organisasi FKBN juga memberikan pandangan serupa. Ia menyatakan bahwa setiap warga negara memiliki kewajiban yang sama dalam mempertahankan keutuhan NKRI.

“Sebagai warga negara, kita semua memiliki tanggung jawab untuk membela negara,” kata Restu dalam sambutannya.

Restu juga berharap para pengurus baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan memperkuat sinergi organisasi di tingkat daerah.

Lebih lanjut, Restu menyampaikan bahwa pelantikan ini diharapkan mendorong partisipasi masyarakat dalam mencintai tanah air melalui kontribusi nyata. Ia juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru yang telah dilantik.

“Saya ucapkan selamat kepada pengurus yang dilantik. Semoga FKBN terus eksis dan memberi kontribusi bagi bangsa,” tambahnya.

Harapan besar ini disertai keyakinan bahwa semangat bela negara mampu menjaga keutuhan bangsa Indonesia.

BACA JUGA: Kerja Sama ATR BPN dan JICA Dorong Pengelolaan Pertanahan

Dengan dilaksanakannya pelantikan dan pembekalan ini, FKBN berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya bela negara.

“Dengan pembekalan ini, saya yakin semakin banyak warga yang siap membela negara dengan jiwa dan raga,” ungkapnya.

Restu berharap FKBN di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Garut, serta Ciamis diharapkan terus berkembang dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam membangun semangat nasionalisme. (AA Fauzy/lintaspriangan.com)

Kerja Sama ATR BPN dan JICA Dorong Pengelolaan Pertanahan

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kementerian ATR BPN melalui Direktorat Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan Pertanahan (PTPP) resmi bekerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA).

Kerja sama ini ditandai oleh penandatanganan Record of Discussions (RoD) proyek “Capacity Development for Land Development Policy Making and Land Bank Management Improvement”.

“Penandatanganan ini menandai awal perjalanan besar untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan pengembangan pertanahan, dan menciptakan kebijakan inovatif,” ungkap Dirjen PTPP ATR/BPN, Embun Sari.

Embun menegaskan bahwa kerja sama ini diharapkan memaksimalkan pemanfaatan tanah untuk kepentingan rakyat.

Hal ini sejalan dengan visi pemerintah dalam mencapai Asta Cita, khususnya swasembada pangan dan energi. Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, menyampaikan bahwa tata kelola pertanahan yang baik adalah kunci keberhasilan visi tersebut. Bersama JICA, Dirjen PTPP optimistis kerja sama ini dapat mewujudkan masa depan yang lebih cerah dan inklusif.

“Semoga kolaborasi ini menginspirasi inisiatif lebih lanjut dan menumbuhkan culture of excellence dalam pengelolaan pertanahan. Kita harus memastikan kerja sama ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” kata Embun Sari d Jakarta. Rabu, (20/11/2024.

BACA JUGA: Puncak Lendra Jadi Destinasi Wisata Alam di Kabupaten Garut yang Memikat Hati

Takeda Sachiko, Chief Representative JICA Indonesia, menyatakan kebanggaannya atas kolaborasi ini. “Proyek ini adalah simbol kemajuan dalam pengelolaan tanah yang aman dan berkelanjutan. Saya berharap tata kelola yang lebih kuat dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Acara ini turut dihadiri oleh pejabat Direktorat Jenderal PTPP, perwakilan Badan Bank Tanah, serta Senior Representative JICA Indonesia, Kazuyuki Kakuda. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi langkah strategis untuk membangun sistem pengelolaan tanah yang lebih inovatif di Indonesia. (Redaksi/lintaspriangan com)

Puncak Lendra Jadi Destinasi Wisata Alam di Kabupaten Garut yang Memikat Hati

0

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Puncak Lendra menjadi salah satu destinasi wisata alam yang memikat hati para pengunjung di Kabupaten Garut, Jawa Barat. Lokasi wisata ini terletak di Desa Neglasari, Kecamatan Cisompet, tepat di kaki Gunung Limbung.

Keindahan alam yang ditawarkan begitu memukau, mulai dari hamparan perkebunan teh yang hijau hingga udara sejuk khas pegunungan yang membuat siapa pun betah berlama-lama di sana.

Ketika sampai di Puncak Lendra, pengunjung akan disambut dengan pemandangan indah yang memanjakan mata.

Sepanjang perjalanan, perkebunan teh yang terhampar luas menjadi daya tarik utama, memberikan kesan asri dan menenangkan. Di kejauhan, terlihat gundukan perkampungan kecil dengan asap dapur yang mengepul, menciptakan suasana pedesaan yang damai. Jika cuaca cerah, pengunjung bahkan bisa melihat riak ombak putih dari pantai selatan, yang memberikan kombinasi panorama pegunungan dan lautan yang jarang ditemukan di tempat lain.

Selain keindahan alamnya, Puncak Lendra memiliki akses yang mudah dijangkau. Lokasinya tidak jauh dari jalan provinsi dan ibu kota Desa Neglasari, dengan kondisi jalan yang sudah bagus. Infrastruktur jalan ini memungkinkan berbagai jenis kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, untuk mencapai lokasi dengan nyaman. Keunggulan ini membuat Puncak Lendra semakin diminati oleh warga sekitar dan wisatawan dari luar daerah.

Belakangan ini, Puncak Lendra menjadi tempat favorit untuk tujuan refreshing. Tidak hanya karena keindahan alamnya, tetapi juga fasilitas yang terus diperbarui. Beberapa waktu terakhir, pembenahan area dan penambahan fasilitas dilakukan untuk mendukung kenyamanan pengunjung.

Hingga saat ini, Puncak Lendra masih dikelola oleh perusahaan perkebunan teh PT. Sosro Indonesia. Namun, ke depan, ada rencana untuk mengalihkan pengelolaan kepada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Neglasari.

Opik Taopik, Direktur BUMDes Neglasari, menyebutkan bahwa pembicaraan intensif dengan pihak PT. Sosro sedang berlangsung.

“Selama ini, pembicaraan kami berjalan lancar, dan kemungkinan besar Puncak Lendra akan dikelola BUMDes,” ujarnya.

Menurut Opik, meskipun lokasi wisata sebagian besar berada di wilayah perusahaan Sosro, pembangunan akses jalan menuju lokasi wisata merupakan hasil program Poros Desa.

