WALHI Warning: Potensi Bencana Jabar Lebih Parah dari Sumatera

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Peringatan keras disampaikan Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jawa Barat. Organisasi ini menilai kondisi lingkungan di Jabar sudah memasuki fase yang tidak lagi bisa dianggap โ€œsekadar rusakโ€. Dalam kacamata WALHI, situasinya kini berada di titik yang memungkinkan bencana banjir bandang dan longsor terjadi dalam skala besar, bahkan berpotensi lebih parah dibanding peristiwa yang menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam dua tahun terakhir.

Direktur Eksekutif WALHI Jabar, Wahyudin Iwang, menyebut peringatan ini bukan didorong oleh asumsi atau retorika semata. Ia menegaskan, tanda-tanda kerusakan sudah berada di depan mata, lengkap dengan angka-angka yang jauh dari kategori aman. โ€œKondisi potensi bencana Jabar hari ini bukan lagi sekadar rawan. Ini sudah lampu merah,โ€ ujarnya.

Menurutnya, ada dua indikator utama yang membuat situasi potensi bencana Jabar sangat besar: maraknya tambang ilegal dan menurunnya tutupan hutan secara drastis. Data WALHI mencatat sedikitnya 176 titik tambang ilegal tersebar di berbagai kabupaten dan kota. Belum lagi penurunan tutupan hutan yang mencapai 43 persen sepanjang 2023 hingga 2025. โ€œKalau sebuah provinsi kehilangan hampir setengah tutupan hutannya dalam dua tahun, itu bukan tanda bahaya biasa. Itu tanda alarm,โ€ tambahnya.

Sementara itu, luas lahan kritis di Jabar disebut sudah menyentuh 900 ribu hektare. Angka ini membuat WALHI yakin bahwa ancaman bencana bukan hanya akan lebih sering terjadi, tapi juga lebih destruktif. Terutama pada musim penghujan, ketika daerah dengan kemiringan tinggi dan penyangga air yang hilang menjadi โ€œbom waktuโ€ yang siap meledak kapan saja.


Kerusakan Diakui Pemerintah, Pemulihan Mulai Disiapkan

Di sisi pemerintah, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengakui bahwa kerusakan hutan di provinsi ini telah mencapai 80 persen. Angka yang jauh lebih tinggi dari data WALHI tersebut menunjukkan bahwa pemerintahโ€”setidaknya dalam penilaiannyaโ€”tidak menutup mata terhadap kondisi lapangan.

Dedi juga menyebut bahwa pemulihan akan mulai dilakukan pada Desember 2025, dengan skema yang melibatkan masyarakat secara langsung. Pemerintah akan membuka program padat karya lingkungan, di mana warga akan diberi upah Rp50 ribu per hari untuk menanam dan merawat pohon. Program ini disebut sebagai langkah awal untuk menggalakkan kembali tutupan vegetasi yang hilang dalam beberapa tahun terakhir.

Jenis tanaman yang akan ditanam pun tidak hanya terbatas pada pohon kayu yang tidak bisa ditebang. Pemerintah berencana menggabungkan pohon hutan dengan tanaman produktif seperti pete, jengkol, dan nangka. Kombinasi ini diharapkan membuat pemulihan lingkungan tidak hanya berjalan, tetapi juga memberikan nilai ekonomi bagi warga yang tinggal di sekitar kawasan rehabilitasi. โ€œKalau warga ikut merasa punya manfaat langsung, perawatan pohon lebih mungkin bertahan,โ€ kata Dedi.

Meskipun demikian, WALHI menilai langkah pemulihan ini sudah tertinggal jauh. Dengan lahan kritis mencapai ratusan ribu hektare, percepatan pemulihan seharusnya menjadi prioritas sejak beberapa tahun lalu. Dalam pandangan mereka, upaya yang baru muncul di ujung 2025 hanya akan efektif jika disertai tindakan kuat untuk menertibkan tambang ilegal.


Jabar di Simpang Jalan: Rehabilitasi atau Bencana Besar

Dengan berbagai temuan tersebut, WALHI menegaskan bahwa Jawa Barat saat ini berada di fase penentuan: mempercepat langkah pemulihan atau menghadapi bencana besar yang tidak lagi bisa ditahan. Desakan ini bukan tanpa dasar. Jika provinsi besar dengan populasi padat seperti Jabar mengalami bencana sebesar daerah-daerah di Sumatera, dampak sosialโ€“ekonominya bisa jauh lebih dahsyat.

