Ade Hendar: SEABlings dan Status WNI Memicu Patriotisme Indonesia

โ€œBiar Aku Saja yang Jadi WNIโ€

Gelombang nasionalisme itu makin menguat ketika muncul polemik pernyataan โ€œBiar aku saja yang jadi WNIโ€, yang dikaitkan dengan unggahan Dwi Sasetyaningtyas, alumni penerima beasiswa LPDP yang tinggal di Inggris.

Kronologinya, Dwi mengunggah konten mengenai kewarganegaraan Inggris yang diperoleh anaknya. Dalam video tersebut, muncul pernyataan yang secara substansi menyiratkan bahwa cukup dirinya saja yang menjadi Warga Negara Indonesia, sementara anak-anaknya memiliki kewarganegaraan lain. Konten itu viral dan memicu kemarahan warganet.

Banyak netizen menilai pernyataan tersebut tidak sensitif, terlebih karena yang bersangkutan pernah menerima beasiswa negaraโ€”dana publik yang bertujuan mencetak sumber daya unggul bagi Indonesia. Reaksi publik pun meluas: kritik keras, perdebatan panjang, hingga tuntutan klarifikasi.

Ade Hendar memandang peristiwa itu sebagai cerminan betapa identitas kebangsaan masih menjadi isu emosional bagi masyarakat Indonesia.

โ€œMenjadi WNI bukan sekadar status administratif. Ia menyangkut sejarah, perjuangan, dan kebanggaan kolektif. Maka wajar jika publik bereaksi ketika merasa identitas itu dibandingkan,โ€ ujarnya.

Namun ia juga menekankan pentingnya kedewasaan dalam merespons.

โ€œKritik boleh. Kecewa itu manusiawi. Tapi jangan sampai berubah menjadi perundungan. Nasionalisme yang matang adalah yang tegas tanpa kehilangan etika.โ€

Menurutnya, polemik ini memperlihatkan bahwa generasi muda Indonesia memiliki sensitivitas tinggi terhadap simbol dan martabat bangsa.


Energi Patriotisme yang Perlu Diarahkan

Ade Hendar menilai dua peristiwa tersebutโ€”SEABlings vs Knetz dan polemik WNIโ€”memiliki benang merah yang sama: rasa bangga menjadi bagian dari Indonesia.

โ€œAnak muda kita cepat bereaksi ketika harga diri bangsa disentuh. Itu menunjukkan bahwa nasionalisme mereka hidup,โ€ katanya.

Namun ia mengingatkan, kebanggaan tidak boleh berhenti pada kemarahan digital. Ia harus diterjemahkan menjadi kontribusi nyata: prestasi, inovasi, integritas, dan karya.

โ€œKalau kita bangga jadi WNI, buktikan dengan kerja yang jujur, dengan prestasi yang membanggakan, dengan perilaku yang beradab. Jangan hanya paling keras di media sosial, tapi paling lemah dalam kontribusi,โ€ ujarnya.

Di akhir wawancara, Ade Hendar justru menyampaikan apresiasi terhadap generasi muda Indonesia.

โ€œSaya bangga melihat anak-anak muda kita punya rasa nasionalisme dan patriotisme yang kuat. Mereka peduli, mereka bersuara, mereka tidak diam ketika bangsa ini dianggap remeh. Tinggal bagaimana kita arahkan energi itu agar menjadi kekuatan positif bagi Indonesia.โ€

Ia menutup dengan pesan sederhana namun tegas:

โ€œBangsa ini tidak kekurangan anak muda yang cinta tanah air. Yang kita butuhkan adalah ruang dan pembinaan agar cinta itu tumbuh menjadi tanggung jawab.โ€

Di tengah riuhnya perang tagar dan debat kewarganegaraan, satu hal menjadi jelas: nasionalisme generasi muda Indonesia bukan mitos. Ia nyata, hidup, danโ€”jika diarahkan dengan bijakโ€”bisa menjadi modal sosial terbesar bangsa. (AS)

PRIANGAN TIMUR

Tiga Lowongan Kerja Ciamis Terbaru, Kurir hingga Customer Service

lintaspriangan.com,ย BERITA CIAMIS.ย Tiga lowongan kerja Ciamis masih membuka jalur lamaran...

Dua Juara Seri Triple Crown Tak Masuk Final Indonesia Derby Pangandaran

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN.ย Indonesia Derby Pangandaran 2026 menyimpan situasi tak biasa....

4 Kawasan Ini Pernah Jadi Pusat Kabupaten Tasikmalaya

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Kabupaten Tasikmalaya mencapai usia 394 tahun pada...

Kemenhaj Pangandaran Kawal Haji Inklusif 2027: Jangan Ada Jemaah yang Merasa Sendirian

lintaspriangan.com,ย BERITA PANGANDARAN.ย Perjalanan menuju Tanah Suci tidak selalu ditempuh dengan...

1.062 KK di 5 Desa Terdampak Kekeringan di Ciamis, BPBD Salurkan 50 Ribu Liter Air Bersih

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Musim kemarau mulai menunjukkan dampak kekeringan...

JAWA BARAT

Videotron Maut Majalengka Sudah Goyang 32 Jam, Penanganan Lambat?

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA.ย Tragedi Videotron Maut Majalengka di Bundaran Cigasong...

Berani Lumpuhkan Begal? Dedi Mulyadi Siapkan Sayembara Begal Jabar Hadiah hingga Rp50 Juta

lintaspriangan.com, BERITA JABAR. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengumumkan...

Klinik Berobat Unik di Cianjur, Pasien Tetap Dilayani Meski Tak Punya Uang

lintaspriangan.com, BERITA CIANJUR. Di tengah biaya pelayanan kesehatan yang...

Come See Mie Fest 2026 Bandung Hadirkan Barasuara hingga J-Rocks

lintaspriangan.com,ย BERITA BANDUNG. Come See Mie Fest 2026 memasuki hari...

Waspada, Prakiraan Angin Kencang di Jawa Barat Mulai Hari Ini

lintaspriangan.com,ย BERITA JABAR.ย Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memasukkan Jawa...

Ini Pesan Kiai Sumedang untuk Presiden Prabowo

lintaspriangan.com,ย BERITA SUMEDANG.ย Kiai asal Sumedang, KH Muhammad Muhyiddin Abdul Qodir...

Kebakaran di Sukabumi, 3 Anak Meninggal Dunia

lintaspriangan.com,ย BERITAย SUKABUMI. Kebakaran di Sukabumi menewaskan tiga anak kakak-beradik di...

Pencarian Berakhir Duka, Korban Tenggelam di Waduk Jatiluhur Ditemukan Meninggal Dunia

lintaspriangan.com, BERITA PURWAKARTA. Operasi pencarian terhadap seorang pemuda yang...
spot_img

Olahraga

Popular Categories

spot_imgspot_img