Geng Motor Kembali Makan Korban, Mahasiswa Tasikmalaya Sodorkan 10 Tuntutan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kota Tasikmalaya kembali diguncang persoalan kekerasan jalanan yang dikaitkan dengan geng motor. Setelah aksi kekerasan terbaru merenggut nyawa seorang warga, mahasiswa dan pelajar turun ke jalan membawa 10 tuntutan kepada Wali Kota Tasikmalaya, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya dan Kapolres Tasikmalaya Kota.

Aksi tersebut digelar Aliansi Cipayung Plus bersama Poros Pelajar se-Kota Tasikmalaya pada Selasa, 8 September 2026. Massa mendatangi dua lokasi, yakni Mapolres Tasikmalaya Kota dan Gedung DPRD Kota Tasikmalaya.

Aksi yang awalnya berlangsung dengan penyampaian aspirasi kemudian memanas ketika massa meminta Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto hadir langsung untuk berdialog.

- Advertisement -

Massa menilai persoalan keamanan di Kota Tasikmalaya tidak cukup ditangani setelah terjadi tindak kekerasan. Mereka mendesak pemerintah dan kepolisian memperkuat langkah pencegahan sebelum kembali jatuh korban.

Keresahan Geng Motor Kembali Muncul Setelah Ada Korban Jiwa

Koordinator lapangan aksi, Teni Ramdani, menyoroti pola penanganan keamanan yang dinilai masih reaktif.

Ia mempertanyakan langkah preventif kepolisian sebelum terjadinya kasus kekerasan pada 2 September 2026 yang kemudian menyebabkan seorang warga meninggal dunia.

Menurut Teni, patroli yang dilakukan setelah adanya korban tidak cukup untuk menjawab keresahan masyarakat.

Massa kemudian mendesak adanya evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan di Kota Tasikmalaya, terutama di lokasi dan jam yang dinilai rawan.

Persoalan tersebut, menurut mereka, tidak bisa hanya dibebankan kepada masyarakat. Pemerintah daerah, kepolisian dan DPRD kota Tasikmalaya dinilai perlu memiliki langkah bersama untuk memastikan warga dapat beraktivitas dengan aman.

Aksi kemudian berlanjut ke Gedung DPRD Kota Tasikmalaya. Hingga malam hari, massa masih bertahan dan meminta tiga pemangku kebijakan memberikan komitmen terhadap tuntutan yang mereka bawa.

Ini 10 Tuntutan Mahasiswa dan Pelajar Tasikmalaya

Ada 10 tuntutan utama yang disampaikan Aliansi Cipayung Plus dan Poros Pelajar.

Pertama, memperkuat sinergi tiga pilar antara Pemerintah Kota Tasikmalaya, DPRD Kota Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota.

Kedua, mengubah pola penanganan keamanan dari reaktif menjadi proaktif dengan mengutamakan pencegahan.

Ketiga, mendirikan serta mengaktifkan posko keamanan di titik-titik yang dianggap rawan kriminalitas.

Keempat, mengoptimalkan penerangan jalan umum atau PJU, khususnya dengan memperbaiki lampu yang padam di kawasan rawan.

Kelima, memperbaiki jalan rusak yang dinilai dapat membahayakan pengguna jalan.

Keenam, memberikan jaminan keamanan bagi pedagang dan pelaku ekonomi yang beraktivitas pada malam hari.

Ketujuh, menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan atau siskamling serta pos ronda dengan melibatkan masyarakat.

Kedelapan, memperkuat edukasi kepada generasi muda untuk mencegah perekrutan geng motor di lingkungan sekolah dan komunitas pemuda.

Kesembilan, meningkatkan patroli gabungan secara berkala, terutama pada jam dan jalur yang dinilai rawan.

Kesepuluh, membangun komitmen keamanan yang berkelanjutan melalui evaluasi rutin terhadap kebijakan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Tiga Pimpinan Diminta Teken Komitmen

Massa tidak ingin 10 tuntutan tersebut berhenti sebagai bahan pembicaraan dalam aksi demonstrasi.

