lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kegiatan khitanan massal Tasikmalaya berlangsung di RSUD Dewi Sartika, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Jumat, 23 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tasikmalaya memberikan 25 paket bantuan khitan kepada anak-anak peserta.
Kegiatan yang melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Pemerintah Kota Tasikmalaya, BAZNAS, dan sejumlah pihak lainnya itu digelar untuk memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-118 sekaligus Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya. Berdasarkan publikasi resmi BAZNAS Kota Tasikmalaya, sebanyak 75 anak mengikuti kegiatan khitan gratis tersebut.
BAZNAS Salurkan 25 Paket Bantuan Khitan
BAZNAS Kota Tasikmalaya ikut mendukung pelaksanaan khitanan massal melalui penyaluran 25 paket bantuan. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu keluarga peserta memperoleh layanan khitan tanpa biaya.
Ketua BAZNAS Kota Tasikmalaya, Nasihin, hadir dalam kegiatan tersebut bersama Wakil Ketua II Ahmad Zaki Mubarak.
Nasihin menjelaskan bahwa bantuan yang diberikan BAZNAS bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah yang dipercayakan masyarakat kepada lembaganya.
Paket bantuan itu merupakan kontribusi BAZNAS dalam kegiatan bersama, bukan keseluruhan jumlah peserta khitanan massal.
Dalam publikasi resminya pada 23 Oktober 2026, BAZNAS mencatat 75 anak mengikuti kegiatan tersebut. Sementara itu, sejumlah laporan pemberitaan mencantumkan angka 80 peserta. Perbedaan data itu masih memerlukan konfirmasi kepada penyelenggara untuk memastikan jumlah akhir peserta.
Kegiatan khitanan massal Tasikmalaya dilaksanakan dengan melibatkan dokter serta tenaga kesehatan yang menangani peserta di lingkungan RSUD Dewi Sartika.
Pemerintah Kota Tasikmalaya menyebutkan bahwa proses khitan dilakukan oleh tim medis dengan memperhatikan standar kesehatan dan keselamatan.
Pemkot Tasikmalaya Dorong Kegiatan Khitan Gratis Berkelanjutan
Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, turut menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan perwakilan lembaga yang terlibat.
Pemerintah kota menyampaikan apresiasi terhadap dukungan organisasi profesi kedokteran dan lembaga sosial dalam penyelenggaraan layanan kesehatan bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu agenda sosial dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Tasikmalaya yang jatuh pada 17 Oktober 2026.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah daerah berharap keluarga yang membutuhkan layanan khitan bagi anak-anaknya dapat memperoleh bantuan sekaligus mengurangi pengeluaran untuk tindakan medis.
Pemerintah Kota Tasikmalaya juga menyampaikan harapan agar kegiatan kesehatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
Namun, informasi resmi yang tersedia belum memuat jadwal penyelenggaraan khitanan massal berikutnya maupun jumlah peserta yang telah ditetapkan untuk kegiatan mendatang.
Pelaksanaan khitanan massal Tasikmalaya di RSUD Dewi Sartika memperlihatkan keterlibatan sejumlah lembaga dalam menyediakan layanan kesehatan gratis. Adapun perluasan jumlah penerima pada kegiatan selanjutnya masih bergantung pada rencana dan keputusan penyelenggara. (NS/AS)