Jika pengelolaan diserahkan kepada BUMDes, diharapkan akan ada peningkatan dalam aspek pengelolaan wisata, sehingga tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi desa, tetapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pengunjung.

Potensi Puncak Lendra sebagai destinasi wisata unggulan semakin terbuka lebar. Selain menyuguhkan pemandangan yang menawan, lokasinya yang strategis serta aksesibilitas yang baik menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.

BACA JUGA: Agar Jengkol Bernilai Jual Tinggi Kabupaten Murung Raya Belajar ke Kabupaten Ciamis

Dengan rencana pengelolaan yang matang dan penambahan fasilitas pendukung, Puncak Lendra berpeluang menjadi salah satu ikon wisata alam di Kabupaten Garut.

Bagi para wisatawan yang mencari ketenangan dari hiruk-pikuk perkotaan, Puncak Lendra adalah pilihan yang tepat. Udara segar, pemandangan hijau, dan suasana yang damai memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Kini, saatnya menjadikan Puncak Lendra sebagai destinasi wajib saat berkunjung ke Garut. (Liklik/infopriangan.com)

Agar Jengkol Bernilai Jual Tinggi Kabupaten Murung Raya Belajar ke Kabupaten Ciamis

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Murung Raya dikenal sebagai daerah penghasil jengkol, di mana mayoritas warganya menanam tanaman tersebut. Namun, hingga saat ini, pengolahan jengkol di wilayah itu belum memberikan nilai tambah yang signifikan.

“Kami datang ke Ciamis untuk belajar cara mengolah jengkol agar lebih bernilai jual,” ujar seorang peserta pelatihan.

Ketika melakukan riset, peserta menemukan berbagai produk olahan jengkol inovatif dari Kabupaten Ciamis. Hal ini mendorong mereka untuk datang langsung ke Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis.

“Kami sangat berterima kasih atas penerimaan hangat yang kami terima di sini,” ungkap salah satu delegasi dari Murung Raya.

Dalam pelatihan, Carikin, pembicara utama, menjelaskan pentingnya kolaborasi dalam inovasi produk olahan.

“Untuk mengembangkan produk, perlu kerja sama dengan dinas terkait, ahli teknologi, dan pihak swasta,” katanya.

Carikin menambahkan bahwa inovasi tidak hanya bergantung pada bahan baku, tetapi juga pada pengembangan SDM dan akses pasar.

Carikin menyebutkan bahwa Desa Bangunharja juga bekerja sama dengan Inopak Institut Tasikmalaya sebagai pendamping dalam penerapan Teknologi Tepat Guna.

Kolaborasi ini memungkinkan desa menciptakan berbagai produk olahan jengkol yang kreatif dan bernilai jual tinggi.

“Kami mengutamakan pengolahan yang sesuai dengan potensi lokal,” jelasnya.

Neni Rohaeni, salah satu instruktur, memaparkan teknik pembuatan beberapa olahan jengkol, seperti Nastar Jengkol, Jengkol Coklat, Jengkol Krispi, dan Jengrika.

“Produk-produk ini memiliki potensi besar di pasar lokal maupun luar daerah,” kata Neni.

Selama pelatihan, di home industri olahan makanan “Rasa Katineung Bangunharja” peserta menunjukkan semangat luar biasa. Mereka berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan di Kabupaten Murung Raya untuk mengembangkan potensi jengkol di daerahnya.

“Kami ingin belajar dari Ciamis agar dapat memanfaatkan sumber daya jengkol kami dengan maksimal,” ujar salah satu peserta.

Dengan pelatihan ini, Kabupaten Murung Raya optimis dapat meningkatkan nilai tambah jengkol sebagai komoditas unggulan.

BACA JUGA: Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah, Kapolri Launching Gugus Tugas Ketahanan Pangan

“Kami yakin dengan ilmu dan pengalaman dari Kabupaten Ciamis, kami bisa menciptakan produk olahan yang tidak kalah menarik,” tutup peserta pelatihan.

Kolaborasi lintas daerah seperti ini membuktikan bahwa berbagi ilmu dan pengalaman adalah kunci untuk meningkatkan potensi lokal secara bersama-sama. (Dadan/infopriangan.com)

Sinergi Polri dan Pemerintah Daerah, Kapolri Launching Gugus Tugas Ketahanan Pangan

0

lintaspriangan com, BERITA CIAMIS. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto meluncurkan Gugus Tugas Polri yang mendukung ketahanan pangan nasional.

Kegiatan peluncuran dilakukan secara virtual dan diikuti oleh jajaran Polri, kepala daerah, serta Forkopimda se-Indonesia, termasuk Kabupaten Ciamis.

Dalam acara peluncuran tersebut, Kapolri menekankan bahwa peran Polri sangat penting dalam mendukung ketahanan pangan.

Gugus Tugas Polri ini, kata Kapolri, bertujuan untuk meningkatkan peran serta Polri dalam mendukung ketahanan pangan melalui Bhabinkamtibmas dan kerja sama dengan pemerintah daerah.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengatasi berbagai kendala yang ada di sektor pangan.

Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya, mengungkapkan apresiasi atas kolaborasi antara Polri dan pemerintah daerah dalam upaya memperkuat ketahanan pangan.

Menurutnya, pangan merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi setiap saat.

Budi Waluya juga menambahkan bahwa sektor pertanian adalah penghasil utama pangan yang harus tetap dijaga agar ketahanan pangan tetap terjaga.

Masih menurut Budi Waluya bahwa ketahanan pangan wilayah sangat berpengaruh terhadap ketahanan pangan penduduk.

Kekurangan pangan dapat menimbulkan dampak yang besar, termasuk masalah sosial, keamanan, dan ekonomi.

Oleh karena itu, ketahanan pangan di tingkat daerah harus diperkuat agar dapat menghadapi tantangan yang ada.

Sektor pertanian di Kabupaten Ciamis, kata Budi Waluya, merupakan salah satu sektor unggulan yang berpotensi besar dalam pemulihan ekonomi.

Di Ciamis, komoditas unggulan seperti padi, jagung, cabe merah, dan kopi sangat penting dalam menopang kebutuhan pangan.

Pj Bupati juga menekankan bahwa jagung, sebagai komoditas strategis, memiliki peran penting dalam pembangunan pertanian dan perekonomian Indonesia.

Kapolres Ciamis, AKBP Akmal SH., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini bukan hanya sebuah formalitas.

