Anggaran Morat-Marit, Apa Kabar 12 Tunjangan DPRD Kota Tasikmalaya?

lintaspriangan.com, TAJUK LINTAS. Siapa pun yang mengikuti denyut APBD Kota Tasikmalaya dalam setahun terakhir akan sampai pada satu kesimpulan sederhana: uangnya sedang tidak baik-baik saja. Pemotongan transfer dari pusat, darurat bencana yang nyaris tanpa bantalan anggaran, hingga tunda bayar proyek yang bikin kontraktor manyun sambil menghitung bunga bank—semuanya menumpuk jadi satu cerita besar tentang fiskal daerah yang morat-marit.

Anggaran, yang seharusnya menjadi instrumen keadilan sosial, kini lebih sering terdengar sebagai sumber kecemasan. Pemerintah daerah dipaksa berhitung ekstra ketat. Program ditunda, belanja dipilah, dan prioritas dipersempit. Di ruang publik, kata “rasionalisasi” mendadak jadi mantra—meski bagi sebagian warga, rasionalisasi sering kali berarti satu hal: layanan makin tipis, beban makin terasa.

Namun di tengah suasana serba darurat itu, ada satu pertanyaan yang wajar—bahkan perlu—untuk diajukan dengan tenang: bagaimana dengan tunjangan DPRD Kota Tasikmalaya?

Pertanyaan ini bukan berniat sinis, apalagi populis murahan. Ini soal keseimbangan rasa keadilan anggaran. Ketika pemerintah daerah meminta publik memahami kondisi keuangan yang berat, wajar bila publik juga ingin tahu apakah seluruh pos belanja ikut menyesuaikan, atau hanya sebagian saja yang diminta berhemat.

Sebagai titik pijak, mari kita mundur sejenak ke tahun 2024. Bukan untuk menghakimi, tapi untuk memahami struktur. Penghasilan pimpinan dan anggota DPRD Kota Tasikmalaya pada tahun itu disusun dari 12 jenis tunjangan dan komponen penghasilan. Mulai dari uang representasi, tunjangan keluarga, beras, uang paket, hingga tunjangan komunikasi intensif, reses, kesejahteraan, transportasi, dan uang jasa pengabdian.

Total anggaran untuk seluruh komponen itu mencapai sekitar Rp30,18 miliar, dengan realisasi kurang lebih Rp29,13 miliar. Angka ini bukan kabar baru, bukan pula data rahasia. Semua tercatat rapi, diaudit, dan sah secara administrasi. Tapi dalam konteks hari ini—ketika APBD tertekan dari segala arah—angka itu otomatis mendapat makna baru.

Perlu ditegaskan: tidak ada yang keliru secara hukum dari keberadaan tunjangan tersebut. DPRD memang memiliki hak keuangan yang diatur undang-undang. Namun editorial tidak bicara soal legalitas semata. Editorial berbicara tentang kepantasan, sensitivitas, dan empati fiskal.

Saat dana bencana nyaris habis dan pemerintah daerah harus memutar otak mencari celah anggaran, publik tentu bertanya: apakah semua pos belanja merasakan tekanan yang sama? Apakah keprihatinan anggaran hanya berlaku untuk proyek, pelayanan publik, dan belanja sosial, sementara pos lain berjalan seperti biasa?

Di sinilah pentingnya transparansi yang bukan sekadar membuka angka, tapi juga membuka sikap. Publik tidak selalu menuntut pemotongan drastis. Kadang yang diharapkan hanya satu: sinyal keberpihakan moral. Bahwa para pengambil keputusan anggaran juga berdiri di sisi yang sama dengan warga yang diminta bersabar.

Redaksi memahami bahwa data yang dipaparkan di atas adalah data 2024. Tahun anggaran yang relatif “normal” dibandingkan situasi sekarang. Karena itu, redaksi tengah menelusuri besaran tunjangan DPRD Kota Tasikmalaya untuk tahun 2025. Jika pun ada perubahan, prediksinya tidak akan signifikan—struktur dan nomenklaturnya relatif sama.

Namun justru di sanalah letak soal besarnya. Tahun 2026 bukan tahun biasa. Ia lahir dari pemangkasan, darurat, dan penundaan. Ia menuntut lebih dari sekadar kepatuhan pada regulasi. Ia menuntut kepekaan.

Apakah anggaran tunjangan wakil rakyat akan ikut menyesuaikan dengan realitas morat-marit ini? Atau tetap berjalan lurus, seolah badai fiskal hanya terjadi di luar ruang rapat?

Jawaban atas pertanyaan itu penting, bukan hanya untuk DPRD, tapi untuk kepercayaan publik secara keseluruhan. Karena pada akhirnya, anggaran bukan cuma soal angka. Ia adalah cermin keberpihakan.

Dan cermin, seperti kita tahu, tidak pernah berbohong—ia hanya memantulkan apa adanya.

Redaksi Lintas Priangan

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

560 Liter Pertalite dan 6 Barcode Nelayan: Ada Apa di Balik Kasus SL?

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA — Kasus dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi...

BPBD Catat Kebakaran Lahan Cibenda Sekitar 1 Hektare di Dua Dusun

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran mencatat...

Agenda Budaya Ciamis: Merlawu Gandoang 28 Agustus, Nyangku Panjalu 7 September

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Agenda budaya Ciamis memasuki rangkaian berikutnya setelah...

GUNTARA dan GEMAS Digelar di Garut Hari Ini, Peserta dari 27 Daerah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Puncak GUNTARA dan GEMAS tingkat Jawa Barat...

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Kapolres Tasikmalaya Tekankan Akhlak Rasulullah dalam Pelayanan Publik

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW...

JAWA BARAT

Harpernas 2026, Rumah Layak Huni Indramayu Tertinggi di Jabar; 2.200 Rutilahu Ditargetkan Dibedah

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. Peringatan Hari Perumahan Nasional (Harpernas), Selasa, 25 Agustus...

Perubahan RKPD Purwakarta 2026 Berlaku, Jadi Acuan Penyusunan APBD Perubahan

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA.  Perubahan RKPD Purwakarta 2026 tercatat sebagai salah...

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Pameran Alutsista Bekasi Berlanjut 23 Agustus, Panser Anoa Bisa Dilihat Warga

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Pameran alutsista Bekasi masih dijadwalkan berlangsung di...

Bandung Art Month 9 Mulai 23 Agustus, Berlangsung Sebulan di Berbagai Ruang Seni

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Art Month 9 memasuki periode penyelenggaraan mulai...

Gempa M5,8 Guncang Sumur Banten, Disusul M3,8: Warga agar Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8...

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Olahraga

Popular Categories