Febrie Ditahan: Kejagung Siap Adili Orang Dalamnya Sendiri

lintaspriangan, BERITA NASIONAL. Febrie ditahan. Mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus itu harus menjalani babak hukum yang ironis: diperiksa, ditetapkan sebagai tersangka, dan ditahan oleh institusi yang dahulu dipimpinnya dalam pemberantasan korupsi.

Kejaksaan Agung menetapkan Febrie Adriansyah sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU pada Jumat, 24 Juli 2026. Setelah diperiksa sekitar 10 jam, Febrie dibawa ke Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi cabang Jakarta Timur untuk menjalani penahanan selama 20 hari.

Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan sekaligus Koordinator Tim 9, Rudi Margono, mengatakan penempatan Febrie di Rutan KPK dipilih karena mantan Jampidsus tersebut pernah menangani berbagai perkara besar.

- Advertisement -

Penempatan di luar rumah tahanan Kejaksaan juga disebut sebagai bagian dari perlindungan terhadap Febrie sekaligus bentuk transparansi dan sinergi antara Kejagung dengan KPK.

Febrie Ditahan Setelah Diperiksa Sekitar 10 Jam

Febrie memenuhi panggilan pemeriksaan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, sekitar pukul 13.00 WIB. Kuasa hukumnya, Febri Diansyah, mengatakan penyidik memberitahukan penetapan tersangka dan keputusan penahanan sekitar pukul 19.00 WIB.

Mantan Jampidsus itu baru terlihat keluar dari Gedung Utama Kejagung sekitar pukul 23.02 WIB. Ia kemudian dibawa menggunakan mobil tahanan dengan pengawalan ketat.

Febrie menyatakan telah diperiksa sebagai tersangka dan langsung dikenai penahanan. Namun, ia menilai bukti yang digunakan masih perlu didalami dan menganggap proses yang menimpanya sebagai kriminalisasi.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari pembelaan Febrie. Proses hukum masih berada pada tahap penyidikan sehingga asas praduga tidak bersalah tetap harus dihormati.

Penahanan itu berkaitan dengan surat perintah penyidikan baru bernomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026 tertanggal 20 Juli 2026. Penyidikan difokuskan pada dugaan TPPU yang berhubungan dengan barang bukti hasil pengalihan perkara dari kepolisian.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna, sebelumnya menyebut barang bukti tersebut meliputi emas seberat 74 kilogram dan valuta asing bernilai ratusan miliar rupiah.

Tim Khusus Mengusut Mantan Pemimpin Sendiri

Penanganan perkara Febrie Adriansyah tidak dilakukan melalui struktur biasa. Kejagung membentuk Tim 9 yang dikoordinasikan Rudi Margono untuk menjaga objektivitas dan independensi penyidikan.

Kejagung juga meminta KPK melakukan supervisi. Permintaan itu penting karena perkara tersebut menempatkan Korps Adhyaksa pada posisi yang tidak sederhana: penyidik harus mengusut seseorang yang sebelumnya memegang kendali atas penanganan perkara-perkara korupsi terbesar di lembaga tersebut.

Selain penyidikan baru mengenai dugaan TPPU, Kejagung menyatakan telah menerbitkan tiga surat perintah penyidikan setelah menerima pengalihan perkara dari kepolisian.

Ketiga penyidikan itu berhubungan dengan dugaan korupsi dan TPPU PT KNI, tata kelola batu bara untuk pembangkit listrik yang diduga berkaitan dengan pemadaman listrik, serta penanganan perkara PT Asabri.

Febrie sebelumnya mengundurkan diri dari jabatan Jampidsus pada 11 Juli 2026. Kejagung ketika itu menyatakan pengunduran diri dilakukan untuk menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas proses penegakan hukum.

Kuntadi Dilantik, Febrie Ditahan pada Hari yang Sama

Ada momentum penting yang membuat kasus ini semakin mendapat perhatian. Beberapa jam sebelum Febrie ditahan, Jaksa Agung ST Burhanuddin melantik Kuntadi sebagai Jampidsus baru pada Jumat, 24 Juli 2026.

Kuntadi langsung menyatakan akan melakukan konsolidasi serta mengevaluasi seluruh penanganan perkara. Kasus yang menjadi perhatian publik dan memiliki nilai kerugian besar dijanjikan menjadi prioritas untuk dituntaskan.