Menurut Kapolres, pihaknya akan turun langsung bersama kelompok tani untuk meningkatkan hasil pertanian.

“Kami akan mengadakan pelatihan bagi jajaran Linmas dan Bhabinkamtibmas agar dapat memaksimalkan potensi lahan tidur yang ada,” jelasnya.

Kapolres juga berharap adanya dukungan dari pemerintah berupa insentif untuk pengelolaan lahan tidur.

Hal ini, menurutnya, akan mendorong para petani untuk memanfaatkan lahan yang tidak produktif. Dengan demikian, hasil pertanian dapat lebih ditingkatkan guna mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Ciamis.

BACA JUGA: Pemkab Ciamis Gelar Bintek Tanggap Bencana

Sebagai bagian dari kegiatan peluncuran Gugus Tugas ini, Kapolres Ciamis bersama jajaran Forkopimda melakukan penanaman jagung secara simbolis.

Jagung dipilih karena merupakan komoditas pangan strategis yang sangat mendukung ketahanan pangan daerah. Penanaman ini juga menjadi simbol komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Ciamis.

Dengan kolaborasi yang terjalin antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan di Ciamis dapat terus terjaga.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang penting dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan hasil pertanian, dan mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Ciamis. (Rini/lintaspriangan.com)

Pemkab Ciamis Gelar Bintek Tanggap Bencana

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) tanggap bencana. Kegiatan ini diselenggarakan di Komplek Islamic Centre Ciamis pada Rabu (20/11/2024).

Acara tersebut bertujuan untuk mempersiapkan seluruh pihak menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi selama Pilkada Serentak 2024.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, hadir dalam kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Andang menjelaskan bahwa kegiatan Bimtek ini sangat penting untuk memperkuat kesiapsiagaan. Terutama bagi petugas sukarelawan serta masyarakat yang akan berperan dalam penanggulangan bencana.

Andang juga menegaskan bahwa Pilkada Serentak 2024 merupakan momen penting bagi demokrasi. Oleh karena itu, Andang menyampaikan bahwa meskipun potensi bencana ada, proses Pilkada harus tetap berjalan aman dan lancar.

“Kita harus memastikan bahwa meskipun terjadi bencana, Pilkada tetap berjalan lancar,” ungkapnya.

Bimtek ini melibatkan berbagai lembaga keagamaan dan organisasi kemanusiaan di Ciamis. Lembaga yang berpartisipasi termasuk BTB Baznas, PBI NU, Sigap Persis, MDMC Muhammadiyah, dan Tagana Dinsos Ciamis.

Andang juga mengungkapkan bahwa kolaborasi lintas sektoral sangat penting. Terutama dalam menghadapi berbagai potensi bencana yang dapat terjadi selama pelaksanaan Pilkada.

Masih menurut Andang, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keterampilan dan pengetahuan yang lebih baik kepada relawan tanggap bencana. Dengan pelatihan tersebut, diharapkan relawan dapat merespons dengan cepat dan tepat. Tanpa mengganggu jalannya Pilkada, terutama dalam situasi darurat.

“Penting bagi kita untuk memperkuat koordinasi antara pemerintah dan masyarakat,” lanjut Andang.

Ia menekankan bahwa respon yang cepat dan terorganisir sangat dibutuhkan saat bencana terjadi. Baik itu bencana alam seperti banjir atau gempa bumi, maupun bencana sosial seperti kerusuhan.

Andang juga menyoroti bahwa tanggap bencana harus terintegrasi dalam perencanaan Pilkada 2024. Pasalnya, bencana alam maupun sosial bisa terjadi kapan saja. Karena itu, persiapan yang matang dari berbagai pihak sangat diperlukan agar proses Pilkada tetap berjalan tanpa hambatan.

Andang berharap Bimtek ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta, termasuk memperkuat solidaritas antar lembaga. Dengan pengetahuan yang lebih baik, para relawan diharapkan dapat bergerak cepat dan efektif saat menghadapi bencana.

“Semoga kita bisa mewujudkan Pilkada 2024 yang aman dan tertib,” kata Andang.

BACA JUGA: Ruas Jalan Baru Cikuman-Ciherang Bawa Perubahan Besar Bagi Warga

Selain itu, Andang juga menegaskan bahwa persiapan dan koordinasi yang baik antara pemerintah, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat akan mempermudah penanggulangan bencana. Dengan persiapan matang, bencana yang terjadi tidak akan mengganggu jalannya Pilkada.

“Semoga dengan pelatihan ini, kita bisa menghadapi semua tantangan,” tutup Andang dalam arahannya. (Sari/lintaspriangan.com)

Ruas Jalan Baru Cikuman-Ciherang Bawa Perubahan Besar Bagi Warga

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pembangunan ruas jalan Cikuman-Ciherang di Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, membawa perubahan besar bagi warga. Menurut warga setempat, jalan ini kini menjadi lokasi favorit untuk berbagai aktivitas.

“Kami sangat senang dengan kondisi jalan baru ini,” ujar Nunung, warga Dusun Wanayasa, Desa Cibadak.

Nunung menjelaskan bahwa warga sering berfoto selfie di jalan tersebut sebagai bentuk ungkapan rasa syukur.

“Kami ingin membagikan kebahagiaan ini di media sosial,” ungkapnya.

Foto-foto itu dipublikasikan melalui Facebook dan TikTok agar masyarakat luas dapat mengetahui kebahagiaan yang dirasakan warga setempat.

Selain untuk berfoto, jalan ini juga dimanfaatkan sebagai tempat olahraga. Warga sering terlihat jogging, bersepeda, atau sekadar berjalan santai bersama keluarga di pagi hari.

“Setiap pagi, suasananya ramai oleh warga yang berolahraga,” kata Nunung.

Menurut Nunung, jalan tersebut sebelumnya dalam kondisi rusak parah, sehingga sulit dilewati. Namun, kini situasinya berubah drastis.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Kabupaten Ciamis yang telah membangun jalan ini,” ujarnya. Ia menilai, jalan ini menjadi simbol kemajuan infrastruktur daerahnya.

Nunung juga menuturkan bahwa pembangunan jalan ini meningkatkan semangat kebersamaan antar warga. Setiap pagi, banyak warga yang sengaja berkumpul untuk menikmati suasana baru.

“Kami merasa lebih akrab dengan tetangga setelah jalan ini selesai,” katanya. Infrastruktur ini telah membawa manfaat lebih dari sekadar kemudahan transportasi.

