Tragedi Gazebo Unsil Roboh, Gabrutas Pertanyaakn SLF

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Insiden tragis Gazebo Unsil roboh di lingkungan kampus Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya pada Selasa (16/11/2025) sore, naga-naganya bakal berbuntut panjang. Bukan sekadar karena melukai belasan mahasiswa, tetapi juga memicu pertanyaan serius mengenai standar keamanan dan kelaikan bangunan di fasilitas publik. Robohnya atap gazebo tersebut kini dikaitkan dengan aspek krusial perizinan bangunan, yakni Sertifikat Laik Fungsi (SLF).

Sorotan tajam ini dilontarkan oleh Asep Marinda, Ketua Gabungan Gabungan Barudak Tasikmalaya (Gabrutas). Menurutnya, insiden Gazebo Unsil roboh yang menimpa mahasiswa ini adalah alarm bahaya yang tidak boleh diabaikan dan harus diusut tuntas dari sisi sistem konstruksi.

“Kejadian ini sangat memprihatinkan. Sebuah fasilitas di lingkungan akademik seharusnya menjadi jaminan keselamatan bagi civitas akademika. Kami mempertanyakan, apakah gazebo itu sudah memiliki SLF? Jangan sampai bangunan fasilitas publik berdiri tanpa jaminan kelaikan,” ujar Asep Marinda saat dihubungi Lintas Priangan, Senin (17/11/2025).

Asep menduga kuat bangunan tersebut belum mengantongi SLF. Ia menegaskan bahwa robohnya gazebo Unsil ini harus menjadi momentum untuk mengevaluasi seluruh bangunan, tidak hanya di lingkungan kampus tetapi di seluruh Kota Tasikmalaya.


Apa Itu SLF?

Bagi sebagian masyarakat awam, istilah SLF mungkin masih terdengar asing. Lantas, apa sebenarnya SLF dan mengapa Asep Marinda begitu menyorotinya terkait kasus Gazebo Unsil roboh?

SLF adalah singkatan dari Sertifikat Laik Fungsi. Ini adalah sertifikat yang diterbitkan oleh pemerintah daerah (Pemda) terhadap bangunan gedung yang telah selesai dibangun dan telah memenuhi persyaratan kelaikan teknis.

Sederhananya, SLF adalah “surat jaminan” resmi dari pemerintah bahwa sebuah bangunan aman untuk digunakan atau dihuni.

Asep Marinda menjelaskan, status “laik fungsi” ini tidak didapat dengan mudah. Sebuah bangunan harus lulus serangkaian pemeriksaan ketat yang mencakup aspek:

  • Keselamatan: Meliputi kekuatan struktur bangunan, proteksi kebakaran, dan sistem penangkal petir.
  • Kesehatan: Menyangkut sirkulasi udara yang baik, pencahayaan yang cukup, dan ketersediaan sanitasi serta air bersih.
  • Kenyamanan: Terkait ruang gerak, kondisi udara, serta tingkat kebisingan dan getaran.
  • Kemudahan: Memastikan aksesibilitas yang mudah, terutama bagi penyandang disabilitas, serta ketersediaan fasilitas evakuasi yang memadai.

“SLF ini adalah bukti bahwa bangunan telah lulus uji teknis. Ini bukan sekadar formalitas administrasi, tapi menyangkut nyawa dan keselamatan publik,” tegas Asep.

Kewajiban memiliki SLF ini, lanjutnya, diatur sangat jelas dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung, serta diperkuat oleh Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2021 sebagai turunan UU Cipta Kerja.

“Aturannya jelas. Setiap jengkal bangunan, sebelum boleh dimanfaatkan atau digunakan, wajib memiliki SLF. Jika Gazebo Unsil roboh tiba-tiba roboh tanpa stimulan guncangan yang besar, padahal mungkin baru dibangun 2019, patut diduga kuat ada kelalaian dalam sistem konstruksinya, atau lebih buruk lagi, bangunan itu memang tidak pernah diuji kelaikannya lewat SLF,” papar Asep.


