Nadiem Makarim Jadi Tersangka Korupsi Laptop, Sejarah Kasus Korupsi Pendidikan Kembali Terulang

Nadiem Makarim Resmi Tersangka Korupsi Laptop

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kejaksaan Agung menetapkan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi 2019–2024, Nadiem Makarim, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pendidikan terkait pengadaan laptop Chromebook periode 2020–2022. Proyek senilai Rp9,7 triliun itu diduga menimbulkan kerugian negara hingga Rp1,9 triliun.

“Penyidik Gedung Bundar (Jampidsus) telah menetapkan tersangka baru dengan inisial NAM. Hingga kini, sudah 120 saksi dan empat ahli yang diperiksa,” kata Kapuspenkum Kejagung, Anang Supriatna, Kamis (4/9/2025).

Dengan penetapan ini, Nadiem Makarim menjadi tersangka kelima. Ia diperiksa untuk ketiga kalinya pada hari yang sama dan langsung ditahan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Agung selama 20 hari ke depan.

Konstruksi Perkara: Peran Nadiem Dinilai Dominan

Sebelumnya, ada empat tersangka lain yang lebih dulu ditetapkan, yakni Staf Khusus Mendikbudristek Jurist Tan, konsultan Ibrahim Arief, Direktur SMP Kemendikbudristek Mulatsyah, serta Direktur Sekolah Dasar Sri Wahyuningsih.

Jaksa menyebut, Nadiem Makarim berperan dalam beberapa rapat strategis yang menetapkan penggunaan laptop berbasis Chrome OS, meskipun kajian teknis kementerian menyatakan perangkat tersebut tidak sesuai kebutuhan program. Ia juga disebut menghadiri pertemuan dengan Google Indonesia bersama sejumlah tersangka lain.

Sejarah Korupsi di Dunia Pendidikan

Kasus korupsi pendidikan bukanlah hal baru di Indonesia. Dalam dua dekade terakhir, sejumlah program yang seharusnya mendukung masa depan siswa justru tercoreng oleh praktik penyelewengan anggaran.

Pada 2005, publik dihebohkan kasus korupsi Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di berbagai daerah, di mana dana yang semestinya membantu operasional sekolah malah diselewengkan oleh oknum pejabat dinas pendidikan dan kepala sekolah. Tahun 2011, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga menjerat beberapa pejabat Kemendiknas dalam kasus penyalahgunaan anggaran pengadaan laboratorium komputer.

Kasus serupa kembali mencuat pada 2017, ketika proyek e-Katalog pengadaan buku dan sarana pembelajaran di beberapa provinsi dililit dugaan korupsi berjamaah. Polanya berulang: manipulasi spesifikasi barang, penggelembungan harga, hingga rekayasa tender.

Kini, kasus korupsi laptop senilai triliunan rupiah yang menyeret Nadiem Makarim memperpanjang daftar hitam praktik korupsi di sektor pendidikan.

Analis: Pola Korupsi Pendidikan Berulang

Pengamat hukum pendidikan dari Universitas Indonesia, Bivitri Susanti, menilai kasus ini mencerminkan lemahnya sistem pengawasan anggaran. “Sejak era BOS hingga pengadaan laptop Chromebook, pola korupsi pendidikan hampir selalu sama: spesifikasi barang dipaksakan, harga dimark-up, dan pengawasan internal tidak berfungsi,” ujarnya.

Menurutnya, kerugian akibat korupsi pendidikan bukan hanya soal uang negara, tetapi juga hilangnya kesempatan jutaan siswa untuk mendapatkan akses pembelajaran yang lebih baik. “Jika dana Rp1,9 triliun itu benar-benar digunakan sesuai peruntukan, ratusan ribu sekolah bisa mendapatkan fasilitas teknologi yang layak,” tambah Bivitri.

