Dewan Kesenian: Dirigen Orkestrasi Ayang-Ayang Gung

lintaspriangan.com, OPINI. Tasikmalaya sedang berada pada sebuah titik penting: memilih Ketua Dewan Kesenian Kota Tasikmalaya periode yang akan datang. Di kalender pemerintahan, ini mungkin hanya tampak sebagai agenda rutin sekian tahunan. Tetapi bagi siapa pun yang memahami betapa seni memegang peran vital bagi peradaban, pemilihan ini jauh dari sekadar urusan administratif. Ada arah yang sedang dipertaruhkan, bukan hanya bagi Tasikmalaya, tetapi bagi denyut kebudayaan bangsa.

Delapan calon sudah berdiri di garis start, membawa visi, gagasan, dan strategi masing-masing. Namun pembicaraan di luar kerap hanya berkisar pada soal siapa yang paling dikenal, siapa yang paling sering tampil, atau siapa yang paling dekat dengan kekuasaan. Seolah jabatan ketua Dewan Kesenian adalah panggung kehormatan, yang hanya akan disibukkan dengan gunting pita, sambutan di atas podium, atau foto bersama wali kota.

Padahal jika menengok sejarah seni Indonesia, kita akan menemukan akar yang sama sekali tidak glamor. Seni di negeri ini tumbuh dalam badai perjuangan, bukan dari panggung berkarpet merah. Lukisan-lukisan perlawanan dibuat bukan di studio yang nyaman, melainkan di tengah ketegangan penjajahan, di dinding-dinding yang berteriak: “Merdeka atau Mati!”.

Seni di negeri ini menjadi ruh dalam lukisan di atas punggung kuda โ€œPangeran Diponegoroโ€ karya Raden Saleh. Lukisan ini lebih dari sekadar karya seni, ia adalah seruan perlawanan moral. Atau karya fenomenal Henk Ngantung, โ€œMemanahโ€, yang konon menjadi salah satu lukisan yang menginspirasi Sang Proklamator Soekarno dalam menegaskan karakter bangsa: bersikap tegap, fokus, dan siap melesat.

Seni di negeri ini, merasuk ke dalam relung-relung puisi berjudul โ€œKarawang-Bekasiโ€ karya Chairil Anwar. Bukan sekadar deretan kata, tapi ratapan sekaligus seruan untuk tidak melupakan harga sebuah kemerdekaan. Atau puisi โ€œPahlawan Tak Dikenalโ€ yang menggambarkan bagaimana bangsa ini berdiri di atas pengorbanan manusia-manusia tanpa nama. Semua itu lahir bukan untuk memoles panggung seremoni, tetapi untuk menguatkan jiwa bangsa.

Inilah mengapa Dewan Kesenian tidak bisa diperlakukan semata sebagai lembaga lokal yang sibuk mengurus proposal kegiatan. Ia adalah simpul dari tali panjang perjuangan kebudayaan nasional. Jika seni di suatu kota padam, maka satu genting dari atap kebangsaan ikut runtuh. Apalagi hari ini, ketika musuh bangsa tidak lagi berseragam kolonial. Mereka datang dalam rupa yang lebih rapi: globalisasi yang mengikis identitas, westernisasi yang menyeragamkan selera, kapitalisasi yang menjadikan seni sebagai komoditas, serta korupsi dan kolusi yang menggerogoti idealisme dan membuat nilai budaya diperdagangkan secara menggila.

Ketua Dewan Kesenian yang terpilih nanti harus memiliki pandangan yang lebih jauh dari sekadar โ€œprogram kerjaโ€. Ia perlu memahami bahwa seni adalah benteng moral masyarakat. Ia harus mampu menjadi dirigen sebuah orkestra besar. Ia harus paiawai mengatur harmoni antara seni tradisi, modern, urban, kontemporer, tanpa kehilangan akar. Dirigen yang tidak silau oleh posisi, tidak terjebak dalam pujian, tidak terpeleset dalam permainan kekuasaan.

