Anugerah KLA 2025: Ciamis Pertahankan Predikat, Bukti Konsistensi Lindungi Hak Anak

lintaspriangan.com. CIAMIS. Konsistensi Pemkab Ciamis dalam melindungi dan memenuhi hak anak kembali berbuah manis. Tahun 2025 ini, Kabupaten Ciamis kembali menyabet penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI.

Penghargaan diserahkan secara virtual pada Jumat malam (08/08/2025) ini menjadi istimewa karena merupakan raihan ketujuh secara beruntun sejak pertama kali diterima delapan tahun lalu. Bupati Ciamis, Dr. H Herdiat Sunarya bersama Sekda Andang Firman Triyadi hadir langsung di Ruang Vidcon untuk mengikuti penyerahan tersebut.

Untuk diketahui, Kabupaten Ciamis sudah mendapatkan anugerah KLA ketujuh kali dengan tingkat Pratama, yaitų mulai tahun 2017, 2018, 2019, 2021, 2022, 2023 dan 2024 dari Kemen-PPPA RI.

Kabupaten Ciamis telah mengikuti serangkaian tahapan evaluasi yang diselenggarakan oleh Kementerian. Proses evaluasi tersebut mencakup berbagai tahapan, mulai dari evaluasi mandiri, verifikasi administrasi, hingga verifikasi lapangan secara hybrid yang melibatkan lintas kementerian dan lembaga terkait.

Penghargaan KLA diberikan sebagai bentuk pengakuan atas komitmen daerah dalam memenuhi hak-hak anak dan memberikan perlindungan khusus bagi mereka. Penilaian KLA melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, lembaga swasta, hingga masyarakat, yang bersama-sama menunjukkan kepedulian terhadap pemenuhan hak anak.

Menteri PPPA RI, Arifah Fauzi, mengucapkan selamat kepada daerah yang telah menerima penghargaan sebagai Kabupaten/Kota Layak Anak. Dikatakannya, penilaian KLA dilakukan secara komprehensif dengan melibatkan kementerian/lembaga, pakar anak, perguruan tinggi, dan suara anak itu sendiri.

“Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh keberpihakan dan komitmen nyata kepala daerah terhadap pemenuhan hak anak,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Ciamis, Dr. H Herdiat Sunarya sangat mengapresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi, mulai dari OPD, lembaga swasta, hingga masyarakat. Menurutnya, tujuan utama program KLA adalah membangun lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara optimal, bukan sekadar mengejar penghargaan.

“Alhamdulillah Kabupaten Ciamis dapat meraih kembali penghargaan KLA. Ini bukan sekadar simbol, tetapi bukti nyata komitmen kita menciptakan lingkungan ramah anak. Kita berharap semoga tahun depan kita bisa naik dari kategori Pratama ke Madya,” harapnya.

Sementara itu Sekda Ciamis, Dr. H Andang Firman mengatakan, Ciamis kini menargetkan naik dari kategori Pratama ke Madya. “Saat ini kita sudah mengumpulkan lebih dari 600 poin, melewati ambang batas kategori Madya. Insya Allah, dengan penguatan kelembagaan, tahun depan kita bisa naik level,” ujarnya.

Ia menjelaskan, Kemen-PPPA menetapkan lima tingkatan KLA, yaitu Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan Paripurna. Penilaian dilakukan secara ketat berdasarkan ratusan indikator, mulai dari kebijakan dan regulasi daerah, alokasi anggaran, kelembagaan perlindungan anak, partisipasi anak dan masyarakat, hingga penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Proses evaluasi dimulai dari penilaian mandiri oleh daerah, verifikasi tim provinsi, hingga verifikasi pusat, melibatkan OPD lintas sektor, lembaga masyarakat, dunia pendidikan, serta aspirasi anak melalui Forum Anak.

Untuk bisa naik kategori, Pemkab Ciamis memprioritaskan pembentukan dan penguatan Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (PTPPA), melengkapi fasilitas layanan ramah anak, serta memperkuat kebijakan teknis perlindungan anak.

