lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Seorang siswa SMPN 1 Cineam dilaporkan meninggal dunia setelah tenggelam di sungai wilayah Leuwikeris, Minggu, 26 Juli 2026. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB.
Informasi awal menyebutkan korban merupakan pelajar SMPN 1 Cineam, Kabupaten Tasikmalaya. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berupaya mengevakuasi korban dari sungai.
Namun, korban dilaporkan telah meninggal dunia ketika ditemukan. Peristiwa ini mengundang perhatian masyarakat, terutama karena korban masih berstatus pelajar sekolah menengah pertama.
Kronologi Siswa SMPN 1 Cineam Tenggelam
Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial pada Minggu, kejadian bermula sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui berada di sekitar sungai yang masuk wilayah Leuwikeris.
Belum diperoleh keterangan terverifikasi mengenai kegiatan yang dilakukan korban sebelum tenggelam. Informasi awal juga belum menjelaskan apakah korban datang seorang diri atau bersama teman-temannya.
Setelah korban diketahui tenggelam, warga di sekitar lokasi bergerak melakukan pertolongan dan evakuasi. Korban akhirnya berhasil ditemukan, tetapi kondisinya sudah tidak tertolong.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian. Sampai berita ini disusun, belum diperoleh informasi resmi mengenai fasilitas kesehatan yang menjadi tujuan evakuasi maupun hasil pemeriksaan medis terhadap korban.
Belum ada pula penjelasan resmi mengenai titik sungai tempat kejadian. Penyebutan “wilayah Leuwikeris” masih perlu diperjelas karena Leuwikeris merupakan kawasan yang berhubungan dengan wilayah Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya.
Titik Kejadian Masih Perlu Dipastikan
Nama sungai tempat korban tenggelam belum dapat dipastikan berdasarkan informasi awal. Karena itu, lokasi kejadian belum bisa langsung disebut sebagai Sungai Citanduy ataupun kawasan Bendungan Leuwikeris.
Bendungan Leuwikeris diketahui berada di wilayah Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Infrastruktur tersebut dibangun dengan membendung aliran Sungai Citanduy. Namun, belum ada keterangan yang memastikan bahwa peristiwa yang menimpa korban berlangsung di area bendungan.
Kepastian titik kejadian penting untuk mengetahui wilayah administratif serta aparat yang menangani peristiwa tersebut. Keterangan lebih lanjut juga dibutuhkan untuk memastikan kondisi arus, kedalaman air dan akses masyarakat menuju lokasi.
SMPN 1 Cineam sendiri merupakan sekolah negeri yang beralamat di Jalan Asrama Nomor 14, Desa Cineam, Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya. Berdasarkan data Kemendikdasmen, sekolah tersebut tercatat dengan NPSN 20210824.
Polisi Belum Sampaikan Kronologi Lengkap
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan resmi dari kepolisian maupun instansi penanggulangan bencana mengenai penyebab korban tenggelam.
Sejumlah informasi penting masih membutuhkan konfirmasi, termasuk siapa yang pertama kali melihat kejadian, waktu korban ditemukan, serta tahapan evakuasi yang dilakukan warga.
Belum diketahui pula apakah korban terpeleset, berenang, bermain di sekitar sungai atau melakukan kegiatan lainnya. Oleh sebab itu, penyebab siswa SMPN 1 Cineam meninggal tenggelam belum dapat disimpulkan.
Informasi mengenai peristiwa tersebut pertama kali beredar melalui unggahan media sosial pada Minggu, 26 Juli 2026. Berita ini akan diperbarui setelah terdapat keterangan resmi dari kepolisian, pihak sekolah, keluarga atau pemerintah setempat. (AS)