Pada hari yang sama, kepemimpinan baru Jampidsus dimulai dan mantan pemimpinnya dibawa ke tahanan. Rangkaian tersebut menjadikan penahanan Febrie bukan sekadar pergantian status hukum seorang pejabat.

Kasus ini berubah menjadi ujian terbuka bagi kredibilitas Kejaksaan Agung.

Ujian Independensi Kejaksaan Agung

Selama menjabat Jampidsus, Febrie berada di garis depan penanganan sejumlah perkara korupsi besar. Kini, Kejagung harus menunjukkan bahwa prinsip persamaan di hadapan hukum juga berlaku terhadap orang yang pernah berada di lingkaran terkuat institusi tersebut.

Febrie ditahan, tetapi penahanan baru merupakan awal penyidikan. Kejagung masih harus menjelaskan asal-usul aset, aliran dana, hubungan setiap barang bukti dengan tindak pidana asal, serta peran masing-masing pihak secara terang dan dapat diuji.

Transparansi menjadi sangat penting karena perkara ini ditangani oleh institusi tempat tersangka pernah memegang jabatan strategis. Setiap perlakuan khusus, informasi yang tidak terbuka, atau proses yang berbeda dari tersangka lain berpotensi melahirkan kecurigaan publik.

Sebaliknya, apabila penyidikan dijalankan secara profesional, terbuka, dan tidak pandang bulu, kasus ini dapat menjadi momentum untuk membuktikan bahwa Kejagung sanggup membersihkan rumahnya sendiri.

Orang dalam kini berada di balik jeruji. Namun, ujian sesungguhnya bukan hanya membawa Febrie ke tahanan, melainkan membawa seluruh fakta dan pihak yang terlibat ke hadapan hukum. (NS/AS)

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Kemiskinan di Priangan Timur, Bandingkan Enam Daerah dan Laju Penurunannya

lintaspriangan.com, PRIANGAN TIMUR. Angka kemiskinan di Priangan Timur sama-sama...

Belanja Makanan di Priangan Timur, Daerah Mana Paling Besar Porsinya?

lintaspriangan.com, PRIANGAN TIMUR. Lebih dari separuh pengeluaran warga di...

Polres Tasikmalaya Tangkap Tersangka Kekerasan Seksual terhadap Anak, Korban Mendapat Pendampingan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Polres Tasikmalaya menangkap seorang pria dewasa...

Sampah Garut Setelah TPA Dibuka Lagi, Putri Karlina Dorong Pembenahan dari Rumah

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Persoalan sampah Garut belum selesai meski...

Benih Lobster Pangandaran Rp5,8 Miliar Disita, Bareskrim Telusuri Pemodal

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Benih lobster Pangandaran senilai sekitar Rp5,8...

JAWA BARAT

Kekeringan Cianjur Meluas, 12 Kecamatan Ajukan Air Bersih, BPBD Terkendala Armada

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Kekeringan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat,...

Pencurian Vespa di Cirebon Terungkap, Motor Rp40 Juta Dijual Rp3 Juta

lintaspriangan.com, BERITA CIREBON. Polres Cirebon Kota mengungkap kasus pencurian...

Air Bersih di Majalengka, BAZNAS dan Perumdam Jajaki Bantuan bagi Warga

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. BAZNAS Kabupaten Majalengka menjajaki kerja sama...

Jawa Barat Pertahankan Peringkat Pertama Indonesia Muslim Travel Index 2026, Ungguli 14 Provinsi

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Jawa Barat kembali menempati peringkat...

BMKG dan BPBD Jabar Bahas Mitigasi Gempa Sesar Lembang, Siapkan Uji Rencana Kontingensi di Bandung Barat

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Korban yang Dilaporkan Mengalami Pengeroyokan di Jalan Laswi Bandung Ditangani PMI Dini Hari

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Seorang warga yang dilaporkan menjadi korban...

Magnumotion x Doomsday 2026 Digelar di Bandung Hari Ini, 24 Band Meriahkan Tiga Panggung

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Magnumotion x Doomsday 2026 dijadwalkan berlangsung...

Judi Online di Cianjur Terbongkar, Polisi Buru Satu DPO Setelah Tetapkan 9 Tersangka

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Polisi masih memburu seorang berinisial YN alias...

Olahraga

Kategori Populer