Pesan & Pantun Ucapan Selamat Idul Fitri 1447 H dari Ketua DPRD Kota Tasikmalaya

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA.  Malam merambat pelan di lingkungan Pesantren Mabdaul Ulum, Kamis (19/03/2026). Jarum jam menunjuk sekitar pukul 22.00 WIB, namun suasana justru belum benar-benar beranjak sunyi. Ramadan tinggal menyisakan dua hari, dan kehidupan di sekitar pesantren masih berdenyut hangat.

Sebagian besar santri memang telah pulang ke kampung halaman masing-masing. Namun halaman-halaman rumah di sekitar pesantren tetap hidup. Anak-anak berlarian kecil, suara tawa bersahutan, sesekali terdengar lantunan ayat suci dari dalam rumah. Terasa sekali, inilah suasana pulang.

Di salah satu sudut lingkungan itu, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, H. Aslim, S.H., M.Si., menerima kami, wartawan Lintas Priangan, dengan sederhana. Tanpa sekat formalitas, tanpa jarak yang dibuat-buat. Ia duduk santai di teras rumahnya, menyatu dengan suasana, seolah bukan pejabat publik, melainkan bagian dari cerita malam itu sendiri.

- Advertisement -

Saat ditanya tentang kegiatannya di penghujung Ramadan, ia tersenyum ringan.

“Sepuluh hari terakhir ini, saya memilih lebih banyak di sini. Di pesantren, di tengah masyarakat. Rasanya… lebih menenangkan,” ujarnya.

Bukan jawaban panjang. Tapi cukup untuk menggambarkan pilihan yang ia ambil. H. Aslim memilih menepi sejenak dari riuhnya urusan birokrasi, kembali ke ruang yang lebih hening, lebih jujur.

Di tengah obrolan yang mengalir tanpa skenario, H. Aslim mulai berbicara tentang hal-hal yang lebih dalam. Tentang dirinya, tentang peran yang ia emban, dan tentang hal-hal yang mungkin belum sempat ia selesaikan.

“Kalau bicara sebagai manusia, tentu saya banyak khilaf,” katanya, pelan. “Dan sebagai Ketua DPRD, saya juga sadar… belum semua harapan masyarakat bisa terpenuhi.”

Kalimat itu tidak terasa sebagai pembelaan. Lebih seperti pengakuan yang disampaikan dengan penuh kesadaran.

Ia lalu mengalihkan pembicaraan, tentang rekan-rekannya di DPRD Kota Tasikmalaya. Dengan nada yang hangat, ia menyampaikan apresiasi atas kebersamaan yang terjalin selama ini, meski diakui, perjalanan itu tidak selalu mulus.

“Dinamika itu pasti ada. Bahkan konflik juga ada,” ungkapnya.
“Tapi saya selalu percaya, di balik semua itu, tujuan kita tetap sama. Kita ingin Tasikmalaya ini jadi lebih baik.”

Malam semakin larut, tapi percakapan justru terasa semakin dekat. Ia kemudian menyinggung satu hal yang menurutnya masih menjadi pekerjaan rumah bersama, tentang komunikasi antara masyarakat dan para pemimpinnya.

“Ada kalanya komunikasi itu terasa tersendat. Tidak semua hal sampai dengan utuh, tidak semua suara terdengar dengan jelas,” ujarnya.
“Ini akan terus kami upayakan di DPRD—bagaimana bisa lebih terbuka, lebih hadir, dan lebih mendengar.”

Di sela-sela percakapan, suara anak-anak kembali terdengar, berlarian kecil di halaman. Ia sempat menoleh, memperhatikan sejenak, lalu tersenyum. Mungkin di situlah letak makna yang sedang ia cari. Memilih kembali pada kesederhanaan, di antara kehidupan yang berjalan tanpa beban jabatan.

Menjelang akhir pertemuan, H. Aslim menyampaikan pesan Idul Fitri. Kali ini, dengan nada yang lebih dalam, seolah ia tidak hanya berbicara kepada publik, tetapi juga kepada dirinya sendiri.