Keberadaan jalan baru tersebut menunjukkan pentingnya peran pemerintah dalam mewujudkan infrastruktur yang layak bagi masyarakat.

BACA JUGA: Legenda Gajah Barong di Desa Baregbeg Ciamis

“Pembangunan jalan seperti ini sangat membantu warga untuk menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar salah satu warga. Mereka berharap pembangunan serupa dapat dilakukan di wilayah lain yang masih membutuhkan.

Pembangunan jalan Cikuman-Ciherang menjadi contoh bagaimana infrastruktur dapat memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat. Dengan adanya jalan ini, warga merasa lebih nyaman dalam menjalankan aktivitas.

“Semoga pemerintah terus memperhatikan kebutuhan masyarakat kecil seperti kami,” harap Nunung, penuh semangat. (Dadi/lintaspriangan.com)

Legenda Gajah Barong di Desa Baregbeg Ciamis

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di Baregbeg, Ciamis, terdapat petilasan Gajah Barong yang diyakini memiliki nilai sejarah dan spiritual. Lokasinya di Blok Gajah Barong RT 07 RW 02.

Menurut cerita rakyat, Gajah Barong adalah tokoh sakti yang membantu Buyut Mangun Tapa menyebarkan Islam. “Beliau memiliki kesaktian luar biasa,” kata Kusnadi, juru kunci petilasan.

Cerita turun-temurun menyebutkan bahwa Gajah Barong adalah sosok pelindung masyarakat pada masa lalu. Kusnadi mengatakan, “Gajah Barong kerap berubah wujud saat melawan musuh.”

Dalam kisah, kepala tokoh ini menyerupai barong dan tubuhnya sebesar gajah. Hal ini menegaskan karakternya sebagai penjaga Baregbeg.

Petilasan ini menjadi tempat favorit para peziarah. Mereka datang untuk berdoa, bertawasul, dan memohon keberkahan.

“Peziarah biasanya datang malam hari,” ungkap Kusnadi. Selasa, (17/11/2024).

Menurutnya, ritual ini harus dilakukan dengan niat tulus untuk mendapat ridha Allah SWT.

Kusnadi bercerita, pada masa lalu, petilasan ini juga dikenal untuk kegiatan mencari nomor undian SDSB di sini. Selain itu, petilasan juga menjadi lokasi ritual pesugihan ngipri yang dipercaya membawa kekayaan instan. Namun, tradisi tersebut kini sudah ditinggalkan.

Fenomena mistis sering terjadi di sekitar petilasan. Kusnadi menyebut, “Sering terlihat sosok hitam besar sebelum ada bencana,” kata Kusnadi.

Sosok ini biasanya muncul menjelang kematian atau musibah di wilayah tersebut. Cerita ini membuat suasana petilasan semakin mistis.

Ada juga laporan tentang penampakan ular besar di sekitar petilasan. Kusnadi mengisahkan, pernah terlihat ular besar melilit pohon katapang. Kejadian ini menambah keyakinan masyarakat akan keistimewaan tempat tersebut. Namun, kebenaran cerita itu masih menjadi misteri.

BACA JUGA: Pj Bupati Ciamis Buka Bintek Manajemen Masjid

Meskipun penuh cerita mistis, petilasan ini dianggap sebagai saksi sejarah penyebaran Islam. Masyarakat percaya bahwa Gajah Barong adalah figur yang berjasa dalam menyebarkan ajaran agama di Baregbeg.

“Beliau sangat dihormati hingga kini,” ujar Kusnadi.

Petilasan Gajah Barong tetap menjadi daya tarik bagi banyak orang. Masyarakat dari berbagai daerah datang untuk merasakan aura spiritual tempat ini. Tradisi yang berkembang di sekitarnya menunjukkan kuatnya hubungan masyarakat dengan warisan leluhur mereka. (Eddy Supriatna/lintaspriangan.cim)

Pj Bupati Ciamis Buka Bintek Manajemen Masjid

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen Pengelolaan Masjid resmi dibuka oleh Pj Bupati Ciamis, Budi Waluya, Selasa (19/11/2024). Acara ini digelar di Masjid At-Taqwa Perum Kertasari, Kelurahan Kertasari. Sebanyak 100 perwakilan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dari seluruh Kabupaten Ciamis turut hadir dalam kegiatan ini.

Budi Waluya menekankan pentingnya masjid dikelola secara modern. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat kegiatan ibadah dan sosial yang mampu memakmurkan umat.

“Pengelolaan masjid yang baik harus meliputi berbagai aspek, seperti keuangan, fasilitas, hingga teknologi,” ujar Budi Waluya dalam sambutannya.

Pj Bupati tersebut menyampaikan bahwa pengurus masjid juga perlu peka terhadap perkembangan zaman.

“Masjid harus mampu mengikuti kebutuhan jamaah di era modern, terutama generasi muda,” tegasnya.

Budi berharap pengelola masjid mampu menggali potensi yang ada untuk mendukung kesejahteraan masyarakat di sekitar masjid.

Budi menambahkan bahwa pengelolaan keuangan yang transparan adalah salah satu kunci keberhasilan. Selain itu, penggunaan teknologi bisa membantu masjid menarik lebih banyak jamaah.

“Teknologi bisa dimanfaatkan untuk mengelola informasi, mengundang lebih banyak orang ke masjid, dan memberikan pelayanan terbaik,” kata Budi.

Dalam acara tersebut, Budi mengingatkan agar masjid tak hanya menjadi tempat ibadah. Pengelola harus mampu merancang program-program sosial yang bermanfaat.

“Masjid juga bisa menjadi pusat kegiatan pendidikan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat,” jelasnya. Hal ini diperlukan agar masjid makin relevan di tengah masyarakat.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama Pemkab Ciamis dengan Dewan Masjid Indonesia (DMI), MUI, Kementerian Agama, Baznas, dan Hidayah Berbagi Indonesia. Diharapkan, melalui bimtek ini, pengurus masjid mampu meningkatkan wawasan dan keterampilan mereka dalam mengelola masjid secara lebih efektif.

Ketua DMI Ciamis, H. Syarip Nurhidayat, juga memberikan pandangannya. Ia menyebutkan bahwa masjid adalah pusat peradaban umat Islam.

“Masjid tak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga pusat pendidikan dan pemberdayaan,” ujarnya. Ia berharap masjid mampu berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat sekitar.

