Potensi Gempa Besar Bandung, Sesar Lembang Terus Bergerak

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Isu mengenai potensi gempa besar Bandung kembali menjadi perhatian publik setelah sejumlah penelitian terbaru dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkap perkembangan aktivitas Sesar Lembang. Sesar aktif ini membentang hampir 29 kilometer, mulai dari kawasan Padalarang hingga Cimenyan, dan menjadi salah satu jalur sesar paling berpengaruh di Jawa Barat.

Peneliti BRIN, Mudrik R. Daryono, menegaskan bahwa Sesar Lembang bukan sekadar garis imajiner di peta, melainkan bagian nyata dari sistem geologi aktif yang terus bergerak. Bukti morfologi dari aktivitas sesar ini dapat diamati di Gunung Batu, Lembang, yang terletak di kilometer 17 jalur sesar. Belakangan, muncul laporan bahwa Gunung Batu mengalami kenaikan elevasi, yang mengindikasikan adanya proses tektonik aktif di bawah permukaan.

“Dalam satu kejadian gempa bumi, Gunung Batu bisa naik hingga 40 sentimeter. Pergeseran tanah seperti ini bukan hanya konsekuensi dari gempa, melainkan juga bagian dari mekanisme yang memicu terjadinya gempa bumi itu sendiri,” jelas Mudrik dalam keterangan tertulis, Minggu (7/9/2025).

Fenomena pergeseran tanah di kawasan sesar tidak bisa dipandang sebelah mata. Apalagi dalam beberapa bulan terakhir, terdeteksi sejumlah gempa kecil di wilayah Bandung, terutama di segmen Cimeta dan Sesar Kertasari. Menurut Mudrik, kejadian ini bisa diartikan sebagai dua hal. Pertama, sekadar pelepasan energi sesar dalam skala kecil yang berhenti begitu saja. Kedua, bisa saja gempa kecil ini menjadi rangkaian dari proses yang pada akhirnya mengarah pada gempa lebih besar.

“Ilmu kebumian belum mampu memastikan secara pasti skenario mana yang akan terjadi. Karena itu, yang paling bijak adalah tetap waspada, sambil mempersiapkan langkah mitigasi sejak dini,” ujarnya.

Pernyataan ini menegaskan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap potensi gempa besar Bandung. Walaupun belum ada teknologi yang mampu memprediksi kapan gempa besar akan terjadi, tanda-tanda aktivitas sesar seharusnya menjadi alarm kewaspadaan bagi warga.

Upaya pencegahan dan edukasi terus dilakukan. BRIN berkolaborasi dengan BMKG, BPBD, dan pemerintah daerah Jawa Barat untuk memperkuat riset, pemetaan jalur sesar, hingga sosialisasi mitigasi bencana ke masyarakat. Langkah ini penting untuk memastikan bahwa warga tidak terjebak dalam kepanikan, melainkan membangun kesiapsiagaan yang sehat.

Mitigasi yang bisa dilakukan masyarakat antara lain memahami tata cara evakuasi, memperkuat struktur bangunan, serta mengikuti arahan resmi dari lembaga terkait. Dengan pemahaman yang baik, dampak bencana bisa diminimalkan.

Bandung dikenal sebagai wilayah padat penduduk sekaligus pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, dan pariwisata. Jika terjadi gempa besar Bandung, potensi kerugian bisa sangat besar. Namun, melalui penelitian berkelanjutan, kesiapan pemerintah, dan partisipasi masyarakat, risiko tersebut dapat ditekan.

“Tujuan utama dari riset dan edukasi bukan untuk menakut-nakuti, melainkan untuk membangun Bandung dan Jawa Barat sebagai wilayah yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana,” pungkas Mudrik.

Dengan meningkatnya kesadaran kolektif, diharapkan Bandung bisa menjadi contoh kota yang siap menghadapi risiko bencana, tanpa kehilangan optimisme untuk terus berkembang. (Lintas Priangan/AA)

PRIANGAN TIMUR

Gunung Guntur Terbakar, Api Muncul di Perbatasan Dua Desa

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Gunung Guntur terbakar pada Minggu, 26 Juli...

Siswa SMPN 1 Cineam Meninggal Tenggelam di Sungai Wilayah Leuwikeris

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang siswa SMPN 1 Cineam dilaporkan meninggal...

PANDAWA TASIK: Sebuah Ikhtiar Menjaga Pelajar

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Anak tidak serta-merta terjerumus ke dalam persoalan...

Tragedi Maut Berulang di Bendung Manganti Ciamis, Pengamanan Dipertanyakan

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Tragedi maut kembali terjadi di Bendung Manganti...

Rakerda PAN Ciamis Tak Hanya Bahas Pemilu 2029, Soroti juga Kursi Wakil Bupati

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Di tengah masih kosongnya jabatan Wakil...

JAWA BARAT

Bupati Sukabumi Tinjau Kebakaran Ciptamulya, Ini Langkah Cepat yang Disiapkan Pemerintah Daerah.

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Asap memang mulai menghilang dari Kampung...

Tergiur Sayembara KDM, Ojol di Bandung Salah Tangkap Begal

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. berhadiah hingga Rp50 juta diduga memicu sejumlah...

Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Sukabumi, 70 Rumah Rata dengan Tanah

lintaspriangan.com, BERITA SUKABUMI. Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya terjadi di Desa Sirnaresmi, Kecamatan...

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img