Dampak pada Digitalisasi Pendidikan

Kasus ini juga menjadi tamparan keras bagi agenda digitalisasi pendidikan yang digagas sejak masa pandemi Covid-19. Program laptop Chromebook awalnya dimaksudkan untuk memperluas akses teknologi bagi siswa dan guru, namun kini justru berbalik menjadi skandal hukum terbesar di sektor pendidikan dalam satu dekade terakhir.

Ke depan, publik menanti langkah Kejaksaan Agung untuk memastikan kasus ini diusut tuntas hingga ke akar-akarnya. Transparansi dan penegakan hukum yang tegas diyakini menjadi kunci untuk memutus rantai panjang korupsi pendidikan di Indonesia. (Lintas Priangan/AC)

Berita lainnya:

Kesempatan Terakhir! 35 Ribu Lowongan Koperasi Merah Putih Ditutup Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL Peluang besar bagi pencari kerja di seluruh Indonesia kini benar-benar berada di titik akhir. Lowongan Koperasi Merah Putih...

Prediksi Contoh Soal Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026, Cek di Sini!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL Contoh soal seleksi Manajer Koperasi Merah Putih menjadi salah satu hal yang paling banyak dicari peserta menjelang pelaksanaan...

Tinggal 2 Hari Lagi! Rekrutmen Koperasi Merah Putih Segera Ditutup

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL Program rekrutmen Koperasi Merah Putih tahun 2026 memasuki fase krusial. Hingga hari ini, Rabu, 22 April 2026,...

Terbaru

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan...

Wali Kota Ngotot Cairkan Hibah Rp100 Juta per RW di Bekasi

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Program Rp100 Juta per RW di Bekasi kembali...

10 Fakta di Balik Konflik UNMA: dari Aksi Mahasiswa Hingga Diambil-Alih

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Konflik UNMA di Universitas Majalengka memasuki...

Ini Susunan Pemain Persib vs Arema Malam Ini: Lumayan Bikin Deg-degan!

lintaspriangan.com. BERITA OLAHRAGA. Laga panas Liga 1 antara Persib Bandung...

Literasi Ciamis Melejit, Digitalisasi Perpustakaan dan Peran Bunda Literasi Kian Diperkuat

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Transformasi layanan perpustakaan berbasis digital dan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Polsek Sukaraja Perketat Pengamanan Bank BJB, Jamin Keamanan Nasabah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Sukaraja meningkatkan pengamanan di objek...

Polsek Cikatomas Gencarkan Patroli 24 Jam, Titik Rawan Disisir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Cikatomas meningkatkan patroli siang dan...

Priangan Timur

Atmé Coffee Tasikmalaya: Muat 400 Orang, Nugas & Nongkrong Dijamin Nyaman!

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Sore di Jalan Merdeka, Kota Tasikmalaya, pelan-pelan...

2 Jam Kebakaran di Tasikmalaya: Gang Sempit Seberang Matahari Mall Dibuat Membara

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Peristiwa kebakaran di Tasikmalaya terjadi di kawasan...

Tagana Muda Ciamis dan Tasikmalaya Ditempa, Siaga Hadapi Ancaman Bencana Priangan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Ancaman bencana di wilayah Priangan mendorong...

Polisi Tasikmalaya Tangkap 6 Pengedar, Sita 2.571 Pil Obat Keras

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tasikmalaya...

Polsek Sukaraja Perketat Pengamanan Bank BJB, Jamin Keamanan Nasabah

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Sukaraja meningkatkan pengamanan di objek...

Polsek Cikatomas Gencarkan Patroli 24 Jam, Titik Rawan Disisir

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polsek Cikatomas meningkatkan patroli siang dan...

Jelang Libur Panjang, Polsek Bantarkalong Sisir Wisata Religi Pamijahan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur panjang,...

Polisi Sisihkan Gaji untuk Santri, Aipda Arif Bagikan Kitab dan Al-Qur’an di Tanjungjaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Tak hanya menjaga keamanan, Bhabinkamtibmas Polsek...

Perspektif

Popular Categories