Syarip memaparkan bahwa di Kabupaten Ciamis terdapat 8.624 masjid yang tersebar di 27 kecamatan. Dengan jumlah tersebut, masjid memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak kemajuan umat.

“Jumlah ini menunjukkan betapa strategisnya peran masjid, baik dari sisi spiritual maupun sosial,” katanya.

Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya masjid dalam mendukung perekonomian masyarakat. Menurutnya, masjid yang dikelola dengan baik dapat mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi berbasis umat.

“Masjid bisa menjadi pusat penggalangan dana, pelatihan, dan pemberdayaan ekonomi jamaah,” tambahnya.

Bimtek ini tidak hanya membahas aspek manajemen, tetapi juga cara mengoptimalkan fungsi masjid. Pengelola diajarkan memanfaatkan teknologi, seperti aplikasi untuk mengelola data jamaah. Selain itu, mereka didorong membuat program menarik yang dapat meningkatkan minat anak muda datang ke masjid.

Budi berharap bimtek ini menjadi awal dari transformasi masjid-masjid di Ciamis.

“Semoga masjid kita tak hanya ramai oleh jamaah, tapi juga menjadi pusat kegiatan sosial dan ekonomi yang bermanfaat,” pungkasnya.

Dengan manajemen yang baik, masjid di Ciamis diharapkan semakin makmur dan relevan. (Rini/lintaspriangan.com)

Dua Tersangka Diamankan dalam Tiga Kasus Serius

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan. Baru-baru ini, polisi berhasil mengungkap tiga kasus besar yang terjadi di wilayah Kabupaten Cirebon.

Kasus-kasus tersebut meliputi penganiayaan berat, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dan penyelewengan pupuk bersubsidi. Dalam penanganannya, petugas berhasil mengamankan dua tersangka berinisial MI dan P.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, menyampaikan bahwa MI adalah pelaku penganiayaan berat. Ia ditangkap setelah melakukan tindakan kekerasan di Kecamatan Palimanan.

Barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian berupa senjata tajam jenis parang dan pakaian yang terdapat bercak darah.

“Tersangka kami jerat dengan Pasal 351 Ayat (2) Jo Pasal 354 Ayat (1) KUHP. Ancaman hukumannya delapan tahun penjara,” ujar Kombes Pol Sumarni.

Selain kasus penganiayaan, pihak kepolisian juga berhasil mengungkap tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Dalam kasus ini, tersangka P diduga terlibat dalam praktik pengiriman tenaga kerja ilegal ke luar negeri.

Kapolresta menjelaskan bahwa pihaknya telah menerima dua laporan dari korban. “Korban dijanjikan bekerja di luar negeri, tetapi ternyata prosesnya tidak sesuai aturan,” katanya.

Penyelidikan terhadap kasus TPPO ini berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut meliputi paspor, visa kunjungan, tiket pesawat, dua unit ponsel, serta kendaraan roda empat.

Menurut Kombes Pol Sumarni, tersangka P dijerat dengan Pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO.

“Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan denda hingga Rp 600 juta,” jelasnya.

Tak hanya dua kasus tersebut, jajaran Polresta Cirebon juga berhasil membongkar dugaan penyelewengan pupuk bersubsidi.

Kasus ini terjadi di wilayah Kecamatan Susukan. Petugas mengamankan barang bukti berupa 3,5 ton pupuk subsidi jenis urea, 9 kwintal pupuk NPK Phonska, serta uang tunai sebesar Rp 450 ribu.

Menurut Kapolresta Cirebon, penyelidikan terkait kasus ini masih berlangsung. “Kami sedang meminta keterangan lebih lanjut dari terlapor berinisial TR,” ucapnya.

Penyelewengan pupuk bersubsidi dianggap merugikan para petani. Oleh sebab itu, pihak kepolisian menaruh perhatian khusus pada kasus ini.

Kapolresta Cirebon menambahkan bahwa pengungkapan tiga kasus ini merupakan hasil kerja keras jajarannya.

“Kami akan terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap kejahatan di wilayah Cirebon,” tegasnya.

Dengan pengungkapan ini, masyarakat diharapkan lebih percaya kepada aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan.

BACA JUGA: Penyuluhan Hukum Bertema Pilkada Berintegritas Dibuka Ketua KPU Ciamis

Pengungkapan kasus-kasus ini menjadi bukti nyata keseriusan Polresta Cirebon dalam melindungi masyarakat. Aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap berbagai bentuk kejahatan yang dapat terjadi.

“Laporkan segera jika ada aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar,” kata Kombes Pol Sumarni.

Kasus penganiayaan, TPPO, dan penyelewengan pupuk bersubsidi adalah masalah serius yang harus ditindak tegas. Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan lain. Masyarakat juga diajak untuk terus mendukung upaya penegakan hukum di wilayahnya. (Fi/lintaspriangan.com)



Penyuluhan Hukum Bertema Pilkada Berintegritas Dibuka Ketua KPU Ciamis

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Ketua KPU Kabupaten Ciamis, Oong Ramdani, membuka acara penyuluhan hukum bertema “Pilkada Berintegritas 2024”.

Acara ini dilaksanakan di aula SMK Miftahussalam dan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk kejaksaan negeri, Kapolsek, Bawaslu, Camat Cijeungjing, serta aparat desa setempat.

Dalam sambutannya, Oong menyampaikan pentingnya memastikan Pilkada sukses tanpa ekses.

“Jangan sampai Pilkada sukses di permukaan, tetapi menyisakan ekses negatif di belakangnya,” tegas Oong.

Oong juga menyebutkan bahwa integritas menjadi kunci dalam setiap tahapan Pilkada. Dengan waktu yang semakin dekat, ia meminta seluruh pihak untuk menjaga sinergi dalam menjalankan tanggung jawab masing-masing.

Pada kesempatan itu, Camat Cijeungjing mendapat apresiasi khusus karena telah menargetkan partisipasi pemilih di wilayahnya mencapai 95 persen.

Target ini dianggap sebagai komitmen nyata dalam mendukung Pilkada yang berkualitas.

“Kami sangat mengapresiasi langkah Camat Cijeungjing. Ini adalah contoh yang patut diikuti oleh daerah lainnya,” ujar Oong. Selasa, (19/11/2024).

