lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026 Tsamara Amany membantah kabar yang menyebut Persib Bandung dan Persebaya Surabaya otomatis lolos ke final setelah menjadi juara grup. Ia menegaskan format turnamen tetap menggelar babak Semifinal Piala Presiden 2026 sebelum partai puncak.
Klarifikasi tersebut disampaikan setelah beredar informasi di media sosial yang menyebut Piala Presiden 2026 tidak lagi memainkan semifinal. Kabar itu sempat memicu kebingungan di kalangan suporter karena Persib dan Persebaya telah memastikan diri sebagai pemuncak klasemen masing-masing grup.
Tsamara Pastikan Kabar Langsung ke Final Tidak Benar
Tsamara menegaskan informasi yang beredar tidak sesuai dengan keputusan panitia penyelenggara.
Menurutnya, Piala Presiden 2026 tetap akan memainkan babak semifinal untuk menentukan dua tim yang berhak tampil di partai final.
Dengan demikian, Persib Bandung maupun Persebaya Surabaya tetap harus melewati satu pertandingan lagi sebelum memiliki peluang mengangkat trofi pramusim tersebut.
Lokasi Semifinal Diputuskan di Bali
Panitia kemudian memastikan seluruh pertandingan semifinal Piala Presiden 2026 akan digelar di Bali.
Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai aspek teknis dan operasional turnamen. Sebelumnya, panitia sempat menunggu hasil akhir fase grup sebelum menetapkan lokasi pertandingan.
Dengan penetapan tersebut, empat tim terbaik akan bertarung di Pulau Dewata untuk memperebutkan tiket menuju laga final.
Persib Jumpa Persija, Persebaya Hadapi Arema FC
Berdasarkan hasil akhir fase grup, Persib Bandung yang keluar sebagai juara Grup A akan menghadapi runner-up Grup B, Persija Jakarta.
Sementara itu, Persebaya Surabaya sebagai juara Grup B dijadwalkan bertemu Arema FC yang finis sebagai runner-up Grup A.
Dua laga tersebut diprediksi berlangsung sengit mengingat seluruh peserta merupakan tim-tim papan atas yang memiliki rivalitas panjang di sepak bola Indonesia.
Suporter Diminta Tak Mudah Percaya Informasi yang Belum Resmi
Beredarnya kabar mengenai penghapusan babak semifinal menjadi pengingat pentingnya memverifikasi informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya.
Panitia mengimbau suporter untuk mengikuti perkembangan turnamen melalui kanal resmi Piala Presiden agar tidak terpengaruh informasi yang belum terkonfirmasi.
Dengan kepastian tersebut, persaingan menuju gelar juara Piala Presiden 2026 dipastikan masih menyisakan babak semifinal yang akan mempertemukan empat tim terbaik sebelum laga final digelar. (HS)





