Beranda blog Halaman 281

Kementerian ATR/BPN dan Pertamina Perkuat Sinergi Tata Ruang dan Pertanahan

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) kembali menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) dalam pengelolaan pertanahan dan tata ruang.

Kesepakatan ini tertuang dalam Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid, dan Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, di Grha Pertamina, Jakarta, Selasa (24/12/2024).

Dalam sambutannya, Menteri Nusron menekankan bahwa sinergi antara kementerian dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memegang peranan penting untuk mendukung visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dua program prioritas yang menjadi perhatian adalah swasembada energi dan hilirisasi industri.

“Kita harus bekerja sebagai satu tim untuk memastikan program swasembada energi, swasembada pangan, dan hilirisasi berjalan dengan baik. Kementerian ATR/BPN wajib mendukung, bukan malah menghambat,” ujar Nusron Wahid dengan tegas.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Nusron juga menyampaikan bahwa ada 192 perusahaan yang akan mengajukan izin dan pelayanan ke Kementerian ATR/BPN. Proses ini mencakup sertipikasi tanah, Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang (PKKPR), Lahan Sawah yang Dilindungi (LSD), penyelesaian sengketa pertanahan, pertimbangan teknis pertanahan (PERTEK), serta pengadaan tanah.

Ia menginstruksikan agar seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN memberikan pelayanan yang profesional dan cepat. Menurutnya, keterlambatan pelayanan akan menimbulkan dampak negatif pada kredibilitas lembaga.

“MoU ini harus segera ditindaklanjuti dengan baik. Jika pelayanan masih lambat dan tidak optimal, kita akan merasa malu,” tegas Nusron.

Direktur Utama PT Pertamina, Simon Aloysius Mantiri, menyambut baik kesepakatan ini. Ia mengungkapkan bahwa kerja sama ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pertamina dan Kementerian ATR/BPN untuk memastikan pengelolaan aset tanah berjalan dengan baik.

“Penandatanganan MoU ini adalah momen penting bagi kami. Dukungan dari Kementerian ATR/BPN sangat berarti untuk kelancaran pengelolaan aset tanah, terutama untuk proyek-proyek strategis Pertamina,” ujar Simon.

Menurut Simon, kepastian hukum dalam pengelolaan tanah akan memberikan dampak positif terhadap operasional distribusi energi di Indonesia.

Sebagai bagian dari kerja sama ini, Kementerian ATR/BPN menyerahkan 26 Sertipikat Elektronik Hak Guna Bangunan (HGB) kepada PT Pertamina. Sertipikat ini mencakup jalur pipa Bahan Bakar Minyak (BBM) sepanjang 81,5 km dari Fuel Terminal Boyolali hingga Fuel Terminal Pengapon di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Jalur pipa ini memiliki peran penting dalam menjaga kelancaran distribusi BBM di Jawa Tengah. Dengan kepastian hukum atas lahan tersebut, Pertamina diharapkan dapat lebih fokus pada pengelolaan infrastruktur energi tanpa hambatan administratif.

BACA JUGA: Fokus BNNK Ciamis: Sosialisasi, Rehabilitasi, Sinergi

Kerja sama antara Kementerian ATR/BPN dan PT Pertamina bertujuan untuk memastikan pengelolaan tata ruang dan pertanahan yang lebih transparan, efisien, dan berlandaskan kepastian hukum. Pertamina, sebagai perusahaan yang berperan besar dalam distribusi energi nasional, membutuhkan dukungan penuh dalam hal pengelolaan aset tanah.

Tanah yang digunakan untuk infrastruktur energi, seperti pipa distribusi BBM, harus memiliki kejelasan status hukum agar tidak menimbulkan konflik di kemudian hari. Selain itu, percepatan proses administrasi diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur energi yang lebih efektif dan efisien.

Melalui MoU ini, kedua pihak berkomitmen untuk bekerja sama dalam menyelesaikan berbagai tantangan di bidang pertanahan dan tata ruang demi mendukung target swasembada energi nasional serta pembangunan berkelanjutan di Indonesia. (Eddy/lintaspriangan.com)

Fokus BNNK Ciamis: Sosialisasi, Rehabilitasi, Sinergi

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Sepanjang tahun 2024, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Ciamis secara aktif melaksanakan berbagai program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN). Program ini meliputi kegiatan sosialisasi, rehabilitasi, pemberdayaan masyarakat, dan penguatan kerja sama lintas sektor demi menekan angka penyalahgunaan narkoba di wilayah Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

Sosialisasi P4GN di Berbagai Lingkungan

BNNK Ciamis rutin melakukan kegiatan sosialisasi P4GN setiap bulan dengan sasaran yang beragam, mulai dari lingkungan pendidikan, instansi pemerintah, hingga masyarakat umum.

Kepala BNNK Ciamis, Yaya Suriadijaya, S.H., menyatakan bahwa pihaknya terus berupaya menyebarkan pemahaman tentang bahaya narkoba di semua lini masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menyebarkan pemahaman tentang bahaya narkoba melalui berbagai kegiatan di semua lini masyarakat,” tegas Yaya.

Pada Mei 2024, BNNK Ciamis melaksanakan 13 kegiatan sosialisasi, dengan rincian lima kegiatan di lingkungan pendidikan dan delapan kegiatan di lingkungan masyarakat. Sementara itu, pada Juni 2024, tercatat delapan kegiatan sosialisasi yang melibatkan berbagai instansi, termasuk pemerintahan dan pendidikan.

Puncak kegiatan sosialisasi terjadi pada Oktober 2024 dengan 19 kegiatan yang melibatkan berbagai pihak.