Selain itu, Oong mengingatkan pentingnya kehadiran masyarakat pada hari pemungutan suara yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

“Dalam delapan hari ke depan, mari kita persiapkan diri untuk menjadi pemilih yang cerdas,” ajaknya kepada masyarakat.

Penyuluhan hukum ini diadakan sebagai bagian dari langkah antisipasi untuk menghindari masalah hukum dalam penyelenggaraan Pilkada.

Kejaksaan Negeri dan Bawaslu, yang turut hadir, memberikan pandangan terkait penegakan hukum dan pengawasan dalam proses Pilkada.

Oong juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor. “Bekerjalah secara kolaboratif dan tidak kaku,” pesan Oong kepada para penyelenggara Pilkada.

Menurutnya, sinergi yang solid antara pemerintah, kepala desa, dan perangkat desa akan memastikan pelaksanaan Pilkada berjalan lancar. Oong juga mengingatkan agar semua pihak tetap tegak lurus menjalankan aturan hingga hari H.

Pada penghujung acara, Oong kembali menegaskan harapannya agar Pilkada 2024 berlangsung sesuai harapan.

BACA JUGA: Narapidana Terorisme Ucap Ikrar Setia di Lapas Banjar

“Saya titip pesan kepada semua pihak, jaga integritas di setiap daerah masing-masing. Mari kita wujudkan Pilkada yang sukses tanpa ekses,” pungkasnya.

Dengan langkah-langkah persiapan yang matang dan kolaborasi antar instansi, KPU Kabupaten Ciamis optimis Pilkada 2024 akan menjadi momentum penting bagi demokrasi di Indonesia.

Masyarakat diharapkan ikut berperan aktif dalam memastikan suksesnya pesta demokrasi ini. (Sari/lintaspriangan com)

Narapidana Terorisme Ucap Ikrar Setia di Lapas Banjar

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Tiga narapidana tindak pidana terorisme (Napiter) di Lapas IIB Banjar mengucapkan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi pengucapan ikrar tersebut berlangsung di Aula Lapas IIB Banjar. Selasa, (19/11/2024).

Ikrar tersebut disaksikan oleh berbagai pejabat penting, antara lain Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham, Kepala UPT Pemasyarakatan se-Priangan Timur, Kepala Kemenag Banjar, Kepala BNPT yang diwakili oleh Kasubdit Bina dalam Lapas, Densus 88 Wilayah Jabar, Pj. Walikota Banjar, Kajari Kota Banjar, Kapolres Kota Banjar, Dandim 0613 Ciamis, Kepala Kesbangpol Kota Banjar, dan Ketua STISIP Bina Putera Banjar, Jawa Barat.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan “Indonesia Raya”, dilanjutkan dengan pengucapan sumpah dan ikrar setia kepada NKRI, dan diakhiri dengan tanda tangan di atas naskah bermaterai.

Ketiga narapidana yang mengucapkan ikrar setia tersebut, yang berinisial IEP, M, dan MNH, kemudian melakukan penghormatan dan mencium bendera merah putih, sebagai simbol kembalinya mereka ke dalam pangkuan NKRI.

Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Kelas IIB Banjar, Amico Balalembang, menjelaskan bahwa proses menuju pengucapan ikrar ini melibatkan serangkaian pembinaan yang mencakup pendekatan keagamaan, kebangsaan, serta pembinaan psikologis.

“Ikrar ini bukan hanya sekadar simbol, tetapi juga langkah nyata untuk kembali ke tengah masyarakat dengan membawa nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

Selain prosesi ikrar setia, acara tersebut juga dilanjutkan dengan penutupan program rehabilitasi sosial bagi warga binaan tindak pidana narkotika yang telah selesai mengikuti program rehabilitasi di Lapas IIB Banjar.

Sertifikat penghargaan diserahkan kepada warga binaan yang telah berhasil menyelesaikan rehabilitasi tersebut, yang dilaksanakan oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Robianto, memberikan apresiasi terhadap kedua kegiatan penting yang dilaksanakan di Lapas IIB Banjar, yakni ikrar setia NKRI oleh narapidana terorisme dan penutupan program rehabilitasi sosial bagi narapidana narkotika.

“Kedua kegiatan ini adalah bagian dari komitmen kita untuk menjadikan pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan yang benar-benar memulihkan individu, sehingga ketika kembali ke masyarakat, mereka sudah bersih dan terbebas dari narkoba,” ungkap Robianto.

Ikrar setia NKRI juga menunjukkan keberhasilan petugas Lapas dalam melakukan pembinaan, termasuk pendekatan deradikalisasi yang berfokus pada dialog, edukasi, dan pendekatan berbasis kemanusiaan.

Selain itu, program rehabilitasi sosial bagi narapidana narkotika di Lapas IIB Banjar merupakan langkah nyata dalam memutus ketergantungan narkoba dan membantu mereka memulai kehidupan baru setelah kembali ke masyarakat.

Robianto juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah, dan masyarakat dalam memastikan keberlanjutan hasil dari kedua program tersebut.

BACA JUGA:

“Warga binaan yang telah mengikrarkan setia kepada NKRI dan menyelesaikan program rehabilitasi membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar mereka dapat terus berjalan di jalan yang benar dan berkontribusi bagi bangsa ini,” pungkasnya.

Acara diakhiri dengan peninjauan lahan ketahanan pangan dan penanaman perdana benih jagung di Sarana Asimilasi Edukasi (SAE) Lapas IIB Banjar, yang diikuti oleh rombongan tamu undangan. (Johan/lintaspriangan.com)

Event Pameran Agrobisnis dan Industri Kreatif Jawa Barat Digelar di Ciamis

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah event besar yang memadukan potensi agrobisnis dan industri kreatif akan segera dilaksanakan di Kabupaten Ciamis. Bertajuk “Jabar Agro & Industri Creative Festival 2024”.

Acara ini akan menjadi ajang pameran produk-produk berbasis pertanian, perikanan, dan industri kreatif dari seluruh Jawa Barat.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Forum Bale Galuh Rancage ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 13 hingga 21 Desember 2024 di Islamic Center Kabupaten Ciamis. E

vent Manager, Dede Nurdiana, menjelaskan bahwa pameran ini bertujuan untuk mempertemukan penjual dan pembeli, memfasilitasi promosi, serta membuka peluang transaksi bisnis.

“Semua pelaku usaha yang berkaitan dengan agrobisnis dan industri kreatif bisa mendaftar untuk bergabung dalam pameran ini. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi wadah kolaborasi yang produktif,” ujar Dede.

