Warga Purbaratu Kelola Air Bersih Secara Swadaya, 150 KK Tetap Nikmati Pasokan Saat Musim Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Saat sejumlah wilayah mulai menghadapi ancaman kekurangan air bersih akibat musim kemarau, warga Kampung Garempay, Kelurahan Singkup, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, justru tetap menikmati pasokan air yang mengalir ke rumah-rumah mereka. Rahasianya bukan proyek besar pemerintah, melainkan inisiatif warga Purbaratu kelola air bersih secara swadaya, penampungan air yang dibangun secara swadaya sejak 2011 dan hingga kini mampu melayani sekitar 150 kepala keluarga.

Sistem penyediaan air tersebut dikelola oleh Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Al Ikhwan. Selain memenuhi kebutuhan warga sekitar, keberadaan penampungan air itu juga dimanfaatkan masyarakat dari wilayah lain yang datang untuk mengambil air menggunakan jeriken maupun galon.

Bagaimana sistem pengelolaan air bersih tersebut bisa bertahan lebih dari satu dekade?

- Advertisement -

Penampungan Air Dibangun Swadaya Sejak 2011

Pengelola penampungan air, Edi Supriadi, menjelaskan bahwa sumber air berasal dari mata air di kawasan Margabakti, Kecamatan Cibeureum, Kota Tasikmalaya yang berjarak sekitar satu kilometer dari permukiman warga.

Air dialirkan menuju penampungan menggunakan 11 unit pompa sebelum ditampung di toren dan didistribusikan ke rumah-rumah pelanggan.

Menurut Edi, sistem tersebut dibangun secara gotong royong oleh masyarakat sejak tahun 2011 sebagai solusi atas kebutuhan air bersih yang kerap meningkat ketika musim kemarau.

Hingga kini, penampungan air tersebut menjadi sumber utama pasokan air bagi sekitar 150 kepala keluarga yang tersebar di empat RT di wilayah RW 09.

Warga Bayar Iuran untuk Operasional dan Perawatan

Dalam program Warga Purbaratu Kelola Air Bersih, sekitar 50 pelanggan menggunakan sambungan meteran air ke rumah masing-masing.

Mereka dikenakan tarif sekitar Rp10 ribu per meter kubik sebagai biaya operasional.

Dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp2,5 juta setiap bulan.

Menurut Edi, seluruh dana tersebut dikelola secara swadaya dan digunakan untuk membiayai operasional pompa, perawatan jaringan pipa, hingga kebutuhan pemeliharaan fasilitas penampungan air.

Tidak hanya itu, sebagian dana juga dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan masyarakat.

Warga dari Daerah Lain Ikut Mengambil Air

Keberadaan penampungan air ini tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh warga Kampung Garempay.

Saat musim kemarau mulai berlangsung, masyarakat dari sejumlah wilayah lain juga datang ke lokasi untuk mengambil air bersih menggunakan jeriken maupun galon.

Hal itu menunjukkan bahwa fasilitas yang dibangun secara swadaya tersebut telah menjadi salah satu sumber air bersih yang membantu masyarakat sekitar ketika kebutuhan air meningkat.

Di tengah tantangan musim kemarau, semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi contoh bahwa pengelolaan sumber daya secara mandiri mampu memberikan manfaat jangka panjang.

Keberhasilan Warga Purbaratu Kelola Air Bersih selama lebih dari satu dekade membuktikan bahwa kolaborasi masyarakat dapat menghadirkan solusi nyata dalam menjaga ketersediaan air bersih, sekaligus memperkuat ketahanan lingkungan di tingkat lokal. (HS)

PRIANGAN TIMUR

Aksi Solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya, Ketua MUI Ajak Kota Santri Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Ajakan aksi solidaritas Sukoharjo di Tasikmalaya...

Tiang WiFi Roboh Timpa Kabel Listrik di Ciamis, Tiga Pekerja Tersengat

LintasPriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemasangan tiang jaringan internet di...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis: Sama-Sama Rapuh

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Statistik PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis Berubah, Kick-off Jam Berapa?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Jadwal PSS Sleman vs PSGC Ciamis...

JAWA BARAT

Atlet Muaythai Kota Cirebon Dilaporkan Raih Emas Perdana Porprov Jabar 2026

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Muaythai Kota Cirebon dilaporkan menyumbangkan medali...

Nasib Pedagang Bundaran Cibiru Usai 48 Bangunan Ditertibkan, Boleh Jualan tetapi Tanpa Relokasi

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Penertiban 48 bangunan di kawasan Bundaran...

Banjir dan Longsor Jawa Barat: 197 Kejadian Tercatat hingga November 2026

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Ancaman banjir dan longsor Jawa Barat...

Hujan Es di Kuningan Terjang Luragung, Angin Kencang Rusak Sejumlah Bangunan

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Hujan es di Kuningan disertai angin...

Video Viral Puskesmas Bantarujeg, Bupati Majalengka Datangi Pasien dan Siapkan Evaluasi

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Video viral Puskesmas Bantarujeg, Kabupaten Majalengka,...

Berulangnya Insiden Gas Pindo Deli Karawang, Sejauh Mana Pengawasan Keselamatan Industri?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Insiden paparan bahan kimia di PT...

BMKG Perbarui Peringatan Cuaca Cianjur, Pasirkuda Masuk Wilayah Waspada Hujan

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Pemulihan Pascabencana Kuningan, Delapan Rumah Rusak Berat dan Dua Keluarga Mengungsi

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Pemulihan pascabencana Kuningan menjadi perhatian setelah...

Olahraga

Kategori Populer