lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. BAZNAS Kabupaten Majalengka menjajaki kerja sama dengan Perumdam Tirta Bakti untuk membantu warga yang kesulitan memperoleh air bersih di Majalengka akibat kekeringan. Pembahasan berlangsung di kantor Perumdam, Selasa (20/10/2026), pukul 09.30 WIB.
Penjajakan tersebut masih berada pada tahap awal. Direktur Perumdam Tirta Bakti, Sri Rahayu Damayanti, berencana menindaklanjuti pembahasan melalui rapat pimpinan bersama jajaran internal perusahaan.
Rencana Bantuan Air Bersih di Majalengka
Pertemuan itu mempertemukan peluang pengelolaan dana sosial dengan kebutuhan warga terdampak kekeringan. Menurut BAZNAS, kemungkinan kerja sama penyediaan air masih memerlukan pembahasan lanjutan sesuai kapasitas dan kewenangan kedua lembaga.
Selain membicarakan bantuan air, BAZNAS membahas zakat profesi bagi karyawan Perumdam yang penghasilannya memenuhi ketentuan wajib zakat.
BAZNAS juga memperkenalkan ASIK atau Aksi Sedekah dan Infak Karyawan. Melalui program ini, karyawan yang belum memenuhi batas wajib zakat dapat berpartisipasi dengan infak dan sedekah secara sukarela, sesuai kemampuan masing-masing.
BAZNAS menyatakan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah diarahkan untuk membantu kebutuhan mendasar masyarakat, termasuk membuka kemungkinan dukungan bagi warga yang kekurangan air.
Penanganan Air Bersih di Majalengka Sebelumnya
Keterlibatan BAZNAS dalam persoalan air sebelumnya tercatat dalam penyerahan sarana air bersih di Desa Kedungsari, Kecamatan Ligung, pada 30 Januari 2026. Fasilitas melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan tersebut dirancang untuk dikelola secara mandiri oleh desa.
Pada 15 Agustus 2026, Ketua BAZNAS Majalengka, Agus Asri Sabana, juga mendampingi Bupati Eman Suherman meninjau Situ Cijingga di Desa Mekarjaya, Kecamatan Kertajati.
Menurut laporan peninjauan BAZNAS, debit air situ saat itu menyusut dan berpotensi mengganggu kebutuhan masyarakat serta pengairan sawah. Pemerintah daerah membahas kemungkinan penggunaan pompa dan pasokan melalui tangki air ke wilayah yang membutuhkan.
“BAZNAS Kabupaten Majalengka siap bersinergi dengan Pemerintah Daerah dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan,” kata Agus dalam keterangan mengenai peninjauan 15 Agustus tersebut.
Agus menyebut dukungan program kebencanaan dan kemanusiaan akan dioptimalkan setelah kebutuhan serta titik prioritas terpetakan.
Adapun dalam keterangan tertulis yang diterbitkan 20 Oktober, BAZNAS belum merinci desa sasaran, jumlah penerima, volume air, maupun jadwal bantuan yang sedang dijajaki bersama Perumdam.
(AA)