Untuk memeriahkan acara, penyelenggara juga telah menyiapkan berbagai perlombaan menarik. Dede menyebut beberapa di antaranya, seperti lomba mewarnai tingkat TK dan RA, Pasanggiri Jaipong, lomba senam, lomba baris berbaris, hingga lomba busana berbahan sampah.

Menurut Dede, potensi Agrobisnis di Jawa Barat sangat besar, namun belum berkembang secara maksimal karena adanya berbagai keterbatasan.

Melalui pameran ini, pihaknya berharap tercipta sinergi dan kolaborasi antar pelaku usaha di Jawa Barat untuk mendorong perkembangan sektor ini.

“Mengapa kami memilih Ciamis sebagai lokasi penyelenggaraan? Secara historis, Ciamis memiliki akar kuat dari masa kejayaan Kerajaan Galuh dan Pajajaran. Daerah ini dulunya berbasis agraris, perikanan, perkebunan, dan hasil hutan. Modal sejarah ini menjadi inspirasi untuk membangkitkan kembali kejayaan agribisnis di Jawa Barat,” tambah Dede.

Pameran ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat untuk bertransaksi, tetapi juga menjadi sarana untuk berbagi inovasi, memperluas jaringan, dan mengembangkan sektor agribisnis serta industri kreatif yang lebih kompetitif.

Bagi masyarakat yang tertarik, baik sebagai pengunjung maupun peserta, pameran ini menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi produk lokal berkualitas sekaligus mendukung pelaku usaha daerah.

“Kami optimis acara ini akan memberikan dampak positif, baik bagi perekonomian lokal maupun pengembangan sektor kreatif Jawa Barat,” pungkas Dede.

BACA JUGA: Peran Besar H.Ino Darsono dalam Pemekaran Kabupaten Pangandaran

Humas acara, Bang Sufi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung dan menyukseskan acara ini. “Mari kita jadikan Jabar Agro & Industri Creative Festival 2024 sebagai momentum kebangkitan ekonomi lokal,” ujarnya.

Pameran ini diproyeksikan menjadi salah satu acara terbesar di Jawa Barat yang menonjolkan keunggulan lokal sekaligus memperkuat kerja sama antar pelaku usaha. (Eddy Supriatna/lintaspriangan com)

Peran Besar H.Ino Darsono dalam Pemekaran Kabupaten Pangandaran

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. H. Ino Darsono dikenal luas sebagai tokoh yang berperan besar dalam pemekaran Kabupaten Pangandaran. Usahanya yang gigih dan penuh semangat sering kali menjadi perbincangan masyarakat setempat.

Menurut Yanto, salah seorang warga, perjuangan H. Ino mencerminkan pemahaman mendalam tentang aspirasi masyarakat Pangandaran. “Beliau sangat memahami cita-cita kami,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Dalam perjalanan politiknya, H. Ino sempat memimpin Partai Amanat Nasional (PAN) di Pangandaran. Ia menjabat sebagai ketua DPD PAN pada periode 2014–2019.

Salah seorang kolega yang pernah bekerja sama dengannya menyebut bahwa kepemimpinan H. Ino membawa dampak positif.

“Beliau mampu menghadirkan perubahan yang nyata,” kata kolega tersebut. Keberhasilannya memimpin partai memberikan inspirasi bagi banyak pihak, terutama generasi muda yang bercita-cita menjadi pemimpin masa depan.

Kini, H. Ino kembali mencuri perhatian publik dengan mencalonkan diri sebagai wakil bupati dalam Pilkada 2024. Ia mendampingi Hj. Citra Pitriyami dengan slogan “Pangandaran Melesat.”

Ginarti, seorang warga setempat, menyatakan optimismenya terhadap pasangan ini. “Dengan dukungan lima partai besar, saya yakin pasangan Citra-Ino mampu membawa perubahan besar bagi daerah ini,” katanya.

Lahir dari keluarga sederhana di Pangandaran, H. Ino tumbuh dengan nilai-nilai kerja keras yang sudah tertanam sejak kecil. Ia menamatkan pendidikan hingga tingkat SMA di daerahnya.

Seorang kerabat mengungkapkan bahwa sejak kecil H. Ino sudah dikenal sebagai anak yang rajin dan berdisiplin tinggi. “Beliau selalu berusaha memberikan yang terbaik dalam segala hal,” kenang kerabat tersebut.

Sebagai tokoh pemekaran, H. Ino berperan penting dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat Pangandaran. Banyak pihak yang merasa berutang budi atas perjuangan tersebut.

Yanto, warga yang mengikuti proses pemekaran, mengaku sangat berterima kasih kepada H. Ino. “Kami merasa beliau benar-benar mewakili suara rakyat,” ungkapnya.

Kepribadian H. Ino yang sederhana dan rendah hati membuatnya semakin dekat dengan masyarakat. Meskipun telah menjadi tokoh publik, ia tetap mempertahankan kesahajaannya.

Salah seorang warga menyatakan, l penampilan dan cara berbicara beliau tidak berubah, tetap apa adanya.

Pasangan Hj. Citra dan H. Ino dianggap oleh masyarakat sebagai kombinasi yang ideal untuk memimpin Pangandaran. Latar belakang mereka yang beragam dianggap mampu mencerminkan keberagaman budaya di daerah tersebut.

Ginarti menyebut bahwa kedua calon ini saling melengkapi dalam upaya memajukan Pangandaran. “Keduanya memiliki visi yang sama untuk membawa perubahan positif,” katanya.

Program-program yang diusung pasangan ini dinilai realistis dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Seorang tokoh masyarakat menyatakan keyakinannya terhadap visi dan misi mereka.

“Kami percaya mereka akan fokus pada persoalan yang benar-benar menjadi prioritas daerah ini,” tuturnya.

Dalam sebuah acara, H. Ino menegaskan komitmennya untuk mengutamakan kolaborasi. Ia percaya bahwa kerja sama yang baik dapat menghasilkan perubahan signifikan.

“Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Pencalonan H. Ino sebagai wakil bupati menjadi harapan baru bagi Pangandaran. Dengan pengalaman politik yang ia miliki, masyarakat percaya bahwa ia mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada.