BACA JUGA: Kadishub Ciamis, Peringatan HUT RI Momentum Penting Tumbuhkan Nasionalisme dan Pererat Kebersamaan

Menurut Andang, penanganan kasus kekerasan menjadi indikator kunci. “Kalaupun ada kasus, bukan berarti nilai turun. Yang dinilai adalah kecepatan, koordinasi, dan sistem penanganannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, Bupati berharap Kabupaten Ciamis bisa melompat lebih cepat, tidak hanya ke Madya, tetapi langsung menuju kategori Nindya, bahkan Utama dalam beberapa tahun ke depan. Poin minimal untuk Nindya adalah 701, sementara kategori Utama di atas 900 poin.

Penilaian tahun ini mengacu pada capaian Juni 2024–Juni 2025. Capaian berikutnya akan dihitung untuk periode penilaian selanjutnya.

“Ciamis ingin menjadi daerah yang benar-benar aman, ramah, dan berpihak pada anak. Bukan sekadar mengejar penghargaan, tapi membangun sistem yang melindungi generasi masa depan,” ungkapnya.

Dengan capaian ini, diharapkan semakin memperkuat posisi Kabupaten Ciamis sebagai daerah yang berkomitmen tinggi terhadap pemenuhan hak anak. Lebih dari sekedar penghargaan, momentum ini menjadi cerminan bahwa kepemimpinan yang berpihak pada anak adalah kunci utama dalam mewujudkan pembangunan Kabupaten Ciamis yang inklusif dan berkelanjutan. (Lintas Priangan/NID).

PRIANGAN TIMUR

Memasuki Puncak Kemarau, Ini 12 Kecamatan Kabupaten Tasikmalaya Paling Rawan

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Kabupaten Tasikmalaya memasuki periode yang menentukan. Badan...

Pengukuran Lahan PDAM di Mandalare Banjar Diprotes, SPP Soroti Prosedur dan Status Lahan

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Rencana pembangunan fasilitas penampungan air milik...

Peringkat Sentimen Negatif Enam Pemda di Priangan Timur, Siapa Teratas?

lintaspriangan.com, BERITA PRIANGAN. Enam pemerintah daerah, 166 konten bernada...

Dua Film Indonesia Baru Tayang di Bioskop Tasikmalaya Hari Ini

lintaspriangan.com, HIBURAN. Dua film Indonesia terbaru resmi meramaikan bioskop...

Sidang Praperadilan ARM Ditunda, Polres Banjar Tak Hadir di Persidangan Perdana

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Sidang perdana permohonan praperadilan yang diajukan...

JAWA BARAT

127.206 Mahasiswa PTS Nonaktif, Alarm Serius Jabar-Banten

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Sebanyak 127.206 mahasiswa PTS nonaktif masih...

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabar Hari Ini, Mana Saja?

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Hujan lebat dan angin kencang di Jabar...

9 Indikasi Korupsi Kabupaten Karawang Paling Telanjang, Belum Ada yang Digelandang?

lintaspriangan.com, BERITA KARAWANG. Barang tidak pernah dikirim, tetapi dana BOS tetap...

Pemprov Setop Tambang Kapur, Bagaimana Nasib 95 Industri Pengolahan?

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Hingga Rabu (29/7/2026), penghentian sementara produksi dan...

Tiga Bulan Warga Bogor Jadi Sandera di Somalia, Siapa Bertanggung Jawab?

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Komisi I DPR RI pada Rabu (29/7/2026)...

Pilkades Sumedang Tak Sepenuhnya Digital, 337 TPS Tetap Manual

lintaspriangan.com, BERITA SUMEDANG. Pilkades Sumedang 2026 mulai memasuki babak digital....

32 Angkot Listrik Bandara Husein Masih Tunggu Lampu Hijau

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sebanyak 32 angkot listrik Bandara Husein disiapkan...

Job Fair Bandung Barat: Ada Lowongan Kerja Dalam dan Luar Negeri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG.  Job Fair Bandung Barat digelar di Aula...

Olahraga

Popular Categories