Melalui kegiatan ini, BNNK berharap dapat menciptakan kesadaran kolektif tentang bahaya narkoba dan pentingnya peran aktif semua pihak dalam mencegah penyalahgunaan narkoba.

Di bidang pemberantasan, Seksi Pemberantasan BNNK Ciamis Asep Taufik mengatakan telah melaksanakan berbagai kegiatan yang tidak termasuk dalam anggaran DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran).

Salah satu kegiatan utamanya adalah pelaksanaan asesmen terpadu bagi tersangka tindak pidana narkotika yang dimohonkan oleh penyidik dari Polres Ciamis, Polres Banjar, dan Polres Pangandaran.

Selama tahun 2024, sebanyak 43 klien telah menjalani asesmen terpadu. Dari jumlah tersebut, 34 klien menjalani rehabilitasi rawat jalan di Klinik Pratama BNNK Ciamis, sementara sisanya dirujuk ke Balai Rehabilitasi BNN Lido dan lembaga rehabilitasi swasta.

Selain itu, tim pemberantasan juga aktif melakukan pemetaan wilayah yang rawan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkotika. Mereka juga berpartisipasi dalam Tim Pengawasan Orang Asing (TIMPORA) yang dibentuk oleh Kantor Imigrasi Kelas I Tasikmalaya untuk memastikan tidak ada peredaran narkoba yang melibatkan jaringan internasional.

Dalam menjalankan program P4GN, BNNK Ciamis menjalin kerja sama erat dengan berbagai pihak, termasuk Kejaksaan Negeri Ciamis, Polres Ciamis, Kodim 0613 Ciamis, dan instansi terkait lainnya. Sinergi ini dinilai penting untuk menciptakan strategi yang lebih efektif dalam memerangi narkoba.

Tidak hanya itu, BNNK Ciamis juga meluncurkan inovasi layanan melalui “Si Biru Mobile”. Kendaraan ini dirancang untuk memberikan layanan P4GN seperti informasi, konseling, dan layanan tes narkoba kepada masyarakat di wilayah terpencil.

“Si Biru Mobile diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat dan meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjauhi narkoba,” ujar Yaya Suriadijaya.

Selain itu, BNNK Ciamis juga fokus pada ancaman narkotika jenis baru atau New Psychoactive Substances (NPS) yang semakin marak beredar. Ancaman ini memerlukan langkah-langkah serius dan koordinasi yang kuat di semua level.

Di akhir tahun, Kepala BNNK Ciamis memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan program P4GN di Ciamis, Banjar, dan Pangandaran.

BACA JUGA: Posko ORARI Kota Banjar Siap Amankan Arus Nataru 2025

Yaya juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah, kepolisian, kejaksaan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan media yang telah membantu menyebarkan informasi tentang bahaya narkoba.

“Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait menjadi kunci utama keberhasilan program ini. Kami harap semua pihak terus berperan aktif dalam mewujudkan Indonesia Bersih Narkoba,” tutup Yaya.

Melalui berbagai program yang telah dilaksanakan, BNNK Ciamis optimis dapat terus menekan angka penyalahgunaan narkoba dan menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan bebas dari narkoba menuju visi “Indonesia Bersinar”. (Eddy/lintaspriangan.com)

Posko ORARI Kota Banjar Siap Amankan Arus Nataru 2025

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025, Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Kota Banjar kembali mendirikan posko pengamanan di perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah, tepatnya di Cijolang, Kota Banjar.

Posko tersebut akan beroperasi mulai 24 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025 sebagai bagian dari upaya memastikan kelancaran arus mudik dan balik selama periode liburan.

Ketua ORARI Lokal Kota Banjar, Yana S. Bachyan, menjelaskan bahwa pendirian posko ini sudah menjadi agenda tahunan ORARI, terutama pada momen penting seperti Idul Fitri dan Nataru. Menurutnya, keberadaan posko ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengendara yang melintas di jalur tersebut.

“Ini sudah menjadi agenda kami tiap tahun. Kami hanya ingin memastikan para pengendara yang melintas di perbatasan ini merasa aman dan nyaman selama perjalanan mereka, khususnya dalam momen mudik dan arus balik Nataru,” ujar Yana. Selasa, (23/12/2024).

Yana menambahkan bahwa posko ini tidak hanya berfungsi sebagai pusat informasi, tetapi juga sebagai tempat istirahat bagi pengendara yang menempuh perjalanan jauh. Fasilitas yang disediakan di posko bertujuan untuk membantu pengendara menjaga kondisi fisik agar tetap prima selama perjalanan.

“Posko ini nantinya tidak hanya sebagai posko pantau dan informasi, tetapi kami menyediakan fasilitas istirahat yang memadai agar para pengendara dapat beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan mereka. Ini penting untuk menjaga keamanan dan mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan,” jelasnya lagi.

Selain menyediakan tempat istirahat, posko ini juga dilengkapi dengan peralatan komunikasi modern yang memungkinkan tim ORARI untuk berkoordinasi dengan pihak kepolisian, dinas perhubungan, dan instansi terkait lainnya. Teknologi ini memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat selalu akurat dan terkini.

Menurut Yana, posko tersebut juga berperan sebagai pusat koordinasi dalam situasi darurat. Pengendara yang membutuhkan bantuan dapat langsung mendatangi posko atau menghubungi tim ORARI melalui saluran komunikasi yang telah disediakan.

“Jika ada situasi darurat atau kebutuhan informasi, pengendara dapat langsung menghubungi tim kami di posko. Kami siap membantu semaksimal mungkin, termasuk memberikan informasi terkait kondisi jalan, cuaca, atau bahkan potensi bencana,” ungkapnya.