Ketua PC PMII Kota Tasikmalaya Ilham meminta tuntutan tersebut dituangkan dalam komitmen bersama yang ditandatangani Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim dan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto.

Menurut Ilham, langkah konkret harus mulai terlihat dalam waktu satu minggu setelah tuntutan disampaikan.

Ia menegaskan, persoalan keamanan tidak boleh kembali menjadi perhatian setelah ada korban berikutnya.

Di sisi lain, sejumlah pejabat akhirnya menemui massa, di antaranya Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya Aslim dan Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Andik Eko Siswanto.

Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan juga menemui massa pada malam hari. Setelah rangkaian pertemuan tersebut, massa akhirnya membubarkan diri sekitar pukul 21.55 WIB.

Namun, tuntutan yang disampaikan mahasiswa dan pelajar kini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah, dprd dan kepolisian. Terutama untuk membuktikan apakah langkah preventif yang mereka minta benar-benar diwujudkan atau kembali menunggu sampai terjadi korban berikutnya. (HS)

WAStore
Produk

WAStore

WASTore – Bikin Toko Online Profesional, Terima Pesanan Langsung via WhatsApp! Punya produk tapi belum punya toko online…

Rp240.000Beli Sekarang
Abiba SEO
Produk

Abiba SEO

Abiba SEO – Optimalkan Website WordPress agar Lebih Siap Bersaing di Google! Ingin website dan artikel lebih mudah…

Rp199.000Beli Sekarang
Abiba Booster
Produk

Abiba Booster

Abiba Booster – Bikin Website WordPress Lebih Ringan, Cepat, dan Hemat Penyimpanan! Hosting cepat penuh? Website terasa berat?…

Rp119.000Beli Sekarang

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kecelakaan di Kalipucang, Truk Mundur Tabrak Dua Mobil

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Kecelakaan di Kalipucang melibatkan sebuah truk...

Hari Jadi Pangandaran ke-14, Jejak Pemekaran dari Ciamis

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Hari Jadi Pangandaran ke-14 jatuh pada...

Tahfidz Supercamp Tasikmalaya Dijadwalkan 24–25 Oktober di Parung

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tahfidz Supercamp Tasikmalaya yang digagas Forum...

Promo Tirta Sukapura hingga 25 Oktober, Sambungan Baru Rp639 Ribu

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Promo Tirta Sukapura untuk sambungan baru...

Pangan Murah Tawang Dijadwalkan 25 Oktober di Depan Disnaker

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Gerakan Pangan Murah Tawang dijadwalkan berlangsung...

JAWA BARAT

Pertamina SMEXPO Cirebon 2026 Masuki Hari Terakhir, 32 UMKM Bidik Pasar Baru

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Pertamina SMEXPO Cirebon 2026 memasuki hari...

Saat Ciremai Terbakar, Siaga Darurat Karhutla Majalengka Berlaku hingga 31 Oktober

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Status siaga darurat karhutla Majalengka ditetapkan...

Tiga Kebakaran Lahan di Sumedang Ditangani Sehari, Salah Satunya di Tol Cisumdawu

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Kebakaran lahan di Sumedang dilaporkan terjadi...

Keamanan Digital UMKM Jadi Fokus ITB Cyber Clinic, Pendampingan Gratis untuk Cegah Penipuan Online

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Keamanan digital UMKM menjadi perhatian Institut...

Road to Give Bandung 2026, Lari Amal untuk Mendukung Penyintas Kanker

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Road to Give Bandung 2026 mengajak...

Karhutla Gunung Ciremai, 5 Personel BAZNAS Bandung Ditugaskan Lima Hari

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Lima personel BAZNAS Tanggap Bencana (BTB)...

Bandung Heritage Run 5K Dijadwalkan Pagi Ini di Laswi Heritage

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Heritage Run dijadwalkan berlangsung di...

Sedekah Bumi Sirandu Dijadwalkan 25 Oktober, Gratis untuk Umum

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Sedekah Bumi Sirandu dijadwalkan berlangsung di RW...

Olahraga

Kategori Populer