lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis menghadirkan inovasi sederhana namun berdampak dengan menanam padi organik di ember bekas, sebagai upaya membangun ketahanan pangan sekaligus memperkuat budaya kerja ramah lingkungan.
Memanfaatkan lahan terbatas di lingkungan kantor, program ini menggunakan wadah dari barang bekas seperti galon plastik. Selain menghasilkan, langkah ini juga menjadi solusi kreatif dalam mengurangi limbah plastik.
Sekretaris Badan (Sekban) Bapenda Kabupaten Ciamis, Dr. Angga Yusman mengatakan, gerakan tersebut tidak sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi juga bagian dari edukasi internal bagi pegawai.
“Dari ember-ember kecil ini, kami ingin menumbuhkan semangat besar tentang kemandirian pangan dan kepedulian terhadap lingkungan. Sekaligus mengajak memanfaatkan limbah plastik agar lebih bernilai guna,” ungkapnya, Selasa (05/05/2026).
Program ini terintegrasi dengan kegiatan rutin “Selasa Beresih”, yang tidak hanya fokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga penguatan budaya gotong royong melalui perawatan tanaman.
Setiap pekan, pegawai terlibat langsung dalam menjaga kebersihan sekaligus merawat padi organik yang ditanam. Aktivitas ini menjadi simbol perubahan budaya kerja yang lebih produktif dan berkelanjutan.
Baca Juga : Pramuka Ciamis Bantu Amankan Pelepasan Jemaah Haji
Menurut Angga, kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan membentuk pola pikir baru dalam kehidupan sehari-hari.
“Kalau di lingkungan kerja sudah terbiasa peduli, maka kebiasaan itu akan terbawa ke rumah dan masyarakat,” katanya.
Bapenda Ciamis optimistis, gerakan ini dapat menjadi contoh, keterbatasan lahan bukan penghalang untuk berinovasi, sekaligus mendorong kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan dan pelestarian lingkungan. (NID)