Selain fokus pada pengamanan dan kenyamanan perjalanan, ORARI juga akan terus memantau arus lalu lintas di sekitar perbatasan Cijolang. Tim akan memberikan laporan berkala terkait kondisi jalan untuk membantu pengendara memilih jalur yang paling aman dan lancar.

Yana berharap keberadaan posko ini dapat berkontribusi positif dalam memastikan perjalanan masyarakat selama periode liburan berjalan lancar dan aman. Ia juga mengimbau para pengendara untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan beristirahat ketika merasa lelah.

“Kami berharap para pengendara memanfaatkan fasilitas yang tersedia di posko ini dengan sebaik-baiknya. Jangan memaksakan diri untuk terus berkendara jika merasa lelah atau mengantuk. Keselamatan adalah yang utama,” pesannya.

BACA JUGA: Jadwal Lengkap Libur Bank BRI Mandiri BCA dan BSI Selama Nataru 2024-2025

Pendirian posko pantau oleh ORARI Kota Banjar ini menunjukkan komitmen organisasi dalam mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama momen penting seperti Nataru. Dengan koordinasi yang baik antara ORARI, pihak kepolisian, dan dinas terkait, diharapkan risiko kecelakaan dan kendala di perjalanan dapat diminimalisir.

Sebagai penutup, Yana menegaskan bahwa ORARI akan terus siaga di posko selama periode operasi Nataru. Setiap informasi penting yang diterima dari jalur komunikasi akan segera disampaikan kepada masyarakat agar perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan lancar.

Dengan adanya posko pengamanan ini, masyarakat diharapkan dapat merasa lebih tenang dan terbantu selama perjalanan liburan Nataru 2025. ORARI Kota Banjar siap menjadi garda terdepan dalam mendukung kelancaran arus mudik dan balik di wilayah perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah. (Johan/lintaspriangan.com)

Jadwal Lengkap Libur Bank BRI, Mandiri, BCA, BNI, dan BSI Selama Nataru 2024/2025

0

lintaspriangan.com, BERITA NASIONAL. Sejumlah bank di Indonesia, seperti BRI, Mandiri, BCA, dan BNI, telah merilis jadwal operasional mereka selama libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Informasi jadwal libur bank akhir tahun ini dapat menjadi panduan bagi Anda yang ingin melakukan transaksi selama momen Nataru.

Berikut rincian jadwal operasional bank pada Desember 2024.

  1. Jadwal Operasional Bank BRI Nataru 2024/2025

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) akan membuka layanan operasional jaringan konvensional secara terbatas untuk memenuhi kebutuhan nasabah selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Direktur Retail Funding and Distribution BRI, Andrijanto, menyampaikan pada Senin (23/12/2024) bahwa operasional jaringan konvensional akan disesuaikan. Namun, layanan digital BRI tetap tersedia dan berfungsi penuh sepanjang periode liburan.

Mengutip dari Antara, kantor cabang BRI tidak beroperasi pada 25 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.
kemudian layanan kantor cabang dijadwalkan kembali beroperasi pada 27 Desember, 30-31 Desember 2024, serta 2 Januari 2025.
Dan pada 26 Desember, BRI akan membuka layanan terbatas di 33 kantor cabang yang tersebar di berbagai wilayah. Selain itu, layanan weekend banking reguler juga tetap beroperasi pada 28-29 Desember 2024 di 65 lokasi.

  1. Jadwal Operasional BCA Nataru 2024/2025

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) akan menyesuaikan jadwal operasional kantor cabangnya selama periode libur dan cuti bersama Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.

Penyesuaian operasional kantor cabang BCA mengikuti jadwal libur dan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah, yakni pada 25-26 Desember 2024 dan 1 Januari 2025.

Berikut rincian penyesuaian operasional kantor cabang BCA selama akhir pekan, libur, dan cuti bersama Nataru 2024/2025:
Rabu dan Kamis, 25-26 Desember 2024: Tidak beroperasi
Jumat, 27 Desember 2024: Layanan kantor cabang beroperasi
Sabtu dan Minggu, 28-29 Desember 2024: Layanan weekend banking beroperasi di cabang tertentu
Senin dan Selasa, 30-31 Desember 2024: Layanan kantor cabang beroperasi
Rabu, 1 Januari 2025: Tidak beroperasi.

Layanan kantor cabang BCA dijadwalkan beroperasi kembali pada Kamis, 2 Januari 2025.

Dilansir dari Kompas.com, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menjelaskan bahwa selama libur Nataru 2024/2025, nasabah tetap dapat melakukan transaksi melalui layanan digital, seperti myBCA, BCA mobile, internet banking (KlikBCA), serta jaringan ATM BCA yang tersedia di seluruh Indonesia.

  1. Jadwal Operasional Mandiri Nataru 2024/2025

Bank Mandiri akan tetap membuka beberapa cabang untuk melayani kebutuhan khusus pada tanggal 25, 26, 28, 29 Desember 2024, serta 1 Januari 2025.

Untuk memenuhi kebutuhan transaksi selama libur, nasabah Bank Mandiri dapat memanfaatkan layanan digital seperti Livin’ by Mandiri.
Untuk transaksi tunai di atas Rp100 juta, nasabah terdaftar dapat menggunakan Layanan Antar Jemput Uang (LAJU) melalui platform Kopra by Mandiri.
Selain itu, transaksi juga dapat dilakukan melalui e-channel Bank Mandiri, seperti ATM, CRM, dan CSM yang tersedia di seluruh Indonesia.

