Data Kemiskinan Kota Tasikmalaya Tahun 2025

lintaspriangan.com,ย REFERENSI PRIANGAN.ย Data kemiskinan Kota Tasikmalaya tahun 2025 menunjukkan bahwa persoalan kesejahteraan masih menjadi salah satu isu penting yang perlu terus dibaca secara serius. Berdasarkan publikasi Kota Tasikmalaya Dalam Angka 2026, jumlah penduduk miskin di Kota Tasikmalaya pada 2025 tercatat sebanyak 75,22 ribu orang.

Angka tersebut turun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 76,71 ribu orang. Secara persentase, penduduk miskin Kota Tasikmalaya juga menurun dari 11,10 persen pada 2024 menjadi 10,84 persen pada 2025. Turun memang, tetapi belum bisa membuat kota ini duduk santai sambil minum kopi. Sebab, lebih dari 75 ribu warga masih berada dalam kelompok miskin menurut ukuran resmi BPS.

Penduduk Miskin Kota Tasikmalaya Turun

Dalam rentang beberapa tahun terakhir, tren kemiskinan Kota Tasikmalaya menunjukkan pergerakan menurun setelah sempat naik pada masa pandemi. Pada 2021, jumlah penduduk miskin tercatat 89,46 ribu orang dengan persentase 13,13 persen. Setahun kemudian, pada 2022, jumlahnya turun menjadi 87,13 ribu orang dengan persentase 12,72 persen.

Penurunan berlanjut pada 2023, ketika jumlah penduduk miskin tercatat 79,37 ribu orang atau 11,53 persen. Pada 2024, angkanya kembali turun menjadi 76,71 ribu orang atau 11,10 persen. Kemudian pada 2025, jumlah penduduk miskin Kota Tasikmalaya menjadi 75,22 ribu orang atau 10,84 persen.

Berikut ringkasan data kemiskinan Kota Tasikmalaya dalam lima tahun terakhir:

TahunGaris KemiskinanJumlah Penduduk MiskinPersentase Penduduk Miskin
2021Rp480.34189,46 ribu13,13 persen
2022Rp498.71187,13 ribu12,72 persen
2023Rp537.49779,37 ribu11,53 persen
2024Rp565.37776,71 ribu11,10 persen
2025Rp591.60075,22 ribu10,84 persen

Dari data tersebut, terlihat bahwa jumlah warga miskin Kota Tasikmalaya turun sekitar 14,24 ribu orang dalam kurun 2021 sampai 2025. Persentasenya juga turun dari 13,13 persen menjadi 10,84 persen.

Namun, penurunan angka kemiskinan tidak otomatis berarti persoalan selesai. Dalam membaca data kemiskinan, publik tidak hanya perlu melihat berapa banyak warga yang keluar dari kategori miskin, tetapi juga seberapa jauh kondisi ekonomi warga miskin dari garis kemiskinan.

Garis Kemiskinan Kota Tasikmalaya Naik

Pada 2025, garis kemiskinan Kota Tasikmalaya tercatat sebesar Rp591.600 per kapita per bulan. Artinya, seseorang dikategorikan miskin apabila rata-rata pengeluaran per kapita per bulan berada di bawah batas tersebut.

Garis kemiskinan ini terus naik dari tahun ke tahun. Pada 2021, garis kemiskinan Kota Tasikmalaya berada di angka Rp480.341 per kapita per bulan. Pada 2022 naik menjadi Rp498.711. Kemudian menjadi Rp537.497 pada 2023, Rp565.377 pada 2024, dan Rp591.600 pada 2025.

Kenaikan garis kemiskinan ini penting dipahami. Angka tersebut bukan gaji minimum, bukan pula standar hidup ideal. Garis kemiskinan adalah batas minimum pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan. Dengan kata lain, garis kemiskinan lebih dekat pada ukuran batas paling dasar untuk bertahan hidup secara layak menurut metode statistik.

Karena itu, ketika garis kemiskinan naik, beban rumah tangga rentan juga ikut terasa. Terutama bagi keluarga dengan pendapatan tidak tetap, pekerja informal, buruh harian, pelaku usaha kecil, dan kelompok masyarakat yang pengeluarannya sangat sensitif terhadap harga pangan, biaya kontrakan, pendidikan, kesehatan, dan transportasi.

Publikasi BPS juga mencatat indeks kedalaman kemiskinan Kota Tasikmalaya pada 2025 sebesar 1,89. Angka ini naik dibandingkan 2024 yang sebesar 1,35. Sementara itu, indeks keparahan kemiskinan naik dari 0,26 pada 2024 menjadi 0,45 pada 2025.

Data ini memberi gambaran bahwa meskipun jumlah dan persentase penduduk miskin menurun, kondisi warga yang masih berada di bawah garis kemiskinan tetap perlu menjadi perhatian. Kemiskinan bukan hanya soal angka kepala, tetapi juga soal jarak ekonomi yang harus ditempuh agar warga benar-benar keluar dari garis kemiskinan.

Dengan jumlah penduduk miskin 75,22 ribu orang pada 2025, kemiskinan Kota Tasikmalaya masih menjadi isu strategis dalam pembangunan daerah. Data ini dapat menjadi rujukan untuk membaca efektivitas program perlindungan sosial, penciptaan lapangan kerja, penguatan ekonomi keluarga, dan kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Bagi masyarakat, data kemiskinan ini penting untuk memahami kondisi kota secara lebih utuh. Bagi pemerintah, angka ini menjadi alarm agar kebijakan tidak hanya mengejar penurunan persentase, tetapi juga memperkuat daya tahan ekonomi warga rentan. Sebab angka bisa turun di tabel, tetapi kehidupan warga tetap harus naik di dunia nyata.

Sumber: BPS Kota Tasikmalaya


Referensi Kota Tasikmalaya lainnya:

Jumlah Penduduk Kota Tasikmalaya 2025, Ini Data BPS 2026

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Hari Perdamaian Internasional, Gong Perdamaian Ciamis Jadi Pengingat dari Tatar Galuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS.ย Peringatan Hari Perdamaian Internasional pada Senin, 21...

Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, 3 Keluarga Terdampak dan Butuh Bantuan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah Rumah Ambruk di Cihaurbeuti, tepatnya...

Kebakaran Rumah di Panjalu, Pemilik Alami Luka Bakar 75 Persen

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kebakaran Rumah di Panjalu menghanguskan sebuah...

Haornas ke-43 di Ciamis, Warga Diajak Tidak ‘Mager’

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Olahraga tidak harus selalu identik dengan...

Logo Hari Jadi Tasikmalaya Dipilih dari 55 Karya, Abdul Hasim Jadi Pemenang

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA.ย Logo Hari Jadi Tasikmalaya ke-25 resmi menggunakan karya...

JAWA BARAT

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com,ย BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com,ย BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Danny Setiawan Berpulang, Dedi Mulyadi Kenang Jejaknya di Jabar

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Kabar duka datang dari Jawa...

Tambang Karawang Ditutup setelah Tiga Peringatan, Empat Syarat Harus Dipenuhi

lintaspriangan.com,ย BERITAย KARAWANG. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menutup operasional tambang Karawang...

Kebakaran Pabrik Losarang Padam Setelah Penanganan Berjam-jam, Penyebab Belum Dipastikan

lintaspriangan.com,ย BERITA INDRAMAYU.ย Kebakaran pabrik Losarang melanda Gedung 3 PT Food...

Olahraga

Popular Categories