Seorang warga menyebut bahwa H. Ino adalah sosok yang tidak hanya memiliki visi besar, tetapi juga tindakan nyata. “Beliau tidak hanya bicara, tetapi juga bekerja untuk masyarakat,” ujarnya.

Pasangan Citra-Ino juga mendapatkan dukungan dari berbagai kalangan, termasuk kaum muda yang menganggap mereka sebagai inspirasi.

Menurut salah seorang pemuda, kehadiran H. Ino dalam kontestasi politik kali ini menjadi momentum bagi daerah untuk melangkah lebih maju.

“Kami yakin mereka bisa membawa Pangandaran menuju perubahan yang lebih baik,” ungkapnya.

Dengan slogan “Pangandaran Melesat,” pasangan ini berkomitmen untuk mewujudkan daerah yang lebih sejahtera dan berkembang.

H. Ino mengungkapkan bahwa setiap program yang diusulkan telah dirancang untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Kami ingin memastikan setiap kebijakan yang kami buat berdampak langsung pada kesejahteraan warga,” katanya.

Masyarakat Pangandaran menaruh harapan besar pada H. Ino untuk membawa daerah ini menuju masa depan yang lebih baik.

BACA JUGA: Bimtek Simpatika-Emis: Operator RA Menuju Kemandirian

Dengan dukungan yang luas, ia percaya bahwa perubahan positif dapat dicapai melalui kerja keras dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Kita semua memiliki tujuan yang sama, yaitu menjadikan Pangandaran lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya. (KMP/lintaspriangan.com)

Bimtek Simpatika-Emis: Operator RA Menuju Kemandirian

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kementerian Agama Kabupaten Ciamis bekerja sama dengan Kelompok Kerja Raudhatul Athfal (KKRA) melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Integritas Simpatika-Emis.

Acara yang mengusung tema “Semua Bisa Akses, Semua Bisa Sukses, Operator Smart, Bahagia Penuh Cinta” dan dilaksanakan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai tanggal 18 hingga 21 November 2024, dengan pembagian peserta berdasarkan wilayah.

Hari kedua Bimtek, Selasa (19/11/2024), diikuti oleh peserta dari wilayah dua, yaitu Kawali dan Cipaku. Wilayah lain seperti Tambaksari dijadwalkan mengikuti kegiatan ini pada hari berikutnya.

Lalis, Ketua KKRA, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas para operator madrasah. “Kami ingin operator mampu mengelola data secara mandiri tanpa bergantung pada operator kecamatan,” ujarnya.

Total peserta Bimtek mencapai 640 orang, dengan pembagian 167 peserta di hari pertama, 165 peserta di hari kedua, 163 peserta di hari ketiga, dan 159 peserta pada hari terakhir. Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah nyata dalam mengoptimalkan peran operator dalam pengelolaan data pendidikan berbasis digital.

Dalam pembukaannya, Lalis menegaskan bahwa teknologi terus berkembang sehingga para operator harus memperbarui keterampilannya secara berkala. “Operator harus berdaya dan tidak gagap teknologi,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi upaya untuk mengurangi ketergantungan operator madrasah terhadap pihak lain.

Sebagai bagian dari rangkaian acara, Lalis memperkenalkan Mars KKRA, lagu ciptaannya yang bertujuan untuk memotivasi seluruh peserta. Lagu tersebut, menurut Lalis, terinspirasi dari semangat kebersamaan dan tanggung jawab yang harus dimiliki para operator.

“Mars ini saya ciptakan hanya dalam waktu dua minggu, tetapi penuh dengan semangat kebanggaan,” katanya.

Selain itu, acara ini diselenggarakan dengan bimbingan Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam Kabupaten Ciamis untuk memastikan pelaksanaan sesuai aturan.

“Kami selalu berkoordinasi, baik dalam penyusunan surat, banner, hingga pelaksanaan teknis kegiatan,” tambah Lalis.

Jajang Jamaludin, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan bagian dari persiapan integrasi data antara aplikasi Emis dan Simpatika.

“Integrasi ini akan mulai diterapkan pada Tahun Anggaran 2025 untuk mempermudah pengelolaan data guru, siswa, dan lembaga dalam satu sistem,” ungkapnya.

Menurut Jajang, Emis selama ini digunakan untuk pengelolaan data siswa dan lembaga, sedangkan Simpatika fokus pada data guru. Dengan adanya integrasi ini, diperlukan operator yang lebih kompeten.

“Kami membutuhkan SDM yang mampu memahami teknologi dan memanfaatkan sistem digital untuk mendukung tertib administrasi,” jelasnya.

Kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memberikan panduan teknis kepada para operator agar lebih memahami sistem baru yang akan diterapkan.

“Operator harus mampu mengelola data dengan baik dan profesional. Hal ini penting dalam mendukung transformasi digital di lingkungan madrasah,” kata Jajang.

Dengan jumlah 385 RA yang terdaftar di Kabupaten Ciamis, keberhasilan integrasi Emis dan Simpatika menjadi kunci dalam pengelolaan data yang lebih efektif. KKRA sebagai penyelenggara menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari pihak Kementerian Agama Kabupaten Ciamis.

Jajang berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan keterampilan operator, tetapi juga memberikan dampak positif bagi administrasi pendidikan di tingkat madrasah. “Transformasi digital adalah bagian dari prioritas nasional, dan ini harus didukung oleh SDM yang berkualitas,” tutupnya.

Melalui Bimtek ini, diharapkan operator RA di Kabupaten Ciamis menjadi lebih mandiri dan profesional dalam menjalankan tugas. Lalis menambahkan bahwa kemandirian operator akan mendukung visi Kementerian Agama untuk menciptakan sistem pendidikan yang lebih modern dan akuntabel.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, Bimtek ini menjadi momentum untuk mempersiapkan langkah besar menuju digitalisasi pendidikan. Peserta tidak hanya memperoleh ilmu teknis, tetapi juga semangat kebersamaan yang ditanamkan selama kegiatan berlangsung.

BACA JUGA: Siswa SMPN 5 Tarkid Perluas Wawasan Lewat Kunjungan DPRD

“Semua bisa akses, semua bisa sukses,” ujar Lalis penuh optimisme.

Kegiatan yang berlangsung selama empat hari ini diharapkan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi pengelolaan administrasi di tingkat madrasah. Melalui sinergi antara teknologi dan sumber daya manusia, Kabupaten Ciamis siap menghadapi tantangan transformasi digital pendidikan. (Rini/lintaspriangan.com)