Untuk mengetahui kantor cabang mana saja yang beroperasi bisa dicek di sini.

  1. Jadwal Operasional BNI Nataru 2024/2025

Bank Negara Indonesia (BNI) akan menyesuaikan jadwal operasionalnya selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Dan berikut jadwal operasional BNI selama libur Nataru:

25 Desember 2024: Seluruh kantor cabang BNI libur dan tidak beroperasi.
26 Desember 2024: Sebanyak 23 outlet akan beroperasi secara terbatas pada pukul 10.00–12.00 waktu setempat.
1 Januari 2025: Sebanyak 21 outlet akan beroperasi secara terbatas pada pukul 10.00–12.00 waktu setempat.

  1. Jadwal Operasional BSI Nataru 2024/2025

Bank Syariah Indonesia (BSI) juga akan menyesuaikan jadwal operasionalnya sepanjang libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob T. Ananta, mengungkapkan bahwa layanan akan dibuka secara terbatas di 637 outlet weekend BSI di seluruh Indonesia.

Berikut adalah jadwal operasional BSI selama periode libur Nataru 2024/2025:
1-29 Desember 2024: Operasional terbatas di 637 outlet weekend banking di seluruh Indonesia (08.00-14.00 waktu setempat).
25-26 Desember 2024 dan 1 Januari 2025: Operasional kantor tutup.
Layanan operasional terbatas dan weekend banking BSI meliputi:

Transaksi pembayaran Pertamina dan institusi
Setoran tunai/cek atau BG non-kliring
Penarikan tunai/cek atau BG non-kliring
Pembukaan rekening Complaint handling
Layanan gadai dan cicil emas (outlet tertentu).

Kapalnya Karam, Semua Temannya Tenggelam, Ia Terdampar Sendirian

0

lintaspriangan.com, INSPIRATIF. “Memangnya apa salahku pada-Mu?” Bibir laki-laki itu terus menggumamkan pertanyaan pada Tuhannya. Kepalanya menunduk, menyembunyikan wajahnya yang basah oleh airmata. Lalu ia mendongak, melihat kobaran api yang masih saja bersemangat melahap gubuk miliknya. Gubuk yang sudah lumayan membuatnya aman dan nyaman. Gubuk yang ia bangun dengan sangat susah payah selama hampir empat bulan, di sebuah pulau terpencil tempat ia terdampar.

“Hhh… Apa salahku pada-Mu?!” kali ini dengan nada geram, sembari menggeleng-gelengkan kepala.

Laki-laki itu bernama Hari. Sudah sekitar lima bulan ia terdampar di sebuah pulau antah-berantah. Seonggok kayu yang mengapung di lautan membawanya ke pulau ini. Ia beruntung sendirian, karena tujuh orang temannya tak selamat, semuanya tenggelam, bersamaan dengan kapal mereka yang karam.

Sejak terdampar, Hari sempat pasrah. hatinya memilih menyerah daripada berjuang agar nyawanya bisa bertahan. Ia tak peduli dengan perutnya yang keroncongan. Tubuhnya mengigil saat diterpa hujan. Atau beberapa kali ia bertemu ancaman dari hewan liar. Ia memilih diam, dan berharap segera dijemput ajal. Tapi anehnya, ia tak kunjung mati.

Boleh jadi, ia masih bertahan lantaran masih ada secercah harapan yang terselip dalam hati. Setiap saat ia membayangkan wajah istrinya. Wanita yang paling ia cintai itu baru saja mendapat kabar tentang kehamilan pertamanya, beberapa hari sebelum Hari pergi melaut bersama teman-temannya. Ya, saat pergi melaut, istrinya tengah hamil bulan ketiga.

“Hati-hati ya, Mas. Jangan lupa berdoa, Sekarang harus lebih hati-hati, kan kita mau punya bayi,” kata istri tercintanya ketika Hari pamit untuk pergi melaut.

“Tenang sayang, ini kan bukan kegiatan baru. Sudah berapa kali kami melaut, sudah cukup pengalaman,” jawab Hari menenangkan istrinya.

Dialog pendek itulah yang selalu menyelimuti benak Hari. Mungkin karena harapan inilah dia belum mati. Dia ingin sekali bertemu lagi dengan istrinya. Apalagi, ia akan menimang buah hati, darah dagingnya sendiri.

Lagi-lagi Hari terlihat menggelengkan kepala. Wajahnya semakin basah. Air mata kerinduan, sekaligus kemarahan. Ya, ia marah pada Tuhan. Kenapa Tuhan tak henti-hentinya “menzalimi” dirinya. Kapalnya sudah karam, semua temannya meninggal, dan ia terdampar sendirian. Lalu, setelah membangun gubuk selama berbulan-bulan, malam tadi semua kelelahan itu habis terbakar. Ia tertidur lelap di atas pasir pantai, ketika api unggun yang ia buat, merembet hingga membakar gubuk yang ia dirikan.

Nanar matanya melihat gubuknya sudah menjadi abu. Gubuk itu membuat Hari nyaman, dan punya semangat untuk menanam harapan. Berbeda dengan sekitar satu bulan pertama saat terdampar. Karena tak punya tempat tinggal, ia benar-benar merasa tersiksa. Gubuk itu yang membuat angin laut tidak terus-terusan menghantam tubuh Hari. Gubuk itu juga yang membuat Hari tak harus kuyup ketika hujan. Bahkan gubuk ini pula yang membuat Hari aman dari sekelompok serigala dan babi hutan yang sesekali mengancam. Gubuk yang ia bangun berbulan-bulan, lalu jadi abu hanya dalam waktu setengah malam.

