lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS – Kekalahan telak PSGC Ciamis dari PSS Sleman dengan skor 0-6 tampaknya menjadi pukulan serius bagi masa depan manajemen Laskar Singacala. Tak lama setelah pertandingan tersebut, beredar video yang berisi pernyataan Herdiat Sunarya mundur dari kepengurusan PSGC.
Pernyataan itu diketahui melalui unggahan video yang beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, Herdiat menyampaikan bahwa kepengurusan PSGC pada 2026 menyatakan mundur.
“Dengan berat hati, tahun 2026 kepengurusan PSGC mundur,” demikian pernyataan Herdiat dalam video tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa keputusan itu bukan sesuatu yang mudah. Herdiat menyebut pihaknya telah berupaya, sebelum akhirnya menyampaikan pernyataan mundur.
Kabar tersebut muncul setelah PSGC Ciamis menelan kekalahan memalukan saat menghadapi PSS Sleman dalam lanjutan League Cup Indonesia Grup F di Stadion Maguwoharjo, Rabu (4/11/2026).
Dalam pertandingan itu, Laskar Singacala tidak mampu membendung dominasi tuan rumah dan harus menyerah dengan skor 0-6.
Berita sebelumnya: Petaka di Maguwoharjo, PSGC Ciamis Dibantai PSS Sleman 0-6
Pernyataan Mundur di Tengah Tekanan
Pernyataan Herdiat Sunarya mundur tersebut menjadi perkembangan penting di tengah sorotan terhadap performa dan pengelolaan PSGC.
Sebelum pertandingan melawan PSS, persoalan pembenahan tim dan tuntutan suporter terhadap manajemen juga telah menjadi perhatian. Evaluasi terhadap komposisi pemain, pelatih, serta kesiapan tim menjadi bagian dari tuntutan agar PSGC mampu tampil lebih kompetitif.
Kini, pernyataan mundur yang disampaikan Herdiat membuka pertanyaan baru mengenai arah pengelolaan klub kebanggaan masyarakat Kabupaten Ciamis tersebut.
Apabila benar ditindaklanjuti secara organisatoris, perubahan kepengurusan tentu akan menjadi momentum penting bagi PSGC untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
Namun, hingga pernyataan dalam video tersebut beredar, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai mekanisme pengunduran diri, pihak yang akan menerima keputusan tersebut, maupun langkah organisasi selanjutnya.
Masa Depan PSGC Menanti Kejelasan
Bagi publik sepak bola Ciamis, persoalan PSGC tidak berhenti pada kekalahan 0-6 dari PSS Sleman. Ada harapan agar klub ini memiliki fondasi pengelolaan yang lebih kuat, tim yang kompetitif, serta arah pembinaan yang jelas.
Pernyataan Herdiat kini menjadi perhatian karena menyangkut keberlanjutan kepengurusan klub. Publik tentu menunggu penjelasan resmi mengenai status keputusan tersebut dan siapa yang akan bertanggung jawab terhadap masa depan PSGC.
Kekalahan di Maguwoharjo mungkin hanya satu hasil pertandingan. Namun, pernyataan mundur dari pucuk manajemen berpotensi menjadi babak baru dalam perjalanan Laskar Singacala. (HS)
