Kultum Aparatur 17: “Menjaga Etika di Tengah Tekanan”

lintaspriangan.com, KULTUR. Suatu hari Rasulullah ﷺ mengutus seorang petugas untuk mengumpulkan zakat dari masyarakat. Setelah kembali, petugas itu menyerahkan sebagian harta kepada Rasulullah ﷺ sambil berkata, “Ini untuk negara, dan ini dihadiahkan kepadaku.”

Ucapan itu terdengar sederhana. Namun Rasulullah ﷺ langsung menegurnya.

Beliau berdiri di hadapan para sahabat dan bersabda dengan tegas: mengapa seseorang yang diberi amanah oleh negara menerima hadiah karena jabatannya? Jika ia tidak memegang jabatan itu, apakah hadiah tersebut tetap akan diberikan kepadanya?

Pesan Nabi ﷺ sangat jelas: jabatan tidak boleh menjadi jalan keuntungan pribadi.

Etika harus tetap dijaga, bahkan ketika godaan atau tekanan muncul.

kultum aparatur ramadhan lintas priangan

Larangan Mengkhianati Amanah

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ اسْتَعْمَلْنَاهُ عَلَى عَمَلٍ فَكَتَمَنَا مِخْيَطًا فَمَا فَوْقَهُ كَانَ غُلُولًا يَأْتِي بِهِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Man ista‘malnāhu ‘alā ‘amalin fakatanā mikhyathan famā fawqahū kāna ghulūlan ya’tī bihī yaumal-qiyāmah
“Siapa yang kami tugaskan pada suatu pekerjaan lalu ia menyembunyikan sesuatu, sekecil jarum sekalipun, maka itu adalah ghulul (pengkhianatan) yang akan ia bawa pada hari kiamat.”
(HR. Muslim)

Dalam penjelasan para ulama, ghulul berarti menyalahgunakan amanah atau mengambil sesuatu dari jabatan yang tidak menjadi haknya.

Hadis ini menjadi dasar kuat bahwa etika aparatur harus dijaga dengan ketat. Amanah publik tidak boleh tercampur dengan kepentingan pribadi.

Ramadhan menguatkan kesadaran moral ini. Puasa melatih kita menahan diri dari yang dilarang, bahkan ketika tidak ada yang melihat.


Netralitas dan Etika Aparatur

Dalam kehidupan bernegara, aparatur negara sering berada dalam berbagai tekanan: tekanan politik, tekanan kepentingan, bahkan tekanan relasi pribadi.

Namun profesionalisme menuntut aparatur tetap netral.

Netralitas bukan berarti tidak peduli, tetapi menjaga agar keputusan tetap objektif, adil, dan berdasarkan aturan. Aparatur yang beretika tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan kelompok tertentu.

Ia menjaga integritas meskipun berada dalam situasi sulit.

Etika aparatur adalah benteng kepercayaan publik.


Profesionalisme untuk Stabilitas Bangsa

Nilai kebangsaan dari netralitas adalah profesionalisme aparatur negara.

Negara yang stabil membutuhkan birokrasi yang objektif dan dapat dipercaya. Ketika aparatur menjalankan tugas secara netral dan profesional, masyarakat merasa bahwa negara bekerja untuk semua pihak.

Sebaliknya, ketika aparatur terjebak dalam konflik kepentingan, kepercayaan publik melemah dan stabilitas sosial terganggu.

Karena itu, menjaga etika bukan hanya tanggung jawab pribadi, tetapi juga kontribusi besar bagi ketahanan bangsa.


Refleksi 17 Ramadhan

Ramadhan hari ketujuh belas mengajak kita merenung:

Apakah kita mampu menjaga integritas di tengah tekanan?
Apakah keputusan yang kita ambil benar-benar objektif?
Apakah jabatan yang kita pegang masih berada dalam batas etika?

Karena pada akhirnya, ujian terbesar dari sebuah amanah bukan ketika semuanya mudah, tetapi ketika godaan datang.

Ramadhan mengajarkan: menjaga etika di tengah tekanan adalah tanda integritas. Dari aparatur yang profesional dan netral, lahir negara yang adil dan stabil.


Rubrik Kultum Aparatur Ramadhan atau Kultur merupakan rubrik asuhan Abu Qinan.


kultum aparatur ramadhan lintas priangan

PRIANGAN TIMUR

Pengukuran Lahan PDAM di Mandalare Banjar Diprotes, SPP Soroti Prosedur dan Status Lahan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Rencana pembangunan fasilitas penampungan air milik...

Peringkat Sentimen Negatif Enam Pemda di Priangan Timur, Siapa Teratas?

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN. Enam pemerintah daerah, 166 konten bernada...

Dua Film Indonesia Baru Tayang di Bioskop Tasikmalaya Hari Ini

lintaspriangan.com, HIBURAN. Dua film Indonesia terbaru resmi meramaikan bioskop...

Sidang Praperadilan ARM Ditunda, Polres Banjar Tak Hadir di Persidangan Perdana

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Sidang perdana permohonan praperadilan yang diajukan...

Rapor Merah Kota Tasikmalaya, Sentimen Negatif Tertinggi di Priangan Timur

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kota Tasikmalaya menjadi daerah dengan sentimen negatif...

JAWA BARAT

127.206 Mahasiswa PTS Nonaktif, Alarm Serius Jabar-Banten

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Sebanyak 127.206 mahasiswa PTS nonaktif masih...

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar Hari Ini, Mana Saja?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hujan lebat dan angin kencang di Jabar...

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Olahraga

Popular Categories