Ia masih bertanya, kenapa Tuhan begitu zalim padanya. Ia berusaha keras mengingat, doa besar apa yang pernah ia perbuat. Lalu untuk kesekian kalinya, kepalanya lagi-lagi menggeleng. Pertanda ia tak menemukan alasan, kenapa Tuhan masih terus menyiksanya. Ia terus bertanya-tanya hingga fajar tiba, hingga sebuah suara menyapa dia…

“Assalamu’alaikum… Apakah Kamu baik-baik saja?”

Hari tertegun sejenak. Perlahan ia menoleh ke arah suara. Rupanya, gubuknya yang terbakar membuat Hari terlalu hanyut dalam kesedihan dan amarah yang mendalam, hingga ia tak menyadari ada beberapa orang yang menghampirinya.

“Ka… kalian siapa? Dari mana?” tanya Hari, sedikit terbata. Maklum, sudah sekitar setengah tahun ia tak bertemu manusia.

“Kami nelayan. Tadi malam, dari kejauhan kami lihat ada api yang berkobar besar. Kami kira ada kapal yang terbakar, jadi kami langsung menuju ke sini”.

“Allohuakabar…”. Hati Hari memekik takbir.

Hari tak kuasa lagi menjawab pertanyaan orang yang tadi menjelaskan. Seketika tubuhnya ambruk dalam sujud. Bibirnya berulang-ulang menggumamkan takbir. Rasanya ia ingin melesat ke angkasa, menerobos lapisan langit-langit, untuk memohon ampun kepada-Nya. Terutama karena amarah dan prasangka buruk pada-Nya.

“Ternyata Dia membakar gubukku, karena akan mengantarku pulang,” batin Hari, seraya tak berhenti menggumamkan takbir dan hamdalah.

Pagi itu juga, Hari berkemas. Sekelompok nelayan kemudian mengantarnya menyeberani lautan, Beberapa hari kemudian, Hari tiba di rumahnya, tepat di saat istrinya tengah melahirkan anak pertema mereka.

Warga Sadewata Apresiasi Respon Cepat Polsek Kawali Tangani ODGJ

0

lintaspriangan.com. BERITA CIAMIS. Sebagai bentuk respons cepat terhadap laporan warga yang merasa resah dengan keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di Desa Sadewata, Kecamatan Lumbung, Kabupaten Ciamis, Kapolsek Kawali, AKP Hj. Iis Yeni Idaningsih, SH., MH., segera turun ke lokasi untuk menanganinya, Senin (23/12/2024).

Dalam penanganan ODGJ tersebut, Hj Iis Yenii didampingi Camat Lumbung, H Elan Suherlan, Danramil Kawali, Kapten Inf Sumadi, Bhabinkamtibmas Desa Sadewata, Aiptu Dede Supriatna, SH., tim dari Polres Ciamis, Satpol PP, Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, UPTD Kesehatan Lumbung dan perangkat Desa Sadewata berhasil menanganinya,

ODGJ tersebut langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan dari UPTD Kesehatan Lumbung. Setelah itu, Hj Iis Yeni memimpin tindakan humanis, termasuk memotong rambut, memandikan, mengganti pakaian, dan memberikan makanan kepada ODGJ tersebut.

Hj Iis Yeni mengatakan, langkah yang dilakukan tersebut sejalan dengan komitmen Kapolres Ciamis, AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H., dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

“Ini adalah bagian dari tugas Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat. Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat termasuk dalam penanganan kasus seperti ini,” katanya.

Dijelaskannya, untuk mengidentifikasi asal-usul ODGJ tersebut, dilakukan oleh tim Identifikasi Polres Ciamis dengan menggunakan alat mambis (Sidik Jari). Dari hasil sidik jari, baik identitas maupun alamat ODGJ tidak dapat ditemukan.

“Hasil tes tidak menemukan hasil, makanya kami berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP Kabupaten Ciamis untuk mengevakuasi ODGJ tersebut ke Yayasan Mentari Hati di Tamansari, Tasikmalaya, yang khusus menangani kasus serupa,” ungkapnya.

BACA JUGA: Dinkes Ciamis Gelar Sosialisasi KTR untuk PHRI dan Retailer

Warga Desa Sadewata sangat mengapresiasi dan memberikan tanggapan positif atas penanganan ODGJ dengan cepat dan humanis yang dilakukan Polsek Kawali bersama pihak terkait

“Kami sangat mengapresiasi tindakan Kapolsek dan jajaran. Penanganannya tidak hanya cepat, tetapi juga sangat memperhatikan kemanusiaan. Ini memberikan rasa aman dan nyaman bagi kami,” kata salah seorang warga.

Dengan kegiatan ini, Polsek Kawali menunjukkan profesionalisme dan kepedulian terhadap masalah sosial di wilayah hukumnya, sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat. (Nank Irawan/lintaspriangan.com)

Panen Cabai Keriting di Sekolah Lapang Kalijaya

0

lintaspriangan.com, BERITA CIAMIS. Penjabat (PJ) Bupati Ciamis, Budi Waluya, menghadiri kegiatan panen cabai keriting di Sekolah Lapang Tematik yang berlokasi di Desa Kalijaya, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, acara ini turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Ciamis dan unsur Forkopimda. Senin, (23/12/2024).

Dalam kegiatan tersebut, PJ Bupati Budi Waluya bersama rombongan berkesempatan memanen langsung cabai keriting dari kebun. Beliau tampak antusias dan menyampaikan apresiasinya terhadap hasil panen yang dinilai sangat memuaskan.