“Atas nama pribadi dan keluarga, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin,” ucapnya.

Ia terdiam sejenak, sebelum melanjutkan.

“Mungkin ada amanah yang belum sempat saya tunaikan. Ada janji yang terlewat untuk dipenuhi. Atau harapan yang pernah saya utarakan, tapi belum benar-benar sampai selesaikan. Untuk itu, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya.”

Kalimat itu menggantung sejenak di udara malam.

Di lingkungan yang sederhana, di tengah sisa-sisa Ramadan yang hangat, pesan itu terasa lebih dari sekadar ucapan seremonial. Ia menjadi pengingat, bahwa di balik jabatan, ada manusia yang terus berusaha memperbaiki diri.

Dan mungkin, Idul Fitri memang selalu datang untuk itu: memberi ruang bagi setiap orang untuk kembali, mengakui, dan memulai lagi, untuk terus menjadi lebih baik.

Dan sebelum kami pulang, H. Aslim menitip dua bait pantun untuk warga Kota Tasikmalaya:

Angin laut berbisik syahdu,
Ombak berlari di pantai Bali.
Ramadhan pergi tinggalkan rindu,
Semoga umur dipertemukan kembali.

Ke pasar pagi membeli patin,
Disiapkan bumbu jadi hidangan.
Di hari suci mohon maaf lahir batin,
Atas salah, khilaf, dan kekurangan.

(AS)


Berita lain yang relevan: 25 Hari di Mabdaul Ulum Tasikmalaya

[abiba_quick_ads id="38307"]

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Santri Ciamis Didorong Gerakkan Ekonomi, Dukungan Konkret Apa yang Disiapkan?

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Santri Ciamis diajak ikut menggerakkan ekonomi...

Pajak Garut Tembus 81,1 Persen, PBB Masih Tertahan di 60,9 Persen

lintaspriangan.com, BERITA GARUT. Penerimaan pajak Garut mencapai Rp141,20 miliar...

Ciamis Bidik Juara Umum Porsadin Jabar 2026, 28 Peserta Turun di 14 Lomba

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kabupaten Ciamis membidik gelar juara umum...

PEPATAH MANIS Ciamis Hadirkan 58 Layanan di Sukamantri, Warga Bisa Urus Dokumen hingga Beli Pangan Murah

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pemerintah Kabupaten Ciamis menghadirkan 58 jenis...

Hari Santri 2026 Pangandaran, PCNU dan Pemkab Rencanakan Upacara Bersama serta Berbagai Perlombaan

lintaspriangan.com, BERITA PANGANDARAN. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten...

JAWA BARAT

Tangisan Anak Surili di Tengah Karhutla Ciremai, Petugas Selamatkan Primata Langka

lintaspriangan.com, BERITA KUNINGAN. Di tengah kebakaran hutan dan...

Perizinan Dapur MBG di Depok, Data PBG dan Pengawasan SPPG Perlu Dibuka

lintaspriangan.com, BERITA DEPOK. DEPOK — Perizinan bangunan dapur program...

BMKG Peringatkan Banjir Rob Jawa Barat hingga Awal November 2026, Ini Wilayah yang Berpotensi Terdampak

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)...

Motor Trail di Lahan Kosong Bekasi Bikin Heboh, Siapa Pemilik Sebenarnya?

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Deretan sepeda motor trail yang terparkir...

103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan, Orang Tua Menanti Kepastian Penyebabnya

lintaspriangan.com, BERITA BOGOR. Kekhawatiran menyelimuti keluarga siswa SMP Negeri...

BPKH Bahas Dana Haji di Bandung, Kelolaan Capai Rp185,72 Triliun

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) membahas...

Angkot Bandung Diusulkan Tanpa Setoran, Sopir Didorong Jadi Pemilik Kendaraan Sendiri

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan...

Wakil Bupati Indramayu Ditahan, Terungkap Dugaan Rekayasa Tunjangan DPRD Rp18,79 Miliar

lintaspriangan.com, BERITA INDRAMAYU. BANDUNG – Wakil Bupati Indramayu ditahan...

Olahraga

Kategori Populer