Pemilih Disabilitas Tasikmalaya Terancam Luput dari Pemilu Inklusif

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Persoalan pemilih disabilitas Tasikmalaya kembali menyeruak menjelang gelombang tahapan pemilu dan pemilihan mendatang. Bawaslu Kota Tasikmalaya menilai pendataan warga difabel masih menyimpan celah serius yang dapat berdampak langsung terhadap pemenuhan hak politik mereka di tempat pemungutan suara.

Isu ini mengemuka dalam kegiatan Sosialisasi Pengawasan Partisipatif bagi Kaum Disabilitas yang digelar Bawaslu Kota Tasikmalaya di Bale RW 01 Cintarasa, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang. Forum tersebut menjadi ruang penting untuk membahas bagaimana data pemilih disabilitas Tasikmalaya harus diperbarui secara lebih akurat agar pemilu mendatang tidak hanya sah secara prosedur, tetapi juga inklusif secara layanan.

Data Pemilih Disabilitas Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Ketua Bawaslu Kota Tasikmalaya, Zaki Pratama, didampingi Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Enceng Fuad Syukron, menegaskan bahwa persoalan pemilih disabilitas tidak boleh dipandang sebagai urusan administratif semata. Menurutnya, pendataan yang akurat menjadi fondasi penting untuk menjamin hak pilih penyandang disabilitas Tasikmalaya.

โ€œIni bukan sekadar persoalan administrasi. Ini menyangkut pemenuhan hak politik dan hak konstitusional warga negara yang dijamin undang-undang,โ€ tegas Zaki.

Zaki menjelaskan, data pemilih disabilitas menjadi dasar bagi penyelenggara pemilu dalam menyiapkan layanan dan fasilitas di TPS. Ketika data belum valid atau masih terjadi tumpang tindih kategori, kebutuhan khusus pemilih disabilitas berpotensi tidak terbaca dengan baik.

โ€œData pemilih disabilitas harus menjadi perhatian kita bersama karena menjadi dasar dalam penyediaan layanan dan fasilitas yang tepat di TPS. Ketika data yang tersedia belum valid atau masih terjadi tumpang tindih kategori, maka potensi kebutuhan khusus pemilih disabilitas tidak terpetakan secara optimal. Di sini kita hadir untuk bisa menjembatani kebutuhan tersebut,โ€ ujar Zaki.

Salah satu tantangan yang disorot Bawaslu adalah rendahnya pemutakhiran data. Proses pendataan masih banyak bergantung pada laporan keluarga atau lingkungan sekitar. Pola pasif seperti ini membuat perubahan kondisi penyandang disabilitas tidak selalu segera tercatat.

โ€œSalah satu tantangan terbesar adalah minimnya pemutakhiran data akibat rendahnya pelaporan dari keluarga. Banyak perubahan kondisi yang tidak segera terdata sehingga informasi yang tersedia belum sepenuhnya menggambarkan kondisi aktual pemilih disabilitas di lapangan,โ€ kata Zaki.

Situasi ini semakin rumit karena stigma sosial masih membayangi sebagian masyarakat. Dalam sejumlah kasus, keluarga enggan melaporkan kondisi anggota keluarganya yang menyandang disabilitas karena khawatir muncul diskriminasi atau tekanan sosial.

Padahal, akurasi data menjadi kunci penting untuk memastikan pemilu inklusif Tasikmalaya benar-benar terwujud. Tanpa data yang benar, penyelenggara pemilu akan kesulitan mengetahui siapa saja pemilih yang membutuhkan layanan khusus di TPS.

Aksesibilitas TPS Tidak Boleh Sekadar Formalitas

Bawaslu Kota Tasikmalaya juga mengantisipasi adanya penyandang disabilitas yang terdaftar sebagai pemilih reguler tanpa identifikasi kebutuhan khusus. Secara administratif mereka memang tercatat sebagai pemilih, tetapi kebutuhan aksesibilitasnya tidak masuk ke dalam sistem.

โ€œKami berusaha mencegah adanya kondisi di mana pemilih difabel terdata sebagai pemilih reguler. Secara administratif mereka tercatat sebagai pemilih, tetapi kebutuhan aksesibilitasnya tidak teridentifikasi. Padahal informasi tersebut sangat penting untuk menentukan fasilitas apa yang harus disiapkan penyelenggara di TPS,โ€ jelas Zaki.

Persoalan aksesibilitas TPS disabilitas Tasikmalaya bukan perkara kecil. Pemilih pengguna kursi roda membutuhkan jalur yang aman dan tidak menyulitkan. Pemilih tunanetra memerlukan alat bantu pencoblosan. Pemilih dengan disabilitas intelektual juga dapat memerlukan pendampingan sesuai ketentuan yang berlaku.

Selain itu, tata letak TPS perlu dirancang agar pemilih disabilitas dapat datang, bergerak, dan menggunakan hak pilihnya secara mandiri serta bermartabat. Tanpa pemetaan kebutuhan yang rinci, fasilitas yang disediakan berisiko tidak sesuai dengan kondisi riil pemilih.