“Kami sangat mengapresiasi hasil panen cabai keriting di Sekolah Lapang Tematik ini. Hasilnya cukup baik dan tentu ini merupakan bukti bahwa pertanian di Ciamis memiliki potensi besar untuk terus berkembang,” ujar Budi Waluya di sela-sela kegiatan panen.

Lebih lanjut, Budi Waluya menekankan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghasilkan panen cabai, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran dan peningkatan kapasitas petani. Menurutnya, Sekolah Lapang Tematik bukan hanya tempat untuk bercocok tanam, tetapi juga ruang untuk panen ilmu dan pengetahuan.

“Dengan adanya Sekolah Lapang Tematik ini, besar harapan kami agar tidak hanya panen cabai yang dihasilkan, tetapi juga panen ilmu yang dapat diterapkan untuk meningkatkan hasil pertanian di masa depan,” jelasnya.

PJ Bupati juga mengungkapkan bahwa menjelang Natal dan Tahun Baru, beberapa komoditas pertanian biasanya mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan, termasuk cabai keriting. Kondisi ini seringkali berdampak pada daya beli masyarakat serta laju inflasi daerah.

“Dengan terselenggaranya panen cabai keriting ini, kami berharap mampu membantu menekan angka inflasi di Kabupaten Ciamis,” ujar Budi Waluya.

Cabai keriting, menurutnya, merupakan salah satu komoditas penting yang memiliki peran besar dalam perekonomian daerah dan nasional. Selain menjadi bumbu dapur yang vital, cabai juga memiliki dampak langsung pada kestabilan harga pangan.

“Fluktuasi harga cabai di pasaran seringkali memengaruhi daya beli masyarakat. Oleh karena itu, produksi yang stabil dan melimpah sangat penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi,” tambahnya.

Kabupaten Ciamis selama ini dikenal sebagai salah satu daerah penyumbang cabai terbesar di Jawa Barat. Namun, Budi Waluya mengakui bahwa produksi cabai keriting di daerah ini masih mengalami fluktuasi dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk cuaca yang tidak menentu, keterbatasan teknologi, dan kurangnya regenerasi petani muda.

“Berbagai langkah terus kami lakukan untuk meningkatkan produksi cabai keriting di Ciamis. Salah satunya melalui program Sekolah Lapang Tematik ini, yang bertujuan untuk meningkatkan produktivitas serta kualitas hasil panen,” jelas Budi Waluya.

Melalui program ini, diharapkan para petani, terutama petani muda, dapat menerapkan inovasi dan teknologi pertanian modern untuk meningkatkan produktivitas tanaman cabai. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mengedukasi petani tentang cara mengelola lahan secara optimal dan berkelanjutan.

BACA JUGA: Dinkes Ciamis Gelar Sosialisasi KTR untuk PHRI dan Retailer

Di akhir sambutannya, Budi Waluya mengajak generasi muda untuk tidak ragu terjun ke sektor pertanian. Menurutnya, pertanian bukanlah profesi yang kuno, tetapi sektor yang penuh potensi dan peluang besar di masa depan.

“Kami mengajak generasi muda untuk bersama-sama membangun sektor pertanian. Dengan semangat dan tekad yang kuat, kita bisa meningkatkan kesejahteraan petani dan memajukan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Melalui kegiatan panen cabai keriting di Sekolah Lapang Tematik ini, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Ciamis semakin maju dan mampu menjadi salah satu pilar penting dalam menjaga kestabilan ekonomi daerah. Dukungan dari pemerintah daerah serta partisipasi aktif masyarakat dan generasi muda menjadi kunci kesuksesan dalam mencapai tujuan tersebut. (Rizky/lintaspriangan.com)

Dinkes Ciamis Gelar Sosialisasi KTR untuk PHRI dan Retailer

0

lintaspriangan com, BERITA CIAMIS.  Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis menggelar sosialisasi mengenai implementasi Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk retailer dan anggota Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Ciamis.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinkes Ciamis dengan tujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya penerapan KTR di lingkungan sekitar.

Dalam acara tersebut, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, H. Edis Herdis, S.Sos., MM, menyampaikan pentingnya keberadaan Kawasan Tanpa Rokok di tempat-tempat umum, termasuk di fasilitas hotel, restoran, dan toko ritel.

Menurutnya, KTR merupakan langkah konkret untuk melindungi kesehatan masyarakat dari dampak buruk asap rokok. Ia juga menekankan bahwa kebijakan ini harus dilaksanakan dengan tegas untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi semua orang.

Sebagai narasumber utama, Ketua NoTC (No Tobacco Community), Bambang Priyono, SEI, turut menjelaskan tentang pengaruh rokok terhadap kesehatan. Ia mengungkapkan bahwa tembakau mengandung zat adiktif yang berbahaya bagi tubuh, dan penerapan KTR sangat penting untuk mengurangi dampak negatifnya.

Bambang Priyono menambahkan bahwa implementasi KTR bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat, termasuk para pelaku usaha, untuk mendukung kebijakan ini.

Sosialisasi ini diikuti oleh berbagai pihak terkait, seperti unsur Satpol PP, DKUKMP, Dinas Pariwisata, serta Dinas Kesehatan. Selain itu, hadir juga perwakilan dari PHRI Ciamis, yang terdiri dari pemilik hotel dan restoran di daerah tersebut. Beberapa perwakilan dari perusahaan ritel besar juga turut hadir, termasuk PT AKUR PRATAMA Store Yogya Ciamis, Alfamart, Indomaret, serta sejumlah toko lain seperti Yomart dan G-Mart.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai regulasi yang mendasari penerapan KTR. Beberapa landasan hukum yang dijadikan acuan adalah Undang-Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, yang mengatur perlindungan kesehatan masyarakat dari zat berbahaya, termasuk rokok.