Peringatan ini juga menjadi dorongan agar masyarakat ikut memahami kondisi lingkungan sekitar. Banyak wilayah yang sebelumnya tidak pernah banjir kini mulai merasakan genangan setiap hujan deras. Sementara daerah yang dulu dikenal hijau, kini berubah menjadi kawasan tandus akibat aktivitas tambang liar dan alih fungsi lahan.

Di tengah kondisi tersebut, baik WALHI maupun pemerintah sepakat pada satu hal: pemulihan harus dilakukan, dan waktunya bukan nantiโ€”tapi sekarang. Selisihnya hanya pada seberapa cepat dan tegas langkah penanganannya.

Dengan situasi yang sedang berjalan seperti saat ini, pertanyaan yang tersisa tinggal satu: apakah Jawa Barat bergerak cukup cepat untuk memulihkan diri, atau justru sedang menuju bencana yang selama ini hanya dianggap peringatan?

Jika memperhatikan data dan peringatan WALHI, jawabannya mungkin sudah terlihat. Tinggal menunggu apakah kebijakan dan tindakan nyata mampu mengejar kerusakan yang sudah terlanjur jauh. (AS)

Berita lainnya:

Mahasiswi UMB Tasikmalaya Hilang, HP-nya Ditemukan di Kamar Kost dalam Kondisi Sudah Direset

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang mahasiswi UMB Tasikmalaya dilaporkan hilang sejak awal April 2026. Informasi ini pertama kali beredar melalui...

Limbah Dapur MBG di Cianjur Dikeluhkan Warga

lintas Priangan.com, BERITA CIANJUR. Permasalahan terkait operasional dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mencuat di Kabupaten Cianjur. Kali ini,...

Susi Jadi Komisaris Bank Jabar, Isu Sensitif Ini Langsung Dibidik

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Topik "Susi Jadi Komisaris Bank Jabar" tiba-tiba menjadi sorotan media. Susi Pudjiastuti resmi ditetapkan menjadi...

Terbaru

Guru Honorer 2027 Dihapus, Ratusan Ribu Pengajar Terancam!

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kebijakan guru honorer 2027 menjadi sorotan...

Hilang Kendali, Angkot Cigalontang-Singaparna Terjun ke Jurang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan...

Tembus Level Jabar, Disdukcapil Ciamis Sabet Penghargaan Layanan Inklusif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. kinerja pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten...

Dinsos Ciamis Salurkan Bantuan untuk Siswi Korban Perundungan, Pendampingan Psikososial Disiapkan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial...

Mahasiswi UMB Tasikmalaya Hilang, HP-nya Ditemukan di Kamar Kost dalam Kondisi Sudah Direset

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang mahasiswi UMB Tasikmalaya dilaporkan hilang...

UMTAS Lepas 244 Lulusan Pada Wisuda ke-15 di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar Sidang...

Ceritakan Fakta Perundungan Siswa Ciamis Tetap Ingin Sekolah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dugaan perundungan di salah satu sekolah...

H-1 Bhayangkara vs Persib: Data Tandang Persib Mengkhawatirkan

lintaspriangan.com, BERITA OLAHRAGA. Satu hari jelang laga Bhayangkara...

Limbah Dapur MBG di Cianjur Dikeluhkan Warga

lintas Priangan.com, BERITA CIANJUR. Permasalahan terkait operasional dapur Makan...

Ciamis Percepat Pembentukan FKDM hingga Desa

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis mempercepat pembentukan Forum...

Priangan Timur

Hilang Kendali, Angkot Cigalontang-Singaparna Terjun ke Jurang

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Warga Kampung Cibaeud, Desa Lengkongjaya, Kecamatan...

Tembus Level Jabar, Disdukcapil Ciamis Sabet Penghargaan Layanan Inklusif

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. kinerja pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten...

Dinsos Ciamis Salurkan Bantuan untuk Siswi Korban Perundungan, Pendampingan Psikososial Disiapkan

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Sosial...

UMTAS Lepas 244 Lulusan Pada Wisuda ke-15 di Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya (UMTAS) menggelar Sidang...

Ceritakan Fakta Perundungan Siswa Ciamis Tetap Ingin Sekolah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Dugaan perundungan di salah satu sekolah...

Ciamis Percepat Pembentukan FKDM hingga Desa

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis mempercepat pembentukan Forum...

Pemkot Tasikmalaya Mulai Tertibkan Kabel Semrawut Bersama Provider

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Pemerintah Kota Tasikmalaya mulai menertibkan kabel...

Wakil Walikota Banjar Gaungkan K3 Lewat Senam Sehat Bersama Kapolres

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Wakil Wali Kota Banjar, DR. H....

Perspektif

Popular Categories