Dan tentu saja, ia harus memiliki ketegasan untuk menolak hal-hal yang dapat menurunkan martabat seni, meski tekanan datang dari berbagai sisi. Sebab seni tidak boleh dikorbankan demi kepentingan sesaat.

Pada akhirnya, kita kembali pada pesan lama yang sampai hari ini masih relevan:

โ€œloba anu giruk
ruket jeung kompeni
niat jadi pangkat
katon kagorenganโ€

Dan di titik ini, pertanyaan yang paling jujur untuk kita semua adalah:

Apakah kita sedang mencari sekadara pemimpin dewan kesenian? atau dirigen handal untuk menjaga orkestrasi Ayang-Ayang Gung?


Penulis adalah Redaktur di Lintas Priangan.

Berita lainnya:

Dari Freeport ke Karangjaya: Negara Sibuk Melarang, Rakyat Sibuk Bertahan

lintaspriangan.com,ย OPINI.ย Di negeri yang sering kita banggakan sebagai โ€œkaya rayaโ€, ada satu pemandangan yang berulang, seperti adegan lama yang tak...

Jadilah Aisyah, Meski Suamimu Bukan Muhammad

lintaspriangan.com,ย OPINI. Di banyak pengajian, kita cukup sering mendengar penceramah memaparkan topik sebagaimana di bawah ini: โ€œBapak-bapak ingin istrinya seperti Aisyah?Maka...

Fenomena Periodisasi Kepala Sekolah di Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com,ย OPINI. Periodisasi kepala sekolah di Kota Tasikmalaya bukanlah hal baru. Kebijakan ini telah dilaksanakan sejak terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan...

Terbaru

Ini Susunan Pemain Persib vs Arema Malam Ini: Lumayan Bikin Deg-degan!

lintaspriangan.com.ย BERITA OLAHRAGA. Laga panas Liga 1 antara Persib Bandung...

Literasi Ciamis Melejit, Digitalisasi Perpustakaan dan Peran Bunda Literasi Kian Diperkuat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Transformasi layanan perpustakaan berbasis digital dan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Polsek Sukaraja Perketat Pengamanan Bank BJB, Jamin Keamanan Nasabah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Sukaraja meningkatkan pengamanan di objek...

Polsek Cikatomas Gencarkan Patroli 24 Jam, Titik Rawan Disisir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Cikatomas meningkatkan patroli siang dan...

Jelang Libur Panjang, Polsek Bantarkalong Sisir Wisata Religi Pamijahan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur panjang,...

Prediksi Skor Persib vs Arema: Analisis Tajam Jelang Duel Panas di GBLA

lintaspriangan.com.ย BERITA OLAHRAGA.ย Laga big match Liga 1 antara Persib Bandung...

Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Aipda Arif Bagikan Kitab dan Al-Qurโ€™an di Tanjungjaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tak hanya menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek...

Persib vs Arema: Ribuan Aremania Menuju Bandung, Ini Misi Mereka

lintaspriangan.com.ย BERITA OLAHRAGA. Laga panas Persib vs Arema akan tersaji...

Priangan Timur

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Polsek Sukaraja Perketat Pengamanan Bank BJB, Jamin Keamanan Nasabah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Sukaraja meningkatkan pengamanan di objek...

Polsek Cikatomas Gencarkan Patroli 24 Jam, Titik Rawan Disisir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Cikatomas meningkatkan patroli siang dan...

Jelang Libur Panjang, Polsek Bantarkalong Sisir Wisata Religi Pamijahan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur panjang,...

Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Aipda Arif Bagikan Kitab dan Al-Qurโ€™an di Tanjungjaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tak hanya menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek...

Wali Kota Banjar Tinjau TPA Cibeureum, Pastikan Pengelolaan Sampah Berjalan Baik

lingaspriangan.com, BERITA BANJAR. Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono,...

Tegas! Ini Pesan Wabup Asep Sopari di Musda KNPI Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYAย .ย Musyawarah Daerah (Musda) XVI KNPI kembali menjadi momentum...

Perspektif

Popular Categories