Selain itu, ada pula Peraturan Pemerintah No. 109 Tahun 2012 yang mengatur pengamanan bahan yang mengandung zat adiktif berupa produk tembakau. Salah satu poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi ini adalah bahwa setiap individu, terutama mereka yang terlibat dalam usaha restoran, hotel, dan toko ritel, harus mematuhi peraturan tersebut demi menciptakan lingkungan yang bebas dari asap rokok.

Bupati Ciamis, dalam instruksinya, mengungkapkan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan Kawasan Tanpa Rokok di daerah ini. Ia menyatakan bahwa dengan adanya regulasi yang tegas, diharapkan masyarakat dapat lebih sadar akan bahaya rokok dan semakin banyak tempat umum yang bebas dari asap rokok.

Dalam sambutannya, Bupati juga mengingatkan bahwa setiap individu memiliki hak untuk hidup sehat, termasuk dalam lingkungan yang bebas rokok. Senin, (23/12/2024),

Bambang Priyono jug amenegaskan bahwa kawasan yang dinyatakan sebagai KTR adalah area yang dilarang untuk merokok, serta untuk kegiatan terkait rokok, seperti produksi, penjualan, iklan, dan promosi rokok. Ia menyebutkan bahwa ruang khusus untuk merokok tetap disediakan, namun hanya di area yang sudah ditentukan dengan pengawasan yang ketat.

BACA JUGA: Kapolres Banjar Lakukan Pengecekan Pos Pam Operasi Lilin Jelang Natal 2024

Melalui sosialisasi ini, diharapkan seluruh peserta dapat memahami pentingnya implementasi Kawasan Tanpa Rokok, serta menyadari peran mereka dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat.

Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, penerapan KTR di daerah ini akan berjalan dengan lancar dan membawa dampak positif bagi kesehatan masyarakat. (Eddy/lintaspriangan.com)


Kapolres Banjar Lakukan Pengecekan Pos Pam Operasi Lilin Jelang Natal 2024

lintaspriangan.com, BERITA BANJAR.  Menjelang perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025, Kapolres Banjar AKBP Danny Yulianto melakukan pengecekan kesiapan personel di Pos Pengamanan (Pospam) Operasi Lilin Lodaya. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh elemen pengamanan siap menjaga kondusivitas Kota Banjar selama periode libur akhir tahun.

Pengecekan dimulai dari Pos Terpadu Alun-alun Kota Banjar, dilanjutkan ke Pospam Banjar Atas, Jalan Buntu, dan Pos Pam Alun-alun Langensari. Setiap pos tersebut menjadi titik pengamanan strategis untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru.

Melalui Kasubsi PIDM Si Humas Polres Banjar, Bripka Didik Rahmat, Kapolres menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan seluruh masyarakat Kota Banjar, terutama umat Nasrani yang akan menjalankan ibadah Natal.

“Dengan digelarnya personel di pos-pos pengamanan tersebut, kami ingin memastikan umat Nasrani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Kami juga siap melayani masyarakat yang bepergian atau melakukan perjalanan selama libur akhir tahun,” ujar Didik Rahmat. Senin, (23/12/2024).

Operasi Lilin Lodaya tahun ini tidak hanya berfokus pada pengamanan tempat ibadah, tetapi juga memastikan kelancaran arus lalu lintas di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Pos-pos pengamanan telah ditempatkan di lokasi strategis untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, baik dari masyarakat lokal maupun pendatang.

Menurut Didik Rahmat, keberadaan personel di pos pengamanan juga bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat kepolisian. Masyarakat diharapkan merasa aman dan terlindungi selama melakukan aktivitas di masa libur panjang ini.

“Kami mengimbau masyarakat yang hendak bepergian agar memeriksa kondisi kendaraan terlebih dahulu. Pastikan rem berfungsi dengan baik, ban dalam kondisi prima, dan selalu patuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama,” tambahnya.

Selain itu, ia juga meminta masyarakat untuk selalu menjaga barang bawaan mereka dan memastikan rumah dalam keadaan terkunci jika ditinggalkan untuk bepergian dalam waktu lama.

Selama periode Operasi Lilin Lodaya, personel Polres Banjar akan ditempatkan di gereja-gereja untuk memastikan rangkaian ibadah Natal berjalan dengan lancar. Pemeriksaan keamanan akan dilakukan sebelum acara dimulai, termasuk pengecekan barang bawaan dan pengawasan di sekitar lokasi ibadah.

Selain tempat ibadah, ruang publik seperti alun-alun dan pusat perbelanjaan juga menjadi fokus pengamanan. Kepolisian berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan pengunjung merasa nyaman dan terhindar dari potensi tindakan kriminal.

“Kami juga bekerja sama dengan instansi terkait, seperti Dinas Perhubungan dan Satpol PP, untuk memastikan seluruh rangkaian pengamanan berjalan dengan baik dan terkoordinasi,” ujar Didik.

Melalui Operasi Lilin Lodaya, Kapolres Banjar berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban semakin meningkat. Masyarakat diminta untuk tetap waspada dan tidak segan melaporkan hal-hal mencurigakan kepada petugas di pos pengamanan terdekat.

BACA JUGA: PJ Bupati Ciamis Cek Stok Bahan Pokok Menjelang Natal di Ciamis

“Keselamatan bukan hanya tanggung jawab aparat keamanan, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Mari bersama-sama kita ciptakan suasana Natal dan Tahun Baru yang aman dan kondusif,” pesan Didik Rahmat.