Masalah lain yang menjadi perhatian Bawaslu adalah tumpang tindih klasifikasi kategori disabilitas. Dalam sejumlah data, kategori yang dicatat belum tentu sesuai dengan kebutuhan sebenarnya. Akibatnya, pelayanan yang disiapkan bisa meleset dari sasaran.

โ€œTumpang tindih klasifikasi disabilitas menjadi tantangan tersendiri. Ada kondisi di mana kategori yang dicatat tidak sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan riil pemilih. Karena itu diperlukan sinkronisasi dan pemutakhiran data yang lebih komprehensif agar pelayanan kepada pemilih disabilitas dapat dilakukan secara tepat sasaran,โ€ ungkap Zaki.

Bawaslu menegaskan, sistem pendataan ke depan tidak boleh hanya berhenti pada pencatatan jumlah. Basis data pemilih disabilitas harus memuat informasi yang lebih spesifik, mulai dari jenis disabilitas, kebutuhan layanan, hingga bentuk aksesibilitas yang diperlukan.

Pendataan yang lebih rinci akan membantu penyelenggara pemilu merancang TPS yang benar-benar ramah bagi semua kelompok pemilih. Dengan begitu, penyandang disabilitas tidak hanya hadir sebagai angka dalam daftar pemilih, tetapi benar-benar memperoleh ruang yang setara dalam demokrasi.

Sebab, ketika kebutuhan pemilih disabilitas luput dari perhatian, yang terancam bukan hanya hak pilih satu kelompok warga. Lebih jauh dari itu, kualitas demokrasi di Kota Tasikmalaya juga ikut dipertaruhkan. (DH/AS)


Baca Berita Tasikmalaya lainnya di Google News

JEJAK HEROIK JABAR

Membuka Jejak Pejuang Tionghoa di Cirebon

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ada satu kalimat pendek dalam arsip...

Taktik Buaya Mangap Pejuang Cirebon Bikin Belanda Kocar-kacir

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jembatan-jembatan menuju Bantarjati tampak seperti sedang...

Selama 5 Bulan, Markas Belanda Digempur Pejuang Cikatomas

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Ketika malam turun di wilayah selatan...

Pesantren Langkaplancar yang Berubah Menjadi Markas Laskar

lintaspriangan.com,ย JEJAK HEROIK JABAR. Jauh dari pantai yang kini menjadi...

Dari Perlindungan 1947 hingga Harmony Award 2025

lintaspriangan.com, JEJAK HEROIK JABAR. Bensin telah diletakkan di dekat rumah-rumah warga...

PRIANGAN TIMUR

Bazar TNI Digelar di Tasikmalaya, Warga Manfaatkan Harga Terjangkau

lintaspriangan.com, BERITA TASIKMALAYA. Halaman Masjid Perumahan Bumi Resik Panglayungan,...

Festival Literasi Ciamis 2026, Herdiat Minta Warga Tak Berhenti Belajar

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Pesan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dalam...

10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Asal Garut Pulang, 10 Warga Masih Belum Ditemukan

lintaspriangan.com,ย BERITA GARUT. Operasi pencarian korban Kapal Virgo 8 berlanjut...

Piala PSSI Kota Tasikmalaya U-40 Dihentikan setelah Pemain Meninggal

lintaspriangan.com,ย BERITA TASIKMALAYA. Turnamen Piala PSSI Kota Tasikmalaya Antarkecamatan U-40...

Wamenkes di Ciamis: Deteksi Dini Dapat Cegah Potensi Penularan TB

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Kunjungan Wamenkes di Ciamis menghasilkan beberapa...

JAWA BARAT

5 Peristiwa Jawa Barat: King Kobra, Temuan Kerangka di Kuningan hingga Duka Sepak Bola

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Sejumlah peristiwa Jawa Barat terjadi...

Demplot Ubi Jalar Kuningan Naikkan Panen dari 3,5 Ton Jadi 6,3 Ton per 100 Bata

lintaspriangan.com,ย BERITA KUNINGAN. Penerapan demplot ubi jalar di Desa Linggamekar,...

Lulusan SMK Jabar Didorong Terhubung Langsung ke Perusahaan

lintaspriangan.com, BERITA JAWA BARAT. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong...

Sumur Bor Majalengka Layani 3.599 Warga di Empat Desa Saat Kemarau

lintaspriangan.com, BERITA MAJALENGKA. Empat sumur bor Majalengka kini melayani...

Kebakaran Lahan Purwakarta, Api di Sindangpanon Dipadamkan Polisi dan Warga

lintaspriangan.com,ย BERITA PURWAKARTA. Kebakaran lahan Purwakarta terjadi di kawasan Kampung...

KRL Bogor Tambah Empat Perjalanan Mulai 21 September, Kembali 392 Perjalanan per Hari

lintaspriangan.com,ย BERITA BOGOR. KRL Bogor kembali melayani 392 perjalanan per...

Gara-gara Pilkades, Ruang Bupati Bekasi Digembok Massa

lintaspriangan.com, BERITA BEKASI. Suasana menjelang pelaksanaan Pilkades Kabupaten Bekasi...

PPPK Kementerian PU Tanam Ganja, Alasannya Bikin Geleng Kepala

lintaspriangan.com, BERITA BANDUNG. Sulit mendapatkan ganja membuat seorang pegawai...

Olahraga

Popular Categories