Gabrutas Khawatir Fenomena Puncak Gunung Es

Asep Marinda menyatakan, Gabrutas tidak akan berhenti pada kasus Gazebo Unsil roboh. Ia mengaku sangat khawatir insiden ini hanyalah puncak gunung es dari banyaknya bangunan di Kota Tasikmalaya, baik milik pemerintah maupun swasta, yang beroperasi tanpa mengantongi SLF.

Menurutnya, peristiwa Gazebo Unsil roboh ini harus dilihat sebagai kegagalan sistem pengawasan bangunan di Kota Tasikmalaya.

“Kami khawatir banyak ‘bom waktu’ lain di luar sana. Gedung perkantoran, rumah toko (ruko), sekolah, fasilitas kesehatan, atau fasilitas umum yang dipakai setiap hari tapi tidak pernah diuji kelaikannya secara berkala,” ungkapnya.

SLF sendiri memiliki masa berlaku. Sesuai PP 16/2021, SLF harus diperpanjang setiap 5 tahun untuk bangunan non-hunian dan 20 tahun untuk bangunan hunian. Ini berarti pengujian kelaikan harus dilakukan secara rutin.

Oleh karena itu, Asep bersama rekan-rekannya di Gabrutas berencana akan segera melayangkan surat audiensi ke pihak Unsil dan dinas terkait di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya.

“Kami akan pertanyakan secara resmi ke Unsil, Dinas PUTR atau DPMPTSP. Berapa persen bangunan di Kota Tasikmalaya yang sudah memiliki SLF? Bagaimana pengawasannya? Kejadian Gazebo Unsil roboh ini tidak boleh terulang lagi. Ini menyangkut keselamatan warga,” pungkasnya. (GPS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Gudang Miras di Ciamis Kembali Digerebek FPI, Puluhan Botol Dihancurkan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Peredaran minuman keras (miras) di Kabupaten...

Diduga Sisa Pembakaran Sampah, Gudang Barang Bekas di Banjarsari Ciamis Terbakar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sebuah gudang barang bekas di Dusun...

Porseni Madrasah Ciamis Berlanjut 23 Agustus, Kontingen Kembali Berlaga di Tasikmalaya

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS.ย Porseni Madrasah Ciamis dijadwalkan berlanjut pada Minggu, 23...

KKN Internasional Pangandaran Dijadwalkan Berpuncak 23 Agustus, 24 Desa Tampilkan Karya

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN. KKN Internasional Pangandaran dijadwalkan memasuki puncak kegiatan...

GEMAR Garut Dijadwalkan Digelar di CFD Jalan Ahmad Yani 23 Agustus

lintaspriangan.com,ย BERITA GARUT.ย GEMAR Garut dijadwalkan digelar di kawasan Car Free...

JAWA BARAT

Eagle Fight Championship Digelar di Cirebon 23 Agustus, 80 Petarung Dijadwalkan Berlaga

lintaspriangan.com,ย BERITA CIREBON. Eagle Fight Championship dijadwalkan digelar di Wahaha...

Sumedang Swimming Sprint Masuki Hari Terakhir 23 Agustus, 1.556 Atlet Berlaga

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG. Sumedang Swimming Sprint KA IV dijadwalkan memasuki...

Pameran Alutsista Bekasi Berlanjut 23 Agustus, Panser Anoa Bisa Dilihat Warga

lintaspriangan.com,ย BERITA BEKASI. Pameran alutsista Bekasi masih dijadwalkan berlangsung di...

Bandung Art Month 9 Mulai 23 Agustus, Berlangsung Sebulan di Berbagai Ruang Seni

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG.ย Bandung Art Month 9 memasuki periode penyelenggaraan mulai...

Gempa M5,8 Guncang Sumur Banten, Disusul M3,8: Warga agar Waspada

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,8...

Bandung Great Sale Mulai 21 Agustus, Lebih dari 700 Pelaku Usaha Terlibat

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Bandung Great Sale 2026 dijadwalkan mulai Jumat,...

Warga Perbatasan Kuningan-Cirebon Siaga Kebakaran Bentuk MPA

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Masyarakat di kawasan perbatasan Kabupaten Kuningan...

Pemuda Kabupaten Bogor Punya Usaha? Kesempatan Emas Program Inkubasi, Kuota Terbatas

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kabar baik bagi pemuda Kabupaten Bogor...

Olahraga

Popular Categories