Operasi Lilin Lodaya 2024 akan berlangsung mulai 21 Desember 2024 hingga 2 Januari 2025. Selama periode tersebut, personel akan terus bersiaga di pos-pos pengamanan dan lokasi strategis lainnya.

Dengan upaya pengamanan yang maksimal, diharapkan Kota Banjar dapat melalui perayaan Natal dan Tahun Baru dengan suasana yang damai dan penuh kebahagiaan. Masyarakat diharapkan dapat merayakan momen spesial ini dengan perasaan aman dan nyaman. (Johan/lintaspriangan.com)


PJ Bupati Ciamis Cek Stok Bahan Pokok Menjelang Natal di Ciamis

0

intaspriangan.com, BERITA CIAMIS.  Dalam rangka menghadapi perayaan Natal dan Tahun Baru, Pejabat (PJ) Bupati Ciamis, Budi Waluya, melakukan pengecekan terhadap ketersediaan stok bahan pokok serta harga komoditi di Pasar Banjarsari, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis.

Kegiatan tersebut dilakukan pada Senin, 23 Desember 2024, bersama dengan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis, serta Camat Banjarsari.

Menurut PJ Bupati Ciamis, tujuan dari pengecekan ini adalah untuk memastikan bahwa stok barang pangan di pasar menjelang perayaan hari besar dapat mencukupi kebutuhan masyarakat.

Budi Waluya mengungkapkan, setelah melakukan pengecekan langsung ke beberapa pedagang di pasar, ia menemukan bahwa sebagian besar komoditi pangan masih dalam kondisi aman. Beberapa barang yang diperiksa meliputi sayuran, telur, beras, daging, hingga minyak.

Budi Waluya menjelaskan bahwa meskipun secara umum ketersediaan bahan pangan terpantau stabil, terdapat beberapa komoditi yang mengalami kenaikan harga, terutama pada komoditi telur dan daging. Namun, dia menegaskan bahwa kenaikan tersebut tidak signifikan dan masih bisa diatasi.

“Beberapa komoditi pangan seperti telur dan daging mengalami kenaikan, namun setelah kami cek, ketersediaan komoditi tersebut relatif aman,” ungkapnya.

PJ Bupati juga menambahkan, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, harga bahan pokok memang cenderung meningkat. Hal ini sering kali dipengaruhi oleh peningkatan permintaan yang tinggi, sementara ketersediaan barang bisa terbatas. Meskipun demikian, Budi Waluya merasa optimistis bahwa keadaan ini masih bisa dikendalikan.

“Biasanya, menjelang hari besar, harga bahan pokok selalu naik dan barang pun sulit ditemukan. Namun, saat ini, situasi tersebut masih bisa dikendalikan dengan baik,” jelasnya.

Salah satu komoditi yang mengalami kenaikan harga cukup signifikan adalah telur. Salah seorang pedagang telur di Pasar Banjarsari, Yayat, mengatakan bahwa harga telur di pasaran sudah mengalami kenaikan sejak awal bulan Desember.

Yayat mengatakan bahwa sebelumnya harga telur berada di angka Rp 26.000 per kilogram, namun kini melonjak menjadi Rp 31.000 per kilogram.

“Kenaikan harga telur terjadi pada tanggal 5 Desember lalu. Saya berharap tidak ada kenaikan lebih lanjut,” ujar Yayat.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu pedagang daging ayam di pasar tersebut, Ilham. Ia mengatakan bahwa harga daging ayam juga mengalami kenaikan, yang sebelumnya berada di harga Rp 32.000 per kilogram, kini sudah mencapai Rp 35.000 per kilogram.

Meskipun ada kenaikan, ia tetap berharap harga dapat kembali stabil dalam waktu dekat. “Semula harga daging ayam itu Rp 32.000 per kilogram, sekarang sudah naik menjadi Rp 35.000 per kilogram. Mudah-mudahan tidak ada kenaikan lagi,” ungkapnya.

Mengenai harga komoditi lainnya, seperti bumbu dapur, cabai, dan bawang, PJ Bupati Budi Waluya mengonfirmasi bahwa harga-harga tersebut masih dalam kondisi stabil.

Budi juga mengatakan bahwa baik stok maupun harga bahan-bahan tersebut masih terpantau aman dan tidak ada lonjakan harga yang signifikan.

“Untuk harga bumbu dapur seperti cabai dan bawang, serta stoknya, masih terpantau stabil. Kami berharap hal ini bisa bertahan hingga perayaan nanti,” ujar Budi Waluya.

Pengecekan tersebut juga bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru bisa terpenuhi dengan harga yang wajar dan stok yang cukup.

Masih menurut Budi Waluya, pemerintah daerah terus berupaya untuk menjaga kestabilan harga dan pasokan barang, agar tidak ada kelangkaan yang menyebabkan keresahan di masyarakat.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Ciamis dalam memastikan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga yang tidak terkendali.

BACA JUGA: Jelang Nataru Dishub Kota Banjar Laksanakan Ramp Check

PJ Bupati mengimbau kepada seluruh pedagang dan masyarakat untuk tetap menjaga kestabilan harga dan saling bekerja sama dalam menjaga kelancaran distribusi barang.

“Kami berharap dengan kerja sama semua pihak, baik pedagang, pemerintah, maupun masyarakat, dapat menjaga kestabilan harga dan pasokan barang selama perayaan,” pungkas Budi Waluya.

Dengan adanya pengecekan ini, diharapkan para pedagang dan masyarakat Ciamis dapat merasa tenang menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru, karena kebutuhan pangan dan bahan pokok dipastikan cukup tersedia dengan harga yang relatif stabil. (Revan/infopriangan.com)